SEMUA ORANG BISA HIDUP DALAM KEMAKMURAN DAN KEKAYAAN

ANDA LAHIR UNTUK SUKSES 2015SEMUA ORANG BISA HIDUP DALAM KEMAKMURAN DAN KEKAYAAN

“Sukses itu ada dalam komitmen dan kerja keras.”~Djajendra

Sukses itu mudah. Modal untuk meraih sukses cukup dengan rasa percaya diri, disiplin, tekun, rajin, sabar, konsisten, bekerja keras, berkomitmen untuk sukses, berdoa, hidup dengan harapan, belajar, rendah hati, dan bertindak untuk hasil akhir terbaik.

Apapun yang Anda inginkan, pikirkan, harapkan, dan cita-citakan bisa Anda dapatkan. Hal terpenting, Anda harus mampu bertindak dan menyesuaikan diri di dalam proses menuju sukses. Kuasai realitas hidup, dan kelola ambisi di dalam realitas hidup. Jangan terlalu jauh dari kenyataan,  sebab kenyataan adalah kebenaran di saat itu. Walaupun pikiran sudah sangat yakin, tetaplah tunduk pada kenyataan hidup, dan bersahabatlah dengan kenyataan hidup.

Bermimpilah setinggi langit dan bertindaklah dengan rendah hati. Buat tujuan besar untuk mencapai semua yang Anda inginkan. Perluas terus wadah tumbuh diri Anda. Berikan diri Anda semangat, kesempatan, dan harapan. Berikan diri Anda kemampuan, kualitas, dan tekad yang kuat. Dekatkan diri Anda dengan TUHAN. Hiduplah di jalan kehendak TUHAN.

Jiwa yang penuh gairah dengan semangat hidup yang tinggi adalah bahan baku untuk mendapatkan sukses. Siapkan tujuan dan yakinkan diri bahwa tujuan Anda itu dapat Anda capai. Tidak boleh ada keraguan. Tidak boleh kehilangan keyakinan. Tidak boleh menyerah. Tidak boleh keras kepala. Tidak boleh ngotot pada sesuatu yang tidak jelas. Semangatkan diri setiap hari untuk fokus dan bertindak penuh disiplin pada tujuan yang Anda buat. Miliki target yang realistis dan optimis untuk mencapai tujuan.

Kuatkan semangat untuk bekerja keras, bertindak dengan strategi dan taktik yang andal, dan memfokuskan semua sumber daya untuk mewujudkan tujuan. Ingat! Perjalanan sukses seperti sedang mendaki puncak gunung. Dalam pendakian menuju puncak gunung, ada turunan, tanjakan, lembah, tebing, licin, terperosok, dingin, serta berbagai situasi dan kondisi yang penuh risiko. Bersikaplah konsisten, dan pegang komitmen untuk sukses dengan sepenuh hati.

Fokuskan tindakan ke arah tujuan. Setiap hari bekerjalah untuk lebih mendekatkan diri ke pusat pencapaian. Walau rintangan dan kesulitan menghentikan upaya Anda, jangan menyerah, atau jangan patah semangat. Bekerjalah dengan lebih tekun, sesuaikan pikiran dengan realitas, jangan terlalu melayani maunya pikiran. Perhatikan juga kenyataan dan fakta di sekitar Anda. Kelola semua dimensi dengan rendah hati, dan pahami kenyataan yang ada, lalu cari solusi agar kerja keras Anda bisa tetap bergerak menuju pusat pencapaian.

Kuatkan mental dengan pikiran positif. Kadang-kadang, mencapai sukses tidak semudah rencana yang sudah terhitung dengan cerdas. Banyak hal-hal yang tak terduga bisa hadir untuk merusak rencana Anda. Banyak ketidakpastian bisa muncul tiba-tiba untuk menunda pencapaian sukses Anda. Oleh karena itu, kuatkan kepribadian dengan nilai-nilai kesabaran, ikhlas, bersyukur, dan tidak pernah menyerah untuk meraih sukses.

Pikiran dan emosi selalu ingin cepat-cepat mendapatkan sukses. Pikiran dan emosi yang menggebu-gebu; yang menyala-nyala untuk cepat sukses; yang mengabaikan kesabaran dan waktu untuk sukses; adalah pikiran yang bisa mengantar Anda pada kekecewaan. Ada proses yang harus dijalani di sepanjang jalan menuju sukses. Proses ini kadang bisa berjalan sesuai dengan pikiran kita, tetapi kadang jauh dari pikiran kita. Oleh karena itu, jangan terlalu percaya pada apa yang diyakini oleh pikiran. Sadarkan diri untuk melihat kenyataan, fakta, dan situasi yang sebenarnya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Iklan

PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA ADALAH BENIH UNTUK MELAHIRKAN PENGUSAHA BARU

 

DJAJENDRA 20 NOV 2013

PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA ADALAH BENIH UNTUK MELAHIRKAN PENGUSAHA BARU

“Setiap krisis ekonomi akan menghasilkan lahan subur untuk tumbuhnya pengusaha baru. Setiap PHK akan menghasilkan benih-benih unggul untuk tumbuh di lahan subur, dan menjadi pengusaha baru yang sukses.” ~ Djajendra

Pemutusan hubungan kerja (PHK) adalah sebuah peristiwa yang sangat menyakitkan hati. Orang-orang yang sudah mengabdi sekian lama, tiba-tiba harus meninggalkan tempat kerja, yang mungkin sudah sangat mereka cintai.

Setiap ada pertemuan pastilah ada perpisahan. Jadi, peristiwa PHK hanyalah bagian dari perpisahan dini. Sebab, bagaimanapun suatu hari setiap orang pasti harus berpisah dengan tempat kerjanya. Walau sudah sangat mencintai tempat kerja, perpisahan adalah sesuatu yang pasti terjadi, dan tidak dapat menjadi tidak terjadi.

Sangat banyak alasan untuk terjadinya PHK. Resesi ekonomi yang membuat perusahaan kehilangan penjualan; naiknya harga-harga bahan produksi yang membuat perusahaan tidak mampu bersaing; demo pekerja yang terus-menerus, sehingga perusahaan kehilangan moral kerja; jumlah pekerja yang terlalu banyak, sehingga perusahaan menjadi tidak efisien dan efektif; kegagalan perusahaan untuk berinovasi, dan sangat banyak alasan-alasan lain yang bisa menciptakan pemutusan hubungan kerja.

Walau pemutusan hubungan kerja sangat menyakitkan. Tetapi, untuk seseorang yang kreatif dan suka perubahan, maka PHK akan menjadi awal untuk memasuki kehidupan sebagai pengusaha.

Peristiwa PHK adalah sebuah peristiwa yang akan memicu semangat kewirausahan, khususnya untuk orang-orang kreatif yang memiliki disiplin dalam menciptakan nilai tambah, tanpa terjebak pada ego untuk memilih-milih pekerjaan. Dan hal ini berbeda dengan orang-orang yang terjebak dalam ego, gengsi, serta suka memilih-milih pekerjaan. Di mana, mereka ini akan menjadi calon pengangguran yang selalu tidak mampu berpikir jernih untuk memenuhi kehidupan sehari-hari.

Peristiwa PHK sangatlah bagus untuk mereka yang sudah memiliki mental yang kuat, dan selalu mampu bangkit, serta cerdas melihat peluang apa saja agar biaya kehidupan sehari-hari mereka terpenuhi. Biasanya, orang-orang ini selalu rajin dan tekun untuk mengerjakan berbagai hal. Pada akhirnya, mereka akan tumbuh menjadi pengusaha baru dengan penghasilan yang sangat besar.

Calon pengusaha yang kuat biasanya lahir dari berbagai kesulitan dan kegagalan.

Ada sebuah cerita yang menarik. Sekitar tahun 1984 an, seorang buruh pabrik yang pada saat itu bergaji sekitar Rp 180.000,- per bulan, di PHK oleh perusahaannya. Setelah di PHK, dia mencoba mencari pekerjaan diberbagai tempat, lebih dari satu tahun dia tidak mendapatkan pekerjaan. Di tengah rasa frustasi dan kehilangan akal sehat, akhirnya dia mendapatkan pekerjaan di sebuah toko grosir sebagai tenaga penjual. Sebagai tenaga penjual, dia sering bertemu dengan pembeli, dan melayani mereka dengan sepenuh hati dan sangat rendah hati. Setelah lebih dari tiga tahun dia bekerja, toko grosir tempat dia bekerja menghentikan aktivitasnya, dan diapun kembali merasakan pahitnya PHK.

Pelayanan sepenuh hati dan sangat rendah hati telah menyelamatkan hidupnya.

Para pelanggan  toko grosir tersebut masih suka menghubungi si tenaga penjual ini. Mereka suka meminta bantuannya untuk mencarikan barang-barang kebutuhan mereka dari toko-toko grosir yang lainnya, dan tenaga penjual ini mendapatkan komisi dari pelayanan yang dia berikan.

Suatu saat, ada pelanggan yang berasal dari luar negeri, memberikan modal uang agar tenaga penjual ini membelikan barang-barang kebutuhannya, dan dikirimkan ke negaranya. Dalam perjalanan waktu, mantan buruh inipun berubah menjadi pengusaha. Dia tidak saja menjadi pemilik beberapa toko grosir, tetapi juga memiliki pabrik untuk melayani kebutuhan pelanggannya. Dan, sekarang dia menikmati hasil dari PHK, bila saja dia tidak di PHK, mungkin saja sampai pensiun dia masih menjadi buruh.

