MENINGKATKAN KEKUATAN KEUANGAN KELUARGA

“Gaya hidup boros dan perilaku tidak produktif merupakan akar kemiskinan.”~Djajendra

Kita semua sedang hidup di puncak peradaban konsumtif yang paling tinggi. Bila tidak mampu mengendalikan nafsu belanja, maka penghasilan yang didapatkan tidak akan pernah cukup. Kadang-kadang, seluruh penghasilan dihabiskan untuk hal-hal konsumtif ditambah utang konsumtif. Akibatnya, penghasilan menjadi minus karena ditambah beban utang, dan Anda pun tidak akan bisa membangun kekayaan untuk bisa mencapai kebebasan finansial.

Gaya hidup boros dan perilaku tidak produktif merupakan akar kemiskinan. Sering sekali terlihat, sebuah rumah tangga dengan penghasilan yang tidak besar, tetapi rumahnya diisi penuh dengan berbagai macam barang elektronik yang membuat listrik bulanan menjadi tinggi. Memiliki smartphone lebih dari satu yang membuat biaya pulsa tinggi. Memiliki televisi lebih dari satu. Belum lagi kebiasaan merokok yang menguras uang cukup banyak. Memiliki motor lebih dari satu. Termasuk kebiasaan makan di luar rumah atau tidak memasak sendiri. Jelas, semua ini adalah pola hidup boros yang membuat semua pendapatan tidak akan pernah cukup untuk membiayai kebutuhan hidup.

Uang adalah sebuah kekuatan untuk ketenangan hidup. Bila semua pendapatan dihabiskan untuk hal-hal konsumtif dengan alasan pas-pas an untuk memenuhi kebutuhan hidup, maka ketenangan hidup pasti hilang. Hargai uang, hormati uang dengan memiliki gaya hidup yang sederhana dan tidak boros. Mulailah dengan merubah barang-barang yang Anda punya. Televisi cukup satu, smartphone cukup satu, berhenti merokok, barang-barang elektronik penguras isi kantong Anda jangan digunakan lagi. Lakukan penghematan total untuk mengurangi tagihan atau biaya bulanan Anda sebesar mungkin.

Kemewahan hidup bersumber dari rasa syukur, bukan dari kemampuan Anda menghabiskan uang untuk berbelanja sebanyak mungkin. Kebiasaan konsumtif adalah kebiasaan yang mengantar Anda menjadi miskin dan hidup tidak tenang. Mengutip kata-kata Bill Gates: “Bukan kesalahan Anda jika Anda lahir miskin, tetapi kesalahan Anda jika Anda mati miskin.” Kemiskinan terjadi karena tidak mampu bersyukur dengan penghasilan yang dimiliki dan tidak memiliki disiplin untuk menabung uang. Walaupun uang yang ditabung sangat sedikit jumlahnya, tetaplah menabung. Masalah menabung dan menginvestasi adalah masalah kebiasaan. Bila Anda terlatih dan terbiasa menabung sabagian dari penghasilan Anda, maka lama ke lamaan Anda menjadi kaya karena sudah memiliki kebiasaan untuk menabung lebih banyak uang.

Kebiasaan pola hidup boros melemahkan keuangan keluarga. Di samping itu, menciptakan rasa khawatir yang menguras energi produktif Anda. Tanpa energi produktif, kemampuan Anda untuk menghasilkan uang yang lebih banyak juga akan terhambat. Pastikan Anda sangat memahami bahwa uang adalah sebuah kebutuhan untuk bisa memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidup sehari-hari yang lainnya. Tanpa kekuatan keuangan yang baik, maka hidup Anda menjadi sulit dan berat dalam menghadapi realitas kehidupan ekonomi sehari-hari.

Kekuatan keuangan keluarga bukan bersumber dari besarnya penghasilan, tetapi dari besarnya kemampuan untuk menabung uang. Mulailah dengan mental positif Anda untuk mensyukuri dan berterima kasih dengan hidup Anda yang sekarang ini. Kemudian, disiplinkan diri untuk menciptakan kebiasaan dan perilaku yang tidak mudah tergoda terhadap barang-barang konsumtif. Tidak tergesa-gesa dalam membeli sesuatu. Miliki prioritas dan kesabaran untuk menunggu membeli sebuah kebutuhan. Jangan tergoda untuk membeli barang dengan utang. Kumpulkan uang baru membeli barang konsumtif. Ingat, utang hanya boleh untuk hal-hal produktif. Bila utang digunakan untuk hal-hal konsumtif, maka hidup selalu dalam kekurangan uang.

Kebiasaan menghabiskan waktu berjam-jam di depan televisi hanya mendoktrin alam bawah sadar Anda dengan produk-produk yang diiklankan. Akibatnya, Anda sulit lepas dari perangkap konsumtif. Alam bawah sadar Anda akan selalu memaksa Anda untuk membeli barang-barang yang sesungguhnya tidak Anda perlukan. Oleh karena itu, daripada menonton televisi berjam-jam setiap hari lebih baik membaca buku, berolahraga, mengerjakan hobi, ataupun melakukan hal-hal positif di lingkungan kehidupan Anda.

