KETIKA KETERAMPILAN KARYAWAN ANDA SUDAH USANG

MOTIVASI BISNIS 27042016

“Bermodal keterampilan lama tidaklah cukup untuk bertahan dalam kompetisi bisnis yang semakin tinggi, keterampilan karyawan harus ikut berkembang selaras dengan ide-ide baru.”~Djajendra

Setiap pekerjaan bergerak dalam perubahan. Sebuah keterampilan pada masa lalu akan menjadi usang pada hari ini. Sebuah pola kerja pada masa lalu bisa saja menjadi tidak berharga pada hari ini. Perubahan bergerak dengan lebih cepat dibanding sebelumnya. Zaman informasi dan teknologi telah mempercepat perubahan dan membuat keterampilan lebih cepat usang.

Beberapa waktu yang lalu, seorang pimpinan pabrik mengeluh. Dia baru saja mengganti mesin produksinya untuk meningkatkan kualitas produk. Karena mesin yang baru dibeli ini teknologinya baru, tentu saja karyawan belum mengerti cara mengoperasionalkannya. Lalu, dia melakukan pelatihan bagi para karyawan agar bisa mengoperasionalkan mesin baru tersebut. Hasilnya, tidak semua karyawan memiliki pola pikir untuk berubah, kebanyakan karyawan mengeluh tentang mesin baru tersebut. Padahal mesin baru dibeli untuk meningkatkan kualitas produk.

“Keterampilan mesin lama sudah usang dan tidak diperlukan lagi oleh bagian produksi.” Kata pimpinan pabrik tersebut. Ya, ide-ide baru terus-menerus muncul untuk menggantikan ide-ide lama. Tuntutan pasar terhadap produk berkualitas tinggi dengan harga yang bersaing adalah realitas yang sulit dicegah. Bermodal keterampilan lama tidaklah cukup untuk bertahan dalam kompetisi bisnis yang semakin tinggi, keterampilan karyawan harus ikut berkembang selaras dengan ide-ide baru.

Dunia bisnis mulai menyadari bahwa modal paling berharga dari seorang pekerja adalah pola pikirnya. Pola pikir yang mudah beradaptasi dengan perubahan dan kemajuan adalah penting. Jelas, dalam realitas dunia kerja, pola pikir atau mind set karyawan merupakan sebuah tantangan yang tidak mudah solusinya. Kebanyakan pekerja terbentuk dari mind set yang sulit tumbuh, mind set yang terbentuk untuk bekerja di zona nyaman. Sedangkan dunia kerja adalah dunia kreatif dan produktif, di sini diperlukan mind set yang bisa tumbuh dan beradaptasi di luar zona nyaman.

Dunia kerja adalah tempat yang membutuhkan keterampilan dan kualitas untuk melayani kedinamisan organisasi, bisnis, dan orang. Dunia kerja membutuhkan sifat-sifat unggul dan kreatif dalam mencapai visinya. Bisnis yang sukses dihasilkan dari kebiasaan-kebiasaan produktif dan perilaku yang mudah beradaptasi dengan perubahan.

Karyawan yang bergerak dengan pola pikir untuk menang, serta pola pikir yang mudah beradaptasi dengan teknologi dan keterampilan baru, adalah aset yang mampu melayani kedinamisan organisasi, bisnis, dan orang secara konsisten. Karyawan dengan pola pikir yang mudah beradaptasi dengan perubahan adalah aset yang paling berharga. Karyawan dengan keterampilan dan kecerdasan hebat, tetapi tidak memiliki pola pikir yang beradaptasi dengan perubahan, adalah beban yang merugikan bisnis.

Tidak ada seorang pun yang tahu tentang jenis dan kualitas keterampilan yang paling dibutuhkan di masa depan. Tetapi, dengan pelatihan yang terus menerus tentang mind set, perilaku, sikap, dan soft skill lainnya, diharapkan terbentuk kepribadian karyawan untuk siap bekerja di luar zona nyaman dan selalu mudah beradaptasi dengan perubahan.

Ketika keterampilan karyawan Anda sudah usang, Anda harus membangun semangat perubahan. Anda harus bisa mengatakan bahwa perubahan tidak bisa ditunda. Anda harus meminta komitmen, kemampuan untuk beradaptasi, akuntabilitas, dan fleksibilitas untuk menjawab perubahan. Ini adalah tentang keterbukaan terhadap ide-ide baru dan pengalaman baru, serta kemampuan untuk melayani cara baru dengan sebaik mungkin.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

HIDUPLAH HARI INI UNTUK MENCIPTAKAN SESUATU YANG BAIK

“Pikiran sering lupa untuk fokus pada momen ini; pikiran lebih suka pergi ke masa lalu atau pun ke masa depan.”~Djajendra

Hari ini adalah hidup yang sesungguhnya, berikan perhatian yang sepenuh hati untuk kehidupan pada hari ini. Jangan membiarkan pikiran membawa hidup ke masa lalu atau pun ke masa depan. Hari ini adalah hidup yang harus dinikmati dan dijadikan produktif untuk menghasilkan sesuatu yang lebih baik.

