PERILAKU MENTAL PEMENANG

“Dalam mental pemenang hanya ada kata menang dan sukses, tidak ada kata lainnya.”~Djajendra

Perilaku utama orang-orang mental pemenang adalah tidak pernah merasa bangga dengan pencapaian tertinggi. Prestasi dan pencapaian tertinggi disikapi dengan rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan. Mereka merasa tidak perlu berbangga atas prestasinya, cukup bersyukur dan tetap rendah hati, karena semuanya itu bersumber dari Tuhan, bukan bersumber dari ego dirinya.

Mental pemenang tidak pernah bekerja dari kemauan egois dirinya, tetapi bekerja dari kesadaran tertinggi untuk mencapai yang terbaik. Orang-orang mental pemenang selalu sadar bahwa kemenangan dan kesuksesan mereka terjadi karena diberkati oleh Tuhan, dan sukses yang mereka dapatkan adalah pekerjaan Tuhan, bukan pekerjaan ego dirinya. Mereka pun sangat sadar bahwa kebanggaan hanya memperkuat kesombongan ego. Dampaknya, kesombongan ego akan melemahkan kualitas diri mereka untuk tetap meningkatkan prestasi dan kemenangan. Jadi, untuk bisa terus-menerus berprestasi dengan gemilang, mereka tidak membiarkan dirinya dikendalikan oleh ego, tetapi oleh kesadaran dari sikap rendah hati untuk menuju kemenangan berikutnya.

Orang-orang mental pemenang menjalani proses hidup untuk kemenangan di sepanjang hidupnya. Mereka sangat gigih dalam setiap tujuan yang ingin dicapai. Kegigihan mereka menjadi kunci sukses untuk meraih kemenangan dalam hal apa pun. Mereka juga sangat gigih dan disiplin untuk memperluas keberhasilan, memperbaiki keadaan, dan menjaga hubungan baik dengan setiap orang.

Kegagalan bukanlah akhir, tetapi awal untuk kemenangan dengan prestasi yang lebih tinggi. Orang-orang mental pemenang tersenyum dengan kegagalan yang dialaminya. Mereka tidak khawatir apalagi menyerah untuk keberhasilan berikutnya. Kegagalan dijadikan sebagai sekolah untuk menuju sukses. Kegagalan bukan halangan untuk tetap bekerja keras dan berjuang lebih hebat. Kegagalan tidak pernah mengurangi motivasi dan antusiasme untuk mencapai yang lebih hebat.

Orang-orang mental pemenang sadar bahwa kesuksesan membutuhkan pengorbanan. Jadi, mereka tidak pernah mengeluh, tidak pernah merasa sakit hati, tidak pernah merasa sulit, tidak pernah merasa sebagai korban, tidak pernah merasa dirugikan oleh pihak lain, dan tidak merasa takut untuk mencapai sukses. Mereka sangat hebat untuk melakukan pengorbanan pada setiap langkah kehidupan yang harus mereka jalani. Mereka bertanggung jawab penuh atas hidupnya. Mereka tidak pernah terpengaruh oleh situasi ataupun pendapat dari luar dirinya. Mereka sangat ikhlas untuk mengorbankan waktu bermain, kesenangan, kenyamanan, dan apapun itu, untuk bisa fokus pada tujuan yang sedang diperjuangkan. Jadi, mereka betul-betul fokus dan bekerja sangat serius untuk sebuah pencapaian sukses.

Orang-orang mental pemenang sangat menikmati proses setiap hari. Tidak ada kata kecewa dalam kamus kehidupan mereka. Setiap hari, mereka memperbaiki kekurangan dan meningkatkan keunggulan. Setiap hari, mereka interospeksi diri untuk menyesuaikan kembali dirinya dengan kenyataan yang harus dihadapi. Mereka tidak pernah kecewa ketika harapan tidak sesuai dengan kenyataan. Mereka tidak marah atau takut ketika hal-hal tak terduga merusak semua rencana mereka. Mereka tidak gentar ketika langkah dan strategi mereka terpaksa harus menghadapi kesulitan yang luar biasa untuk menuju sukses. Dalam mental mereka hanya ada kata menang dan sukses, tidak ada kata lainnya. Mereka siap bekerja lebih keras lagi untuk kemenangan dan kesuksesan dalam hidup yang singkat ini.

Setiap hari berlatih untuk memiliki kebiasaan-kebiasaan yang membawa dirinya menuju kemenangan. Setiap hari berpikir optimis untuk setiap hal yang ditemukan. Semua kebiasaan buruk dihilangkan dari kehidupan mereka, dan hanya kebiasaan baik saja yang diperkuat setiap hari. Jadi, orang-orang mental pemenang sangat sadar bahwa kemenangan dan kesuksesan ditentukan oleh kebiasaan positif mereka sehari-hari. Mereka pun sangat peduli untuk memiliki kebiasaan positif melalui pikiran positif dalam setiap rutinitasnya. Walau situasi dan keadaan sangat negatif, mereka mampu menang melalui kebiasaan positif dan pikiran positifnya.

Mereka melayani hidup yang mereka jalani dengan tegas dan ikhlas. Mereka sangat berdedikasi terhadap tujuan yang harus dicapai. Mereka bekerja sangat keras dan sangat fokus untuk mencapai target dengan prestasi terbaik. Mereka menyiapkan karakter dirinya yang hebat dalam kerja keras. Mereka pun sangat sadar bahwa kerja keras adalah jalan untuk belajar dan meningkatkan kemenangan di level yang lebih tinggi. Mereka mendorong dirinya dengan motivasi yang hebat untuk mencapai kesuksesan dan kemenangan seperti yang mereka inginkan.

