VALUE CREATION DALAM PELAYANAN PELANGGAN

VALUE CREATION 24012016“Penciptaan nilai tidak hanya bersumber dari inovasi dan kreativitas, tetapi juga dari kesadaran dan persepsi yang tepat.”~Djajendra

Pelayanan pelanggan yang baik berasal dari lingkungan kerja yang menciptakan nilai lebih. Bila pelayanan sudah menjadi orientasi dalam wujud sifat, sikap, kebiasaan, dan perilaku; maka, ini dapat menciptakan nilai lebih bagi perusahaan. Nilai lebih ini tercipta dari kesadaran dan persepsi positif insan perusahaan.

Menguatkan budaya kolaborasi untuk memberikan pelayanan pelanggan terbaik akan menciptakan nilai lebih dari kolaborasi tersebut. Kondisi ini memudahkan front liner untuk melakukan pelayanan yang meningkatkan rasa puas pelanggan. Intinya, kolaborasi di internal perusahaan benar-benar dimulai untuk mendorong pelayanan terbaik. Setiap orang saling mempengaruhi  dengan ide-ide yang menguatkan struktur, proses, dan budaya pelayanan. Interaksi antar insan perusahaan harus terfokus untuk penciptaan nilai lebih bagi pelanggan.

Front liner dengan sikap dan perilaku pelayanan yang mampu menciptakan nilai lebih, menjadikan dirinya unggul. Nilai lebih meningkatkan kinerja. Dalam tata kelola pelayanan yang baik, penciptaan nilai tambah merupakan bagian yang menguatkan bisnis. Apalagi, kesadaran front liner yang terkomunikasi dengan kebutuhan pelanggan, akan menjadi nilai lebih untuk memberikan layanan sesuai harapan pelanggan. Kemampuan menciptakan nilai dengan empati membuat pelayanan semakin meningkatkan bisnis.

Penciptaan nilai adalah strategi yang tepat untuk meningkatkan bisnis. Apapun produk dan pelayanan yang sudah Anda miliki dapat ditingkatkan dan diperbaruhi dengan cara penciptaan nilai lebih. Berikan yang lebih baik secara berkelanjutan kepada pelanggan Anda, maka pelanggan Anda akan semakin setia berbisnis dengan Anda.

Value creation atau penciptaan nilai merupakan dasar bagi kemajuan. Nilai lebih dapat diciptakan atas produk dan jasa melalui inovasi, sehingga kualitas dan penampilan produk atau jasa tersebut lebih diminati oleh pelanggan. Nilai lebih dapat diciptakan dari sikap dan perilaku positif, sehingga pelanggan mendapatkan pengalaman yang menyenangkan.

Produk yang baik dengan perasaan dan emosi pelayanan yang tepat akan menciptakan nilai lebih. Komponen emosi baik, sikap baik, perilaku baik, kesadaran untuk memberikan yang terbaik, dan persepsi yang menghormati pelanggan dapat menciptakan nilai tambah bagi bisnis dan pelayanan perusahaan.

Pelayanan pelanggan yang baik harus menjadi prioritas. Semua orang di internal perusahaan diarahkan untuk berkolaborasi mempercepat dan membantu pelayanan terbaik. Ide-ide pelayanan terbaik dibiasakan mengalir, berkembang, dan berevolusi untuk menciptakan nilai lebih. Aktivitas dan konsep bisnis yang berorientasi pelayanan dijadikan sebagai budaya kerja.

Memahami nilai pelanggan dapat mendorong perusahaan untuk berinovasi menciptakan pelayanan dan produk yang bernilai lebih. Yakinlah bahwa nilai lebih yang Anda punya adalah penyebab pelanggan ingin belanja dari Anda. Nilai lebih Anda merupakan motivasi atau membuat seseorang memutuskan untuk membeli dari Anda. Jadi, kenapa tidak menciptakan nilai lebih secara berkelanjutan, ataupun menjadikan tradisi bisnis Anda dengan menemukan nilai lebih yang selalu menarik bagi pelanggan Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENYELESAIKAN KONFLIK DENGAN PELANGGAN

“Semua orang ingin dilayani dengan sikap dan perilaku baik.”~Djajendra

Pelanggan adalah orang terpenting dalam bisnis. Bisnis bisa tumbuh dan berkembang karena pelanggan. Merawat hubungan baik dengan pelanggan adalah solusi terbaik untuk meningkatkan kinerja penjualan.

