MEMAAFKAN ADALAH ENERGI UNTUK KEBAHAGIAAN

“Ketika Anda memaafkan dan meninggalkan ketergantungan pada semua peristiwa hidup yang merugikan dan yang menyakitkan Anda, lalu Anda hanya bekerja dengan ikhlas dan menjalani hidup dalam lindungan Tuhan, serta setiap hari hanya merasakan syukur dan nikmat Tuhan, maka Anda menjadi orang yang paling beruntung dalam hidup ini.”~Djajendra

Memaafkan adalah sebuah respon atas peristiwa hidup yang merugikan atau menyakiti Anda. Jadi, Anda tidak perlu bereaksi dengan keras, Anda cukup merespon peristiwa tersebut dengan sebuah pilihan dari kesadaran Anda, yaitu: memaafkan dan mengampuni orang-orang yang menyakiti Anda. Kenapa Anda harus memaafkan? Karena ini adalah sebuah pilihan sadar Anda untuk melepaskan diri dari stres, sakit hati, sakit kepala, dan marah yang tidak berhenti. Memaafkan adalah sebuah pilihan cerdas untuk membuat hidup Anda tetap gembira dan gembira setiap hari.

Mungkin Anda bertanya, “apakah adil dan apakah begitu mudah untuk memaafkan orang-orang yang sudah sangat jahat kepada diriku?” Jawabannya, jelas, memang tidak mudah untuk memaafkan orang-orang yang membuat Anda sangat terluka dan menderita. Memori atau ingatan rasa terluka yang Anda rasakan akan selalu hadir, untuk mengingatkan mereka yang melukai hati Anda. Luka tubuh mudah disembuhkan, luka batin sangat sulit disembuhkan. Batin yang terluka akan selalu melanjutkan lukanya dari waktu ke waktu karena ingatan yang tidak mau memaafkan. Tetapi, ingat, bahwa tidak memaafkan adalah seperti minum racun dan mengharapkan orang lain untuk mati. Semakin kuat benci, dendam, sakit hati, perasaan tidak senang, dan semua energi negatif lainnya di dalam diri Anda; maka, Anda menjadi semakin terluka dan menderita di sepanjang hidup Anda. Tidak ada kebahagiaan dan keindahan di hati yang penuh dendam dan benci. Tidak ada kedamaian dan kebaikan hidup di hati yang selalu berprasangka buruk.

Tidak memaafkan hanya akan memperkuat ingatan tidak menyenangkan itu ke dalam diri Anda, sehingga ingatan negatif tersebut menciptakan energi negatif di dalam diri Anda. Jadi, walaupun Anda sudah sangat disakiti dan dirugikan, memaafkan adalah satu-satunya jalan agar Anda bisa tetap merasakan nikmat Tuhan di segala bidang kehidupan Anda. Menyimpan marah dan sakit hati hanya menjadikan Anda tidak bisa menjangkau nikmat hidup dari Tuhan. Orang-orang yang dirinya terisi penuh dengan energi negatif tidak perlu bermimpi untuk hidup damai, bahagia, sejahtera, tenang, dan mendapatkan kenikmatan dari Tuhan di segala bidang kehidupan.

Ya, mungkin bagi Anda terasa sangat tidak adil, orang yang sudah sangat jahat kepada Anda harus Anda maafkan agar hidup Anda damai. Mungkin Anda merasa demi keadilan, Anda wajib membalas dan membuat orang tersebut merasakan sakit seperti yang Anda rasakan. Ketika seseorang menyakiti dan merugikan Anda, jangan Anda juga berbuat seperti yang dia buat, biarlah Tuhan yang mengurus dia dengan hukum Tuhan. Jadi, kalau Anda disakiti, Anda tidak perlu membalas untuk menyakiti juga. Kuasa Tuhan pasti melindungi Anda yang ikhlas dan penuh cinta, Anda hanya perlu tunduk dan menyerah kepada Tuhan, lalu tetaplah menjalani hidup dengan penuh kegembiraan setiap hari.