Sangat banyak kisah sukses dari orang-orang yang pernah mengalami PHK. Jadi, peristiwa PHK adalah sebuah proses perjalanan diri menuju pencapaian yang lebih tinggi. Diperlukan mental yang kuat, dan tidak boleh kehilangan harapan untuk meraih sukses, walau diri sedang tidak punya pekerjaan ataupun tidak punya uang untuk sekedar biaya makan.

Setiap krisis ekonomi akan menghasilkan lahan subur untuk tumbuhnya pengusaha baru. Orang-orang optimis yang selalu bekerja dengan penuh semangat untuk memenuhi kehidupannya, akan menjadi benih yang paling berpotensi untuk menjadi pengusaha baru yang sukses.

Setiap waktu ada perusahaan-perusahaan yang kehilangan kemampuan untuk berinovasi, sehingga mereka tidak mampu tumbuh dan bertahan hidup.  Di sinilah, peluang selalu muncul untuk pengusaha baru yang masih memiliki semangat tinggi, energi kreatif, dan kemampuan untuk berinovasi. Kemajuan teknologi yang sangat cepat merupakan peluang untuk menciptakan produk-produk baru yang lebih inovatif.

Pemutusan hubungan kerja bukanlah akhir, tetapi merupakan awal untuk mencapai prestasi dan kinerja yang lebih dari sebelumnya. Jadi, janganlah marah atau kecewa dengan PHK. Tenangkan diri dan kuatkan mental dengan rasa cinta, lalu mulailah pekerjaan selanjutnya dengan sepenuh hati dan rendah hati. Tidak ada yang terlambat di dalam hidup ini, berapapun usia Anda sekarang, tetaplah semangat untuk menjadi pengusaha baru, yang memulai usaha dengan cinta dan kerja cerdas.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

POLA HIDUP SEHAT SETELAH PENSIUN

PEMDA KABUPATEN BELITUNG JULI 2013

“Hidup adalah sebuah perjalanan dan setiap perjalanan pasti akan sampai pada tujuannya. Kearifan diri untuk menjalani kehidupan pensiun dengan rendah hati akan menjadikan diri mampu menyesuaikan realitas baru, untuk menciptakan pola kehidupan baru yang lebih sehat dan lebih menyenangkan.” ~ Djajendra

Menjalani kehidupan pensiun bukanlah persoalan mudah. Pada kenyataannya, seseorang yang telah mengabdi dan melayani pekerjaan lebih dari tiga puluh lima tahun, saat usia pensiun tiba, dia harus meninggalkan rutinitas dan baju seragam, yang selama ini telah menjadi bagian dari pola atau konsep kehidupan dirinya.

Suasana hati dari kebanyakan orang-orang yang akan memasuki masa pensiun selalu dalam ketidakstabilan. Walau pikiran dan emosi sudah sangat dewasa dengan pengalaman hidup, tetapi saat harus meninggalkan sebuah rutinitas dan pola hidup yang telah menjadi kebiasaan selama puluhan tahun, akan menjadi tidak sederhana dan tidak mudah.

Pensiun adalah persoalan kesiapan mental, emosi, dan ekonomi. Pada umumnya, secara ekonomi seseorang selalu memiliki kesadaran untuk menyiapkan dirinya dengan berbagai tabungan dan investasi buat di hari tua. Tetapi, persiapan mental dan emosi selalu diabaikan, dan hal inilah yang biasanya akan menjadi persoalan utama setelah pensiun.

Setiap organisasi, instansi, perusahaan, dan lembaga selalu akan memberikan pembekalan dalam bentuk pelatihan kepada karyawan-karyawan yang akan memasuki usia pensiun. Dalam pelatihan tersebut biasanya akan terlihat raut wajah dengan sinar mata peserta yang khawatir, takut, ragu, dan tidak jarang ada linangan air mata, saat dirinya sadar bahwa sebentar lagi pola kehidupan mereka akan berubah total. Pensiun seolah-olah mengabarkan kepada diri masing-masing bahwa dirinya sudah tidak muda lagi, bahwa dirinya sudah tidak terpakai lagi. Jelas, kondisi kejiwaan dan emosi peserta pensiun bukanlah sesuatu yang biasa dibicarakan sebatas logika dalam penalaran yang sederhana. Tetapi, hal ini merupakan sesuatu yang pendekatannya harus dengan cinta, empati, toleransi, dan pencerahan tentang makna kehidupan.

