LAKUKAN EKSEKUSI TUJUAN ANDA DENGAN PERCAYA DIRI

“Visi jarang berubah, tujuan akhir jarang berubah, tetapi strategi eksekusi untuk mencapai tujuan boleh berubah sesuai situasi dan kondisi yang Anda hadapi.”~Djajendra

Ketika Anda memiliki tujuan, Anda harus bertindak untuk mewujudkan tujuan tersebut. Tujuan tanpa tindakan adalah lamunan, tindakan tanpa tujuan adalah kekacauan. Sebuah perencanaan haruslah diikuti dengan eksekusi yang terencana dalam SOP yang baik. Tidak boleh asal eksekusi. Eksekusi yang profesional haruslah dilakukan oleh orang-orang dengan kompetensi dan kepribadian yang sesuai dari tujuan eksekusi tersebut. Eksekusi yang baik haruslah taat kode etik dan aturan yang disepakati. Eksekusi tanpa aturan, tanpa etika, tanpa SOP, hanya akan menciptakan kekacauan.

Sehebat apapun sebuah perencanaan, bila tidak dieksekusi dengan profesional, maka tidak akan mendapatkan hasil apapun. Hasil hanya didapatkan melalui eksekusi. Wacana, rencana, dan pemikiran yang tidak pernah dikerjakan di wilayah eksekusi, hanya akan menjadi mimpi yang tidak pernah terwujud. Diperlukan keberanian untuk bertindak dan mengeksekusi. Jangan biarkan rencana hanya berputar-putar di dalam pikiran, karena tidak akan menghasilkan yang Anda inginkan. Rencana harus dilakukan dalam tindakan eksekusi yang profesional.

Eksekusi muncul ketika Anda bersedia mengambil resiko atas apa-apa yang Anda lakukan. Miliki etos, doa, intuisi, energi, dan waktu untuk membuat rencana Anda sempurna di wilayah eksekusi. Bertindaklah dengan percaya diri dan keyakinan penuh. Layani eksekusi dengan sepenuh hati dan berikan perhatian penuh. Setiap jam, setiap hari, fokuskan perhatian pada semua rincian atas eksekusi tersebut. Jangan mengabaikan hal-hal kecil, karena hal-hal kecil bisa membuat eksekusi Anda terlambat atau tidak sesuai jadwal.

Keberhasilan hanya ada di dalam tindakan, bukan di dalam rencana ataupun keinginan. Untuk mencapai tujuan besar, Anda harus menetapkan sasaran-sasaran kecil sebagai jembatan untuk mencapai tujuan besar. Jadi, tetapkan tujuan besar atau mimpi besar, lalu capailah kondisi-kondisi tertentu sebagai sukses-sukses kecil sebelum mencapai sukses dalam tujuan besar Anda.

Bermimpilah setinggi langit dan miliki cita-cita yang sangat tinggi, lalu dengan rendah hati, kerjakan selangkah demi selangkah untuk mencapai sukses-sukses kecil melalui proses jatuh-bangun sebelum mencapai sukses besar. Michelangelo, seniman dan sang legenda itu pernah berkata: “Bahaya yang lebih besar bagi kebanyakan kita bukanlah bahwa tujuan kita terlalu tinggi dan kita merindukannya, tapi terlalu rendah dan kita mencapainya.” Intinya, Anda harus memiliki rencana dan impian yang sangat besar untuk mencapai apapun. Kemudian, semua impian dan rencana tersebut mampu Anda kerjakan di wilayah eksekusi untuk mewujudkannya menjadi nyata. Di wilayah eksekusi, bukan lagi sebatas pikiran Anda, tetapi sudah berakumulasi dengan pikiran banyak orang. Jadi, di wilayah eksekusi, Anda harus betul-betul cerdas sosial dan mampu berkomunikasi dengan setiap kepentingan agar satu arah dengan tujuan Anda.

Tuliskan dan gambarkan rencana Anda dengan baik, lalu gunakan akal sehat dan percayalah pada keajaiban, yang memungkinkan Anda untuk mencapai sesuatu yang dirasakan oleh orang lain tidak mungkin. Yakinlah bahwa Anda mampu mewujudkan mimpi dan tujuan Anda. Miliki kepercayaan diri dan miliki kepercayaan bahwa Tuhan selalu membantu Anda untuk mencapai keberhasilan di setiap tujuan Anda.

Setelah Anda menetapkan tujuan, Anda harus memiliki komitmen untuk bekerja lebih tekun dalam disiplin yang tinggi. Tetapkan sasaran dari mulai yang paling kecil, lalu bekerja keraslah dengan sungguh-sungguh untuk mencapai sukses atas sasaran tersebut. Setiap hari, kerjakan tujuan Anda dengan sepenuh hati. Kalau gagal atau salah jalan, jangan putus asa, segera perbaiki dan kembalilah ke jalan yang benar.

Setiap hari, pelajari kembali tujuan Anda. Mungkin ada hal-hal yang belum disempurnakan ke dalam tujuan Anda. Jadi, gunakan akal sehat dan integritas Anda untuk menilai dan mengevaluasi tujuan Anda. Rencana harian haruslah dieksekusi setiap hari, lalu dievaluasi hasilnya, dan dimotivasi agar mampu bergerak lebih cepat dan lebih lincah untuk mencapai hasil terbaik.