Orang-orang mental pemenang seperti kapal yang sedang berlayar di tengah lautan dalam. Mereka tidak pernah rindu pada pantai, mereka hanya rindu pada proses berlayar di tengah lautan dalam. Mereka kuat dan tidak pernah membiarkan dirinya terpengaruh energi negatif dari luar dirinya. Mereka sadar bahwa kapal tidak pernah tenggelam selama air tidak masuk ke dalam kapal. Jadi, mereka sadar bahwa mereka tidak pernah kalah selama pengaruh negatif dari luar diri tidak masuk ke dalam diri mereka.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Iklan

MEMBANGUN PEMIMPIN TERBAIK DARI DALAM DIRI ANDA

“Visi adalah magnet yang menarik pemimpin untuk melakukan segala sesuatu dengan strategi yang tepat.”~Djajendra

Semua kehebatan kepemimpinan bersumber dari dalam diri. Bila Anda ingin menjadi pemimpin yang dihormati dan dihargai oleh semua orang, maka Anda harus memulainya dari dalam diri Anda. Anda harus menata cara berpikir, cara bersikap, cara mengendalikan diri, cara berurusan dengan orang-orang, dan cara menjadi diri sendiri dengan kekuatan integritas. Semua cara tersebut haruslah bersumber dari pengetahuan, kesadaran, kepercayaan diri, dan keyakinan Anda. Dan, semua hal tersebut merupakan dasar untuk mengoptimalkan bakat besar kepemimpinan dari dalam diri Anda.

Siapa pun Anda dapat menciptakan kepemimpinan yang kuat dan hebat dari dalam diri Anda. Tuhan sudah memberikan benih-benih pemimpin di dalam diri masing-masing orang. Bagaimana pun, setiap orang haruslah memimpin hidupnya dengan baik agar dirinya beruntung dan kuat dalam menjalani realitas hidup. Bila Anda tidak mampu memimpin diri sendiri untuk menghadapi kehidupan yang penuh perubahan dan ketidakpastian, maka Anda pasti menjadi lemah dan tak berdaya menghadapi realitas hidup. Jadi, sangatlah penting bagi Anda untuk terus-menerus memperbaiki dan meningkatkan kualitas kepemimpinan dari dalam diri Anda. Ketika Anda sudah kuat dan hebat dalam memimpin diri sendiri, maka dengan sangat mudah Anda dapat memimpin orang-orang dan berbagai hal yang berada di luar diri Anda.

Berbagai aspek kepribadian yang positif terikat untuk membantu kepemimpinan dalam menghadapi realitas sehari-hari. Aspek kepribadian, seperti: ketenangan, keberanian, kejujuran, kecepatan, kepercayaan diri, rendah hati, suka belajar, tekun, disiplin, kegembiraan, keyakinan, kasih sayang, kebugaran fisik, tanggung jawab, sukarela, pikiran optimis dan positif, pengabdian yang tulus dan ikhlas, dan mental pemenang, adalah fondasi yang sangat penting agar Anda dapat memimpin pekerjaan dan kehidupan Anda dengan hebat.

Tugas terpenting dari pemimpin adalah mewujudkan visi menjadi nyata. Hal ini berarti, pemimpin memiliki tugas besar untuk diselesaikan dengan hasil akhir terbaik. Jelas, sebelum bisa sampai pada visi, pastilah harus melalui proses yang sangat dinamis dan tidak pasti. Proses yang sangat dinamis dan tidak pasti ini membuat pemimpin harus mengatur strategi dan taktik yang tepat agar dirinya bisa mewujudkan visi tersebut. Dalam hal ini, pemimpin harus mampu memimpin orang-orang untuk selalu konsisten dengan mental pemenangnya, dan konsisten dengan disiplin di setiap aspek yang dikerjakan.

Tidak ada jalan sukses yang mudah diprediksi bagi seorang pemimpin. Seorang pemimpin menjadi hebat karena dia berani melewati jalan yang tidak pernah dilewati oleh siapa pun. Pemimpin hidup untuk menang melawan kelemahan di sekitarnya. Pemimpin tidak boleh sekali pun kehilangan ketenangan, kesabaran, tanggung jawab, keberanian, dan optimisme. Seberapa berat pun tekanan dan kesulitan yang harus dilalui, pemimpin sejati selalu tenang dan santai menghadapinya. Pemimpin terbaik tidak pernah berkeluh-kesah, tidak pernah takut, tidak pernah berhenti, dan tidak pernah kehilangan arah untuk mencapai visi suksesnya.

Selalu mendengar siapa pun dengan empati, kasih sayang, dan toleransi. Pemimpin terbaik selalu mendengar dengan sabar kepada siapa pun yang ingin berbicara dengannya. Dia mendengarkan yang masuk akal dan yang tidak masuk akal dengan tenang dan sabar. Dia membuka hati dan pikirannya untuk memahami apa maunya orang-orang yang berbicara dengan dirinya. Tetapi, dia tetap konsisten melakukan segala sesuatu menurut keyakinan dan apa yang dia rasakan benar. Dia tidak akan terpengaruh oleh siapa pun. Dia sangat kuat dan hebat untuk menggunakan intuisi dalam setiap tindakannya. Dia sangat hebat dan cerdas untuk menggunakan pengetahuan yang tepat dalam setiap tindakannya. Dia tidak kaku dan mudah beradaptasi dengan berbagai perubahan untuk mendapatkan kemenangan atas tindakannya.

Pemimpin terbaik seperti jembatan yang dapat diakses oleh semua orang. Pintunya selalu terbuka untuk siapa pun dan siap mendengarkan apa pun. Dia tidak membedakan antara satu orang dengan orang lain. Dia sangat rendah hati dan penuh kasih sayang untuk berbicara dengan siapa pun. Baginya, setiap orang, siapa pun itu, tanpa melihat jabatan atau kekayaan, adalah orang-orang penting yang mau dia dengarkan dengan tenang dan sabar.

Tugas dan tanggung jawab adalah kekuatan pemimpin terbaik. Pemimpin terbaik itu selalu sadar bahwa keberadaannya di dalam sebuah organisasi adalah untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan sebenar-benarnya. Jadi, bagi pemimpin terbaik, tugas dan tanggung jawab adalah kebenaran yang harus dia kerjakan setiap hari dari hatinya yang penuh kegembiraan dan ketulusan. Apa pun realitas yang harus dihadapi di tempat kerja, dia tetap fokus untuk menyelesaikan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya. Pemimpin terbaik tidak pernah mengabaikan tugas dan tanggung jawab, sebab keberadaannya dalam organisasi adalah untuk mengerjakan tugas dan tanggung jawab dengan sepenuh hati dan tanpa pakai banyak alasan.

