MENGGUNAKAN CORE VALUES KETIKA BEKERJA

“Keberadaan core values membuat karyawan tidak melihat sisi yang berlawanan. Sebaliknya, mampu menjaga hati dan pikiran yang sesuai dengan core values.”~Djajendra

Ketika core values perusahaan tidak terinternalisasi dengan baik, maka wilayah kerja mudah ditarik ke dalam permainan politik kantor, dan semua perhatian akan tercurahkan dalam politik kantor. Orang-orang di lingkungan kerja akan melihat sisi yang saling berlawanan dengan argumen masing-masing yang membuat konflik tumbuh subur. Kehidupan sosial di tempat kerja akan ramai dengan gosip dan pikiran setiap orang juga menjadi tidak jernih karena terisi argumen-argumen yang tidak sesuai dengan realitas kerja. Dampaknya, pemberdayaan jiwa dan kesadaran karyawan tidak akan searah dengan nilai-nilai perusahaan. Jelas, hal ini akan merusak strategi perusahaan untuk menciptakan proses dan hasil akhir terbaik.

Core values merupakan tuntunan untuk berperilaku dan pengambilan keputusan di tempat kerja. Apa pun perbedaan yang ada di tempat kerja, core values berfungsi menyatukan perbedaan dan menciptakan perilaku kerja yang sama berdasarkan kekuatan nilai-nilai perusahaan. Manusia sendiri membutuhkan perhatian, kasih sayang, pengakuan, kepedulian, dan perlindungan. Jadi, tugas kepemimpinan adalah memenuhi kebutuhan manusia perusahaan dan sekaligus memenuhi strategi perusahaan melalui internalisasi core values ke dalam jati diri manusia perusahaan. Hal ini berarti, core values harus terus-menerus diinternalisasi sampai menjadi budaya dan perilaku sehari-hari di alam bawah sadar.

Internalisasi core values haruslah memilih langkah untuk membangkitkan kesadaran tertinggi karyawan dalam menghadapi semua situasi yang menantang. Karyawan harus bangkit kesadarannya untuk melakukan perubahan di dalam diri. Karyawan harus dibukakan pikirannya untuk dapat melihat semua sisi yang berlawanan secara positif. Kesadaran tertinggi karyawan harus dibangkitkan agar tidak melawan antara satu sama lain hanya karena perbedaan persepsi, perbedaan keyakinan, atau pun menentukan benar dan salah sesuai pola pikir masing-masing. Kesadaran karyawan diperlukan agar masing-masing orang bisa menjaga hati dengan pikiran yang terbuka untuk menerima realitas di tempat kerja. Bila masing-masing orang ngotot dengan pola pikirnya tanpa fondasi core values perusahaan, maka keterpurukanlah yang akan terjadi di tempat kerja. Intinya, core values perusahaan adalah energi yang membawa setiap individu di tempat kerja, untuk fokus dalam core values dan bersama sebagai satu kekuatan kerja yang solid dan unggul.

Core values berfungsi sebagai pengikat dan penyatu energi kerja menjadi jauh lebih kuat dan lebih unggul untuk menghadapi perbedaan dan kekacauan. Core values adalah pilihan melalui kesadaran diri, bukan paksaan. Kalau dipaksakan mungkin saja bisa, tetapi bersifat sementara. Core values harus diterapkan sejak rekrutmen. Bila saat wawancara dan test masuk mindset calon karyawan tidak nyambung dengan core values perusahaan, maka lebih baik tidak merekrut calon karyawan tersebut. Carilah calon karyawan yang nantinya mudah menerima internalisasi core values perusahaan, hindari calon karyawan yang sulit menerima internalisasi core values perusahaan.

Di dalam diri setiap orang ada nilai-nilai baik dan nilai-nilai buruk yang hidup berdampingan. Ini adalah fakta. Sebaik apapun diri kita, nilai-nilai baik dan nilai-nilai buruk tetap menghuni pikiran kita. Bila kita tidak berhari-hati, maka nilai-nilai baik bisa dipengaruhi dan dilemahkan oleh nilai-nilai buruk. Oleh karena itu, dibutuhkan kesadaran dan energi perhatian yang tinggi untuk mendukung diri sendiri agar bisa fokus pada nilai-nilai positif. Dalam hal ini, nilai-nilai positif tersebut di dalam wujud core values perusahaan. Kemampuan karyawan untuk memberikan perhatian penuh terhadap makna dari core values perusahaan, serta kemampuan untuk menjadikannya sebagai perilaku kerja dan alat pengambilan keputusan di tempat kerja, akan memberikan kekuatan yang hebat untuk mencapai masa depan dan menyelesaikan proses kerja dengan profesional.

Kita semua tahu bahwa core values adalah bagian dari strategi manajemen dalam membentuk keyakinan di tempat kerja, untuk menghasilkan proses kerja terbaik dan hasil akhir terbaik. Intinya, core values ini seperti sebuah keyakinan yang dipercayai mampu membentuk kekuatan sumber daya manusia yang unggul, untuk mencapai masa depan dan menyelesaikan proses bisnis dengan sempurna. Dengan demikian, core values selalu melekat dalam proses bisnis, ia mampu menyatukan orang-orang yang mengelola bisnis dan membentuk budaya yang mengantar manusia perusahaan untuk mencapai prestasi.

Core values adalah alat untuk pembentukan tim kerja yang hebat. Di mana, core values menyatukan pikiran dan perasaan setiap individu karyawan, untuk mengelola bisnis dan membentuk budaya kerja sama yang andal. Core values harus hidup di dalam diri setiap orang. Core values harus menjadi kebiasaan kerja yang dihasilkan dari alam bawah sadar setiap orang. Oleh karena itu, core values harus dilatih terus-menerus, ditanam ke dalam perilaku hingga mampu terlihat dalam setiap tindakan dan etos kerja karyawan.

Core values merupakan standar yang dipakai untuk membedakan cara terbaik dengan sesuatu yang kurang baik. Jadi, dalam operasional sehari-hari di tempat kerja, cara kerja terbaik adalah dengan memaknai core values secara benar dan menjadikannya perilaku di setiap proses kerja hingga pencapaian hasil akhir.

Setiap individu harus menanam sendiri core values ke dalam jati dirinya; meyakininya sebagai nilai-nilai terbaik untuk menghasilkan kinerja; dan membentuknya ke dalam sistem untuk dapat dijalankan secara operasional dalam rutinitas kerja. Komitmen dan niat suci dari setiap individu untuk menjadikan core values sebagai kekuatan bersama adalah penting.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Iklan