Perjalanan hidup adalah perubahan, jadi Anda tidak perlu ragu untuk memperbaiki ataupun melakukan perubahan terhadap strategi tindakan Anda. Visi jarang berubah, tujuan akhir jarang berubah, tetapi strategi eksekusi untuk mencapai tujuan boleh berubah sesuai situasi dan kondisi yang Anda hadapi. Oleh karena itu, lakukan revisi atas semua rencana tindakan atau eksekusi dalam mencapai tujuan. Anda tidak perlu ngotot dengan satu cara, Anda harus menjadi kreatif untuk menemukan cara yang paling efektif.

Setiap rencana eksekusi harus terinci dan spesifik. Hal-hal terkecil dalam rencana eksekusi harus diperhatikan melalui strategi yang tepat. Sebuah eksekusi harus rinci, tertulis, terorganisir, spesifik, berkualitas, ada kompetensi, ada motivasi, ada integritas, ada tanggung jawab, dan didukung oleh orang-orang yang siap bekerja keras untuk berhasil. Intinya, eksekusi harus terlihat dalam tindakan sehari-hari dan dapat diukur hasil akhirnya. Eksekusi ada dalam sifat rencana jangka pendek yang merupakan rencana dalam operasional sehari-hari. Sedangkan visi, tujuan, harapan, impian, prestasi, kinerja, ada dalam sifat rencana jangka panjang.

Rencana haruslah realistis dan optimis. Setiap rencana yang Anda buat harus ada keyakinan untuk mencapainya. Jadi, jangan terobsesi untuk sesuatu yang tidak realistis. Bila tujuan Anda tidak masuk akal karena tidak didukung dengan sumber daya, maka Anda harus berani untuk memperbaikinya agar masuk akal. Menetapkan tujuan yang sangat tinggi harus didasarkan kemampuan dan kesiapan mental untuk mewujudkannya. Bila tujuan tidak masuk akal, lalu Anda gagal dalam eksekusi, maka Anda bisa kehilangan kepercayaan diri. Jadi, pastikan rencana Anda sangat realistis dan mampu Anda mencapainya dengan sempurna.

Kesabaran dan kemampuan untuk menahan ambisi. Motivasi dan ambisi yang tinggi sangat bagus, tetapi ketika eksekusi Anda terhalang oleh hal-hal yang tidak Anda perhitungkan, maka Anda harus bisa menahan diri dan bersikap sabar. Tenangkan diri, berdoalah kepada Tuhan untuk minta visi yang jelas,  bertanggung jawablah, lalu temukan solusi dari kejernihan dan ketenangan pikiran Anda.

Setiap hari, fokuskan perhatian untuk mengerjakan secara rinci setiap komitmen Anda di wilayah eksekusi. Kuatkan mental sukses Anda di sepanjang waktu kerja. Lakukan olah raga rutin dan jaga daya tahan tubuh Anda agar tetap bugar di wilayah eksekusi. Bila mental dan tubuh Anda lemah dan tak kuat menghadapi realitas di wilayah eksekusi, maka Anda mudah stres dan sulit mencapai kinerja terbaik. Jadi, miliki komitmen dan disiplin diri yang tinggi untuk menjaga mental dan tubuh agar selalu siap menghadapi berbagai ketidakpastian di wilayah eksekusi.

Gunakan afirmasi untuk menguatkan keyakinan dan kepercayaan diri Anda dalam mencapai sukses. Bekerjalah di tengah orang-orang yang termotivasi untuk mencapai sukses. Kelilingi diri Anda dengan orang-orang yang mampu menginspirasi, memotivasi, mendorong, membantu, mendukung, dan memberikan kekuatan kepada Anda agar keinginan dan tujuan Anda tercapai. Anda harus benar-benar hidup di tengah orang-orang yang berpikiran sama dengan Anda. Orang-orang itu tidak harus ada secara fisik, tetapi cukup ada secara pikiran. Jangan biarkan Anda ada diantara orang-orang pesimis yang tidak yakin bahwa Anda bisa mencapai apa yang Anda inginkan.

Kegagalan hanya terjadi kalau Anda berhenti. Jadi, jangan berhenti walau rintangan dan kesulitan membuat Anda kehilangan arah. Ketika badai merusak rencana besar Anda, maka Anda membutuhkan Tuhan sebagai penolong. Dekatkan diri kepada Tuhan, tingkatkan kepercayaan diri, tingkatkan disiplin, tingkatkan ketekunan, tingkatkan keyakinan, dan bertindaklah dari hal-hal terkecil untuk bisa kembali ke arah yang benar. Ingat selalu bahwa kesulitan dan ketidakberhasilan adalah ujian dari sekolah kehidupan untuk naik kelas. Sebagian besar keberhasilan eksekusi tercapai setelah berhasil mengalahkan potensi kegagalan. Oleh karena itu, jangan menyerah saat semua yang Anda lakukan tidak menghasilkan apapun. Jangan menyerah saat semua yang Anda kerjakan dengan penuh semangat mengalami kegagalan dan kehilangan arah. Jangan menyerah saat tujuan dan kerja keras Anda dihadang oleh pengkhianatan yang tidak terduga. Jadi, tetaplah menjadi kuat dan yakin dengan tujuan Anda. Fokuskan perhatian dan tingkatkan tekad dengan kesabaran yang luar biasa untuk mencapai sukses. Kesuksesan di wilayah ekseksui adalah milik orang-orang yang tidak pernah berhenti walau berkali-kali dihentikan oleh kegagalan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Iklan

MENJALANKAN USAHA DENGAN INTEGRITAS

“Integritas memiliki makna yang sangat holistik untuk membuat sikap dan perilaku seseorang menjadi terpercaya.”~Djajendra

Ketika raksasa bisnis Enron jatuh, banyak orang mengatakan bahwa kejatuhan Enron disebabkan mereka tidak memiliki integritas. Perilaku kerja yang tidak taat aturan dan etika menjadikan Enron sebagai korban.