Dalam transaksi atau hubungan bisnis semua orang ingin mendapatkan keuntungan dan pelayanan terbaik. Pelanggan selalu ingin dipahami dan dimudahkan. Penjual ingin penjualan yang mudah. Pembeli ingin pembelian yang mudah. Penjual ingin pembayaran yang mudah dan penagihan yang mudah. Bisnis yang lancar terjadi karena hubungan antara penjual dan pembeli terjalin dengan baik.

Semua orang punya rasa marah dan kecewa. Demikian juga dengan pelanggan yang bisa secara tiba-tiba kecewa dan marah dengan pelayanan Anda. Bila pelanggan kecewa dan marah, Anda tidak perlu ikut-ikutan emosi dan marah. Anda harus menjaga suasana tenang, kemudian menangani penyebab marah pelanggan dengan ikhlas dan tulus.

Sangatlah manusiawi saat pelanggan marah Anda juga terpancing emosinya. Tetapi, sadarlah bahwa marah bukanlah solusi, marah yang spontan justru menunjukkan Anda takut dan lemah. Perlihatkan kepada pelanggan tentang kehebatan Anda dalam bersikap tenang dan menolong mereka. Jangan panik atau takut dengan peristiwa yang sedang Anda hadapi.Ketakutan Anda akan melemparkan Anda ke dalam keadaan panik dan kehilangan kepercayaan diri. Miliki keberanian dan keyakinan yang kuat untuk menuntaskan semua persoalan dengan pelanggan secara baik-baik.

Konflik adalah hal biasa. Perbedaan sikap dan pandangan bisa memicu konflik. Selama Anda bisa menjaga emosi dan cerdas emosi, maka konflik dapat dituntaskan dengan bahagia. Perlu dipahami bahwa saat konflik terjadi semua orang berada di bawah tekanan. Apalagi saat konflik berjalan kusut dan tak jelas arahnya, maka marah dan kecewa menjadi semakin merusak hubungan baik.

Perusahaan ingin semua orang datang untuk bekerja dan melakukan pekerjaan yang terbaik. Perusahaan tidak pernah menginginkan pekerjaan buruk yang mengecewakan pelanggan. Oleh karena itu, saat ada potensi konflik dengan pelanggan, janganlah membiarkan konflik itu berkembang. Tenangkan diri dan yakinkan diri Anda bahwa pelanggan adalah orang terpenting yang harus Anda layani dengan sepenuh hati.

Perilaku buruk dalam pelayanan muncul dari rasa takut bahwa sikap tidak baik pelanggan merusak pelayanan. Ketika pelanggan mengancam dan menggertak atas masalah yang mereka alami, maka itu tandanya pelanggan sedang panik dan terjebak dalam rasa takut. Dalam kondisi ini, Anda harus tetap tenang, kendalikan emosi dan jangan ekspresikan emosi buruk. Orang yang takut pasti membela dirinya dengan segala cara. Anda harus ingat bahwa bisnis Anda ada karena pelanggan. Pelanggan adalah orang terpenting di dalam bisnis Anda. Layani mereka dengan sopan, beretika, tenang, dan penuh percaya diri. Jangan pernah terjebak dalam rasa marah dan kecewa mereka.

Saat menghadapi konflik dengan pelanggan, Anda juga mungkin marah dan kecewa, tetapi ingat bahwa pelanggan adalah bisnis Anda. Jadi, walaupun Anda marah, kendalikan marah di dalam hati saja. Bernafaslah dengan tenang, ucapkan kata-kata positif di dalam hati agar Anda bisa senyum dan melayani pelanggan.

Konflik adalah guru yang mengajarkan bagaimana kita harus bersikap dengan lebih baik.

Marah pasti mereda. Kecewa pasti bisa diganti dengan rasa syukur. Tidak ada solusi saat hati masih di zona konflik. Tidak ada solusi terbaik saat emosi marah masih meninggi. Hanya di dalam cinta dan kesabaran bisa menemukan jalan keluar terbaik.

Resolusi untuk konflik harus dituntaskan agar masalah yang dihadapi pelanggan terselesaikan. Ambillah tanggung jawab dan jangan menyalahkan siapapun atas konflik yang terjadi. Fokuskan perhatian untuk solusi, bukan untuk mencari siapa yang salah dan siapa yang benar.