Di dalam diri yang penuh energi positif tidak akan pernah ada beban hidup, yang ada hanya keindahan dan kenikmatan hidup. Ketika Anda memaafkan dan meninggalkan ketergantungan pada semua peristiwa hidup, lalu Anda hanya bekerja dengan ikhlas dan menjalani hidup dalam lindungan Tuhan, serta setiap hari hanya merasakan syukur dan nikmat Tuhan, maka Anda menjadi orang yang paling beruntung dalam hidup ini. Memaafkan dan mengampuni adalah untuk kebaikan diri sendiri. Masalah keadilan, janganlah khawatir. Tuhan tidak pernah tidur. Siang dan malam, Tuhan menjaga Anda yang baik dengan cinta dan kasih sayang. Tuhan pasti menegakkan keadilan dengan caranya, dan tidak seorang pun yang bisa bersembunyi dari kesalahan yang mereka buat. Jadi, ketika Anda hidup di dalam kuasa Tuhan, maka tugas Anda adalah berbuat baik dan berbuat baik, walau kepada orang-orang yang tidak berbuat baik kepada Anda. Dan, Anda juga selalu merasa gembira karena mendapatkan nikmat dari Tuhan di semua bidang kehidupan Anda.

Pada waktu Anda sulit memaafkan, cobalah tenangkan diri dan tingkatkan afirmasi kata-kata positif secara terus-menerus sampai Anda tenang. Jujurlah kepada diri sendiri tentang akibat yang ditimbulkan oleh rasa sakit hati Anda tersebut. Akui bahwa rasa sakit itu sangat merugikan hidup Anda. Sadari bahwa membiarkan rasa sakit itu tumbuh membesar akan menciptakan penderitaan di dalam diri Anda sendiri. Ya, Anda pasti orang yang cerdas, dan tidak mungkin mau hidup menderita setiap hari, hanya gara-gara pikiran Anda masih hidup di dalam peristiwa yang menciptakan sakit hati tersebut. Jelas, Anda akan berusaha untuk menghapus sakit hati tersebut dari hidup Anda. Anda pun pasti tahu bahwa satu-satunya cara adalah memaafkan dan melepaskannya dari hati dan pikiran Anda.

Tidak memaafkan berarti sedang menyakiti diri sendiri. Memelihara dendam berarti sedang membangun kekejaman di dalam diri. Tidak memaafkan dan memelihara dendam di dalam diri hanya memperkuat energi negatif di dalam diri sendiri. Akibatnya, hidup Anda setiap hari akan berjalan di dalam kemarahan, kebencian, perasaan tidak adil, perasaan tidak benar, perasaan bersalah, perasaan sedih, perasaan malu, dan berbagai perasaan negatif lainnya yang membentuk Anda menjadi orang yang siap menciptakan kerusakan bagi kedamaian hidup. Ya, Anda menjadi orang yang tidak baik bagi kedamaian hidup. Jelas, Anda tidak mau, Anda pasti ingin menjadi orang yang membawa kebaikan dan kedamaian bagi hidup. Apalagi hidup ini sangat singkat. Oleh karena itu, Anda harus fokus dan memberikan energi positif ke dalam peristiwa yang membuat Anda sakit hati. Jadi, Anda tidak boleh berpikir sebagai korban, Anda harus berpikir sebagai murid yang sedang belajar sesuatu untuk menghebatkan Anda di masa depan. Anda harus memahaminya bahwa apapun yang sedang Anda alami adalah sesuatu yang sedang menjadikan hidup Anda lebih baik dan lebih hebat. Intinya, Anda harus berpikir positif agar Anda tidak hidup dalam energi negatif sebuah peristiwa hidup.

Dalam hidup, tidak seorang pun yang tidak membuat kesalahan. Semua orang pasti pernah membuat kesalahan. Manusia adalah tempatnya salah, hanya Tuhan maha sempurna dengan segala pujian. Ketika orang menyakiti Anda, ingatlah bahwa manusia tempatnya salah. Jadi, kita semua, kadang-kadang tergelincir dalam kesalahan, dan pasti kita juga akan merasakan akibat dari kesalahan yang kita buat. Hukum Tuhan pasti bekerja dengan caranya, untuk setiap orang, tanpa perbedaan dan pilihan. Oleh karena itu, untuk apa lagi Anda harus marah, benci, sakit hati, dan mencengkeram berbagai rasa negatif di dalam diri sendiri. Jelas, yang rugi Anda sendiri, yang menderita Anda sendiri. Jadi, memaafkan adalah energi untuk kebahagian Anda sendiri.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Iklan