Apa itu integritas? Menjalankan usaha yang baik memerlukan ketaatan dan kepatuhan pada aturan, etika, SOP, dan kepemimpinan yang bertanggung jawab. Kejujuran sikap, kejujuran hati, kejujuran perilaku, kejujuran pikiran, kejujuran niat, kejujuran emosi, dan kejujuran tindakan merupakan satu kesatuan yang harus melebur dalam etos kerja setiap individu. Ucapan, perbuatan, dan pikiran haruslah sama walau dilihat atau tidak dilihat oleh siapapun. Jadi, integritas adalah sebuah kata atau nilai yang mendeskripsikan sebuah realitas perilaku yang bersumber dari kejujuran, tanggung jawab, kemampuan, kualitas, dan niat suci. Intinya, integritas itu memiliki makna yang sangat holistik untuk membuat sikap dan perilaku seseorang menjadi terpercaya.

Untuk menjalankan usaha berlandaskan integritas memerlukan kesadaran dan niat yang suci. Biasanya, perusahaan melengkapi tata kelola terbaiknya dengan berbagai pedoman dan aturan untuk mengikat dan mengawasi perilaku kerja setiap orang. Selanjutnya, dibangun sistem pengawasan dan sistem untuk peningkatan kualitas kepribadian secara terus-menerus. Intinya, setiap karyawan dan pimpinan wajib memahami garis terang yang membedakan perilaku yang dapat diterima dan tidak dapat diterima oleh integritas.

Perusahaan yang menjalankan bisnis dengan budaya integritas memperoleh banyak manfaat untuk menjaga pertumbuhan dan pencapaian kinerja terbaik. Di samping itu, perusahaan mampu meningkatkan reputasi dan kredibilitas di persepsi stakeholders, sehingga menjadi sangat dipercaya dan diandalkan oleh stakeholders. Kondisi ini memudahkan perusahaan untuk mendapatkan sumber daya terbaik dalam menumbuhkan dan mengembangkan usaha.

Budaya integritas dalam bisnis secara otomatis memperkuat manajemen resiko dan integrasi etos kerja terbaik ke dalam perilaku kerja karyawan. Hal ini akan mendorong setiap insan perusahaan untuk membangun bisnis dengan integritas, dan berkomitmen untuk melihat visi perusahaan melalui integritas. Intinya, setiap insan perusahaan akan bekerja dengan niat dan fokus untuk menjaga pertumbuhan dengan perilaku kerja berlandaskan integritas.

Integritas dalam bisnis menjadi kekuatan untuk memperkuat modal usaha; memperkuat tim kerja yang efektif dan produktif; meningkatkan keuntungan usaha; meningkatkan pertumbuhan; meningkatkan fokus sesuai keahlian masing-masing fungsi dan peran; menguatkan daya tahan dalam menghadapi tantangan; mendorong masa depan dengan pertumbuhan dan kinerja; serta membangun kepercayaan diri setiap orang untuk melihat visi dengan optimis.

Ketika integritas sudah menjadi perilaku kerja, maka setiap orang di tempat kerja sudah mampu menyempitkan fokus mereka ke daerah-daerah kunci di mana mereka bekerja dengan unik untuk bisa memberikan nilai tertinggi kepada perusahaan dan pelanggan.

Perilaku integritas secara langsung memperkuat implementasi etika dan etiket di tempat kerja. Hal ini, akan menciptakan budaya kerja yang secara fundamental mempromosikan prinsip-prinsip untuk secara terus-menerus memperbaiki dan meningkatkan semua aspek di lingkungan tempat kerja. Kejujuran dan tanggung jawab menjadi fondasi untuk memotivasi orang-orang berbakat dengan landasan etika.

Budaya integritas di tempat kerja menyatukan semua fungsi dan peran melalui kemampuan komunikasi positif. Intinya, setiap orang memiliki kesadaran dan niat suci untuk kolaboratif dan melayani satu sama lain. Semua orang merasa bertanggung jawab dan bekerja dari diri sejati yang paling jujur, untuk memenuhi harapan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Inovasi yang terus-menerus akan menjadi budaya untuk menjawab tantangan bisnis di masa depan. Setiap orang secara sadar dengan intuisi yang tajam mampu menjaga komitmen untuk praktik bisnis yang etis.