Kebebasan finansial hanya bisa dimiliki saat Anda memiliki tingkat rasa syukur yang cukup tinggi atas realitas kehidupan keuangan Anda. Jadi, sekali lagi, kebebasan finansial bukan dihasilkan dari besarnya jumlah uang yang Anda miliki, tetapi dari tingkat rasa syukur yang tinggi dan perilaku hidup yang produktif.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Iklan

KUATKAN MENTAL UNTUK MENJALANKAN BISNIS DENGAN DOLLAR DI ATAS Rp 14.000,-

PIKIRAN BERTINDAK“Ketangguhan mental dan aliran energi pemenang di tengah krisis, akan menjadi kekuatan untuk meraih kemenangan bagi bisnis Anda.”~Djajendra

Sebuah titik krisis adalah ujian bagi ketangguan mental pebisnis. Siapa yang tangguh dan kreatif akan muncul sebagai pemenang. Krisis dan kesulitan pasti berlalu, tetapi saat mereka hadir, kepanikan dan kebingungan bisa membuat mental buntu dan tanpa solusi.

Bagi para pemenang, apapun tantangannya, dia selalu kuat, dan berani mengambil sikap untuk bergerak melalui disiplin bagi keberhasilan. Mereka mampu berprestasi di atas hambatan dan rintangan. Mereka selalu bersikap tegas, optimis, kreatif, berani, ikhlas dan fokus pada pencapaian terbaik. Mereka mampu memetakan persoalan dengan kreatif dan cerdas, lalu mengatasi semua hal di titik krisis dengan sempurna.

Bagi mental kalah, mereka begitu mudah terjebak di dalam kesulitan, lalu mengeluh dan putus asa dengan realitas. Mereka sangat pintar melempar kesalahan kepada yang lain, dan sibuk membuang energi untuk mencari alasan pembenaran atas ketidakmampuan mereka.

Ada sebuah cerita yang begitu luar biasa dari seorang pemenang sejati bernama Thomas Alva Edison. Pada tahun 1914 pabrik Thomas Edison terbakar habis, semua penemuan dan prototipe hancur terbakar menjadi abu, dan dia mengalami kerugian sekitar lebih dari 23 juta dollar pada saat itu. Atas kejadian tersebut, Thomas Alva Edison tidak sedih, dia hanya berkata “Bersyukurlah semua kesalahan kami terbakar. Sekarang kami bisa memulai lagi dengan lebih hebat.” Reaksi Thomas Alva Edison menggambarkan jiwa yang tangguh dan penuh optimis. Di saat semua kekayaannya terbakar habis, dia melihat peluang untuk bekerja dengan lebih hebat lagi. Ketika gagal 10.000 kali, Thomas Edison hanya berkata, “ saya belum gagal. Saya baru saja menemukan 10.000 cara yang tidak akan bekerja.” Thomas Alva Edison adalah role model tentang ketangguhan di tengah krisis. Dia tetap meningkatkan pencapaian di titik krisis yang dia hadapi. Dia tetap penuh semangat di titik krisis yang dia hadapi. Dia tidak pernah mengeluh, melemparkan kesalahan, dan lari dari kenyataan.

Landasan ketangguhan mental adalah pikiran positif dan kecerdasan emosional. Ketika emosi dan pikiran Anda dalam wilayah positif, maka Anda menjadi sangat optimis dan produktif. Energi positif dapat meningkatkan semangat untuk tampil lebih fleksible dalam menjalankan usaha.

Jadilah lebih percaya diri. Bila titik krisis sudah terjadi, tugas Anda adalah meningkatkan keyakinan dan rasa percaya diri untuk menemukan peluang baru dari keadaan yang ada. Oleh karena itu, tingkatkan semangat karyawan dan pimpinan perusahaan Anda. Latih mereka menjadi energi optimis dengan mental tangguh. Tingkatkan kemampuan mereka untuk menjadi lebih percaya diri dalam menemukan solusi. Tanamkan keyakinan positif dan optimis atas potensi krisis yang ada, jangan menutupi apapun, bangkitkan semangat kerja keras mereka di tengah ketidakamanan bisnis Anda. Mental karyawan dan pimpinan tangguh selalu bergairah dengan tantangan yang ada, dan sangat cerdas menginspirasi orang lain untuk membantu mereka mencapai kinerja yang diinginkan, walau realitas bisnis sedang di tengah krisis.

Krisis merupakan tanda untuk merangkul perubahan, dan tidak lagi ngotot dengan apa yang sudah direncanakan. Miliki perilaku kerja yang fleksible dan terus-menerus beradaptasi dengan perubahan. Krisis tidak boleh melumpuhkan proses bisnis Anda, tetaplah kreatif dan rendah hati. Kuatkan mental orang-orang di internal perusahaan, yakinkan dan bangkitkan semangat kerja dengan etos yang luar biasa untuk tetap menang di tengah badai krisis.

