BILA NIAT KITA SAMA DENGAN KEHENDAK TUHAN, MAKA KEAJAIBAN DAPAT DIHASILKAN

“Niat hidup dalam pemikiran dan perasaan batin; niat tidak bersuara, tidak terlihat, dan bisa disembunyikan. Tidak mudah bagi orang lain untuk memahami niat seseorang. Hanya Tuhan yang mengetahui niat seseorang.”~Djajendra

Segala sesuatu berawal dari niat. Niat baik menghasilkan hal-hal baik bagi kehidupan, niat buruk menghasilkan hal-hal buruk bagi kehidupan. Niat bersumber dari karakter asli seseorang. Untuk memahami karakter seseorang, kita bisa mendalaminya dari niat orang tersebut. Bila niatnya selalu baik dan konsisten, maka karakter asli orang tersebut sama seperti niatnya itu. Dan sebaliknya, bila niatnya selalu tidak baik dan konsisten tidak baiknya, maka karakter asli orang tersebut sama seperti niatnya itu. Jadi, niat adalah komponen penting dalam membangun karakter unggul.

Niat adalah kekuatan dari dalam diri untuk menjalankan kehidupan yang diinginkan. Niat tidak bersuara, tidak terlihat, dan bisa disembunyikan. Niat hidup dalam pemikiran dan perasaan batin seseorang, sehingga tidak mudah bagi orang lain untuk memahami niat seseorang, tetapi tidak seorang pun yang bisa lolos dari pengawasan Tuhan. Jadi, walaupun niat buruk dibungkus dalam penampilan yang membohongi semua orang, tetapi niat buruk tersebut pasti mendapatkan hukuman dari Tuhan.

Setiap orang berhak memiliki keinginan yang bersumber dari niat, tetapi jalan hidup ditentukan oleh kehendak Tuhan. Jadi, belum tentu niat dan keinginan kita itu menjadi bagian dari tujuan hidup kita. Tuhanlah yang mengetahui tujuan hidup di depan kita. Oleh karena itu, walaupun kita memiliki niat dan keinginan yang sangat kuat, tetapi apa yang Tuhan berikan kepada kita itulah jalan hidup kita, kita harus tunduk dan menerima semua kehendak Tuhan, lalu melewatinya agar kita bisa mengetahui tujuan hidup kita yang sesungguhnya.

Peliharalah niat baik untuk menyelesaikan setiap momen dari kehidupan yang Anda jalani. Ketika sedang melewati kegelapan, hidupkan obor cahaya dari dalam diri sebagai petunjuk arah untuk keluar dari kegelapan. Ketika sedang melewati terang, hidupkan kesadaran diri untuk tetap rendah hati di dalam niat baik. Sadari dan saksikan semua momen kehidupan tanpa terpengaruh olehnya.

Niat kita mendorong diri kita untuk membuat tindakan pencapaian. Jadi, niat itu adalah energi yang sangat kuat di dalam diri yang terekspresi dalam wujud keinginan. Niat adalah energi dari dalam batin yang mengalir melampaui batas kehidupan. Tetapi, kembali, apapun niat kita, haruslah disesuaikan dengan kehendak Tuhan. Kita tidak boleh ngotot atau berambisi secara berlebihan dengan niat kita, saat kehendak Tuhan berbicara lain, kita harus terlebih dahulu fokus untuk menyelesaikan kehendak Tuhan.

Ketika niat kita sangat kuat, maka kita termotivasi dan bekerja lebih keras untuk mencapai apa yang kita niatkan tersebut. Wujud niat adalah energi tak terlihat yang mengalir di dalam tindakan. Niat menarik segala yang kita butuhkan untuk mengalami hidup dengan cara baru. Bila niat kita sama dengan kehendak Tuhan, maka keajaiban dapat kita hasilkan. Niat baik kita yang direstui Tuhan menjadi keajaiban yang membawa kelimpahan dan kemakmuran.

Kadang-kadang, niat baik kita juga harus melewati ujian. Jadi, dalam kehidupan, ujian dulu, baru kita belajar dari ujian tersebut. Hal ini, tentu saja berbeda dengan sekolah, di sekolah kita belajar dulu baru ujian. Dalam sekolah kehidupan, kita diuji dulu, barulah kita belajar dari ujian kehidupan yang kita dapatkan. Jadi, walau sebaik apapun niat tersebut dan sejujur apapun diri tersebut, tetaplah harus melewati ujian kehidupan. Biasanya, ujian kehidupan datang dari sebab-akibat dari niat tersebut. Niat baik dari orang-orang jujur, walaupun harus melewati ujian kehidupan, pasti mendapatkan bantuan dan perlindungan dari Tuhan.

Tuhan selalu bersama orang-orang yang hidup dengan niat baik dan perilaku jujur. Hidup setiap orang pasti sesuai rencana penciptaan Tuhan. Jadi, apapun niat kita, tidaklah boleh mengabaikan tanda-tanda dari Tuhan melalui berbagai peristiwa yang hadir di dalam kehidupan kita. Perbanyak doa, perbanyak kerja keras, tingkatkan disiplin, fokuskan perhatian untuk penyelesaian, dan terimalah apapun hasil akhirnya dengan ikhlas.

Niat baik menciptakan moralitas yang tinggi. Niat buruk menciptakan moralitas yang rendah. Niat baik mendorong perilaku baik bagi pencapaian duniawi. Niat buruk mendorong perilaku buruk bagi pencapaian duniawi. Jadi, niat baik itu diperlukan untuk menciptakan kehidupan sosial yang damai dan harmonis. Niat tidak baik hanya menghasilkan kerusakan dan kerugian bagi kehidupan sosial.

Tidak ada kedamaian di dalam diri yang penuh dengan niat tidak baik. Jadi, walaupun seseorang berpura-pura baik, tetapi niat di dalam dirinya tidak baik, maka orang tersebut tidak mungkin bisa menemukan kedamaian dan keindahan di dalam hidupnya. Intinya, setiap niat buruk yang ditampilan dalam wujud kebaikan mungkin bisa membohongi banyak orang, tetapi tidak mungkin bisa membohongi diri sendiri. Niat tidak baik di dalam diri adalah energi negatif yang menguras semua kedamaian hati.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Iklan