Budaya integritas memunculkan mindset bahwa perusahaan adalah manusia, dan bisnis adalah manusia. Kesadaran bahwa perilaku dan sikap manusialah yang menentukan kemajuan dari usaha tersebut. Oleh karena itu, setiap orang di tempat kerja wajib membangun standar kerja yang lebih tinggi, kolaborasi yang lebih solid di internal organisasi, dan komunikasi yang lebih menyatukan perbedaan. Intinya, perilaku integritas membuat semua orang bangkit dan sadar untuk mengambil tanggung jawab dari hati yang paling tulus dan ikhlas agar dapat bekerja untuk pertumbuhan, bekerja membangun kinerja, menguatkan kekompakan dan sinergi lintas fungsi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

INTEGRITAS KARYAWAN DAN PIMPINAN MENINGKATKAN KUALITAS BISNIS

“Perusahaan yang melakukan bisnis setelah pimpinan dan karyawan terbiasa bekerja berlandaskan integritas, akan menjadi kekuatan unggul untuk dipercaya dan dicintai stakeholders.”~Djajendra

Bisnis tanpa integritas memiliki resiko kehilangan kepercayaan dari stakeholders. Bila perusahaan sudah tidak dipercaya, maka kinerja pun akan jatuh dan menyulitkan manajemen untuk menjalankan usaha dengan baik.

Integritas memastikan semua proses kerja dan perilaku kerja berjalan dengan sepenuh hati, totalitas, jujur, dan bertanggung jawab. Integritas di tempat kerja dimulai dari dalam diri setiap karyawan, serta mampu melayani proses kerja dengan keyakinan internal yang dapat menyebabkan peningkatan kinerja. Fokus setiap karyawan pada diri sendiri untuk mengeluarkan sikap, perilaku, dan tindakan yang sesuai dengan komitmen dan tanggung jawab. Dalam hal ini, kesadaran untuk menjaga bisnis dan proses kerja dengan integritas haruslah menjadi prioritas utama. Di samping itu, setiap hari ada semangat untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas kerja.

Ketika karyawan dan pimpinan perusahaan bekerja berlandaskan integritas, maka semua klien atau pelanggan menjadi semakin percaya dengan produk dan layanan yang diberikan perusahaan. Jelas, hal ini akan meningkatkan pertumbuhan bisnis dan juga meningkatkan keuntungan bagi perusahaan. Kita semua tahu bahwa kepercayaan dalam dunia bisnis adalah harta yang paling bernilai dan penting. Kepercayaan hanya dapat ditumbuhkan dari perilaku yang konsisten mempraktekkan integritas. Perilaku yang penuh integritas memiliki tanggung jawab untuk membangun reputasi dan kredibilitas bisnis dengan cara-cara yang etis.

Karyawan dan pimpinan yang bekerja berlandaskan integritas mampu meningkatkan kepercayaan stakeholders, sehingga bagi stakeholders pelayanan perusahaan menjadi tak ternilai harganya. Dalam hal ini, bisnis dan layanan perusahaan mampu memposisikan diri di atas harapan stakeholders. Sikap dan perilaku terpuji yang betul-betul bekerja dengan jujur, sepenuh hati, bertanggung jawab, cepat, tepat, akurat, teliti, dan benar; mampu meningkatkan daya saing bisnis untuk tetap memimpin di pasar yang kompetitif.

Integritas dalam bisnis adalah dasar untuk bisa memberikan produk terbaik, pelayanan terbaik, dan hubungan terbaik. Perusahaan yang melakukan bisnis setelah pimpinan dan karyawan terbiasa bekerja berlandaskan integritas, akan menjadi kekuatan unggul untuk dipercaya dan dicintai pelanggan. Jadi, sangatlah penting untuk membangun bisnis dengan integritas di semua aspek kerja. Setelah integritas menjadi sebuah kebiasaan dalam wujud perilaku kerja, maka perusahaan akan menjadi mesin uang untuk menghasilkan keuntungan dan berbagai keberhasilan dalam mencapai kemajuan yang lebih besar.

Mengabaikan kualitas integritas dalam menjalankan bisnis sama saja seperti menjalankan bisnis tidak dengan sepenuh hati dan totalitas. Kualitas integritas yang baik menjadikan perusahaan dan sumber daya manusianya menjalankan semua urusan bisnis dengan profesional dan kesungguhan hati, untuk menuju peningkatan dan keberhasilan yang lebih besar. Di samping itu, integritas yang konsisten mampu meningkatkan daya tahan perusahaan dari energi perusak. Kejujuran sikap dan perilaku yang disesuaikan dengan kejujuran dalam setiap tindakan menjadikan perusahaan selalu unggul dan kuat.

Dalam bisnis; hubungan, pelayanan, dan reputasi adalah kunci sukses. Bila Anda mengabaikannya dan tidak memeliharanya dengan sepenuh hati, maka Anda akan kesulitan untuk menjalankan bisnis dengan kinerja terbaik. Orang-orang tidak akan mau berbisnis dengan Anda yang tidak bisa dipercaya dan diandalkan. Orang-orang hanya mau berbisnis dengan Anda yang jujur dalam hubungan, jujur dalam pelayanan, dan jujur dalam membangun reputasi bisnis Anda.