Hidup sangat berharga dan hiduplah untuk melakukan yang terbaik pada hari ini. Jangan biarkan hari ini berlalu begitu saja. Fokuskan perhatian untuk sesuatu yang baik, untuk sesuatu yang membuat Anda bersyukur dan berterima kasih dengan hidup.

Pikiran selalu tak terduga, dia liar dan bisa meloncat kemana saja dia mau. Anda harus mampu mengontrol perilaku pikiran Anda. Hentikan kebiasaan pikiran yang suka melompat dari satu pikiran ke pikiran berikutnya. Apalagi pikiran negatif, jangan biarkan dia meloncat sesuka hatinya dan membuat seluruh kehidupan Anda dalam rasa khawatir.

Miliki kesadaran untuk lebih fokus pada hari ini, pada momen ini. Miliki cara untuk mengurangi gerak liar pikiran. Kendalikan pikiran dan tundukkan pikiran untuk mengikuti hati nurani Anda. Jalani kehidupan hari ini dengan rasa syukur, tenang, damai, produktif, dan menciptakan sesuatu yang baik.

Perbaiki pikiran untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi stres. Pikiran menentukan segalanya tentang hidup Anda. Takdir Anda ada pada cara pikiran Anda. Pikiran bisa mengubah fisik Anda; pikiran bisa mengubah nasib Anda; pikiran bisa mengubah suasana hati Anda; pikiran bisa mengubah jalan hidup Anda. Anda harus mau bertanggung jawab untuk pengendalian pikiran Anda. Anda harus tegas menolak pikiran yang mengganggu hidup Anda. Anda harus mampu menghapus pikiran yang merusak bahagia Anda.

Miliki pikiran positif, rawatlah pikiran-pikiran baik di sepanjang hidup Anda. Anda lah yang bertanggung jawab untuk ketahanan dalam menghadapi kemunduran dan tantangan hidup. Pikiran Anda membutuhkan kesadaran dan pencerahan agar bisa membuat hidup Anda berharga.

Satukan pikiran dengan pernapasan Anda, nikmati suara napas Anda, biarkan pikiran mendengarkan suara napas Anda. Bila Anda sudah mampu menyatukan pikiran dengan suara napas Anda, maka Anda juga pasti mampu menyatukan pikiran dengan suara hati Anda.

Pikiran positif mampu melakukan apa-apa yang baik untuk kemajuan hidup Anda. Jadi, ciptakan ruang kehidupan bagi pikiran positif, biarkan pikiran positif merayap ke dalam jiwa dan raga Anda. Fokuskan semua energi dan waktu untuk mengalirkan pikiran positif ke dalam diri Anda. Anda harus mampu mematikan aliran pikiran negatif ke dalam diri Anda.

Hiduplah hari ini untuk menciptakan sesuatu yang baik. Lakukan hal-hal baik untuk diri Anda. Ulangi satu hal positif tentang diri Anda pada hari ini, lakukan ini setiap hari, berulang-ulang. Sadarlah bahwa pikiran negatif tidak akan diam menyaksikan pikiran positif mengalir di dalam diri Anda. Anda harus selalu sadar bahwa kapan pun pikiran negatif bisa melemahkan pikiran positif Anda. Jadi, hiduplah setiap hari untuk menguatkan dan membangunkan pikiran positif di dalam diri Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KECERDASAN SPIRITUAL MENYEHATKAN HIDUP ANDA

Spiritual-Intelligence

“Batin Anda yang ikhlas dan penuh rasa syukur adalah obat untuk kesehatan hidup Anda.”~Djajendra

Kecerdasan spiritual adalah alat terpenting untuk membangun kesadaran, keikhlasan, rasa syukur, dan pengabdian kepada Tuhan. Kelahiran dan kematian bukan ditangan manusia, ada kekuatan Tuhan yang mengatur semua itu. Kemampuan manusia sangatlah terbatas, tidak semua yang diinginkan bisa terwujud, tidak semua yang diperjuangkan bisa berhasil, ada tangan Tuhan yang mengatur semua gerak kehidupan manusia. Yang terjadi sesuai kehendak Tuhan ya terjadilah. Tidak ada seorang pun yang bisa melawan kehendak Tuhan. Manusia dibawah kekuasaan Tuhan, dan semua manusia sejatinya tunduk pada Tuhan. Apapun pola pikir dan keyakinan seseorang, dia tunduk pada Tuhan melalui hukum alam, yaitu hukum Tuhan.