Pelayanan pelanggan yang baik selalu membutuhkan kesabaran dan kesadaran untuk memahami realitas pelanggan. Seorang frontliner harus mampu merasakan kebutuhan pelanggan. Setiap pelanggan memiliki kepribadian, perilaku, sikap, emosi, pola pikir, keyakinan, dan kebiasaan yang berbeda. Anda harus ikhlas dan cerdas saat menangani perbedaan yang dihadirkan oleh para pelanggan Anda.

Konflik dengan pelanggan haruslah dituntaskan secepat mungkin, lalu proses pemulihan dan peningkatan hubungan baik juga harus dilakukan. Bersihkan semua kekacauan diantara perusahaan dengan pelanggan. Harmoniskan kembali hubungan terbaik. Apapun ucapan pelanggan saat hubungan sangat buruk, maafkan dan lupakan. Luruskan kembali semua yang pernah kusut. Fokuskan kembali untuk peningkatan hubungan bisnis dengan pelanggan Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

HUBUNGAN YANG HEBAT ADALAH CARA MENJUAL DENGAN BIAYA RENDAH

PENJUAL DAN PEMBELIHUBUNGAN YANG HEBAT ADALAH CARA MENJUAL DENGAN BIAYA RENDAH

“Hubungan yang hebat antara pembeli dan penjual dapat menjadi magnet untuk mewujudkan proses penjualan yang sempurna dan harmonis.”~Djajendra

Hubungan yang hebat merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam penjualan. Miliki keyakinan bahwa sikap baik dan pelayanan yang sepenuh hati merupakan cara untuk membangun hubungan hebat. Meskipun pelanggan bisa datang dengan mudah bagi penjual, tetapi bila penjual tidak membangun hubungan yang hebat, maka pelanggan akan pergi ke pesaing. Tanpa hubungan yang hebat, loyalitas akan hilang. Tanpa hubungan yang hebat, perasaan dekat akan hilang. Jadi, hubungan yang hebat dapat menjadi magnet untuk mewujudkan pembeli dan penjual yang sempurna dan harmonis.

Sangat penting untuk membangun keyakinan yang fokus terhadap hubungan baik dan hebat. Sebab, pikiran bisa berubah setiap saat, hanya keyakinan yang bisa membuat pikiran terkendali dan terbatas. Oleh karena itu, internalisasikan keyakinan-keyakinan yang memudahkan terciptanya kemampuan untuk mewujudkan hubungan baik dan hebat yang tak terbatas, sehingga pembeli dan penjual dapat sama-sama mengalir untuk saling memenuhi kebutuhan dan harapannya.

Hubungan yang hebat dimulai dari rasa percaya diri yang tinggi, dan juga memiliki harga diri yang bersahabat. Sikap dan perilaku dari seorang penjual yang baik biasanya mencerminkan persahabatan dan menarik orang lain untuk lebih dekat. Penjual yang hebat adalah magnet yang menarik para pembeli potensial, serta magnet yang mampu meyakinkan hati dan pikiran pembeli untuk segera membeli dari mereka. Seorang penjual yang andal dan hebat selalu bersikap konsisten untuk menarik pelanggan dengan sikap baik. Mereka mencintai dan menghormati pelanggannya, sehingga tidak akan memperlakukan pelanggan dengan cara-cara yang tidak sopan. Mereka selalu fokus pada kualitas dan kekuatan hubungan hebat, serta bersikap baik dalam memberikan pelayanan yang sempurna.

Percayalah ada begitu banyak pelanggan yang siap membeli produk atau jasa yang Anda pasarkan. Sangat banyak peluang untuk menciptakan bisnis yang kuat dan hebat. Sangat banyak kesempatan untuk memiliki usaha yang berkelanjutan di sepanjang jaman. Dan yang harus Anda lakukan adalah menemukan pembeli atau pelanggan yang rajin membeli dan setia kepada bisnis Anda.

Sering sekali penjual mencari pelanggan dengan berbagai iklan dan promosi yang hebat janjinya. Dan sering sekali penjual gagal memenuhi janji-janji yang sudah disampaikan melalui iklan dan promosi tersebut. Akhirnya, pelanggan kecewa dan akan melupakan bisnis Anda. Jadi, berhati-hatilah saat memilih janji dan kata-kata di dalam iklan dan promosi Anda. Jangan sampai iklan dan promosi Anda hanya membuang uang. Lebih baik tingkatkan kualitas dari sikap, perilaku, karakter, kepribadian, dan etos di dalam pelayanan dan penjualan. Karena, itu semua akan secara otomatis bekerja dengan hati untuk menemukan hubungan yang hebat dengan pelanggan, sehingga pelanggan merasa mendapatkan pelayanan sesuai harapan dan kebutuhannya.