Cara menjalankan integritas yang benar sangatlah mudah, yaitu: menjadi jujur dan merasa bertanggung jawab untuk menjalankan pekerjaan. Di samping itu, Anda juga memiliki kepedulian yang besar untuk mempercepat dan memperlancar proses kerja. Intinya, praktek integritas itu terjadi saat tupoksi Anda dikerjakan dengan jujur, etis, bertanggung jawab, cepat, tepat, teliti, akurat, benar, produktif, dan efektif. Dalam hal ini, Anda mampu mengawasi diri Anda sendiri, sehingga tidak lagi diperlukan CCTV ataupun struktur dan sistem untuk mengawasi perilaku kerja Anda. Jadi, dengan memiliki integritas, Anda sudah menjadi orang yang dipercaya dan diandalkan walau tanpa pengawasan terhadap Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PEKERJAAN ANDA MEMBERIKAN KEHIDUPAN UNTUK ANDA DAN KELUARGA ANDA

“Untuk mencapai keberhasilan selalu ada harga yang harus dibayar dengan ikhlas.”~Djajendra

Bila Anda memberikan kerja keras dan antusiasme yang tinggi untuk pekerjaan Anda, maka Anda akan mendapatkan prestasi dan kinerja terbaik. Untuk mencapai karir yang tinggi, Anda harus memberikan totalitas dan nilai-nilai positif Anda di tempat kerja.

Tidak mungkin ada prestasi dan kinerja tanpa kerja keras. Jika Anda ingin prestasi, Anda harus bekerja dengan disiplin, serta secara teratur mengikuti semua proses kerja yang berkualitas. Jika Anda ingin hal-hal terbaik dalam hidup Anda, Anda harus mau bekerja lebih keras dan hidup lebih sederhana.

Pekerjaan Anda memberikan kehidupan untuk Anda dan keluarga Anda. Dalam hal ini, gaji yang Anda hasilkan dari pekerjaan Anda menjadi kekuatan untuk menjalankan kehidupan Anda dan keluarga. Bila Anda bekerja keras dan hidup sederhana, tanpa pemborosan, maka secara ekonomi daya tahan keuangan Anda menjadi lebih kuat. Simpanlah sebagian uang Anda untuk masa depan, jangan habiskan semua gaji untuk sekedar memenuhi kebutuhan hidup. Bila Anda terjebak dalam kebutuhan hidup, maka kebutuhan hidup tidak pernah cukup, berapapun gaji Anda.

Jangan fokus pada gaji dan penghasilan Anda, fokuslah pada pekerjaan dan tanggung jawab Anda. Jangan menuntut gaji, karena kalau Anda terbiasa menuntut gaji, karir Anda tidak akan kemana-mana, karir Anda hanya akan berputar-putar pada level yang sama dengan peningkatan gaji yang tidak banyak. Jadi, kalau mau membangun masa depan, janganlah mengikuti gaji, ikuti pekerjaan Anda. Pekerjaan Andalah yang akan memberikan masa depan yang cemerlang untuk Anda, bukan gaji Anda.

Miliki kebiasaan untuk melihat apa yang harus Anda kerjakan dan bagaimana Anda bisa memberikan tanggung jawab dari integritas Anda yang tinggi. Ingatkan selalu kepada diri sendiri tentang tujuan Anda di tempat kerja. Katakan setiap hari kepada diri sendiri untuk bekerja lebih keras dan selalu berlatih agar bisa memberikan prestasi lebih. Setiap hari lakukan segala sesuatu untuk menjadi yang terbaik dan mencapai tujuan dengan penuh kualitas.

Walaupun Anda tidak pernah mendapatkan pujian dan perhatian dari atasan Anda, tetaplah bekerja dengan antusiasme yang tinggi dan mengasah kemampuan menjadi lebih baik. Perbaiki semua kekurangan dan kelemahan Anda. Anda tidak perlu meminta orang lain memuji dan memperhatikan Anda. Anda cukup memperhatikan diri sendiri untuk bergerak maju menuju karir dan pencapaian terbaik.

Sering sekali kemajuan dan karir seseorang dikalahkan oleh keinginannya untuk diperhatikan, dipuji, dihargai, dan diakui. Padahal kemajuan dan karirnya diperlukan untuk kebaikan masa depannya sendiri. Jadi, bila dia terlalu berharap kepada orang lain tentang karirnya, maka dia seperti tidak percaya diri atas kemampuannya sendiri. Hal ini hanya akan menjadikan dirinya kehilangan sesuatu untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

Pekerjaan Anda adalah jalan untuk mencapai tujuan Anda, persiapkan jalan tersebut dengan kompetensi dan kualitas. Fokuskan waktu dan tenaga untuk perjalanan menuju puncak. Jangan mengorbankan karir hanya karena hal-hal kecil dalam hubungan kerja. Tetaplah semangat dan terus-menerus bergerak menuju puncak keberhasilan.

Ikhlaskan semua rasa yang tidak menyenangkan hati Anda di tempat kerja. Teruslah bergerak maju menuju tujuan, tinggalkan semua yang mengganggu pekerjaan Anda, teruslah bergerak maju untuk pencapaian terbaik. Jadi, jangan biarkan kegelisahan, ketakutan, penyesalan, dan mental yang mudah menyerah mengisi hari-hari Anda di tempat kerja. Anda harus memiliki mental yang hebat dan berani membuat pilihan-pilihan terbaik untuk kemajuan karir Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MASALAH HANYA BAGIAN DARI PEKERJAAN, HADAPI DENGAN OPTIMIS

motivasi-28112016

“Di tempat kerja, Anda hadir untuk solusi, bukan untuk menciptakan masalah.”~Djajendra

Pekerjaan dan bisnis sangatlah dinamis, sehingga wajar bila berbagai macam masalah muncul di tempat kerja. Ketidakpastian dalam bisnis dan pekerjaan bukanlah sesuatu yang harus menjadi alasan untuk panik dan bingung. Masalah hadir untuk ditemukan solusi yang tepat agar pekerjaan dan bisnis berjalan sesuai arah dan tujuan.