Manusia dikaruniai akal, pikiran positif, kecerdasan, emosi cerdas, dan spiritual cerdas. Semua karunia itu dapat digunakan untuk memecahkan masalah nyata kehidupan. Semua itu merupakan alat untuk membantu Anda memahami hidup dengan kesadaran penuh. Dengan memahami itu semua secara baik, Anda menjadi mengenal diri sendiri, memahami kenapa bahagia dan menderita, memahami kenapa sakit, menjadi tua, mati, lahir, dan mengenal arti hidup.

Jiwa menumpang di dalam tubuh, digerakkan kecerdasan yang menumpang di dalam otak, pikiran yang setiap saat bisa mengutak-atik  kumpulan data di alam bawah sadar, indera setiap saat mampu menangkap apa maunya di luar diri, dan intuisi yang setiap saat bisa menciptakan prediksi untuk sebuah keputusan yang sangat cepat dan penting. Tuhan maha besar, sudah sangat lengkap menciptakan manusia, sudah sangat sempurna menciptakan manusia. Manusia diberikan semua kecerdasan untuk dapat menikmati indahnya kehidupan dengan sukacita. Jadi, tidak ada alasan untuk tidak bahagia dan damai dengan hidup yang indah ini.

Dengan kecerdasan spiritual, Anda bisa mencari posisi jiwa sejati; Anda bisa mengendalikan pikiran dan membawa kembali pikiran yang berkeliaran tanpa rimba untuk tunduk pada kebesaran Tuhan; Anda bisa memperkuat pikiran positif dengan menggunakan kecerdasan emosional dan kecerdasan akal sehat; Anda bisa mengarahkan pikiran untuk tunduk dalam kesadaran pada Tuhan; Anda bisa menanam data-data baru ke dalam pikiran bawah sadar dari pengetahuan tentang kebesaran Tuhan.

Kecerdasan spiritual merupakan kesadaran manusia untuk menemukan makna hidup dan hubungan dengan yang lebih tinggi dari dirinya. Tuhan tak terbatas, maha tinggi, maha kaya, maha baik, maha suci, maha adil, maha besar, dan inti dari kebahagiaan hidup. Tuhan adalah pusat kesadaran manusia dan sumber pedoman kehidupan. Fisik, mental, emosional, kecerdasan, dan batin yang seimbang dihasilkan dari kecerdasan spiritual. Intinya, kecerdasan spiritual adalah kecerdasan yang dapat Anda gunakan untuk mengakses makna kehidupan Anda yang terdalam. Anda dapat merasakan nilai-nilai kehidupan dari empati Anda, tujuan hidup dari kesadaran dan sikap rendah hati, serta memiliki motivasi yang lebih tinggi untuk menjadi berharga dan bermanfaat bagi kehidupan.

Kecerdasan spiritual membuat Anda tetap sehat dan hidup dalam arah yang tepat. Semua kebiasaan buruk lenyap dan semua kebiasaan baik tumbuh mendampingi hidup Anda. Semangat hidup Anda tinggi dan terus-menerus berkarya tanpa pamrih. Anda menjadi sangat produktif, tidak berhitung untung-rugi terhadap tindakan Anda, hanya ikhlas yang mendasari semua tindakan Anda. Semua tindakan Anda bergerak dalam wilayah ikhlas untuk berkontribusi bagi kehidupan yang lebih baik.

Spiritualitas adalah di mana Anda menemukan makna dalam hidup Anda. Anda berbuat dan melakukan sesuatu yang lebih tinggi dari diri Anda sendiri. Spiritualitas menjadikan Anda percaya bahwa Tuhan sudah menciptakan Anda dengan sangat sempurna, tugas Anda adalah bersyukur dan melayani kehidupan dengan ikhlas. Inilah inti kehidupan yang bisa membawa ketenangan, keamanan, kedamaian, kesehatan, kebahagiaan, dan keberlimpahan dalam hidup.

Lihatlah alam semesta dan bumi yang indah ini, rasakan kebesaran dan kebaikan Tuhan. Bila Anda mampu melihat kehidupan dari hati yang indah, ikhlas, dan baik. Maka, perasaan Anda akan terhubung dengan sesuatu yang lebih besar dari apapun, sesuatu yang baik dan penuh cinta untuk kedamaian dan kebahagiaan di bumi yang indah ini.