Hidup adalah sebuah perjalanan dan setiap perjalanan pasti akan sampai pada tujuannya. Kearifan diri untuk menjalani kehidupan pensiun dengan rendah hati akan menjadikan diri mampu menyesuaikan realitas baru, untuk menciptakan pola kehidupan baru yang lebih sehat dan lebih menyenangkan.

Hidup setelah pensiun haruslah meningkatkan ketangkasan mental dan kecerdasan emosi. Jangan pernah membiarkan pikiran tidak kreatif, lakukan hal-hal yang meningkatkan ketangkasan dan kreativitas diri.

Anda yang sudah pensiun tetap dapat memelihara kreativitas pikiran dan ketangkasan mental Anda dengan berbagai aktivitas, misalnya: Anda bisa menulis, melukis, menggambar, bermain game, merancang baju, menata interior rumah, interior taman atau kebun, dan hal-hal lain yang lebih kreatif.  Bila Anda melakukan hal-hal kreatif  secara konsisten, maka mental Anda akan tetap siap untuk melakukan pemecahan masalah, memperkuat logika, penalaran atas realitas, pengambilan keputusan, dan kemampuan untuk memproses informasi dengan cepat dan tepat waktu.

Kreativitas akan meningkatkan waktu reaksi Anda. Jadi, semakin kreatif mental dan emosi Anda dalam menyikapi realitas kehidupan Anda, semakin Anda akan berkinerja tinggi atas semua reaksi kreatif Anda.

Kreativitas akan meningkatkan koordinasi pancaindera Anda, sehingga walau usia semakin menua, Anda tetap mampu meningkatkan kualitas diri Anda untuk melayani semua pekerjaan hidup Anda. Tingkatkan perhatian pada semua hal yang menjadi fokus dan prioritas hidup Anda. Tunjukkan bahwa Anda selalu antusias dan penuh gairah untuk melakukan hal-hal kreatif yang Anda cintai. 

Hiburlah diri Anda dengan mendengarkan musik, menonton film, atau dengan hal-hal yang mampu menjadikan Anda lebih merasa positif, energik, antusias, ataupun lebih tenang dan bahagia. Nikmati setiap hiburan dengan sukacita, serta rasakan nilai-nilai positif dari musik, film, dan hiburan lainnya yang mampu menciptakan sensasi dan fantasi positif ke dalam pola pikir Anda.

Latihan fisik akan meningkatkan sirkulasi darah di dalam tubuh dan akan memperkuat fungsi otak. Jangan pernah berpikir untuk berhenti berolahraga saat usia sudah semakin tua. Sebab, olah raga yang rutin dalam intensitas rendah akan menjadikan fisik Anda sehat dan kuat, termasuk fungsi otak Anda akan selalu tampil seperti orang muda. Jadi, siapkan waktu untuk berolahraga minimal lima kali setiap minggu. Lakukan kombinasi olah raga, antara olah raga permainan, angkat beban, jalan kaki, berenang, dan senam. Miliki antusiasme dan disiplin yang tinggi untuk melakukan olah raga dengan rutin dan tepat waktu. Olah raga yang baik akan membuat hidup Anda sehat dan bahagia.

Kontrol makanan Anda. Semakin tua usia semakin rendah metabolisme tubuh. Jadi, kendalikan diri dari makanan-makanan yang sulit dicerna oleh tubuh Anda. Makanlah secukupnya dalam keseimbangan gizi yang sehat.  Pilihlah makanan-makanan yang berbumbu sederhana dan alami. Diskusikan pola makan Anda dengan dokter gizi Anda. Dan, jangan lupa untuk mengontrol asupan kalori, batasi jumlah kalori yang masuk ke tubuh Anda.

Minumlah secangkir atau dua cangkir kopi atau teh untuk membantu meningkatkan sistem saraf Anda. Karena di dalam kopi dan teh ada zat kafein yang dapat memberikan rangsangan untuk pikiran. Hindari dosis tinggi kafein. Berhati-hatilah untuk tidak mengkonsumsi terlalu banyak kafein, karena hal ini tidak baik untuk jantung Anda.

Bersantai dan merenungkan makna kehidupan yang indah. Gunakan waktu Anda untuk bersantai dan mengucapkan rasa terima kasih kepada setiap orang di dalam kehidupan Anda. Ucapan terima kasih kepada setiap orang tersebut cukup Anda katakan kepada diri Anda sendiri. Dan, jangan pernah membenci siapapun, karena energi benci Anda hanya akan menjadi racun yang merusak kesehatan jiwa dan tubuh Anda.