Jadilah rendah hati dan kreatif di tengah potensi perubahan oleh dampak krisis. Tenangkan pikiran, kuatkan energi positif, lancarkan energi dari otak sampai ke ujung kaki Anda. Bernafaslah dalam-dalam dan yakinlah bahwa Anda sangat terbuka untuk mengenali, memanfaatkan, dan menciptakan peluang di tengah krisis yang terjadi. Perubahan adalah pasti, dan bila Anda bersahabat dengan perubahan, Anda akan selalu menciptakan peluang baru bagi kemajuan bisnis Anda.

Bila bisnis Anda sedang mengalami kesulitan dan kegagalan, maka rangkullah kegagalan tersebut. Jangan marah atau memusuhi kegagalan. Orang-orang bermental tangguh selalu menerima kegagalan, kerugian, kehilangan dan kesulitan dengan tangan terbuka. Lalu, mereka menjadikannya sebagai guru dan belajar dari mereka untuk menuju sukses ke level yang lebih tinggi.

Walau Rupiah sudah di atas Rp 14.000,- per dollar Amerika, dan sebagian pebisnis yang sudah pusing tujuh keliling. Hal ini bukan sebuah akhir, tetapi sebuah awal untuk kemajuan yang lebih tinggi.Oleh karena itu, kuatkan mental dan energi pemenang melalui budaya organisasi Anda agar semua sikap, perilaku, kebiasaan, karakter, dan etos kerja dari sumber daya manusia perusahaan Anda mampu menang di tengah krisis; mampu sukses dan mencapai kinerja terbaik di tengah potensi krisis.

Jangan terjebak di tengah krisis, jangan frustasi di tengah badai krisis. Kuatkan mental pemenang dan energi pemenang di tengah lingkungan kerja Anda agar semua insan perusahaan Anda mampu membuka jalan bagi keberhasilan bisnis Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

EKONOMI INDONESIA MUNDUR UNTUK MAJU

ANAK TANGGA“Masyarakat Indonesia sebagai aset yang hebat dengan etos kerja yang luar biasa, haruslah dijadikan tumpuan untuk kebangkitan ekonomi Indonesia.”~Djajendra

Awal pemerintahan Presiden Jokowi dimulai dengan kompetisi panas antara Koalisi Merah Putih dan Koalisi Indonesia Hebat. Koalisi Merah Putih berjumlah banyak dan memenangkan pertarungan di DPR maupun MPR. Koalisi Indonesia Hebat berhasil memenangkan Jokowi sebagai Presiden Republik Indonesia. Di awal pertarungan antara KIH dengan KMP cukup mengkhawatirkan dunia bisnis. Perang kata-kata tajam di media masa antara KIH dengan KMP telah membuat para investor menunggu dan menonton. Indonesia harus bersyukur ternyata para pemimpinnya, baik KIH maupun KMP, adalah negarawan yang cinta Indonesia. Semua pihak pada akhirnya bersatu untuk membangun Indonesia yang lebih baik.

Persoalannya, pertarungan di awal antara dewan dengan pihak eksekutif telah mengakibatkan lambatnya mengeksekusi belanja modal dari pemerintah pada awal tahun 2015. Hal ini menjadi salah satu faktor dari kemunduran pertumbuhan ekonomi Indonesia.  Di kuartal pertama pertumbuhan ekonomi sekitar 4,71% dan di kuartal kedua sekitar 4,67%. Selain itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat berada pada posisi Rp 13.500,-. Harga komoditas seperti batu bara dan sawit yang merupakan andalan ekspor Indonesia juga harganya sedang tidak baik. Jelas, semua ini menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia perlu perhatian lebih agar tidak terjerumus ke dalam krisis ekonomi.

Kalau kita mau jujur ada hal-hal luar biasa yang telah dilakukan oleh pemerintah saat ini. Pemerintah berhasil menghapus subsidi BBM dan mengalihkannya untuk kegiatan produktif. Jelas, ini adalah sebuah fondasi ekonomi yang baik buat masa depan Indonesia. Pemerintah juga memudahkan perizinan untuk perkembangan dan pertumbuhan bisnis di Indonesia. Di samping itu, perhatian yang lebih dari pemerintah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur adalah kekuatan yang akan meningkatkan kemajuan ekonomi Indonesia di masa depan.

Saat ini, mungkin sebagian dari investor asing sedang menunggu sampai konsumsi dalam negeri Indonesia kembali meningkat, serta nilai rupiah yang stabil. Sebab, bagi investor asing, Indonesia adalah pasar yang sangat besar, sehingga mereka berani berinvestasi dan menjualnya ke konsumen Indonesia. Realitas hari ini, memang konsumen Indonesia sedang kekurangan daya beli. Pencabutan subsidi BBM telah membuat harga-harga barang dan biaya transportasi naik, sehingga penghasilan yang dimiliki konsumen Indonesia tidak cukup untuk menjadi lebih konsumtif.