Ketika pelanggan mengeluh tentang pelayanan, produk, dan jasa; maka segera berikan respon positif. Ingat, hubungan hebat merupakan satu-satunya cara termurah untuk mendapatkan bisnis yang hebat. Jadi, jangan sia-siakan teknik menjual dengan biaya yang rendah ini. Bayangkan berapa besar biaya yang harus Anda keluarkan untuk iklan dan promosi? Dan, bila iklan dan promosi Anda yang hebat tidak dibuktikan dengan pelayanan yang hebat, maka bisnis Anda sulit berkembang menjadi hebat.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

SECURITY GUARD DAN RESEPSIONIS ADALAH WAJAH PERUSAHAAN

“Setiap hari sebelum memulai hari pelayanan diperlukan sebuah briefing, doa, kata-kata penyemangat, dan soliditas untuk menjaga kepatuhan terhadap standar dan tata tertib pelayanan.”~Djajendra

Siapa pun yang masuk ke wilayah kantor Anda, mereka pasti harus melalui security dan resepsionis. Pelanggan Anda, tamu penting perusahaan Anda, tamu-tamu dinas ataupun non dinas wajib melewati security dan resepsionis. Artinya, saat seseorang melangkahkan kakinya memasuki wilayah perusahaan Anda, mereka sudah dapat memutuskan tentang budaya perusahaan Anda.

Peran security guard dan resepsionis sangatlah penting, tetapi sering dianggap tidak terlalu penting di dalam perusahaan. Banyak orang berpikir bahwa peran security sebatas menjaga keamanan, peran resepsionis sebatas menerima tamu dan memberikan informasi. Orang lupa bahwa security dan resepsionis sebagai wajah perusahaan. Wajah perusahaan yang sangat penting dalam memberikan kesan pertama bagi peningkatan reputasi perusahaan.
Perusahaan-perusahaan terbaik selalu sadar untuk mendandani wajah perusahaan dengan sesempurna mungkin. Oleh karena itu, dibuatlah tata kelola, tata tertib, tata cara, pedoman pelayanan, dan etika pelayanan bagi security guard dan resepsionis termasuk bagi semua front liner lainnya. Front liner harus secara berulang-ulang dan sesering mungkin dilatih etos kerjanya, karakternya, sikapnya, kebiasaannya, perilakunya, pikirannya, emosinya, cara berpakaiannya, dan juga hati nuraninya. Intinya, front liner disiapkan sesempurna mungkin untuk bisa memberikan pelayanan prima.

Security Guard dan resepsionis adalah bagian inti dari front liner perusahaan. Bila mereka menderita dan tidak bahagia dengan posisi kerjanya, maka dapat dipastikan mereka akan menjadi benih perusak reputasi dan pelayanan perusahaan. Karena banyak perusahaan menganggap sepele atau remeh terhadap fungsi dan peran ini, akibatnya perusahaan selalu merasa tidak mampu memberikan pelayanan bereputasi tinggi kepada tamu dan pelanggannya.

Tamu dan pelanggan sangat membutuhkan perhatian dan kepedulian. Mereka harus diberikan pengalaman yang paling indah dan nyaman saat berkunjung ke kantor Anda. Bila peran security dan resepsionis tidak disiapkan secara optimal, maka peran ini dapat menyabotase semua rencana terbaik dari layanan perusahaan Anda.

Sejak langkah pertama tamu dan pelanggan memasuki wilayah perusahaan. Sejak itu, interaksi dan komunikasi dalam wujud pelayanan prima sudah harus mampu diberikan oleh setiap front liner perusahaan. Standar pelayanan harus memperkuat keunggulan layanan pelanggan dan tamu. Setiap hari sebelum memulai hari pelayanan diperlukan sebuah briefing, doa, kata-kata penyemangat, dan soliditas untuk menjaga kepatuhan terhadap standar dan tata tertib pelayanan. Dan juga, setiap orang di front line harus terjaga di dalam kesadaran penuh, untuk memberikan keunggulan layanan pelanggan yang berkualitas.