Pergilah ke tempat yang indah dan lakukan relaksasi untuk meningkatkan rasa sukacita Anda kepada semua kebaikan hidup yang Anda terima. Dekatkan diri kepada Tuhan, dan panjatkan doa-doa untuk mengucapkan terima kasih atas semua kebaikan dan kemudahan, yang Tuhan telah berikan kepada realitas kehidupan Anda.

Pola hidup Anda setelah pensiun adalah meningkatkan perhatian dan sensasi kepada keseimbangan hidup. Anda harus menjadi lebih arif dan bijak dalam memampukan diri dengan pengetahuan yang terfokus pada penciptaan sukacita, kesehatan diri, rasa syukur, rasa sejahtera, serta memiliki disiplin untuk melatih, mendidik, menghibur dan bereaksi terhadap kebutuhan diri sendiri dengan penuh percaya diri.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PEMBEKALAN PNS YANG MEMASUKI BATAS USIA PENSIUN

“Dalam diri setiap orang ada kebutuhan untuk diakui, dan saat sesuatu yang selama ini menjadi kekuatan untuk diakui itu hilang, maka diperlukan kesadaran untuk menemukan kekuatan baru dari dalam diri, agar diri tetap memiliki kekuatan untuk diakui.” ~ Djajendra

Setiap PNS pasti akan memasuki masa pensiun, dan langkah-langkah untuk menemukan keseimbangan batin sangatlah diperlukan, agar setiap PNS yang memasuki pensiun tidak terjebak dalam perasaan kehilangan jabatan, kekuasaan, atau pun suasana kerja yang telah digeluti selama puluhan tahun.

Pensiun berarti perubahan, dan merubah kebiasaan dalam hidup bukanlah persoalan mudah. Pegawai negeri sipil yang memasuki masa pensiun haruslah mempersiapkan mental, emosi, spiritual, pola pergaulan sosial, aktivitas, pekerjaan, dan keuangan pribadi dalam mengisi kehidupan baru setelah pensiun dari PNS.

Kekuatan hidup setiap orang ada dalam pelayanan. Bila seseorang terlatih dan terbiasa untuk melayani orang lain dengan tulus, ikhlas, dan dari hati yang mempermudah; maka, ketika orang tersebut pensiun dari kepegawaiannya, dia pasti dengan sangat mudah dapat menyesuaikan hidupnya dengan sebuah pekerjaan baru, yang juga melayani masyarakat, tanpa kehilangan keseimbangan dirinya.

Setelah pensiun, setiap PNS haruslah berdiri dengan penuh percaya diri dan bersikap optimis untuk menjawab tantangan baru yang sudah menunggu di depan kehidupan. Jangan pernah memperkecil hati atau tanggung jawab untuk tetap hidup dalam pengabdian kepada bangsa, negara, Tuhan, dan kehidupan. Semakin rendah hati Anda melayani, semakin kuat diri Anda dalam melayani harapan diri sendiri dan harapan orang lain kepada Anda.

Jangan pernah kehilangan keseimbangan dalam kehidupan setelah tidak lagi menjadi PNS. Siapkan energi optimisme di dalam diri, kuatkan mental positif, kuatkan fisik dengan olah raga rutin, dan jangan pernah lelah untuk melayani hidup Anda. Anda hanya pensiun dari PNS, dan tidak pensiun dari urusan lain di luar PNS.

Kehidupan seorang PNS sangat luas, dan tidak sebatas PNS. Oleh karena itu, pastikan tidak larut dengan persoalan pensiun, persiapkan diri untuk pola kehidupan baru dengan pekerjaan atau aktivitas yang lebih menyenangkan hati dan pikiran. Tersedia sangat banyak bidang kehidupan yang dapat diisi setelah tidak lagi menjadi pegawai negeri sipil, dan pilihlah sebuah bidang pekerjaan atau aktivitas untuk kebahagiaan, kesehatan, dan kesejahteraan hidup Anda.

Di hari tua, ciptakan kearifan dan kebijaksanaan pola hidup yang lebih mengekspresikan cinta, berbagi, melayani, dan berkontribusi buat kehidupan yang lebih baik. Tuntunlah diri Anda ke arah yang membuat hidup Anda lebih damai, lebih sehat, dan lebih sejahtera. Jangan lagi membiarkan diri Anda dikendalikan oleh ego dan cara berpikir yang mempersempit wawasan hidup Anda. Hidup hanya sekali, manfaatkan hari-hari Anda setelah pensiun untuk menciptakan nilai tambah dan kebaikan buat kehidupan yang lebih luas.

Kembangkan mentalitas positif untuk melayani diri Anda dan orang lain dalam kekuatan cinta. Cintai diri Anda dan cintai semua orang yang ada di sekitar Anda. Jadilah sesuatu yang baik buat diri sendiri dan orang lain. Jadilah energi positif buat kehidupan yang lebih luas. Gunakan setiap momen dari realitas kehidupan Anda untuk melayani kehidupan dengan lebih ikhlas dalam cinta dan kebaikan.