Visi adalah magnet yang menarik pemimpin untuk melakukan segala sesuatu dengan strategi yang tepat. Dibantu dengan nilai-nilai budaya, pemimpin membentuk perilaku dan cara kerja yang sesuai dengan strateginya. Dia selalu bekerja melalui rencana dan setiap saat melakukan evaluasi atas rencana tersebut. Di setiap titik proses diberikan energi positif dan optimis agar mendapakan kinerja terbaik. Setiap langkah, taktik, gerakan, dan fokus diperhatikan secara detail untuk memberikan kinerja terbaik.

Transparansi, integritas, dan akuntabilitas merupakan kekuatan pemimpin untuk melawan cara kerja dan perilaku tidak bersih. Jelas, pemimpin terbaik pasti memiliki strategi untuk memenangkan setiap tindakan dengan kinerja terbaik. Nah, karena itulah, pemimpin terbaik selalu membiasakan tata kelola yang terbaik dan perilaku kerja bersih di semua bidang kehidupan kerja, sehingga tidak seorang pun dibiarkan untuk menjalankan praktik yang tidak bersih. Jadi, nilai-nilai budaya diperkuat ke dalam kepribadian pegawai dan sistem organisasi, sehingga manusianya memiliki perilaku kerja yang berbudaya dan sistem kerja pun sudah memiliki kekuatan dari nilai-nilai budaya.

Pemimpin terbaik selalu berada di tengah-tengah karyawan dan mendukung mereka untuk mencapai kinerja terbaik. Dia konsisten memperhatikan kebutuhan karyawan dan mendengarkan harapan mereka. Dia sangat lembut dan pada saat yang sama sangat tegas dalam menjalankan tata kelola yang bersih. Tidak ada kompromi bagi orang-orang yang mencoba menjalankan cara kerja tidak bersih. Dia mampu menempatkan dirinya pada berbagai situasi yang berbeda. Dia selalu terhubung dan menyatu bersama para karyawan.

Menyiapkan intuisi dan mendengarkan naluri. Suara hati, naluri, insting, intuisi, adalah hal-hal yang sangat penting untuk dilatih dan disiapkan pemimpin agar dapat mengambil keputusan dengan benar. Dalam keadaan tidak ada pilihan, intuisi dapat diaktifkan untuk mendapatkan pilihan. Jadi, pemimpin terbaik tidak pernah berkubang dalam masalah yang tidak tuntas. Pemimpin terbaik selalu belajar dari pengalaman dirinya dan pengalaman orang lain. Kesadaran dan ketekunan untuk memperbaiki dirinya membuatnya mampu mempertajam intuisi dan naluri. Dia tidak pernah terlalu larut dalam berbagai rintangan dan hambatan di tempat kerja. Dia selalu memiliki solusi dan mampu segera melihat jalan keluar terbaik melalui intuisinya.

Pemimpin terbaik memimpin dengan memberikan contoh dan keteladanan. Dia mampu memberikan pengaruh kepada setiap karyawan untuk menjadikan tujuan jangka panjang sebagai magnet dan menjadikan tujuan jangka pendek sebagai fokus dalam mencapai kinerja terbaik. Jadi, setiap tujuan jangka pendek dan setiap rutinitas dijadikan sebagai langkah yang penuh prestasi dan kinerja untuk mensukseskan tujuan jangka panjang.

Pemimpin terbaik selalu rendah hati dan memperbaiki kualitas kepemimpinannya dari dalam diri. Dia tidak pernah tertarik untuk menampilkan dirinya yang penuh polesan dan pencitraan. Dia tidak menampilkan dirinya sebagai pusat perhatian. Dia selalu hidup di dalam kesadaran tertinggi dan melakukan pekerjaannya melalui integritas dirinya yang asli. Dia tidak pernah menggunakan kekuasaannya untuk merugikan ataupun mengalahkan orang lain. Dia menggunakan bakat dan kemampuan kepribadiannya yang terbaik, untuk membangun dan memberikan kinerja terbaik bagi siapa pun.

Pemimpin terbaik adalah seorang pejuang sejati yang sangat kuat menghadapi berbagai kesulitan. Dia mampu bertahan dan bergerak menuju sukses melalui kesulitan. Tidak ada kata menyerah atau pun berhenti. Baginya, tugas dan tanggung jawab yang dia pikul adalah kebenaran yang harus diwujudkan ke dalam dunia nyata. Dia tidak akan pernah membiarkan seorang pun untuk menghalangi perjuangan dan kerja kerasnya. Dia selalu optimis dan positif saat harus melalui masa-masa yang sangat sulit. Dia hidup dan bekerja untuk mencapai kinerja terbaik.

Pemimpin terbaik sangat disiplin dan patuh pada komitmen yang dia miliki. Dia tahu bahwa tujuan hidupnya di tempat kerja adalah untuk menghasilkan kinerja terbaik bagi stakeholders. Oleh karena itu, dia tidak pernah berhenti untuk meningkatkan kualitas di segala bidang agar kinerja terbaik tersebut bisa selalu dihasilkan oleh seluruh karyawan. Untuk itu, dia selalu memotivasi karyawannya dan memperjuangkan yang terbaik bagi mereka. Dia juga selalu meningkatkan pengetahuan dan kualitas kerja karyawan melalui berbagai pelatihan yang dilaksanakan dengan konsisten. Bagi dia, karyawan adalah aset produktif yang harus dirawat dan dijaga kualitasnya untuk menghadapi berbagai situasi yang berbeda.

Kecepatan adalah sesuatu yang diinginkan oleh pemimpin terbaik. Pemimpin terbaik sadar bahwa tanpa kecepatan, mereka bisa dikalahkan oleh kompetitornya. Oleh karena itu, pemimpin terbaik mampu membuat sebuah pekerjaan diselesaikan dalam waktu yang singkat karena kekuatan kualitas dan motivasi karyawannya hebat. Dia mampu membangkitkan mental pemenang setiap karyawan, sehingga mereka dengan sukarela mau bekerja keras dan ikhlas berkorban untuk mencapai target sesuai waktu.

Pemimpin terbaik tidak pernah ragu dan takut untuk menjalankan keputusan yang sudah diambil. Apapun resiko dan tantangannya pasti dihadapi. Hubungan kerja yang harmonis antara karyawan dengan pimpinan tetap dalam ketegasan kepemimpinan dan ketegasan tata kelola yang terbaik. Persahabatan di tempat kerja tidak akan mengurangi profesionalisme dan ketegasan untuk menjalankan tata kelola yang terbaik. Semua orang saling terhubung di tempat kerja untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing dengan sebaik-baiknya.