Daya tahan masyarakat Indonesia terhadap realitas ekonomi saat ini masih cukup baik. Aktivitas bisnis diberbagai kota besar di Indonesia masih sangat ramai. Intinya, realitas ekonomi Indonesia saat ini masih cukup baik dan sangat jauh untuk masuk ke dalam krisis. Bangsa Indonesia telah belajar dari pahitnya krisis ekonomi tahun 1998, sehingga sudah mampu mempersiapkan pola hidup yang sesuai dengan realitas ekonominya.

Walau begitu, pemerintah harus segera mengeluarkan berbagai kebijakan dan kemudahan untuk mendorong bisnis dan ekonomi Indonesia ke tingkat yang lebih baik. Masyarakat Indonesia sebagai aset yang hebat dengan etos kerja yang luar biasa, haruslah dijadikan tumpuan untuk kebangkitan ekonomi Indonesia. Potensi insani Indonesia harus ditumbuh kembangkan menjadi kualitas dan kompetensi yang andal dalam mendorong pertumbuhan dan pemerataan ekonomi Indonesia.

Sikap optimistis terhadap kondisi perekonomian Indonesia perlu terus dikembangkan. Persepsi positif tentang masa depan ekonomi Indonesia harus terus dikembangkan. Pemerintah harus bergerak lebih cepat untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi masyarakat Indonesia di semua bidang kehidupan. Pelatihan yang memberdayakan masyarakat harus dilakukan di semua tingkatan kehidupan. Kecepatan dan kelincahan adalah kunci memenangkan masa depan.

Ekonomi Indonesia mundur untuk maju. Mungkin hari ini Rupiah, daya beli dan pertumbuhan ekonomi masih lemah. Tetapi, bila kita melihat tindakan-tindakan pengalihan subsidi BBM, kemudahan pembangunan infrastrukur, serta kebijakan-kebijakan yang memudahkan bisnis dan ekonomi. Maka, dapat dipastikan masa depan ekonomi Indonesia cukup baik dan menjanjikan.

Dunia bisnis harus pintar beradaptasi dan tidak terjebak dalam rasa khawatir. Harus cerdas mengubah arah dan menerapkan strategi baru. Jangan habiskan energi untuk kekurangan yang ada, tetapi fokuskan semua energi untuk menguatkan kekuatan yang sudah ada. Bisnis yang andal mampu cepat bergeser dan menyesuaikan diri, lalu cepat beradaptasi untuk mengejar strategi baru, serta tidak akan membiarkan kehilangan peluang saat ekonomi membaik.

Penguatan dan pelambatan ekonomi adalah sesuatu yang wajar. Semua negara pasti menghadapi penguatan dan pelambatan. Selama ekonomi melambat perlu ada energi positif dari pemerintah dan masyarakat untuk bergerak lebih cepat, lebih cerdas, lebih kreatif dan merasa lebih mendesak untuk pemulihan segera.  Pemulihan membutuhkan kolaborasi sempurna antara pemerintah, masyarakat bisnis dan masyarakat konsumen. Wacana dan kritik bukanlah jawaban untuk pemulihan ekonomi. Tindakan dengan strategi kolaborasi yang memudahkan masyarakat untuk mengambil berbagai keuntungan dari peluang pemulihan adalah solusi untuk perbaikan ekonomi.

Pemimpin harus bersatu dan menginspirasi masyarakat untuk bangkit dan mengambil peluang baru. Masyarakat tidak boleh terus-menerus diberikan informasi-informasi pesimis. Sebab, mereka yang sedang semangat bisa kehilangan semangatnya. Kejujuran dan keterbukaan akan mengembangkan kesadaran. Bila masyarakat diberikan kesadaran menjadi yang terdepan di dalam pembangunan ekonomi, maka mereka akan memiliki inisiatif untuk menjadi energi yang sangat kuat di dalam pemulihan ekonomi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KESEHATAN KEUANGAN PRIBADI

 

“Jika sejak usia muda sudah cerdas menabung dan berinvestasi, maka diusia dewasa dan tua, pasti hidup kaya raya.~Djajendra

Uang bukanlah segalanya, tetapi uang dapat membuat hidup lebih damai. Membangun kebiasaan untuk menghargai uang dan menggunakan uang dengan bijak, akan menjadikan diri selalu hidup dalam keberlimpahan.

Menumbuhkan pendapatan secara terus-menerus, dengan pengendalian pengeluaran yang konsisten, akan membangun kesehatan keuangan pribadi.

Menjaga dan merawat kesehatan keuangan pribadi sangatlah penting. Bila Anda terlatih dan terbiasa untuk merawat kesehatan keuangan pribadi, maka seumur hidup, Anda pasti tidak pernah kekurangan uang untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan kehidupan ekonomi Anda.

Miliki mindset untuk mengalirkan lebih banyak uang masuk ke dalam sistem keuangan pribadi Anda, dan mengeluarkan lebih sedikit uang agar daya tahan keuangan pribadi Anda kuat dan unggul.

Diperlukan rasa syukur terhadap jumlah penghasilan. Bila sudah mampu bersyukur dengan berapapun penghasilan, dan memiliki kebiasaan untuk menabung dari sebagian penghasilan, maka kebiasaan ini akan menjadikan Anda kaya.