Para front liner harus dibiasakan dan diciptakan sikap dan perilaku yang cepat dan cekatan dalam melakukan proses pemulihan layanan, sehingga apapun realitas buruk pelayanan dapat segera dipulihkan secara otomatis dan membuat pelanggan dan tamu tetap senang dan merasa nyaman.

Security guard dan resepsionis sebagai wajah perusahaan haruslah ditampilkan sesempurna mungkin. Layanan yang cepat, tepat, berkualitas, dan tidak membuat pelanggan mondar-mandir oleh masalah yang tak terselesaikan haruslah dihapuskan dari budaya pelayanan. Memang tidak semua orang berbakat atau memiliki rasa untuk melayani orang lain dengan berkualitas. Oleh karena itu, perusahaan harus pintar merekrut orang-orang yang cocok dan berbakat untuk bekerja di front line. Pekerjaan di front line membutuhkan kecerdasan sosial yang andal, kecerdasan emosional yang hebat, sikap, karakter, dan etos pelayanan yang mulia.

Untuk training hubungi http://www.djajendra-motivator.com

CARA MELAYANI PELANGGAN SENSITIF

Layani maka kau terlayani“Pelanggan sensitif kalau mampu diambil hatinya, mereka akan menjadi pelanggan terbaik dan yang paling setia.”~Djajendra

Memberikan pelayanan prima kepada orang-orang sensitif memang tidak mudah. Sedikit saja kekurangan dapat menciptakan suasana hati yang tidak nyaman. Orang-orang sensitif berkemampuan untuk merasa lebih dalam, mereka sangat intuitif, mampu menggunakan perasaannya untuk memasuki realitas secara mendalam dan detail, sehingga hal-hal terkecil yang tidak penting pun akan dibesar-besarkan.

Bagaimana cara melayani pelanggan sensitif dengan baik?

Pelanggan sensitif mampu merasakan energi Anda, mereka mampu membaca suasana hati Anda. Bila mereka tidak terkendali emosionalnya, mereka menjadi sangat reaktif, dan mudah menunjukkan rasa tidak senangnya kepada pelayanan yang Anda berikan. Oleh karena itu, Anda harus selalu memiliki empati dan sikap baik saat melayani pelanggan sensitif. Saat Anda berempati dan melayani mereka dengan sepenuh hati, maka pelanggan sensitif akan bereaksi lebih mendalam lagi untuk mengucapkan terima kasih atas kebaikan pelayanan Anda. Empati Anda akan terhubung dengan empati pelanggan sensitif, dan disinilah hati akan bersatu sehingga Anda dapat membuat mereka bahagia dengan layanan Anda. Sebaliknya, bila Anda memancarkan energi negatif, mereka akan bereaksi secara negatif untuk menghadapi energi negatif Anda.

Dalam budaya pelayanan positif, sentitivitas dianggap sebagai sesuatu yang baik. Seorang customer service dengan sensitivitas yang tinggi dapat memahami kebutuhan dan harapan pelanggan. Sensitivitas adalah emosi yang dihasilkan oleh empati. Persoalannya, bila sensitivitas tumbuh dan berkembang di dalam pikiran dan emosi negatif yang tak terkendali, maka dia akan menjadi sesuatu yang merusak dan merugikan. Oleh karena itu, sensitivitas haruslah ditumbuhkan di dalam kekuatan pikiran positif dan emosi cerdas.

Pelanggan yang sangat sensitif biasanya menghindari hal-hal yang tidak mereka suka. Walaupun mereka sangat suka dengan produk atau jasa Anda, tetapi bila sudah tersinggung dan marah, maka mereka tidak akan pernah lagi mau membeli atau menggunakan produk atau jasa Anda. Jadi, hadapi pelanggan sensitif dengan cinta, empati, toleransi, dan sepenuh hati untuk memberikan layanan seperti yang mereka butuhkan.

Jangan berpura-pura kepada pelanggan sensitif, mereka memiliki empati yang kuat dan mampu memasuki perasaan Anda untuk mengetahui apa yang Anda rasakan. Kesadaran hati mereka sangat halus dan detail, dengan sangat cepat mereka bisa menciptakan stigma salah ataupun benar. Jadi, Anda harus berhati-hati saat melayani pelanggan sensitif. Jangan pernah lupa untuk senyum, bersikap baik, sopan santun, mau mendengarkan mereka dengan sabar, dan berbicara untuk menyenangkan hati mereka.