Pemimpin terbaik adalah jembatan yang menghubungkan misi menuju visi. Dengan kekuatan koordinasi, pemimpin terbaik mampu memberikan perintah dan membuat semua orang mendengarkan arahan dari dia dengan sebaik-baiknya. Lalu, dia memiliki pengaruh dan kekuatan kata-kata yang mampu menggerakan setiap orang melalui misi untuk mewujudkan visi besar organisasi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

SEBELUM MEMIMPIN ORANG LAIN PIMPINLAH DIRI SENDIRI DENGAN PROFESIONAL

“Kepemimpinan diri sendiri menjadikan Anda mengerti kekuatan dan kelemahan diri sendiri; menjadikan Anda mengerti cara memanfaatkan bakat dan potensi Anda, untuk memimpin orang lain dan perjalanan sukses Anda.”~Djajendra

Setiap orang punya mimpi; setiap orang punya tanggung jawab; setiap orang punya pekerjaan yang harus dikerjakan dengan sebaik mungkin. Untuk mewujudkan mimpi, tanggung jawab, dan pekerjaan membutuhkan kepemimpinan diri sendri yang berkualitas. Kepemimpinan diri sendiri (self leadership) terbentuk dari berbagai kompetensi dalam kesadaran diri, untuk menemukan kualitas diri terbaik sebagai modal dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan di sepanjang hidup. Kepemimpinan diri yang kuat dan tegas menjadikan diri mampu melewati kesulitan, resiko, tantangan, ancaman, serta memanfaatkan peluang dengan baik; dan juga, tidak mudah menyerah, ragu, khawatir, ataupun membiarkan rencana menguap tanpa tindakan.

Kesadaran untuk melatih dan menguatkan kepemimpinan diri sendiri menciptakan mental yang bertanggung jawab dan mempertanggung jawabkan segala sesuatu dengan integritas yang tinggi. Menerima tanggung jawab dan kebiasaan untuk mempertanggung jawabkan segala sesuatu di tempat kerja menjadi dasar dalam membangun budaya kerja yang sehat. Kepemimpinan diri sendiri mengembangkan kompetensi untuk memiliki pekerjaan, dan menjadikan pekerjaan sebagai dasar untuk memberikan pelayanan dan kontribusi yang optimal bagi stakeholders.

Kepemimpinan bersumber dari kualitas pikiran, emosi, akal sehat, empati, toleransi, kecerdasan, dan tindakan untuk dipersembahkan bagi kehidupan orang lain. Kepemimpinan itu bersumber dari dalam diri untuk kebaikan kehidupan orang banyak di luar diri. Kepemimpinan bukan untuk kepentingan diri sendiri, tetapi untuk kepentingan orang banyak. Oleh karena itu, menjadi seorang pemimpin haruslah sadar bahwa dirinya ada untuk kepentingan sosial, bukan untuk kepentingan diri sendiri. Bila pemimpin lupa diri untuk hidup bagi kepentingan sosial, maka kepemimpinannya tidak membawa kebaikan dan manfaat bagi kehidupan orang banyak.

Sebelum memimpin orang lain pimpinlah diri sendiri dengan profesional. Dalam hal ini, Anda harus melatih dan mempersiapkan diri untuk unggul dibidang manajemen diri, kesadaran diri, motivasi diri, kepercayaan diri, keyakinan diri, pikiran pemenang, emosi dan fisik diri yang berdaya tahan di semua situasi.

Manajemen diri adalah kebiasaan Anda untuk mengatur bakat dan potensi diri Anda bersama waktu yang Anda miliki agar Anda bisa memberikan kontribusi dan pelayanan yang optimal bagi kepemimpinan Anda. Dalam hal ini, Anda betul-betul menyiapkan diri Anda dan mengelola segala sesuatu berdasarkan prioritas. Anda fokus pada apa yang harus segera dilakukan, dan tidak berurusan pada hal-hal yang tidak penting bagi kepemimpinan Anda.

Kesadaran diri adalah kebiasaan Anda untuk mengetahui diri sejati Anda, nilai-nilai Anda, niat Anda, tujuan hidup Anda, kekuatan Anda, kelemahan Anda, potensi Anda, dan bakat-bakat Anda. Di mana, semua ini Anda sikap dari integritas diri yang jujur dan penuh tanggung jawab untuk kehidupan terbaik Anda. Intinya, kesadaran diri menjadikan Anda selalu mengetahui realitas diri sendiri saat berhadapan dengan realitas kehidupan. Jadi, apapun situasi dan keadaan hidup, Anda sadar dan tahu cara menyikapinya dengan bijak.

Motivasi diri adalah kebiasaan Anda untuk tetap optimis dan belajar dari kegagalan. Dalam hal ini, apapun realitas yang Anda hadapi, Anda selalu bangkit untuk menang. Anda tidak pernah membiarkan niat dan tujuan Anda gagal oleh sebuah keadaan. Anda selalu mampu membangkitkan semangat, gairah, keyakinan, rasa percaya diri, dan menggerakan segala kemampuan untuk mewujudkan apapun yang sudah Anda rencanakan dengan matang. Intinya, motivasi diri adalah sebuah kompetensi yang wajib Anda miliki di dalam kepemimpinan diri sendiri. Sebab, tanpa motivasi diri; Anda mudah menjadi ragu, takut, khawatir, dan kehilangan arah untuk menuju tujuan.

Kepercayaan diri adalah sebuah kompetensi yang harus selalu ada di dalam diri Anda. Dengan memiliki kepercayaan diri di dalam kepemimpinan diri sendiri, Anda selalu mengetahui cara bertindak dengan kekuatan dan kemampuan terbaik Anda. Dalam hal ini, sikap dan tindakan Anda berdasarkan pengetahuan dan keterampilan yang tepat. Anda juga menjadi lebih percaya diri untuk mengatasi potensi resiko dari tindakan Anda.  