Menghabiskan lebih sedikit dari yang didapatkan, menyimpan lebih banyak dari yang didapatkan, dan selalu bersyukur dengan apa-apa yang sedang dinikmati, adalah inti dari proses menuju kekayaan finansial.

Utang konsumtif adalah beban berat yang harus dipikul di dalam perjalanan hidup. Orang-orang kaya adalah mereka yang hanya berani meminjam untuk hal-hal produktif, orang-orang miskin paling berani meminjam untuk memenuhi selera konsumtif. Pastikan Anda mampu menghindari jebakan utang konsumtif. Lebih baik menabung dulu baru beli. Kecuali, barang yang Anda beli dengan utang, harganya bisa naik berlipat kali, sehingga perbandingan kenaikan harga dengan biaya pinjaman, kenaikan harga masih lebih tinggi.

Jadikan pekerjaan dan diri Anda sebagai aset yang paling produktif. Bekerjalah dengan sepenuh hati, totalitas, dan melayani orang lain dengan berkualitas. Ketika orang-orang sudah mengenal Anda sebagai profesional yang andal dan berkualitas, maka uang secara otomatis akan mengalir ke dalam sistem keuangan Anda, sehingga Anda sudah tidak perlu khawatir tentang uang, karena keandalan dan kualitas Anda dapat membiayai kehidupan Anda secara berkelanjutan.

Keluarlah dari permainan utang dan masuklah ke dalam permainan tabungan. Fokuskan pikiran untuk hidup dalam zona tabungan. Mulailah menabung, walaupun jumlahnya itu hanya cukup untuk beli sebuah permen. Jangan hitung jumlah yang Anda tabung, tetapi perhatikan mindset dan kebiasaan untuk menabung, yang pada akhirnya akan menjadikan Anda sebagai investor yang kaya raya.

Tidak peduli seberapa kaya atau miskin Anda hari ini. Bila Anda secara konsisten meningkatkan kualitas diri dan keandalan diri Anda, serta memiliki disiplin untuk menyimpan lebih banyak dan mengeluarkan lebih sedikit dari penghasilan Anda, maka Anda pasti kaya di sepanjang hidup Anda.

Menjadi kaya adalah kewajiban. Sebab, tanpa uang dan kekayaan, Anda pasti sulit memenuhi kehidupan dengan berkualitas. Bila ingin menjalani kehidupan yang berkualitas, maka berinvestasilah sedini mungkin di semua dimensi kehidupan yang berpotensi mengalirkan uang. Anda bisa berinvestasi untuk meningkatkan kompetensi Anda; Anda bisa berinvestasi untuk meningkatkan hubungan baik dengan orang-orang kreatif dan produktif di sekitar Anda; Anda bisa berinvestasi dengan membeli barang-barang yang nilainya meningkat terus; Anda bisa berinvestasi di dalam pekerjaan yang Anda tekuni; Anda bisa berinvestasi di dalam segala sesuatu yang berpotensi menjadikan Anda mendapatkan penghasilan darinya. Dimensi investasi itu sangat luas, sangat kreatif, serta sangat ditentukan oleh keyakinan dan kemampuan empati Anda terhadap segala potensi dan peluang.

Setiap orang dilahirkan untuk hidup dalam kekayaan. Hidup dalam kekayaan berarti mengoptimalkan potensi diri sebagai aset produktif yang mampu mendapatkan lebih banyak dari harapan. Jadilah pribadi yang cerdas menciptakan efek kumulatif di dalam penghasilan, sehingga Anda dapat memanfaatkan berbagai dimensi dari potensi penghasilan untuk menambah kekayaan keuangan Anda.

Kesehatan keuangan pribadi adalah kunci untuk menikmati kehidupan yang damai, bahagia, sejahtera, aman, dan penuh syukur. Uang adalah alat yang sangat membantu untuk memenuhi semua kebutuhan, keinginan, harapan, dan impian kehidupan. Jadikan dirimu sebagai magnet uang, yang setiap hari mampu menarik lebih banyak uang dari keandalan sikap dan perilaku terpujimu.

Untuk training hubungi http://www.djajendra-motivator.com

CERDASKAN EMOSI SEBELUM MEMBUAT KEPUTUSAN BERDASARKAN INSTING

DJAJENDRA 26 02 2014 - 3“Insting adalah keputusan yang bersumber dari pikiran bawah sadar. Dalam keadaan yang terdesak, saat pikiran sadar kekurangan pengetahuan dan cara, maka pikiran bawah sadar bisa secara otomatis mengeluarkan solusi. Sebaiknya, insting hanya digunakan oleh orang-orang yang sangat berpengalaman secara praktis, dan yang berani bertanggung jawab atas kegagalan instingnya. Sebab, keputusan berdasarkan insting bukanlah keputusan akal sehat, tetapi merupakan keputusan spekulasi untuk mengambil sikap atas sebuah persoalan.”~Djajendra

Pikiran bawah sadar merupakan tempat menyimpan segala sesuatu. Apapun yang pernah masuk ke pikiran bawah sadar, tidak bisa dihapus lagi. Boleh saja pikiran sadar lupa atau tidak mengetahuinya, tetapi pikiran bawah sadar selalu menyimpan segala sesuatu, tanpa sepengetahuan pikiran sadar. Biasanya, pikiran bawah sadar akan membantu pikiran sadar dalam bentuk insting, naluri, intuisi, atau dalam bentuk emosi yang lainnya.