Spiritualitas yang kuat dapat meningkatkan kualitas hidup, dan juga meningkatkan kekuatan mental dalam menghadapi berbagai kondisi yang kurang menguntungkan. Daya tahan diri semakin kuat, proses penyembuhan semakin cepat, kesabaran semakin berkualitas, ketenangan semakin hebat, pemulihan semakin tepat sasaran, dan respon terhadap stres semakin andal.

Energi ikhlas menciptakan respon kehidupan yang lebih santai, denyut jantung lebih normal, tekanan darah lebih normal, pernapasan yang lebih teratur, dan sistem kekebalan tubuh yang lebih berkualitas. Energi ikhlas dihasilkan dari kecerdasan spiritual yang sangat tinggi. Pandangan positif dan emosi positif selalu menjadi inti dari pertumbuhan kecerdasan spiritual Anda.

Ketika Anda bersandar pada Tuhan dengan kekuatan spiritualitas Anda, maka rasa aman dan nyaman menjadi kebiasaan hidup. Hal ini akan membantu Anda untuk menjalani rutinitas hidup dengan lebih produktif dan penuh percaya diri. Anda akan lebih fokus untuk bekerja dengan sepenuh hati, tanpa pamrih, dan menganggap pekerjaan sebagai cara Anda melayani Tuhan.

Batin Anda yang ikhlas dan penuh rasa syukur adalah obat untuk kesehatan hidup Anda. Mulailah meningkatkan kesadaran spiritualitas dengan cara-cara yang menurut Anda membawa kebaikan bagi hidup Anda. Anda bisa merenung dari kesadaran murni Anda, mengamati alam dan kehidupan, menghadiri layanan keagamaan yang Anda yakini, berjalan di alam, dan sangat banyak cara untuk meningkatkan kualitas spiritualitas kehidupan Anda. Yang penting, jangan sampai menunggu jatuh di dasar kegagalan hidup, baru Anda sadar untuk menemukan makna hidup, serta mencari Tuhan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

REVOLUSI MENTAL

REVOLUSI MENTAL 10022016“Ketika cara berpikir berubah, perilaku dan karakter juga akan berubah mengikuti pola pikir.”~Djajendra

Kata revolusi selalu mengingatkan orang tentang perang fisik, kekerasan, dan pertumpahan darah. Revolusi mental tidak mengenal kekerasan, perang fisik, pertumpahan darah, ataupun hal-hal yang menyakiti orang lain. Revolusi mental adalah tentang perubahan pola pikir secara fundamental. Revolusi mental bergerak di wilayah moral, spiritual, doktrin, keyakinan, dan kesadaran. Jadi, tidak perlu takut dengan revolusi mental, dia tidak seperti revolusi fisik.

Perubahan itu abadi dan pasti. Oleh karena itu, setiap orang harus sadar untuk berubah. Bila sulit berubah, lakukan revolusi mental untuk diri sendiri agar mampu berubah dengan pola pikir yang lebih baru. Jadikan hidup sebagai pengalaman yang diamati perubahannya, sehingga persepsi dan pengalaman mental dapat mengalir bersama perubahan. Tanpa perubahan, Anda sulit mengambil keputusan terhadap realitas yang tidak Anda inginkan.

Melakukan revolusi mental berarti sadar untuk berubah atau mengubah pola pikir. Ketika masyarakat sulit berubah dan ngotot dengan segala cara untuk tetap di zona nyaman, maka diperlukan revolusi mental. Dalam hal ini, revolusi mental harus dipimpin dengan visi yang jelas agar semua orang bisa mengikutinya dengan sadar dan ikhlas.

Ketika seseorang sulit berpikir positif dan optimis, maka dia harus melakukan revolusi mental agar mampu merubah cara berpikir negatif menjadi positif. Pikiran-pikiran positif dan optimis diinternalisasikan ke dalam diri, ditanam dalam pikiran bawah sadar, dan dijadikan pola pikir sehari-hari. Revolusi mental selalu bertujuan untuk menciptakan sistem kehidupan yang bersih, andal, mampu, melayani, bertanggung jawab, jujur, cerdas, produktif, kreatif, berintegritas, dan berkinerja tinggi. Perubahan selalu abadi dan pasti. Bila Anda takut dengan perubahan, Anda harus memberanikan diri untuk melakukan revolusi mental agar siap dengan perubahan.

Revolusi mental haruslah menciptakan persepsi, memori, bahasa, perilaku, dan kecerdasan yang selaras dengan nilai-nilai organisasi. Setelah revolusi mental, pandangan baru akan muncul; sikap dan perilaku baru akan muncul; etos yang baru akan muncul; kehidupan yang baru akan muncul. Revolusi mental harus mampu menjelaskan pola pikir, perilaku, emosi, dalam setiap tindakan dan reaksi.