Sifat masalah sangat beragam dan bervariasi, masalah menimbulkan kerumitan bila Anda tidak tenang, masalah menjadi semakin tidak sederhana bila Anda panik. Menangani masalah memerlukan mental dan emosi yang yakin untuk menemukan solusi terbaik.

Ketika Anda berurusan dengan masalah, jangan panik dan takut. Hadapi dengan memahami kompleksitas yang muncul dari masalah tersebut. Jangan campur adukan praduga-praduga dengan emosi dalam menghadapi masalah. Tenangkan diri dan temukan pengetahuan yang tepat untuk menyederhanakan masalah. Pisahkan fakta dari ego dan emosi. Hadapi dengan bijak dan temukan solusi terbaik untuk kebaikan jangka panjang. Jadi, kalau ada masalah, jangan sekedar ingin menyelesaikannya untuk jangka pendek, pastikan Anda mendapatkan solusi yang tepat untuk jangka panjang.

Masalah hanya bagian dari pekerjaan. Ada masalah-masalah kecil yang mudah ditemukan solusinya, kadang ada juga masalah-masalah yang sangat rumit dan tidak mudah untuk menemukan solusinya. Anda harus tegas dan fokus saat menghadapi masalah. Hadapi masalah dengan mental pemenang dan emosi yang lebih cerdas. Hadapi masalah dengan kreatif dan produktif. Jangan membiasakan diri untuk mengeluh terhadap masalah yang timbul. Saat masalah muncul, fokuskan energi dan waktu untuk menemukan solusi.

Pahami penyebab masalah, pertajam intuisi Anda, dan dalami resiko yang ditimbulkan oleh masalah tersebut dengan pengetahuan yang tepat. Ingat, bisnis itu sangat dinamis, dan cara kerja harus selalu disesuaikan dengan realitas bisnis. Jadi, saat cara kerja tidak sesuai dengan tuntutan bisnis, maka masalah pasti muncul. Oleh karena itu, biasakan bekerja di luar zona nyaman, dan biasakan untuk mudah beradaptasi dengan perubahan yang dihasilkan dari ketidakpastian. Semakin mudah Anda beradaptasi dengan perubahan, semakin mudah Anda mendapatkan solusi untuk masalah yang Anda hadapi, termasuk semakin berani dan optimis untuk melakukan perbaikan atas kerusakan yang ditimbulkan oleh masalah.

Karena masalah adalah bagian dari pekerjaan, maka tentu saja, setiap karyawan dan pimpinan harus bertanggung jawab untuk menemukan solusi. Intinya, masalah yang timbul di tempat kerja adalah bagian dari pekerjaan yang dilakukan oleh setiap individu karyawan dan pimpinan. Oleh karena itu, saat sebuah masalah muncul, maka hal itu menjadi tugas setiap orang di tempat kerja untuk menemukan solusi yang tepat. Yang perlu menjadi perhatian adalah penuntasan masalah haruslah bersifat jangka panjang, dan tidak boleh hanya untuk jangka pendek.

Bila Anda kreatif dan terbiasa bekerja di luar zona nyaman, maka apapun masalahnya pasti ada solusi terbaik. Biasanya, orang-orang yang suka panik dan takut dengan masalah karena mereka tidak kreatif dan takut bekerja di luar zona nyaman. Biasakan untuk selalu bertukar ide dengan rekan kerja dalam menemukan solusi, serta biasakan dan budayakan di tempat kerja untuk mengelola masalah dari keyakinan optimis dan pikiran positif.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KEBERHASILAN DIKARENAKAN TIDAK PERNAH BERHENTI BEKERJA KERAS, DISIPLIN, TEKUN, DAN OPTIMIS

“Kalau hari ini Anda gagal, masih ada hari esok untuk berhasil.”~Djajendra

Tidak selalu harus menang, kalah pun adalah kemenangan bagi mental pemenang. Kekalahan bagi mental pemenang adalah kemenangan untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik agar dapat meraih kemenangan yang lebih hebat.

Kalau hari ini Anda gagal, masih ada hari esok untuk berhasil. Mungkin kesempatan hari ini hilang, tapi Anda masih bisa menyiapkan segalanya untuk tampil di kesempatan yang lebih tinggi. Selama Anda bekerja dan hidup dengan semangat tinggi, Anda selalu mampu menciptakan banyak kesuksesan di sepanjang perjalanan hidup Anda.