Insting, naluri, dan intuisi adalah bagian dari keberanian untuk spekulasi. Dan, tentu saja, keberanian untuk spekulasi berarti berani menerima risiko. Biasanya, dalam hal ini, risiko tersebut tidak terpetakan dan tidak terkelola, sehingga hasil akhirnya bisa untung atau rugi. Dalam bisnis, sebagian besar pemilik bisnis pasti menggunakan insting, naluri, dan intuisi untuk membuat keputusan. Termasuk, sebagian orang yang suka berspekulasi dibidang apapun, pasti terbiasa menggunakan insting untuk membuat keputusan. Intinya, siapapun yang berani bertanggung jawab atas risiko dan hasil akhirnya, pasti berani mengambil keputusan dengan instingnya.

Insting yang baik adalah yang berlandaskan emosi cerdas. Emosi yang cerdas berpotensi menghilangkan nafsu serakah, berpotensi mengurangi dorongan oleh ego yang merasa paling tahu, atau rasa percaya diri yang merasa paling mampu. Bagaimanapun keputusan berdasarkan insting hanyalah boleh dilakukan untuk persoalan-persoalan yang tidak berdampak luas. Bila sebuah keputusan berdampak luas dan menyangkut kehidupan banyak orang, maka keputusan rasionallah yang paling tepat. Sebab, dalam keputusan rasional, ada hitung-hitungannya yang sangat jelas dan pasti, termasuk sudah ada perhitungan dan pemagaran terhadap potensi risiko.

Dalam urusan negara atau pemerintahan sebaiknya tidaklah boleh menggunakan keputusan berdasarkan insting, naluri, atau intuisi. Sebab, bila keputusan tersebut gagal, dampaknya berpotensi merugikan negara secara luas. Untuk memenuhi asas akuntabilitas, maka setiap keputusan yang dibuat wajib berdasarkan keputusan rasional dengan perhitungan dan skenario yang jelas, dan dapat dipertanggung jawabkan. Intinya, jangan sampai urusan negara dan pemerintahan dipermainkan dalam ruang spekulasi; pastikan semua yang diurus dalam negara memiliki energi akuntabilitas, integritas, transparansi, dan harus dapat dijelaskan dengan akal sehat.

Siapapun yang berani mengambil keputusan secara insting harus juga berani mengambil tanggung jawab. Insting seseorang adalah urusan emosi dirinya, urusan perasaan pribadinya, urusan pola pikirnya, dan urusan sikap pribadinya. Intinya, bila seseorang sudah berani mengambil keputusan dengan insting, maka dia harus bertanggung jawab penuh, tanpa alasan, tanpa pembelaan, atas keputusannya tersebut.

Dalam teori ekonomi, insting adalah bagian dari spekulasi. Proses pengambilan keputusan secara insting sudah biasa dilakukan oleh orang-orang yang berpengalaman di dunia bisnis, pasar modal, pasar uang, dan dalam berbagai urusan yang ruang risikonya terbatas pada individu atau unit usaha. Dalam urusan pemerintahan atau mengurus negara, tidaklah boleh ada unsur spekulasi, sebab yang diperjudikan adalah seluruh warga negara dan sumber dayanya.

Keputusan yang tepat adalah keputusan yang dibuat secara rasional dengan perhitungan yang terukur risiko dan peluangnya. Jadi, siapapun yang mengambil keputusan secara insting dan mencoba merasionalkannya, maka dia harus membuat perhitungan dan skenario yang jelas agar kebenaran instingnya tersebut dapat dia pertanggung jawabkan setiap saat.

Intuisi haruslah bersumber dari pikiran jernih dan terang. Di dalam ketenangan sikap dan cara berpikir, di dalam emosi yang cerdas, di dalam ketulusan dan keikhlasan hati, maka intusi yang tepat dapat menciptakan solusi.

Cerdaskan emosi sebelum membuat keputusan dengan insting. Sebab, bila keputusan insting tersebut diragukan oleh banyak pihak, maka diri yang membuat keputusan insting tersebut harus berani mempertanggung jawabkannya dengan ikhlas. Persoalannya, keputusan insting sifatnya perasaan pribadi, dan bukan perasaan orang banyak, sehingga sangat mudah menciptakan berbagai penafsiran yang beragam atas insting seseorang. Jadi, siapapun yang berani mengambil keputusan secara insting, dia harus berani bertanggung jawab dan menerima konsekuensi atas keputusannya tersebut.