Memulai revolusi mental haruslah dari diri sendiri, tunjukkan diri Anda sebagai teladan dan panutan. Lalu, tularkan pengaruh baik Anda kepada keluarga, lingkungan kerja, dan masyarakat. Jadilah energi positif yang menggerakan kehidupan dengan integritas untuk menjadi lebih produktif dan berkinerja tinggi.   

Lakukan revolusi mental untuk memiliki mindset berkembang. Pertumbuhan pola pikir yang sesuai dengan realitas peradaban dan jaman. Pertumbuhan pola pikir dan proses untuk menempatkan pola pikir baru dalam praktik kehidupan. Pertumbuhan pola pikir yang fleksibel, terbuka, dan memiliki pandangan positif. Lakukan revolusi mental diri sendiri melalui kerja keras, disiplin, strategi yang tepat, dan membuka diri untuk menerima pengalaman apapun dengan pikiran positif.

Pribadi yang terlatih dengan perubahan selalu tenang dan fokus untuk rutinitas pekerjaannya. Dan, mampu tumbuh dengan pola pikir antara individu dan organisasi. Perubahan melalui revolusi mental akan mengubah cara hidup dan membawa orang-orang ke dalam kehidupan visi bersama. Revolusi mental membentuk pikiran-pikiran yang membuat diri tumbuh menuju visi dan kemajuan.

Masa depan yang baik ada dalam pikiran positif. Pandangan hidup yang positif akan menguatkan setiap orang untuk mandiri dan berdiri di atas kemampuan diri sendiri. Reformasi tanpa revolusi mental akan terjebak dalam pola lama. Sebab, walaupun secara fisik dilakukan perubahan dan tata kelola yang terbaik dibuat, tetapi secara mental orang-orang masih hidup dalam pola lama. Jadi, saat mental belum direvolusi, orang-orang hanya akan tiarap saat mereka dipaksa untuk mengikuti perubahan fisik dan normatif.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BERCERMIN DARI KARAKTER KARNA DALAM KISAH MAHABHARATA

“Karna sesungguhnya seorang kesatria yang penuh tanggung jawab dengan integritas pribadi yang tinggi, tetapi dia mengabdi dan tunduk pada kekuatan Kurawa, sehingga semua yang baik dari integritasnya hilang dalam benci dan dendam.”~Djajendra

Karna adalah salah satu karakter yang memperkaya kisah Mahabharata. Karakter Karna tumbuh dan hidup dalam kebencian, kepahitan, dendam, marah, dan mengabdi pada energi negatif. Walaupun Karna berjiwa kesatria dan bermental baja, tetapi jiwanya tidak besar dan toleransinya nol besar. Semua pangkat dan kebesaran jabatan yang melekat dalam identitas dirinya menjadi tidak berguna bagi kekuatan baik. Karna kehilangan cinta dan keikhlasan, sehingga hidupnya di sepanjang kisah Mahabharata terlihat sangat pahit. Karna gagal menjadi cahaya bagi kehidupan, dia membawa gelap untuk menutupi cahaya kehidupan.

Dari karakter Karna, semua orang bisa belajar tentang pentingnya cinta dan keikhlasan; tentang pentingnya melepaskan dendam masa lalu dan memulai hari ini dengan memaafkan masa lalu. Ini artinya, siapapun dia, sehebat apapun dia, setinggi apapun ilmunya, bila dia kehilangan cinta, maka dia menjadi pribadi yang pahit hidupnya. Karna sudah memberikan contoh dan pembelajaran bahwa bila seseorang menginvestasikan semua waktu dan energi hidupnya dalam kepahitan, kemarahan, dendam, kesal, kebencian, anti toleransi, berjiwa kerdil. Maka, orang tersebut hanya akan memanen hal-hal buruk di sepanjang hidupnya.

Sebagai seorang panglima besar dan kesatria yang diandalkan oleh kaum Kurawa, Karna selalu bersepakat untuk menolong Duryodana. Duryodana yang sangat membenci Pandawa, dan penuh ambisi untuk mengalahkan Pandawa, merasa beruntung memiliki Karna yang juga sangat membenci Pandawa. Duryodana dan Karna terjebak dalam kepahitan dan dendam seumur hidup. Mereka berdua bersahabat sampai mati, mereka berdua pun mati dengan cara buruk di pertempuran yang menggagalkan niat mereka. Ini semua disebabkan oleh ketidakmampuan mereka berdua untuk mentransformasikan kepahitan masa lalu dan ambisi masa depan menjadi sebuah keikhlasan yang menghasilkan kedamaian hidup.