Setiap ketidakseimbangan yang tercipta dari kekuatan ego akan meninggalkan kekurangan dalam diri. Pastikan Anda sadar untuk mempersiapkan diri menghadapi pensiun dari PNS, dan ikhlas mengambil langkah-langkah maju untuk perbaikan diri. Beranikan diri Anda untuk melakukan evaluasi atas situasi dan peran yang ingin Anda lakukan setelah pensiun dari PNS. Temukan kekuatan dari dalam diri, ciptakan gairah dari antusiasme dan motivasi Anda, terhadap harapan dan keinginan Anda dalam mengisi hari-hari setelah pensiun dari PNS.

Setiap PNS pasti akan pensiun pada saatnya, jadi berhentilah untuk mencemaskan pensiun Anda. Siapkan kepribadian yang positif dan unggul. Jadikan diri Anda bahagia, sehat, sejahtera, serta hidup dalam rasa syukur dan terima kasih.

Kemas diri Anda dengan  urutan prioritas yang harus Anda kerjakan. Jangan pernah membiarkan diri Anda diam dan tak tumbuh lagi. Berapapun usia Anda saat ini, Anda wajib memiliki kemauan untuk pengembangan diri. Dengan pengembangan diri, Anda dapat mengajari atau membiasakan diri Anda, untuk sebuah pola kehidupan yang lebih menerima dan menghargai realitas hidup Anda.

Terimalah realitas pensiun, dan siapkan hidup Anda untuk selamanya hidup dalam sukacita. Setelah pensiun, jangan biarkan Anda hidup dalam masa lalu sebagai PNS. Anda sekarang sudah bukan lagi PNS, tetapi seseorang yang kreatif untuk menata masa depan sesuai dengan kepribadian Anda. Saatnya menjadi diri sejati dan berkarya bersama diri sejati Anda untuk kehidupan yang lebih baik.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

HIDUPLAH LEBIH BAHAGIA DAN LEBIH BERGUNA SETELAH PENSIUN

“Memasuki masa pensiun bukanlah akhir dari kisah perjalanan karir Anda, tetapi berpotensi menjadi awal untuk karir Anda yang berikutnya, yang lebih sesuai dengan kepribadian Anda.” ~ Djajendra

DJ876Saat seseorang memasuki masa pensiun, usianya pasti sudah tidak muda lagi, tetapi di dalam usia yang tidak muda itu terdapat pengalaman hidup yang sangat beragam dan banyak. Kemampuan untuk memahami diri sendiri dan melengkapinya dengan kesadaran diri, lalu cerdas mengelola diri sendiri, agar diri yang tidak muda itu dapat memanfaatkan pengalaman hidupnya untuk menciptakan hal-hal produktif, akan menjadikan diri yang tidak muda itu, hidup dalam aktivitas yang membuat diri selalu tampak lebih muda dan lebih bahagia bersama hidupnya.

Hidup dalam masa pensiun berarti sebuah proses transformasi dari cara kehidupan kerja yang lama kepada cara kehidupan kerja yang baru. Dalam hal ini, Anda akan memasuki masa transisi dari pekerjaan lama kepada sesuatu yang baru. Sesuatu yang baru tersebut seharusnya adalah sebuah pekerjaan, ataupun aktivitas yang menghasilkan nilai tambah buat kehidupan Anda. Kewajiban Anda adalah menyiapkan masa transisi ini dengan cerdas dan penuh kalkulasi risiko. Anda tidak boleh menganggap bahwa kalau sudah pensiun berarti karir kerja Anda sudah selesai. Bukan begitu pola berpikir yang baik, tetapi Anda harus berpikir bahwa Anda pensiun karena adanya batas usia kerja di dalam organisasi Anda. Dan oleh karena itu, Anda harus mempersiapkan diri untuk dapat berkarya dan bekerja lebih produktif setelah keluar dari organisasi yang mempensiunkan Anda. Anda sendiri secara pribadi, seumur hidup tidaklah boleh berpikir untuk pensiun, tetapi berpikir untuk berkarya dan berkontribusi lebih dari sebelumnya. 

Siapkan mental dan kepribadian Anda untuk tidak  pernah berhenti dalam melayani kehidupan melalui sebuah pekerjaan. Kalau Anda berhenti melayani kehidupan, maka berbagai persoalan kejiwaan dapat menggerogoti kesehatan tubuh dan mental Anda. Miliki komitmen untuk tidak pernah pensiun dalam melayani kehidupan dan orang lain. Siapkan kepribadian Anda yang selalu antusias dalam kerendahan hati, serta ikhlas untuk melayani kehidupan dan orang lain dengan sukacita.