Untuk training hubungi http://www.djajendra-motivator.com

MENCIPTAKAN REALITAS HIDUP YANG PALING PRODUKTIF DAN POSITIF

“Sebelum menerima hasil akhir yang membahagiakan dan menguntungkan; lakukan hal-hal positif di sepanjang hari; lakukan hal-hal yang membuat Anda produktif dan berguna; maka kebahagiaan dan keuntungan akan setia dengan Anda.”~ Djajendra

Hiduplah di dalam diri sendiri, dan jangan hidup di luar diri sendiri. Sebab, semua hal-hal besar tentang Anda terdapat di dalam diri Anda, dan semua hal-hal kecil sajalah yang terlihat di luar diri Anda. Jadi, jangan risaukan ataupun terlalu bergembira tentang Anda yang di masa lalu, tentang Anda di masa kini, ataupun tentang Anda di masa depan. Fokuskan waktu dan energi untuk menyempurnakan tentang Anda yang terdapat di dalam diri Anda.

Kebanyakan orang terpengaruh dengan realitas dan terpaksa mengikuti realitas, walau hatinya tidak bahagia dengan realitas tersebut. Bahkan beberapa diantaranya menyerah dan tidak sanggup berhadapan dengan realitas, sehingga terpaksa melarikan diri dari realitas tanpa pernah mendapatkan solusi.

Orang-orang yang tidak terpengaruh dengan realitas selalu mampu menciptakan realitasnya sendiri. Mereka sangat cerdas untuk fokus ke dalam diri mereka, sehingga walau dari luar terlihat situasi dan kondisi yang sama, tetapi mereka mampu hidup di realitas yang berbeda.

Ada peristiwa yang menarik. Sekarang ini, realitas mata uang rupiah sedang melemah mendekati angka Rp 12.000 per dolar Amerika Serikat. Hal ini ternyata mempengaruhi realitas hidup dari importir dan eksportir. Para eksportir yang kandungan lokalnya maksimal pastilah tertawa bahagia dengan penguatan dolar atas rupiah, sebab semakin banyak rupiah yang bakal mereka terima dari pertukaran dolar mereka. Dan sebaliknya,  para importir pasti sedang panik dan stres berat, karena membutuhkan semakin banyak rupiah untuk mendapatkan barang impornya.

Dalam peristiwa pelemahan mata uang rupiah, biasanya kepanikan para importir adalah hal yang biasa. Tetapi, ada juga importir yang santai-santai saja menyikapi realitas dolar versus rupiah pada saat ini. Ketenangan importir tersebut disebabkan oleh pilihannya yang cerdas atas kebiasaan mata uang rupiah. Sejak lama dia sudah memahami perilaku mata uang rupiah, yang hobinya suka melemah. Jadi, diapun menetapkan pilihan yang paling realistis untuk menghadapi hobinya rupiah yang suka melemah. Karena dia telah memiliki sikap yang tegas terhadap realitas rupiah, serta tidak terpengaruh ataupun terjebak dengan realitas rupiah, maka bisnisnya selalu terjaga dan tetap di jalur pertumbuhan.    

Cara menciptakan realitas hidup yang paling produktif dan positif adalah dengan peta penanda. Artinya, seseorang yang ingin menciptakan realitasnya sendiri, harus cerdas mengidentifikasi dan memetakan potensi, dari hal-hal yang tidak berada di dalam kendali dirinya. Bila sudah memahami potensi dan sudah memagari risiko, diperlukan upaya untuk memperkuat sumber daya agar dapat mengalihkan fokus dari kenyataan negatif. Dan selanjutnya, memfokuskan semua energi untuk memperkuat efek positif dari realitas yang sedang terjadi, sehingga apapun realitas di luar sana, diri tetap kuat dan unggul untuk bisa sampai pada tujuan.

Apapun realitasnya janganlah pernah meninggalkan energi optimis. Sebab, selama diri masih di dalam kekuatan optimis, seburuk apapun realitasnya, diri akan mampu melihat berbagai peluang dan kemungkinan. Walau ruang realitas sudah terisi penuh dengan ketidakpastian ataupun tanpa harapan, tetapi mata optimis pasti akan menemukan peluang-peluang yang luar biasa.

Hati-hati dengan perasaan negatif dan pesimis terhadap realitas. Sebab, pesimis dan negatif akan membutakan logika; menjadikan Anda tidak akan pernah menemukan jalan keluar; menjadikan Anda kehilangan akal sehat untuk mendapatkan pilihan terbaik; serta selalu mengarahkan Anda untuk menggambarkan realitas dengan hal-hal terburuk. Jadi, bila masih dalam pola hidup pesimis dan negatif, segeralah dihapus dari DNA Anda. Hilangkan segera semua respon-respon otomatis pesimis yang menguras energi optimis Anda. Pastikan bahwa Anda semakin optimis dan lebih bersemangat untuk menghadapi realitas yang sulit.