Membangun karir kerja tidak terlepas dari keberhasilan dan kegagalan. Karir kerja berjalan dalam proses belajar, dan Anda harus terus-menerus belajar untuk beradaptasi dengan hal-hal tak terduga. Mungkin saja Anda merasa dianggap oleh pimpinan tidak berprestasi di tempat kerja, tetapi bila Anda ingin berhasil, Anda tidak boleh berhenti berusaha untuk menjadi yang terbaik. Tetaplah tampil penuh semangat walau Anda dipandang kurang berkinerja di tempat kerja. Jangan biarkan peristiwa yang paling suram di tempat kerja menjadikan Anda kalah dan tak berdaya selamanya. Fokuskan perhatian pada hal-hal positif, dan belajarlah dari pengalaman untuk meningkatkan kualitas dan keterampilan Anda.

Pribadi pemenang tidak peduli dengan keadaan sulit, dia mampu bersikap menang di atas kesulitannya. Dia sadar bahwa keberhasilan dan kegagalan hanyalah warna dari perjalanan hidup. Dia sadar bahwa kegagalan pada hari ini bukan akhir, tetapi awal untuk kesuksesan di waktu yang lain. Bagi pribadi pemenang, kehidupan adalah perjalanan yang optimis di segala situasi dan kondisi. Dia selalu menyiapkan diri dengan disiplin yang tinggi untuk mengatasi tantangan melalui tanggung jawab dan integritas.

Jangan pernah berhenti untuk bekerja dengan cara yang lebih baik. Jangan pernah berhenti untuk mengasah keterampilan dan kemampuan Anda. Belajar dengan lebih rajin dan tambahkan keterampilan baru untuk meningkatkan kualitas Anda. Jadilah energi positif untuk menciptakan budaya kerja yang unggul. Miliki kemauan untuk berprestasi dan berkinerja tinggi. Miliki intuisi dan keterampilan dalam menerjemahkan segala situasi dan kondisi untuk menemukan sukses. Keberhasilan dan kegagalan adalah sesuatu yang biasa saja, dan Anda tidak perlu berlebihan menanggapi keduanya. Fokuskan semua energi dan waktu untuk menjadikan diri Anda lebih baik dan lebih produktif di sepanjang hidup.

Kunci keberhasilan adalah tidak pernah berhenti bekerja keras, tekun, disiplin, rajin, optimis, yakin, dan bermental pemenang. Keberhasilan ada di pikiran Anda. Keberhasilan ada dalam keyakinan Anda. Keberhasilan ada dalam tindakan Anda yang tidak pernah berhenti dan menyerah untuk mewujudkan sukses.

Mental pemenang melahirkan perilaku kerja yang selalu berjuang untuk menjadi yang terbaik. Walaupun sudah menjadi yang terbaik pada saat ini, mental pemenang tidak akan berhenti untuk menjadikan dirinya lebih baik lagi. Kebiasaan hidupnya tidak pernah berhenti untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan. Setiap hari belajar dengan rendah hati dan menyerap pengetahuan dari semua dimensi kehidupan kerja.

Keberhasilan tidaklah gratis, ada banyak hal yang harus diberikan untuk mendapatkan keberhasilan. Anda harus memberikan kerja keras, ketekunan, kerajinan, disiplin, dan juga mau belajar dengan ikhlas dari pelajaran yang diberikan oleh kegagalan. Anda juga harus sadar bahwa berjuang dan bekerja keras untuk sukses bukanlah cukup satu kali, tetapi Anda harus siap mental untuk berjuang dan bekerja keras berkali-kali, tanpa pernah berhenti dan menyerah di sepanjang hidup Anda.

Saat Anda memulai karir di tempat kerja, tidak mungkin semua hal berjalan dengan sempurna. Banyak hal-hal yang tak terduga dan yang tidak Anda inginkan dapat terjadi. Bila Anda bermental pemenang, maka Anda tidak pernah berkeluh-kesah untuk hal-hal yang merugikan Anda, juga tidak terlalu gembira untuk hal-hal yang menguntungkan Anda. Mental pemenang selalu tenang dan menerima segala sesuatu dengan rendah hati. Setiap kegagalan disikapi dengan tenang, lalu mencari solusi agar cepat pulih dari kegagalan, dan segera bangkit dengan optimis untuk mencoba lagi.

Keberhasilan membutuhkan sistem yang kuat untuk menjaga konsistensi tindakan di dalam proses yang tidak pasti. Sistem diperlukan karena dalam proses kadang ada situasi yang tidak bekerja dengan cara Anda. Mungkin Anda sudah berpikir dan menyusun rencana yang hebat, tetapi tantangan datang di luar dugaan Anda, dan kadang bisa juga tantangan itu di luar kendali Anda. Dalam hal ini, sistem akan menjaga standar dan proses yang normal, dan Anda tinggal menjadi lebih kreatif untuk mengatasi tantangan yang di luar dugaan itu dengan solusi terbaik. Menghadapi hal-hal tak terduga dan di luar kemampuan membutuhkan sikap tenang dan penuh percaya diri. Hal yang pasti, Anda harus mampu mengeksekusi dengan sistem Anda yang hebat itu, lalu dengan kreatif mampu menghasilkan kinerja dan prestasi terbaik.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KEBIASAAN-KEBIASAAN PRODUKTIF DI TEMPAT KERJA

“Karyawan produktif cerdas merencanakan, sangat aktif, berenergi tinggi, memprioritaskan segala sesuatu, dan memiliki langkah-langkah yang tepat untuk bertindak.”~Djajendra

Karyawan yang produktif datang ke tempat kerja untuk melakukan pekerjaan dengan sangat efektif, sangat efisien, dan sangat produktif. Waktu, energi, kompetensi, dan kualitas selalu dimanfaatkan untuk memberikan kontribusi yang lebih bagi perusahaan. Karyawan yang produktif tidak memiliki rasa malas, mereka sangat rajin dan disiplin untuk menyelesaikan tugasnya. Mereka sangat energik, penuh semangat, tekun, bekerja detail dan rinci, memiliki kesadaran yang tinggi untuk berprestasi, dan bermental pemenang.