Keyakinan diri adalah sebuah kompetensi yang membuat kepemimpinan diri semakin kuat. Keyakinan diri mengawal liarnya pikiran. Seperti kita ketahui, menjinakan atau mengendalikan pikiran bukanlah persoalan mudah. Dengan memiliki keyakinan yang optimis dan positif, maka apapun realitas yang dihadapi dapat ditemukan solusinya. Dalam hal ini, nilai-nilai positif dapat membentuk keyakinan yang optimis dan berdaya unggul untuk mengatasi semua persoalan. Intinya, ketika keyakinan positif menjadi kekuatan kepemimpinan diri sendiri, maka segala persoalan dapat diterima dan disesuaikan dengan kreatif di dalam solusi yang paling tepat.

Pikiran pemenang adalah sebuah kualitas yang wajib ada di dalam kepemimpinan diri sendiri. Pikiran pemenang menjadikan Anda bermental pemenang, sehingga semua kesulitan dan tantangan dapat dihadapi dengan optimis. Pikiran pemenang menguatkan diri saat diri jatuh di dalam kesulitan besar. Biasanya, pikiran pemenang menjadikan pemimpin mampu menemukan jalan keluar terbaik, untuk mendapatkan kemenangan di dalam semua aspek kehidupan yang diperjuangkan.

Emosi dan fisik diri yang berdaya tahan di semua situasi. Selain mental yang hebat dan tangguh, pemimpin juga wajib menjaga emosi yang cerdas dan fisik yang bugar untuk menghadapi realitas kepemimpinannya. Dalam hal ini, pengendalian emosi di dalam kecerdasan emosi menjadikan pemimpin unggul. Emosi yang cerdas memahami realitas sosial; emosi yang cerdas memahami realitas diri sendiri; emosi yang cerdas memahami realitas dari pekerjaan yang sedang dilakukan. Biasakan untuk menjaga fisik tubuh agar selalu kuat dan bugar, juga melatih emosi dan pikiran agar selalu terkendali di dalam kekuatan positif.

Membangun kepemimpinan diri sendiri haruslah di dasarkan dari inisiatif dan niat diri sendiri. Anda tidak bisa berharap kepada orang lain untuk membangun kepemimpinan diri sendiri. Sebab, hanya Anda sendirilah yang tahu dan mengerti tentang diri Anda. Jadi, miliki motivasi dan kemauan untuk melatih dan membiasakan diri sendiri dengan berbagai kompetensi dan kualitas untuk kepemimpinan diri Anda. Cobalah untuk selalu memimpin diri sendiri di semua aspek kehidupan Anda. Buktikan kepada diri sendiri bahwa Anda mampu memimpin diri Anda untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan rasa syukur, rasa menang, dan rasa nikmat.

Setelah Anda sukses memimpin diri sendiri, Anda pasti semakin mengerti tentang siapa Anda sebenarnya, dan perilaku apa yang harus Anda miliki untuk menjalani kehidupan Anda. Jadi, setelah Anda mengenal diri sendiri dan memahami perilaku apa yang Anda butuhkan untuk perjalanan hidup Anda, maka Anda pun dengan mudah dapat mencapai tujuan hidup Anda.

Kepemimpinan diri sendiri tidak hanya dibutuhkan untuk memimpin orang lain, tetapi juga untuk memimpin diri sendiri agar diri Anda selalu bahagia hidupnya. Dalam hal ini, Anda bisa memimpin diri sendiri untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh Anda; Anda bisa memimpin diri sendiri untuk menjaga pola makan Anda; Anda bisa memimpin diri sendiri untuk menjaga pola pikir Anda; Anda dapat memimpin diri sendiri untuk menjaga pola kerja Anda; Anda dapat memimpin diri sendiri untuk menjaga kedamaian dan keharmonisan hidup di semua aspek kehidupan Anda.

Setiap orang adalah pemimpin, dan semua itu dimulai dari kepemimpinan diri sendiri. Ketika Anda sudah terbiasa memimpin diri sendiri dengan cara-cara profesional, maka Anda dapat mengatur hidup Anda dengan berkualitas, Anda dapat mengatur hidup Anda dengan strategi dan taktik yang tepat.

Kepemimpinan diri membangun kemandiran diri dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Dalam hal ini, semua perilaku Anda terarah dan fokus pada tujuan, bukan sekedar aksi dan reaksi. Setiap tindakan Anda melalui ukuran yang tepat dan memiliki dampak yang positif terhadap tujuan Anda. Kepemimpinan diri yang unggul adalah kekuatan untuk mencapai kesuksesan yang lebih dari sebelumnya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KEBIASAAN-KEBIASAAN TERBAIK PEMIMPIN MENJADI CONTOH DAN TELADAN BAGI KARYAWAN

 

motivasi-18102016

“Bila semua cara kerja yang luar biasa sudah menjadi kebiasaan kerja Anda, maka Anda tidak perlu lagi menjadi pribadi luar biasa untuk menghasilkan kinerja luar biasa. Anda cukup menjadi pribadi biasa untuk menghasilkan kinerja luar biasa. Kebiasaan menjadikan Anda unggul dan lebih hebat.”~Djajendra

Kebiasaan-kebiasaan terbaik pemimpin menjadikannya bergerak lincah dan produktif di dalam organisasi. Dia mampu menunjukkan arah terbaik, membawa orang-orang menuju harapan dan visi yang sudah direncanakan, dan menguasai cara terbaik untuk mencapai keberhasilan. Sikap dan perilaku kerjanya menjadi contoh dan terlihat oleh semua orang, sehingga memicu motivasi dari para staf untuk meniru cara kerja dan semangat kerja pemimpinnya.

Semua nilai-nilai kehidupan terbaik bila sudah menjadi kebiasaan; maka, semuanya terlihat di dalam sikap, perilaku, kepribadian, kemampuan, kualitas, dan karakter terbaik. Kebiasaan-kebiasaan terbaik pemimpin selalu menjadi inspirasi yang mengajarkan dan memberdayakan semua orang yang dipimpin untuk tumbuh bersama potensi hebat masing-masing.

Pemimpin yang hebat sadar bahwa keberadaan dirinya untuk memaksimalkan kinerja, dan juga untuk memaksimalkan potensi dari orang-orang yang bekerja dengan dirinya. Hal ini, membuat pemimpin hebat tidak hanya berfokus pada proses kerja, tetapi juga fokus untuk mengoptimalkan dan memberdayakan semua potensi dan bakat hebat dari para karyawan. Dia sadar bahwa keberhasilan kepemimpinannya ditentukan oleh bakat-bakat hebat dan potensi hebat dari para karyawannya.