Karna marah karena dia mendapatkan diskriminasi sosial. Walaupun dia seorang kesatria dan petinggi penting kerajaan, dia tetaplah dianggap masyarakat sebagai anak seorang kusir. Derajatnya tidak naik, walau jabatan dan pangkat sudah tinggi. Dia dianggap bukan turunan raja, tetapi karena prestasinya hebat, diapun diberi pangkat dan kekuasaan dalam kerajaan. Realitas ini membuat Karna mengeluh di sepanjang hidupnya, dia terus-menerus memelihara kepahitan dan benci di dalam dirinya. Seharusnya Karna bangga dan bersyukur dengan prestasi yang dia capai, tetapi dia merasa malu dan tidak ikhlas menjadi anak seorang kusir.

Karna adalah contoh pribadi yang tidak mau menerima realitas dengan ikhlas dan jiwa besar. Dia seharusnya benar-benar bahagia. Apalagi sebagai seorang anak yang ditemukan mengambang di atas air oleh orang tua angkatnya, yang mampu tumbuh menjadi seorang kesatria kerajaan.

Ketika Krishna memberitahu Karna tentang orang tua kandungnya siapa, maka rasa marah Karna semakin menjadi-jadi. Semakin tinggi benci dan dendam Karna kepada Pandawa, sebab dia sekarang tahu bahwa Kunti ibunya Pandawa adalah Ibu Kandung dia. Karna pun semakin marah dengan nasibnya setelah tahu bahwa ayahnya adalah Dewa Surya. Bagaimana mungkin anak seorang Dewa menjadi anak seorang kusir rendahan? Karna sangat kecewa dan marah setelah mendengar kebenaran tentang dirinya, rasa pahitnya semakin pahit. Dia semakin memelihara kebencian terhadap lima Pandawa, meskipun lima Pandawa adalah saudara satu ibu.

Walaupun sudah mengetahui kebenaran yang dia cari selama ini, Karna tidak melepaskan marah dan benci. Dia tetap menganggap ayah dan ibunya sudah membuat kesalahan besar, sehingga mereka dipilihnya menjadi musuh dalam pertempuran antara Kurawa dengan Pandawa. Walaupun sekarang dia tahu bahwa Pandawa lima adalah adik-adiknya, dia tetap semakin setia membantu Duryodana untuk mengalahkan Pandawa.

Karna tidak bisa mengkhianati kebaikan dan cinta yang diberikan oleh Duryodana kepada dirinya. Duryodana telah mengangkat seorang anak kusir menjadi kesatria tinggi di kerajaan. Di sisi lain, rasa pahitnya terhadap perbuatan orang tuanya belum bisa dia maafkan.

Kebaikan selalu menang atas keburukan, walaupun dibutuhkan kesabaran dan keikhlasan untuk kemenangan tersebut. Pada akhirnya, Karna bertemu kematiannya dari panah Arjuna dalam perang besar antara Pandawa dan Kurawa di Kurukshetra. Semua investasi Karna dalam kepahitan dan ketidakikhlasan telah menghasilkan kekalahan. Karna adalah karakter yang kalah oleh hal-hal yang sifatnya emosional. Dia adalah pribadi cerdas dan pemenang di dalam karir profesionalnya, tetapi dia adalah pribadi yang kalah dalam cinta. Dia pribadi yang dikuasai oleh pikiran negatif dan gagal menguatkan pikiran positif. Karna adalah sosok yang perlu dipelajari oleh siapapun, agar mampu memahami bahaya dari pikiran negatif atau pun ketidakcerdasan emosional.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

EGO MENJAGA DAN MERAWAT IDENTITAS KEHIDUPAN ANDA

DJAJENDRA09EGO MENJAGA DAN MERAWAT IDENTITAS KEHIDUPAN ANDA

“Ego memiliki strategi untuk menyembunyikan siapa Anda, dan menampilkan Anda yang diinginkan oleh kehidupan sosial.”~Djajendra

Tuhan sudah menciptakan kita dengan sangat sempurna. Salah satu alat yang diberikan Tuhan kepada kita adalah ego. Sangat banyak informasi yang menggambarkan ego sebagai sesuatu yang buruk, yang harus dimusnahkan dari diri kita. Sangat banyak nasihat untuk pengendalian ego. Ego selalu diasumsikan sebagai sesuatu yang kurang baik. Apakah benar pendapat yang demikian?

Ego diperlukan untuk pengembangan kepercayaan diri dan kebanggaan diri. Ego mengembangkan citra diri Anda. Ego memiliki strategi untuk menyembunyikan siapa Anda, dan menampilkan Anda yang diinginkan oleh kehidupan sosial. Ego sangat mencintai diri sendiri dan tanpa persetujuannya tidak ada seorangpun yang bisa mendekati Anda. Ego selalu hidup oleh dorongan rasa takut, khawatir, bangga, kompetisi, marah, tersinggung, ingin lebih hebat, rasa percaya diri, dan semua perasaan lain yang tumbuh untuk melindungi diri sendiri dari orang lain.