Karyawan produktif sadar bahwa kinerja dan prestasi terbaik hanya dapat dihasilkan dari perilaku kerja yang sangat produktif. Menjadi produktif berarti memulai hari dengan niat, doa, dan semangat untuk menyelesaikan semua prioritas tanpa menunda dengan alasan apapun. Bangun setiap pagi, pikiran dan kesadaran sudah mengetahui apa-apa yang harus segera dilakukan hari ini. Kesadaran dan rasa optimis menggerakkan etos kerja untuk bekerja dengan kecepatan tinggi. Rasa percaya diri dan keyakinan untuk bekerja mencapai kinerja terbaik selalu menjadi motivasi bagi karyawan produktif.

Tidak akan ada tumpukan dokumen; tidak akan ada pelayanan yang diperlambat; tidak akan ada keluh-kesah dan perilaku pesimis. Karyawan yang produktif adalah energi sukses yang terus-menerus bertindak dengan kekuatan penuh untuk menghasilkan yang terbaik.

Karyawan produktif percaya bahwa semua urusan selalu ada solusinya, sehingga tidak perlu panik dan merasa kacau dengan tantangan. Mereka fokus pada solusi dan tidak pernah fokus pada masalah. Mereka bekerja dengan sangat terorganisir dan transparan di semua aspek kerja. Tidak ada yang disembunyikan, tidak ada yang ditakuti, semuanya dikerjakan dengan kejujuran dan rasa tanggung jawab yang tinggi. Mereka tidak percaya pada kegagalan, mereka memiliki kebiasaan-kebiasaan yang fokus dan disiplin pada apa yang dikerjakan, sehingga selalu bekerja di wilayah sukses.

Karyawan produktif sadar untuk menjaga fisik yang selalu bugar dan pikiran yang selalu positif. Bila fisik bugar, pikiran positif, maka semua urusan dapat dikerjakan dengan senang hati. Fisik yang bugar dan pikiran positif menghasilkan energi yang begitu kuat untuk melancarkan semua proses kerja. Dalam hal ini, apapun yang mereka rencanakan dan jadwalkan dapat diselesaikan tepat waktu.

Orang-orang produktif sangat disiplin dan patuh dengan ritual hidup yang sudah terjadwal dengan baik. Mereka sangat ahli untuk menjalankan work life balance, sehingga semua urusan dan tanggung jawab di dalam kehidupannya dapat dilayani dengan baik. Mereka cerdas merencanakan, sangat aktif, berenergi tinggi, memprioritaskan segala sesuatu, dan memiliki langkah-langkah yang tepat untuk bertindak. Mereka sangat cerdas memanfaatkan waktu untuk melayani segala sesuatu yang menjadi tanggung jawab di dalam kehidupan mereka.

Karyawan produktif hadir ke kantor untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Mereka tidak pernah diam dan menunda, mereka selalu proaktif dan menindaklanjuti segala sesuatu dengan kecepatan tinggi. Mereka tidak pernah memberi beban kepada orang lain atas apa yang mereka kerjakan. Mereka sangat cerdas untuk menyelesaikan pekerjaan dan tanggung jawab dengan seoptimal mungkin. Mereka bergerak dengan lincah dan cepat, dan selalu bekerja dengan prinsip kehati-hatian. Mindset orang-orang produktif anti menunda-nunda yang bisa diselesaikan hari ini. Kebiasaan-kebiasaan yang positif dan efektif menciptakan perilaku kerja yang sangat produktif.

Karyawan produktif setiap hari mempersiapkan fisik, emosi, pikiran, dan suara hati untuk berprestasi. Mereka suka melakukan afirmasi dan sangat taat berdoa kepada Tuhan. Mereka sadar kekuatan Tuhan di dalam diri sangat penting untuk mengalahkan rasa takut. Ketidakpastian, kedinamisan, dan perubahan adalah realitas yang bisa datang kapan pun untuk mengganggu proses kerja yang produktif. Oleh karena itu, karyawan produktif selalu sadar untuk bersikap rendah hati dan mempersiapkan diri setiap hari, termasuk belajar setiap hari untuk memperbaiki kekurangan diri.

Komunikasi, kolaborasi, dan koordinasi adalah bagian terpenting di sepanjang proses kerja. Jadi, karyawan produktif sangat sadar untuk meningkatkan soft skills mereka agar mereka bisa menjadi kekuatan yang andal di setiap komunikasi, kolaborasi, dan koordinasi. Mereka juga selalu memiliki disiplin yang tinggi di dalam menggunakan waktu. Kebiasaan-kebiasaan produktif terus-menerus di sempurnakan agar dapat berkontribusi dan melayani pekerjaan dengan kinerja tinggi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com