Setiap hari bersemangatlah untuk menciptakan realitas yang paling produktif. Sebab, segala sesuatu yang produktif akan menciptakan nilai tambah, dan akan membuat Anda mengalami pengalaman yang menyenangkan. Fokuskan perhatian untuk memperluas dan membangun wawasan agar berbagai realitas, mampu Anda sikapi dengan tenang dan cerdas.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Disorganisasi Menghilangkan Daya Saing Bisnis

DJAJENDRA PROFILE 2013

Disorganisasi Menghilangkan Daya Saing Bisnis

 “Ketika disiplin diabaikan, keadaan tanpa aturan akan merusak produktivitas dan ketertiban.”~Djajendra

Perilaku kerja yang asal-asalan; perilaku kerja yang tidak patuh pada peraturan; perilaku kerja yang tidak rapi dan bersih; perilaku kerja yang suka menciptakan keadaan tanpa aturan; adalah sumber disorganisasi di lingkungan kerja.

Disorganisasi merupakan keadaan yang akan melemahkan perusahaan, dan lama kelamaan perusahaan juga akan kehilangan daya saing, sehingga berpotensi mengalami kerugian.

Disorganisasi juga muncul dari rendahnya disiplin dan kepatuhan warga negara, khususnya di jalan raya dan fasilitas umum. Misalnya, perilaku warga negara yang terbiasa melanggar aturan, peraturan, etika, dan hukum di jalan raya. Dalam hal ini, warga negara yang suka berdagang di pinggir jalan; warga negara yang suka memparkir kendaraan bermotornya di pinggir jalan; warga negara yang suka menyerobot jalur pejalan kaki, untuk kepentingan berdagang, parkir motor, ataupun dijadikan jalur motor; warga negara yang suka berdagang di tengah jalan tol; dan berbagai perilaku warga negara yang pada intinya menciptakan disorganisasi di jalan raya.

Disorganisasi yang diciptakan oleh sebagian kecil warga negara tersebut berdampak sangat serius terhadap produktivitas dan efektivitas ekonomi negara. Sebab, setiap hambatan di jalan raya akan membuat gerak ekonomi menjadi lambat dan tidak efisien, dan tentu saja akan mengurangi produktivitas.

Rendahnya tanggung jawab, disiplin dan kepatuhan terhadap penggunaan jalan raya, akan menjadi sumber disorganisasi di semua aspek kehidupan sosial dan ekonomi. Hal ini, akan menjadi akar dari rendahnya daya saing ekonomi bangsa terhadap bangsa-bangsa lain yang lebih terorganisir.  

Untuk perusahaan dan instansi pemerintah, disorganisasi di jalan raya akan menguras energi dan mengurangi suasana hati karyawan untuk bekerja dengan penuh semangat. Biasanya, ketidakteraturan di jalan raya akan memperlambat kehadiran karyawan ke kantor, kemudian karyawan juga akan menghabiskan beberapa menit untuk menenangkan pikiran yang sudah kacau oleh macet berjam-jam. Dan di kantor, tumpukan pekerjaan yang harus segera diselesaikan membutuhkan tenaga yang penuh agar dapat dikerjakan dengan sepenuh hati dan produktif.

Pengorganisasian yang efektif sangatlah penting. Disiplin dalam berbangsa dan bernegara untuk pengorganisasian yang patuh peraturan, aturan, hukum, dan etika adalah sesuatu yang tidak boleh diperdebatkan. Setiap realitas disorganisasi di jalan raya akan menjadi penyebab disorganisasi di dalam perusahaan ataupun instansi, sehingga akan menciptakan pemborosan keuangan yang merugikan hal-hal produktif.

Setiap perusahaan dan instansi pemerintah pasti telah memiliki sistem dan tata kelola yang terorganisir di dalam kekuatan etika dan integritas, sehingga setiap individu karyawan atau pegawai dapat bekerja dengan sepenuh hati agar tercipta hasil akhir yang lebih produktif dan efisien. Hal ini, akan membuat mereka mampu berkontribusi dan melayani segala sesuatu dengan lebih cepat dan tepat waktu. Tetapi, bila tenaga mereka sudah dikuras oleh realitas disorganisasi di jalan raya, maka pastilah mereka tidak mampu melayani apapun dengan cepat dan tepat waktu.

Disorganisasi merupakan sumber pemborosan diberbagai aspek kehidupan. Yang pasti, pemborosan di dalam aspek ekonomi. Akibat disorganisasi, para karyawan harus bekerja lembur, karena pekerjaan yang seharusnya diselesaikan dalam delapan jam, tidak dapat dikerjakan tepat waktu, dan membutuhkan tambahan waktu. Hal ini, mengharuskan perusahaan tetap menghidupkan lampu, ac, komputer, dan juga mengeluarkan biaya untuk lembur karyawan. Bukan itu saja, para karyawan berpotensi mendapatkan tekanan, stres, dan juga gangguan kesehatan oleh realitas yang ditimbulkan disorganisasi.

Disorganisasi akan membuat karyawan kehilangan setidaknya dua sampai tiga jam produktivitas setiap hari. Dan hal ini, akan meningkatkan biaya produktivitas; membutuhkan lebih banyak waktu dan biaya untuk menemukan solusi bisnis; termasuk penjualan yang hilang, karena kurang cepatnya perusahaan memberikan pelayanan kepada pelanggan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com