Nilai-nilai kehidupan kerja terbaik bila dijadikan kebiasaan atau gaya hidup sehari-hari, maka nilai-nilai tersebut mampu menjadi energi yang sangat kuat untuk menciptakan keberhasilan terbaik. Hal ini selaras dengan ucapan Aristoteles bahwa “Kita adalah apa yang kita lakukan berulang kali. Maka keunggulan bukan tindakan, tetapi kebiasaan.”  Intinya, keunggulan, kehebatan, dan semua yang luar biasa itu adalah produk dari kebiasaan. Jadi, mulai hari ini, Anda bisa berlatih dan membiasakan cara kerja Anda dengan nilai-nilai terbaik.

Siapapun bisa bekerja di atas rata-rata, dan menjadi pribadi luar biasa yang bekerja dengan kualitas tinggi. Jadi, bila hari ini Anda merasa belum sukses, maka perbaiki kebiasaan kerja dan kebiasaan hidup Anda. Inginkan dan niatkan di dalam hati untuk merubah semua kebiasaan buruk menjadi kebiasaan baik. Setiap hari, ingatkan kepada diri sendiri bahwa perubahan adalah abadi, dan hanya melalui perubahan Anda bisa menyiapkan kebiasaan-kebiasaan terbaik untuk mencapai keunggulan dan kemenangan di dalam hidup Anda.

Miliki kebiasaan terbaik untuk mengelola dan memanfaatkan waktu dengan disiplin; miliki kebiasaan untuk melayani dan berkontribusi dengan lebih produktif; miliki kebiasaan untuk bekerja dengan prioritas utama dan mengerjakannya sampai berhasil; miliki kebiasaan untuk mengkontrol dan menghilangkan stres dan pikiran negatif; miliki kebiasaan untuk berempati, bertoleransi, dan fleksible; miliki kebiasaan untuk berkolaborasi, berkoordinasi, dan berkembang dalam kerja bersama; miliki kebiasaan untuk mematuhi prosedur, sistem, etika, dan etos kerja yang paling produktif; miliki kebiasaan berpikir positif, berprasangka baik, dan melayani perbedaan dengan ikhlas; dan miliki kebiasaan untuk mengembangkan etos kerja yang kuat berlandaskan nilai-nilai inti organisasi.

Kebiasaan-kebiasaan terbaik pemimpin menjadi contoh dan teladan bagi karyawan. Jika pemimpin sudah bisa menjadikan dirinya contoh dan teladan di tempat kerja, maka semua orang di tempat kerja mampu mengembangkan kredibilitas dan reputasinya masing-masing untuk menghasilkan budaya kerja yang hebat dan andal. Jadi, karyawan tidak perlu lagi didorong-dorong untuk memiliki kebiasaan hebat, mereka akan sadar sendiri setelah melihat pemimpinnya yang hebat dan unggul di dalam rutinitas kerja.

Kebiasaan menjadikan segalanya otomatis, tidak perlu berpikir, tidak ada kesulitan, semuanya mudah dan dapat dilakukan dengan sebaik mungkin. Sebaliknya, bila Anda belum terbiasa, pasti Anda mengalami kesulitan dan tidak mudah untuk dilakukan. Intinya, apapun bisa Anda kerjakan dan lakukan dengan sempurna bila Anda sudah terbiasa dan terlatih secara profesional.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KEPEMIMPINAN YANG BERTINDAK DAN TIDAK SEKEDAR BERKATA-KATA

motivasi-17102016

“Integritas dan akuntabilitas pemimpin memenangkan dirinya dari semua tantangan dan rintangan berat. Zaman sekarang, zaman kerja, pemimpin yang bekerja dengan jujur dan penuh tanggung jawab selalu dicari dan dibutuhkan.”~Djajendra

Ucapan dan tindakan seorang pemimpin dilihat dan diikuti oleh orang-orang disekitarnya. Bila ucapan dan tindakan tidak sama, maka pemimpin tersebut akan tidak dipercaya. Tanpa kepercayaan tidak ada kepemimpinan. Pemimpin ada karena dipercaya dan diikuti.

Tindakan pemimpin dihasilkan dari kebiasaan pemimpin. Pemimpin yang berkualitas terbiasa membangun rasa percaya diri di lingkungan kerja; membangun sikap optimisme semua orang; membangun kejujuran dan tanggung jawab; membangkitkan semangat dan gairah untuk berprestasi; menciptakan rutinitas dengan budaya yang kuat; menghilangkan semua yang tidak penting; fokus pada satu tujuan dengan semua potensi dan kekuatan; mengembangkan pemikiran positif dan energi positif di tempat kerja; serta menguatkan empati dan toleransi dalam memperkuat hubungan sosial di tempat kerja.

Di zaman banjir informasi dan kekuatan media sosial ini, sebagian masyarakat sudah mampu membedakan mana informasi yang benar dan mana yang tidak benar, sehingga ketika pemimpin berkata-kata sesuatu yang tidak benar atau berjanji sesuatu yang tidak mungkin, maka pemimpin tersebut tidak akan dipercaya.

Bukti kerja dan hasil yang terlihat merupakan kekuatan pemimpin untuk menambah kepercayaan dari banyak pihak. Pemimpin di zaman sekarang mengerti bahwa stakeholder yang cerdas tidak suka dengan janji-janji, mereka lebih suka dengan fakta dan kerja daripada janji-janji. Oleh karena itu, tidak cukup hanya berkomitmen, tetapi juga harus mampu menampilkan karya dan prestasi untuk meyakinkan stakeholder.

Transparansi pemimpin membuktikan keberanian untuk mempertanggung jawabkan apa yang sudah dan akan dilakukan. Transparansi pemimpin membangun kepercayaan dan menghancurkan keraguan terhadap pemimpin. Dalam hal ini, pemimpin dipercaya adalah yang jujur, terbuka, bertanggung jawab, tegas, berani, dan sangat produktif untuk menuntaskan tugas. Intinya, sekarang ini, stakeholder lebih memilih pemimpin yang jujur dan bertanggung jawab walau cara berkomunikasi pemimpin tersebut tidak bersahabat. Stakeholder mau menerima keterbatasan dan kesalahan pemimpin dalam berkomunikasi, tetapi dengan syarat: pemimpin tidak boleh mengabaikan integritas dan akuntabilitas.