Masa pensiun adalah sebuah periode dimana Anda telah berhenti dari pekerjaan lama, dan sedang memasuki kehidupan baru tanpa pekerjaan lama, tanpa penghasilan dari pekerjaan lama. Jadi, Anda sedang dalam proses dilahirkan kembali sebagai seorang pribadi baru, yang terbebaskan dari beban kerja dan beban tanggung jawab dari organisasi atau perusahaan tempat Anda selama ini bekerja dan mencari penghasilan.

Siapkan diri Anda di masa pensiun untuk memperkuat kemampuan, khususnya kemampuan untuk menciptakan kebiasaan baru dalam pola kehidupan baru, yang tanpa harus lagi berkantor di tempat kerja yang lama, untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab. Siapkan juga kemampuan untuk hidup mandiri, sebab sudah tidak ada lagi orang yang bisa Anda perintah seperti sebelumnya yang Anda lakukan di tempat kerja Anda. Anda sekarang adalah pribadi baru yang wajib memahami realitas diri sendiri dengan rasa syukur dan penuh optimis terhadap masa depan Anda.

Hiduplah dengan kebiasaan sehat dan sukses. Anda harus memilih dan mempraktekkan pola kehidupan baru dengan sadar dan antusias. Bila Anda larut dalam kehebatan pola hidup lama, dan tidak fokus untuk mempersiapkan diri di masa transisi ini buat masa depan yang lebih baik; maka, Anda akan terjebak dalam kehidupan lama, dan sulit bergerak menuju masa depan yang lebih sehat, lebih produktif, lebih berbagi, lebih manusiawi, lebih bijak, dan lebih bahagia dengan realitas kehidupan Anda.

Hidup setiap orang hanya sekali, jangan buang percuma setiap momen dari kehidupan Anda dengan hal-hal yang membuat Anda tidak bahagia. Jadilah cerdas emosional dan siapkan langkah-langkah produktif, untuk membuat hidup Anda selamanya mendatangkan kebaikan dan nilai tambah buat Anda dan orang lain.

Hidup Anda tidak hanya cukup dibiarkan bergerak otomatis dari sebab-akibat, dari aksi-reaksi sehari-hari dalam rutinitas yang membosankan. Hidup Anda adalah sebuah anugerah dari Tuhan, sesuatu yang unik dan sangat dibutuhkan oleh kehidupan yang lain. Jadi, hiduplah untuk berguna buat kehidupan dan orang lain. Jangan hidup untuk menyakiti diri sendiri dan orang lain. Hiduplah untuk membahagiakan diri sendiri dan orang lain. Karena, Anda adalah anugerah terbaik dari Tuhan untuk kehidupan yang indah ini. Manfaatkan semua potensi terbaik dan bakat-bakat terpendam di dalam diri Anda, untuk Anda kontribusikan buat kehidupan baru Anda yang lebih luar biasa.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

“Hidup Anda adalah sebuah anugerah dari Tuhan, sesuatu yang unik dan sangat dibutuhkan oleh kehidupan yang lain. Jadi, hiduplah untuk berguna buat kehidupan dan orang lain. Jangan hidup untuk menyakiti diri sendiri dan orang lain. Hiduplah untuk membahagiakan diri sendiri dan orang lain. Karena, Anda adalah anugerah terbaik dari Tuhan untuk kehidupan yang indah ini.” ~ Djajendra

PENSIUN UNTUK SUKSES BUKAN PENSIUN UNTUK GAGAL

“Masa Pensiun Adalah Waktunya Untuk Berkarya Dengan Prinsip Kehati-Hatian Dalam Kerendahhatian.” – Djajendra

Kebanyakan orang saat harus menjalani kehidupan pensiun akan mengalami guncangan emosional. Hal ini disebabkan oleh hilangnya kebiasaan dan rutinitas yang mungkin telah dijalani puluhan tahun. Menghapus atau merubah kebiasaan dan rutinitas yang telah dijalani puluhan tahun bukanlah perkara mudah. Belum lagi, orang-orang dengan jabatan dan kekuasaan, setelah pensiun berpotensi masuk dalam perangkap post power syndrome. Menjalani kehidupan pensiun terlihat sangat sederhana, tapi sesungguhnya memerlukan persiapan yang sangat terencana untuk sebuah perubahan kehidupan.