Ego selalu hidup untuk mempertahankan identitas. Ego mampu mempengaruhi dan mengendalikan kecerdasan kita untuk melindungi identitas kita. Intinya, secerdas apapun seseorang, setinggi apapun sekolah dan pendidikannya, bila egonya tinggi, maka kecerdasan dan ilmunya itu hanya sebatas untuk mempertahankan atau membenarkan identitasnya. Karena ego perhatiannya fokus pada sesuatu yang sempit, yaitu diri sendiri, dan untuk melindungi kepentingan diri sendiri. Maka, ego selalu akan menghadapi tantangan di dalam realitas kehidupan sosial.

Jangan pernah menyingkirkan ego atau menjinakannya hanya oleh pengaruh dari seseorang. Ketika seseorang ingin mengambil hati Anda, ingin menguasai jiwa Anda, maka dia akan meminta Anda untuk mematikan ego. Ketika Anda sudah mematikan ego atau menjinakkannya, maka Anda akan menjadi pribadi yang mudah didoktrin dan dimasukin pikiran bawah sadar Anda oleh orang yang ingin menguasai dan mengendalikan Anda.

Ego adalah sahabat terbaik untuk melindungi dan menjaga diri Anda. Walaupun secara spiritual ego dianggap berdimensi rendah atau bagian dari diri yang rendah. Tetapi, ego diperlukan di dalam kehidupan duniawi, untuk bekerja menyelamatkan diri dari orang-orang yang berniat tidak baik terhadap Anda.

Dalam dimensi spiritual, manusia tunduk dan mengabdi hanya kepada Tuhan. Segala puji hanya bagi Tuhan. Segala arah menuju masa depan hanya atas kehendaknya. Segala nikmat kehidupan hanya atas pemberian Tuhan. Segala pertolongan hanya diminta kepada Tuhan. Intinya, dalam dimensi spiritual, ego harus mati demi Tuhan. Di sini, kita harus benar-benar seratus persen pasrah dan ikhlas di jalan kehendak Tuhan. Dan, ego harus tunduk dan mengabdi kepada Tuhan. Tantangannya, dalam dimensi spiritual, diperlukan kesadaran dan pengetahuan berwawasan sangat luas, untuk tidak terikat pada identitas apapun. Selama kekuatan identitas masih melekat di dalam diri Anda. Itu artinya, Anda belum masuk ke dalam dimensi spiritual, sehingga orang-orang yang ingin menguasai dan mengendalikan jiwa Anda mampu masuk dan menguasai hidup Anda. Jadi, selalu berhati-hatilah saat ingin mematikan fungsi ego. Ingat! Ego Anda adalah sebuah hadiah dari Tuhan untuk melindungi diri Anda dari sifat dan perilaku tidak baik orang lain.

Ketika kekuatan ego dalam kesadaran diri yang positif, maka ego akan menjadi pendorong untuk menguatkan energi positif di dalam diri. Ego yang cerdas emosi akan selalu membuat diri berpikir positif, dan menciptakan persepsi baik atas realitas hidup. Ego yang terlatih dan terbiasa di dalam kekuatan baik, akan menjadi alat untuk menyembuhkan semua energi yang lebih rendah dan menjadi utuh lagi dalam getaran energi positif yang lebih tinggi.

Ego selalu menyatu dengan pikiran sadar. Oleh karena itu, kesadaran diri yang tinggi mampu memanfaatkan ego untuk kemajuan diri sendiri di semua bidang kehidupan. Ego dalam pikiran sadar yang positif menjadi alat ampuh, untuk kebangkitan diri menuju perubahan dan transformasi ke arah yang lebih baik.

Ego paling takut kehilangan identitas. Ego akan melakukan segala hal untuk dapat mempertahankan identitasnya. Bila Anda bertransformasi menaiki tangga kehidupan spiritualitas, Anda secara perlahan-lahan akan kehilangan fungsi ego, Anda akan fokus untuk menjadi bukan siapa-siapa. Anda akan fokus menjadi debu yang siap ditiup oleh angin kehidupan. Anda akan memperluas kesadaran dan kehilangan identitas. Saat Anda sudah benar-benar kehilangan identitas berarti fungsi ego sudah mati. Artinya, Anda sudah tidak hidup dengan simbol apapun, Anda hanya menjadi manusia yang tidak dikenal sebagai apapun.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