Integritas dan akuntabilitas pemimpin pasti mengalahkan semua pencitraan pemimpin. Zaman sekarang, zaman kerja, bukan zaman pencitraan. Pemimpin yang bekerja dengan jujur dan bertanggung jawab selalu dicari dan dibutuhkan untuk kehidupan zaman sekarang. Stakeholders tidak lagi terpesona dengan penampilan fisik dan tutur kata menjanjikan, tetapi terpesona dengan pemimpin yang bertindak dan melakukan pekerjaan dengan tegas. Oleh karena itu, tanda kelemahan dari seorang pemimpin pada zaman ini adalah tidak mampu bekerja dengan tegas dan produktif. Selama pemimpin tersebut bisa bekerja dengan tegas, produktif, dan berani; maka, pemimpin tersebut dianggap sukses.

Tidak ada seorang pemimpin pun yang sempurna, semua memiliki keterbatasan. Tetapi, integritas, akuntabilitas, keberanian, ketegasan, dan kemampuan mengeksekusi rencana dengan cepat mampu menghilangkan ketidaksempurnaan tersebut. Oleh karena itu, pemimpin zaman sekarang harus berani dan cerdas di lapangan, mampu membuat keputusan yang cepat dan mampu mengeksekusi keputusan tersebut dengan lebih cepat lagi. Stakeholder tidak suka dengan pemimpin yang suka ragu dan tidak berani mengeksekusi. Keberanian, ketegasan, dan kecepatan eksekusi pemimpin menjadikan dirinya dihormati dan dicintai oleh kebanyakan stakeholders.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

 

HABISKAN HARI-HARI ANDA DENGAN ORANG-ORANG POSITIF

“Orang-orang positif adalah kekuatan untuk menciptakan kehidupan yang positif dan optimis.”~Djajendra

Orang-orang positif selalu berbicara tentang kebaikan; selalu berperilaku baik; selalu bersikap baik; selalu bertindak untuk kebaikan. Orang-orang positif dari hati, pikiran, dan energi tubuhnya mengeluarkan kebaikan. Bila Anda menghabiskan hari-hari Anda dengan orang-orang baik, maka kehidupan Anda menjadi indah dan penuh kebahagiaan.

Orang-orang positif selalu memfokuskan energi, waktu, dan perhatian kepada kemajuan dan pertumbuhan. Mereka tidak suka mengkritik, memprotes, mencela, menggurui, menilai, dan menghakimi realitas orang lain. Mereka hanya fokus untuk mengangkat kehidupan dirinya menjadi lebih tinggi, dan membantu orang lain menjadi lebih hebat. Mereka selalu bersikap, bertindak, berbicara, mendengar, dan melayani hidup untuk kehidupan yang lebih baik.

Orang-orang positif selalu membantu dan mendorong orang lain melalui inspirasi dan motivasi. Kelilingi hidup Anda dengan orang-orang positif yang bisa memotivasi Anda untuk mencapai impian dan keinginan. Pilihlah sahabat, teman, keluarga, dan siapapun yang bisa menghormati impian dan cita-cita Anda. Pilihlah para legenda yang telah hidup berabad-abad untuk menjadikan orang lain lebih hebat hidupnya. Bacalah buku dan tulisan dari para legenda yang menginspirasi kehidupan untuk menjadi lebih baik.

Hidup ini diciptakan Tuhan untuk kebaikan dan kebahagiaan setiap orang, tetapi pikiran negatif manusia bisa menghasilkan energi negatif untuk menciptakan penderitaan. Oleh karena itu, miliki kesadaran untuk tidak terjebak dan menghabiskan kehidupan dengan orang-orang negatif. Orang-orang negatif adalah perusak kebahagiaan, keindahan, kedamaian, dan keharmonisan hidup. Orang-orang negatif adalah sumber pencipta ketakutan, kesedihan, kebohongan, keserakahan, dan berbagai tidak kebaikan. Bebaskan hidup Anda dari orang-orang negatif, dan satukan hidup Anda dengan orang-orang positif.

Jadilah pembelajar yang tumbuh di dalam nilai-nilai positif. Nilai-nilai kehidupan positif menjadikan Anda energi positif; menjadikan Anda orang positif. Semakin positif energi di dalam kehidupan Anda, semakin tinggi derajad dan kemuliaan bersemayam di dalam jiwa Anda.

Energi positif di dalam diri Anda tidak akan mengorbankan kebahagiaan hidup Anda; tidak akan merusak hubungan baik dengan orang positif lainnya; tidak akan merusak impian dan perjuangan Anda; tidak akan merusak reputasi dan kredibilitas Anda. Energi positif di dalam diri Anda akan mengarahkan hidup Anda di jalan yang optimis dan produktif.

Cara menghabiskan hidup dengan orang-orang positif adalah menjadikan diri Anda energi positif. Jadi, sebelum Anda terhubung dengan orang-orang baik, Anda harus membangun dulu diri Anda menjadi energi positif. Bila Anda sudah terbiasa dan terlatih menjadi orang positif, maka energi positif Anda akan menarik orang-orang positif untuk menyatu di dalam kehidupan Anda.

Setiap hari miliki waktu untuk menyatu dengan orang-orang positif. Pada tahap pertama, Anda bisa meluangkan waktu untuk membaca profile dan autobiografi dari para legenda pemikir positif. Sangat banyak tulisan dan buku-buku yang dihasilkan oleh para legenda pemikir positif. Bangunlah hubungan yang akrab dengan para legenda melalui pola pikir mereka. Berkembanglah bersama cara hidup para legenda pemikir positif. Dengarkan mereka dan pahami mental sukses mereka.

Bila setiap hari Anda mampu hidup bersama orang-orang positif, maka apapun yang Anda kerjakan akan menghasilkan yang terbaik. Anda akan menjadi pribadi optimis dan penuh semangat untuk menyelesaikan semua rencana dan pekerjaan Anda. Anda mampu menjadi pribadi yang berkarakter kuat untuk menuntaskan semua rintangan dan tantangan hidup. Anda Mampu memperkuat hubungan dan ikatan dengan orang lain dalam menuntaskan tanggung jawab.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

CARA MEMPROMOSIKAN INTEGRITAS DI TEMPAT KERJA

motivasi 08032016

“Integritas adalah nilai yang memberikan kekuatan baik untuk memusnahkan semua yang tidak baik.”~Djajendra

Resiko muncul karena orang mengabaikan integritas, atau juga tidak peduli dengan integritas. Integritas adalah kualitas terpenting bagi siapapun yang ingin sukses di masa depan. Sekarang ini, di era informasi dan keterbukaan, tidak ada hal yang bisa disembunyikan. Secara bertahap, dunia sedang menjadi rumah kaca sehingga apapun perilaku mudah terlihat dan terbaca. Dunia semakin kecil oleh kemajuan teknologi internet dan telekomunikasi, yang begitu mudah dan cepat menyebarkan informasi dan pengetahuan.