Beberapa hari yang lalu, saya diundang untuk melakukan brainstorming dengan sekelompok orang-orang pensiunan. Orang-orang yang melakukan brainstorming ini sudah menjalani masa pensiun mereka lebih dari lima tahun. Sekarang ini, diantara mereka ada yang sukses dengan usahanya, tapi banyak juga yang mengalami kemunduran dan kehilangan. Sebagian diantara mereka yang hadir mengakui bahwa setelah pensiun mereka kehilangan rasa percaya diri, apalagi mereka menjadi sangat frustasi untuk mendapatkan penghasilan bulanan minimal sebesar gaji terakhir sebelum pensiun.

Dari hasil brainstorming ini, saya temukan bahwa sebagian orang yang cemas di masa pensiun diakibatkan oleh kepercayaan yang mereka berikan kepada pihak ketiga untuk mengelola dana mereka. Pihak yang dipercaya ini pun mengelola uang mereka melalui berbagai instrumen yang ada di pasar uang dan pasar modal. Seperti kita ketahui, pasar uang dan pasar modal memiliki tingkat risiko yang sangat besar, dan sangat fluktuatif. Hal ini yang membuat mereka hidup dalam perasaan cemas dan takut, termasuk hilangnya kepastian penghasilan bulanan.

Banyak juga diantara mereka yang mengalami keberhasilan dan kemunduran dari kewirausahaan yang mereka tekuni. Beragam alasan yang mereka sampaikan tentang cara mereka mengatasi tantangan dan risiko dalam kewirausahaan mereka. Tetapi, secara umum orang-orang yang mampu bersikap sabar dan tidak terburu-buru mengejar visi kehidupan mereka setelah pensiun, mengalami pertumbuhan diri dan keuangan yang jauh lebih baik ketimbang saat mereka menjadi pegawai.

Sebenarnya, sangat banyak hal produktif  yang bisa dilakukan oleh orang-orang setelah pensiun, tapi semua itu harus dimulai dengan tenang dalam pikiran yang terang dan tercerahkan. Membiasakan diri untuk bersyukur dengan penghasilan berapa pun adalah awal untuk menjalani kehidupan yang sehat, damai, bahagia, dan tercukupkan di masa pensiun. Ambisi dan spekulasi untuk mendapatkan keuntungan besar haruslah dikendalikan melalui perhitungan risiko dan pengetahuan yang benar. Masa pensiun adalah masa untuk berpikir, bersikap, bertindak, berperilaku dalam kejernihan dan ketenangan pikiran; masa pensiun adalah waktunya untuk berkarya dengan prinsip kehati-hatian dalam kerendahhatian.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

 

Pensiun Dini Dan Menjadi Pengusaha

“Jadilah Seorang Investor, Jangan Berspekulasi, Tapi Lakukan Investasi.” – Djajendra

Yth Bapak Djajendra,

Perkenalkan nama saya Tri Dini Suwarna , usia 46 tahun, baru saja mengambil pensiun dini dari tempat kerja saya. Saya mempertimbangkan untuk membuka sebuah usaha kecil di bidang industry makanan. Mohon pencerahan dari bapak, apa langkah awal yang harus saya lakukan, dan bagaimana mengembangkan bisnis kecil saya tersebut? Terima kasih, Tri Dini Suwarna

Djajendra Menjawab!

Dear Tri Dini Suwarna,

Memulai sebuah usaha haruslah dimulai dari sebuah visi yang diperjelas melalui misi, strategi, dan nilai-nilai perjuangan untuk menjadikan usaha Anda membesar.

Sebagai pemilik usaha baru, Anda harus pintar mengalokasikan modal usaha Anda untuk aset dan pengeluaran yang rendah risiko, serta berhitung secara tepat untuk mengembangkan bisnis Anda buat masa depan. Lalu, jadilah seorang investor, jangan berspekulasi, tapi lakukan investasi. Lakukan pengeluaran awal Anda untuk mendapatkan investasi yang menguntungkan.

Berikut ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan untuk merawat dan mengembangkan usaha Anda:

  1. Tentukan investasi awal yang seminimum mungkin untuk menjalankan usaha Anda.
  2. Proyeksikan arus kas atau cash flow yang terbaik buat memperlancar bisnis Anda.
  3. Tentukan besaran keuntungan yang realistis dari hasil investasi awal Anda.
  4. Selalu tekun untuk menggarap pasar-pasar baru buat meningkatkan omset penjualan.
  5. Selalu kreatif untuk menciptakan nilai bisnis dengan manfaat masa depan yang melebihi investasi awal Anda.
  6. Selalu bekerja dengan manajemen risiko yang terkalkulasi secara bijak dan cerdas.
  7. Menjadi seorang pebisnis yang tangguh dan tak tergoncangkan oleh badai krisis apa pun.

Sekian dan terima kasih, semoga usaha Anda lancar dan menjadi raksasa yang kuat. Have a great day!