Orang-orang sensitif biasanya sulit untuk menjadi cerdas emosional. Mereka mudah terbawa atau dikendalikan oleh emosi orang lain. Mereka sangat mudah menyerap emosi orang lain. Bila yang diserap emosi negatif dari orang lain, maka suasana hati mereka pasti kacau dan penuh kemarahan. Jadi, sebagai customer service jangan pernah menularkan emosi negatif kepada pelanggan sensitif. Sebab, mereka akan merasakan perasaan tidak nyaman dari Anda, lalu secara otomatis emosi negatif mereka akan reaktif dan mencoba menjauh dari Anda. Akibatnya, Anda akan kehilangan pelanggan terbaik. Ingat, pelanggan sensitif kalau mampu diambil hatinya, mereka akan menjadi pelanggan terbaik dan yang paling setia.

Tidak semua orang sensitif itu introvert, sangat banyak yang ekstrovert. Jadi, tidak benar kalau dikatakan orang-orang sensitif itu kurang pergaulan, suka menutup diri, rendah wawasan, ataupun hal-hal yang sifatnya mengucilkan diri dari keramaian hidup. Banyak sekali orang-orang sensitif yang berinteraksi dengan beragam orang. Mereka bukan dikendalikan oleh keyakinan sempit, tetapi oleh kuatnya empati.

Pelayanan yang sepenuh hati, nyaman, dan kuat dengan sikap baik; akan menjadikan pelanggan sensitif loyal kepada produk dan jasa yang Anda jual. Yang perlu Anda pahami, pelanggan sensitif rentan terhadap kecemasan dan mudah stres. Oleh karena itu, jangan menjengkelkan mereka dengan sikap dan perilaku pelayanan yang buruk. Layani mereka dengan penuh semangat, antusias, cekatan, rasa percaya diri yang tinggi, serta melakukannya dengan santun dan baik.

Pelanggan sensitif bukanlah orang yang bisa dikritik. Bila Anda mengkritik atau mengkoreksi mereka, mereka akan bereaksi secara negatif, dan menghindar dari Anda. Oleh karena itu, jadilah lebih sabar saat melayani pelanggan sensitif, jangan mencoba-coba mengkritik mereka. Sebab, Anda bisa kehilangan mereka.

Layani semua pelanggan Anda seperti Anda melayani pelanggan-pelanggan yang paling sensitif.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BUDAYA MENERIMA TAMU DAN PELANGGAN DI KANTOR

PELAYANAN DENGAN SENYUM DAN SIKAP BAIKBUDAYA MENERIMA TAMU DAN PELANGGAN DI KANTOR

“Perkuat semangat pelayanan unggul dengan cara penguatan energi positif di dalam kepribadian insan perusahaan.”~Djajendra

Bagaimana sikap, perilaku, etos, dan tata krama penerimaan tamu di kantor Anda? Apakah perusahaan Anda sudah memiliki tata cara atau tata kelola penerimaan tamu di lingkungan kantor? Tamu perusahaan adalah orang-orang yang menghidupi bisnis, dan juga berkontribusi untuk kemajuan perusahaan. Berikan perhatian dan kepedulian yang besar agar tamu dan pelanggan perusahaan selalu nyaman dan senang ketika hadir di kantor Anda.

Ketika tamu dan pelanggan perusahaan melangkah ke wilayah perusahaan, maka setiap orang yang bertugas di front line wajib menyambut dengan sikap dan perilaku terbaik. Senyum dan pilihan kata-kata terbaik, bahasa tubuh yang penuh persahabatan menjadikan tamu dan pelanggan nyaman. Jangan menciptakan masalah dengan tamu dan pelanggan, ciptakan kemudahan dan bantu mereka dengan ikhlas dan sepenuh hati. Ingat selalu! Pelayanan dimulai sejak pelanggan memasuki gerbang perusahaan, sejak itu Anda harus memiliki sikap baik dan senyum tulus dalam pelayanan Anda.

Konsistensi pelayanan memerlukan tata kelola, budaya, tata cara yang tertulis dan terinternalisasi ke dalam mind set seluruh insan perusahaan. Kantor yang tertib dan berbudaya kuat selalu didukung dengan standar dan tata cara yang berkualitas tinggi. Lingkungkan kantor yang tertib dan kondusif mampu meningkatkan produktivitas kerja yang tinggi, dan menghasilkan kinerja terbaik.