Setiap pemimpin dan karyawan wajib menunjukkan integritas dan perilaku etis. Integritas dan perilaku etis sudah menjadi kebutuhan di ruang bisnis. Dengan menunjukkan integritas dan perilaku etis, Anda lebih dipercaya dan dihormati. Pengembangan integritas adalah bagian dari pengembangan kualitas kepribadian dari sisi moralitas dan spiritualitas. Diperlukan nilai-nilai moralitas dan spiritualitas yang cukup untuk mendukung terinternalisasinya karakter integritas di ruang bisnis dan organisasi.

Integritas tidak sebatas pemahaman tentang tidak melakukan korupsi ataupun menjadi orang andal yang bisa dipercaya. Lebih dari itu, integritas adalah sebuah nilai yang nenuntut diri menjadi diri sendiri yang asli dan sejati. Tidak berpura-pura atau menyembunyikan sesuatu di hati, tetapi hidup sesuai jati diri yang asli.

Karyawan dan pimpinan yang berintegritas adalah contoh dan teladan dalam bersikap dan berperilaku yang jujur dan penuh tanggung jawab. Di tempat kerja, orang-orang berintegritas selalu sadar bahwa dirinya adalah bagian dari rantai proses kerja, yang akan berfungsi bila terikat satu sama lain dalam ikatan kerja yang solid. Jadi, integritas menghasilkan kolaborasi kerja yang sangat baik, sehingga sistem dan struktur organisasi dapat bergerak lincah dan produktif di sepanjang proses kerja organisasi.

Bagaimana cara Anda mempromosikan integritas di tempat kerja Anda?

Integritas dimulai dari kesadaran moralitas dan spiritualitas. Bila kedua kesadaran ini sudah sangat menguat di dalam pikiran dan batin Anda, maka Anda tinggal meningkatkan kompetensi dan keterampilan teknis agar dapat mengerjakan tugas dan tanggung jawab dengan berkualitas tinggi.

Membangun integritas membutuhkan disiplin dan tanggung jawab yang tinggi. Dengan disiplin dan tanggung jawab yang tinggi; Anda terdorong untuk selalu tepat waktu ataupun memenuhi janji pertemuan secara konsisten, setiap waktu, kapan pun dalam kondisi cuaca apapun.

Menjadikan sikap, perilaku, kebiasaan, karakter, dan kualitas kerja Anda dalam disiplin tinggi yang penuh tanggung jawab; merupakan cara mempromosikan integritas di tempat kerja Anda.

Melakukan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab, tepat waktu, berkualitas, dan berkinerja tinggi; merupakan cara Anda mempromosikan integritas di tempat kerja.

Memenuhi janji dan komitmen dengan tepat waktu, walau kesulitan yang tak dapat dijelaskan mengganggu janji dan komitmen Anda. Tetapi, Anda sadar untuk tetap memenuhi komitmen dan janji dengan sepenuh hati, adalah bagian dari cara Anda untuk mempromosikan integritas di tempat kerja Anda.

Dalam ketidakmampuan menjaga janji, tetapi Anda berjuang sekuatnya untuk menjaga janji tersebut, adalah bagian dari mempromosikan integritas di tempat kerja.

Kerja keras Anda; fokus dan sepenuh hati Anda pada pencapaian kinerja; perjuangan Anda untuk meningkatkan kualitas pekerjaan menjadi lebih produktif; serta perbaikan perilaku penyebab inkonsistensi; adalah bagian dari cara Anda mempromosikan integritas di tempat kerja Anda.

Tidak menutupi berita buruk; tidak menyembunyikan resiko; selalu hadir dengan solusi terbaik untuk setiap masalah yang dihadapi; mampu menghapus keraguan dengan cara berkomunikasi dan berkoordinasi; mampu meningkatkan kepercayaan dan reputasi dengan cara menunjukkan kemampuan dan keandalan; adalah bagian dari cara Anda mempromosikan integritas di tempat kerja Anda.

Selalu berkomunikasi dengan rendah hati; memperbaiki proses daripada menyalahkan orang lain; meningkatkan ketekunan dan disiplin; bersikap konsisten dengan tindakan; adalah bagian dari cara Anda mempromosikan integritas di tempat kerja.

Menjadi energi positif dalam laju pertumbuhan budaya organisasi yang kuat, adalah bagian dari cara Anda mempromosikan integritas di tempat kerja.

Menjaga dan memastikan kebijakan perusahaan berjalan seperti seharusnya; tata kelola perusahaan yang terbaik berfungsi dengan sempurna; struktur organisasi berfungsi melalui saluran yang tepat dan benar; adalah bagian dari cara Anda mempromosikan integritas di tempat kerja.

Mengakui kesalahan dan kekurangan dan menggunakannya sebagai kesempatan untuk perbaikan, adalah bagian dari cara Anda mempromosikan integritas di tempat kerja. Ya, dengan integritas, Anda tidak perlu membuat kesalahan yang sama dua kali.

Tidak mengambil yang bukan haknya; tidak berbohong dan merugikan kepentingan stakeholder; selalu bersikap jujur dalam semua hubungan dan komunikasi; fokus pada keberhasilan dan pencapaian terbaik dengan reputasi tinggi; adalah bagian dari cara Anda mempromosikan integritas di tempat kerja.

Anda harus berkontribusi dan mendedikasikan diri Anda secara total dan sepenuh hati untuk mempromosikan integritas di tempat kerja. Karena, seorang saja tidak menunjukkan integritas, maka budaya tidak baik yang penuh energi koruptif akan tumbuh dan berkembang. Integritas adalah nilai kebaikan yang dapat digunakan untuk memusnahkan semua yang tidak baik.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com