HUBUNGAN ANTARA JIWA DAN EGO

MOTIVASIHUBUNGAN ANTARA JIWA DAN EGO

“Jiwa tidak terburu-buru, namun semuanya dicapai. Ego sangat terburu-buru, namun tidak semuanya dicapai.”~Djajendra

“Selama ego memimpin dan berkuasa, tidak ada hubungan yang absolut dan abadi diantara manusia.”~Djajendra

Jiwa hidup di dalam keabadiaan dan sangat menikmati apapun pengalaman hidup, sedangkan ego merupakan hasil dari permainan pikiran untuk bisa terus-menerus menang di dalam kehidupan. Jiwa dan ego sama-sama menghuni tubuh, suara hati, emosi, dan pikiran; sangat tidak mudah untuk memisahkannya. Diperlukan kesadaran yang luar biasa untuk dapat membedakan mana ego dan mana jiwa. Hubungan keduanya menyatu dan sangat rumit untuk bisa membedakannya.

“Saya adalah pemenang”, itulah bahasa ego. Sebagian terbesar orang-orang tidak memiliki kemampuan untuk terhubung dengan jiwa mereka. Mereka hanya mengerti untuk terhubung dengan ego, tapi tidak tahu cara untuk terhubung dengan jiwa. Seluruh produk kehidupan sengaja menjebak manusia untuk terhubung dengan egonya, sebab egolah yang bisa menciptakan kreativitas dan kemajuan peradaban di bumi ini. Jiwa selalu tahu bahwa dia hanya menggunakan tubuh untuk menemukan pengalaman melalui proses kehidupan.

Jiwa tidak punya rasa, sehingga tidak mampu merasakan pengalaman hidup baik dan buruk. Jiwa tidak bisa menderita, terluka, sakit, gembira, merasa menang, merasa kaya raya, merasa pintar, merasa rugi. Jiwa hanya mengalir di dalam pengalaman dan proses hidup dengan tenang dan damai. Jiwa hidup dan menghidupi realitas, tidak hidup di dalam ilusi. Jiwa hanya fokus untuk mencari pengalaman dan pengetahuan di sepanjang kehidupannya di tubuh bumi.

Ego adalah seorang pemimpin sejati yang penuh ambisi untuk kehidupan yang dia inginkan. Ego mungkin sudah memimpin kehidupan di bumi ini milyaran tahun lebih. Ego paling tahu untuk memanfaatkan energi, sumber daya, potensi, pengetahuan, politik, orang, alam, dan lain sebagainya untuk kepentingannya di bumi. Ego selalu berjuang habis-habisan agar jiwa tetap tertidur dibawah kendalinya. Karena jiwa tidak punya ambisi ataupun keinginan, maka jiwa tidak pernah melawan ego. Hanya kesadaran seseorang tentang pentingnya jiwa dikuatkan dapat membungkam kekuatan ego.

Ego sangat cerdas menggunakan suara hati. Sering sekali orang-orang berpikir sedang berbicara dengan jiwanya melalui suara hati, padahal egolah yang sedang berbicara melalui suara hati. Ego sangat cerdas, sangat jenius. Jiwa tidak pernah berbicara, jiwa hanyalah keabadiaan, dan ego tidak abadi. Ketika seseorang meninggal dunia, egonya yang mati, jiwanya tetap abadi.

Pikiran adalah saluran untuk menghubungi jiwa dan ego. Pikiran itu sendiri bagian terbesarnya menempati wilayah bawah sadar, wilayah sadar ditempati oleh sebagian terkecilnya. Karena ego sangat cerdas, jenius, ambisius, dan banyak keinginannya; maka, dia selalu melemahkan jiwa dan membuat jiwa sulit terhubung melalui saluran pikiran. Oleh karena itu, orang-orang yang sudah berusaha maksimal untuk terhubung kepada jiwanya, masih sangat sulit terhubung, dan selalu kembali harus terhubung dengan ego.

Ego selalu ingin cepat-cepat, sedangkan jiwa selalu tenang mengikuti hidup. Contoh paling mudah melihat dominasi jiwa di atas ego adalah melalui tanaman. Tanaman apa saja. Anda bisa mengamati sifat tanaman yang tak terburu-buru di dalam pertumbuhannya, namun semuanya dicapai. Tanaman pada waktunya akan berbunga, berbuah, dan semua proses hidupnya berjalan sesuai pengalamanya beradaptasi dengan alam, udara, air, tanah, manusia, dan lain sebagainya. Bila manusia mampu menguatkan jiwanya dan melemahkan egonya, maka dia akan tumbuh seperti tanaman. Dia tak terburu-buru, namun semuanya dicapai. Tetapi, ini membutuhkan kesadaran dan disiplin yang luar biasa.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com