Memang. Pelanggan dan tamu kadang-kadang ingin mengabaikan aturan dan tata tertib di kantor. Semua tamu dan pelanggan selalu ingin dilayani secepat mungkin, semudah mungkin, dan sebebas mungkin. Tetapi, perusahaan harus tetap tegas dan memastikan semua tamu dan pelanggan mematuhi tata tertib kantor. Selama senyum dan sikap baik menjadi jembatan yang menghubungkan Anda dengan tamu Anda, maka tidak perlu khawatir bahwa tamu dan pelanggan akan marah atau kecewa. Senyum dan sikap baik yang tulus adalah kekuatan baik  yang akan mengirimkan energi positif dari hati Anda ke hati pelanggan, sehingga semuanya akan mencapai kedamaian dalam pelayanan.

Setiap insan perusahaan di wilayah front line wajib menjiwai tugas dan tanggung jawabnya, wajib menginternalisasi tata tertib dan aturan ke dalam mindsetnya. Implementasi dan internalisasi tata cara penerimaan tamu dan pelanggan perusahaan haruslah sesuai dengan prosedur yang sudah disetujui secara resmi oleh dewan direksi. Tata cara dan tahapan penerimaan tamu kedinasan dan tamu non kedinasaan harus jelas dan dapat dilayani secara cerdas.

Setiap tamu pastilah penting bagi perusahaan, tetapi ada juga tamu-tamu prioritas yang mungkin sangat terkait dengan kecepatan proses bisnis. Untuk itu, pastikan tamu-tamu prioritas mendapatkan pelayanan yang lebih cepat dan lebih mudah. Menciptakan budaya keunggulan layanan pelanggan berarti memperhatikan kecepatan dari proses pelayanan. Semakin cepat proses pelayanan, semakin mudah proses pelayanan, semakin berkualitas isi pelayanan, maka semakin unggul pelayanan yang diberikan.

Tata tertib penerimaan tamu dan pelanggan perusahaan merupakan bagian dari penguatan budaya pelayanan. Dokumen ini merupakan bagian terpenting dari budaya tertulis, dan setiap orang yang terlibat di dalam pelayanan pelanggan ataupun penerimaan tamu perusahaan memiliki pengetahuan yang jelas dan pasti. Hal ini berdampak positif dalam mengakomodasi permintaan tamu ataupun pelanggan, sehingga ada keberanian dan kepastian untuk mengatakan “ya” dan “tidak” kepada tamu ataupun pelanggan.

Setiap front liner harus memiliki kejelasan dan kepastian tentang tata cara penerimaan tamu dan pelanggan. Semakin jelas pengetahuan mereka tentang hal ini dan semakin sederhana cara untuk melakukannya, maka semakin mudah bagi para front liner untuk memberikan pelayanan berkualitas dan sepenuh hati.

Menciptakan budaya layanan unggul bagi pelanggan dan tamu memerlukan aturan, tata kelola, sistem, tata cara, serta budaya berbasis etika dan sopan santun. Pembentukan perilaku, sikap, dan etos pelayanan dengan model energi positif akan menjadikan insan perusahaan selalu hebat dan andal dalam pelayanan.

Tata tertib penerimaan tamu dan pelanggan perusahaan merupakan cara yang profesional untuk memberitahu karyawan perusahaan dengan tepat dan benar. Semakin berkualitas dan lengkap isi dari tata tertib tersebut, semakin dia menjadi alat yang memperkuat budaya pelayanan.

BUDAYA PENERIMAAN TAMU DI KANTOR

Untuk pelatihan hubungi www.djajendra-motivator.com

TANPA SENYUM PELAYANAN KEHILANGAN KUALITAS

SENYUM TULUS

TANPA SENYUM PELAYANAN KEHILANGAN KUALITAS

“Senyum tulus adalah undangan dari hati yang ikhlas untuk memberikan layanan berkualitas terbaik.”~Djajendra

Tujuan senyum untuk menyentuh hati dan mencapai harmoni dalam hubungan baik. Senyum adalah alat komunikasi yang langsung menyentuh ke hati. Senyum adalah bahasa universal yang menyatukan perbedaan. Pelayanan kehilangan kualitas bila tidak dilengkapi dengan senyum tulus.

Bila Anda berambisi menjual sebanyak mungkin dan melayani pelanggan dengan berkualitas, maka jangan pernah mengabaikan senyum. Senyum bisa membuat pelanggan ikhlas dengan pelayanan yang kurang sempurna. Senyum bisa menjadi alat yang memperbaiki suasana hati pelanggan yang tidak baik.

Sangat banyak biaya dihabiskan untuk membangun sistem dan standar pelayanan, sangat banyak biaya dihabiskan untuk mengiklankan atau mempromosikan produk dan jasa. Tetapi, selalu saja pelanggan merasa kecewa hanya karena pelayanan yang tanpa senyum.

Senyum tulus dalam pelayanan membuat pelanggan menikmati kehangatan dan sukacita. Mereka akan terpengaruh oleh sikap baik Anda, lalu menghapus semua potensi negatif dan memungkinkan untuk mengalir di dalam sikap baik Anda.

Senyum tulus merupakan cara untuk menanggapi situasi seperti apapun di dalam pelayanan. Jika Anda melayani dengan senyum tulus dan perilaku santun, maka pelanggan akan menjawabnya dengan emosi positif. Hal ini akan menciptakan sebuah pelayanan di dalam rasa kasih sayang dan integritas yang tinggi.

Setiap kali bertindak dengan niat untuk membuat pelayanan menjadi lebih berkualitas. Tindakan tersebut akan menciptakan pikiran positif, emosi positif, kata-kata positif, perilaku dan perbuatan yang menyenangkan, motif yang tulus untuk membantu pelanggan, keinginan untuk menjadikan pelanggan puas, serta niat baik dengan senyum tulus untuk kebahagiaan pelanggan. Pelayanan pada hari ini merupakan investasi untuk masa depan. Semakin harmonis tindakan pelayanan dalam sikap baik, semakin menumbuhkan jiwa pelayanan di dalam kebaikan.

Senyum tulus merupakan ekspresi cinta tanpa syarat. Ketika di dalam pelayanan Anda terbiasa dengan senyum tulus dan perilaku pelayanan dengan sepenuh hati, maka ini merupakan sebuah ekspresi cinta tanpa syarat Anda kepada pelangan, dan hal ini akan menaikan tingkat penerimaan secara positif oleh pelanggan. Dampaknya, pelanggan merasa semakin dekat dengan Anda, dan semakin setia berbisnis dengan Anda.

Senyum itu murah dan tidak berbiaya, hanya butuh hati yang baik dan ikhlas untuk memberikan yang terbaik. Senyum tulus merupakan elemen inti dan yang paling penting dalam pelayanan. Siapapun yang memulai layanan tanpa senyum, dia telah membangun tembok untuk menghalangi interaksi dan komunikasi dengan hati.

Mulailah layanan pelanggan Anda dengan senyum dan perilaku santun. Miliki sikap baik yang tegas dan pasti. Jangan pernah memberikan pelayanan dengan setengah hati ataupun dalam keragu-raguan.

Senyum tulus merupakan ekspresi dari hati, dia adalah bahasa hati yang secara langsung menghubungkan hati Anda dengan hati pelanggan Anda. Dari kekuatan senyum tulus bisa mengikat atau menyatukan hati masing-masing dengan empati. Senyum tulus menyampaikan kepada pelanggan tentang keadaan pikiran, emosi, dan jiwa Anda di dalam pelayanan.

Berikan senyum tulus kepada pelanggan Anda walaupun itu saat Anda sedang berkomunikasi lewat telepon, email, ataupun media sosial. Sebab, getaran energi positif Anda bisa dirasakan oleh pelanggan Anda, walau Anda tidak bertatap muka dengan mereka.

Senyum tulus dalam pelayanan merupakan alat untuk menciptakan keunggulan layanan. Senyum tulus akan merangsang energi positif untuk hadir di tengah pelayanan. Energi positif dalam wujud keramahan, kegembiraan, kesantunan, serta kemampuan untuk memecahkan setiap masalah dengan cepat dan tepat.

Senyum tulus merupakan magnet yang menarik keberuntungan. Senyum adalah undangan. Senyum merupakan landasan untuk setiap hubungan bisnis terbaik. bekerjalah dengan senyum dan layani pelanggan dengan senyum tulusmu.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com