TIDAK PERLU MEMPERCAYAI SEMUA YANG ANDA PIKIRKAN

“Pikiran hanyalah pikiran yang suka datang dan pergi sesukanya.”~Djajendra

Orang bijak bilang, “pikiran seperti awan di langit, mereka datang dan pergi.”

Pikiran belum menjadi kenyataan, dia masih dalam permainan emosi dan mental. Jadi, jangan khawatir, pikiran Anda belum tentu benar, dan belum tentu juga salah. Santai saja, jangan terjebak dalam pikiran.

Bila Anda mengabaikan kesadaran, maka pikiran menjadi sangat kuat untuk terus-menerus menciptakan berbagai cerita. Pikiran kadang tidak membiarkan Anda keluar dari polanya. Anda lah yang harus membangun kekuatan melalui kesadaran diri untuk tidak menyimpan semua yang terjadi di dalam pikiran, serta mampu menemukan jalan keluar dari jebakan pikiran. Abaikan semua cerita hidup yang diciptakan oleh pikiran. Fokuskan untuk menjalani hidup di dunia nyata, bukan di dunia pikiran. Bila Anda membiarkan pikiran menciptakan cerita sesukanya, maka semua itu akan mengganggu kebahagiaan hidup Anda.

Pikiran terlalu cerdas dan hanya bisa dikendalikan melalui kesadaran yang cerdas. Bila kesadaran Anda kurang cerdas, maka pikiran menjadi Raja yang mengatur hidup Anda. Akibatnya, kehidupan Anda dalam dunia nyata selalu bertentangan dengan keinginan pikiran. Jelas, realitas ini menjadikan hidup Anda tidak damai. Oleh karena itu, Anda tidak harus percaya semua yang Anda pikirkan. Biarkan pikiran datang dan pergi, yang penting Anda tidak boleh terjebak di dalam pikiran.

Ketika jiwa di penjara dalam pikiran, maka hilanglah kemerdekaan diri. Jadi, untuk menjadi orang yang hidup merdeka, Anda tinggal membebaskan jiwa dari penjara pikiran. Kesadaran Anda memiliki kekuatan untuk membuka pintu penjara pikiran, kesadaran Anda juga memiliki kemampuan untuk mengeluarkan jiwa dan membiarkannya pergi ke dunia bebas.

Pikiran sangat cerdas untuk melayani harapan, keinginan, kebutuhan, dan impian Anda. Anda cukup memiliki keyakinan yang kuat, maka pikiran mulai menciptakan cerita demi cerita untuk menguatkan keyakinan Anda. Pikiran tidak peduli apakah Anda punya kompetensi, kualitas, pengetahuan, kemampuan, pengalaman, dan keterampilan. Begitu Anda punya keyakinan dan keinginan, pikiran langsung mulai menciptakan ceritanya. Dalam hal ini, pikiran tidak mengurus atau bertanggung jawab tentang keberhasilan Anda di dunia nyata. Pikiran hanya bekerja melayani semua yang Anda yakini dan dambakan di dunia pikiran Anda.

Pikiran kadang suka bersikap sewenang-wenang dan membuat Anda berpikir terus sampai stres. Oleh karena itu, jangan membiasakan untuk memikirkan segala sesuatu, apalagi memikirkan hal-hal yang belum mampu Anda lakukan sekarang. Berpikirlah sesuai prioritas dan yang paling mudah untuk Anda kerjakan. Hal-hal yang belum mampu dilakukan atau dikerjakan hari ini, jangan dipikirkan, cukup dicatat dalam rencana.

Pikiran menciptakan khayalan dan dari khayalan tersebut terciptalah cerita oleh pikiran. Bila khayalan Anda tidak positif, tetapi berprasangka buruk, maka hal itu akan tumbuh menjadi masalah. Hidup yang baik haruslah dengan solusi, bukan dengan masalah. Apapun masalahnya, pikiran harus dibiasakan untuk menemukan solusi perbaikan, bukan menambah masalah.

Semua pikiran yang datang dan pergi bukan untuk dipercaya, melainkan untuk dipilih yang benar-benar bermanfaat bagi kebaikan hidup. Pahami semua cerita di dalam pikiran melalui kesadaran dan niat baik, lalu pilih cerita yang positif untuk Anda implementasikan di dalam dunia nyata. Biasakan untuk mengamati apa pun pikiran yang muncul. Rasakan sensasi yang diberikan oleh pikiran tersebut, rasakan emosi yang dihasilkan oleh pikiran tersebut.

Kebiasaan adalah kekuatan yang bisa membentuk pola yang diinginkan. Anda bisa mengamati pola pikiran Anda, lalu merubahnya sesuai keinginan hati nurani Anda. Dalam hal ini, Anda harus berlatih secara berulang-ulang sampai Anda mampu mengendalikan pikiran melalui kesadaran dan hati nurani.

Pikiran hanyalah pikiran, tetapi bila pikiran tidak dikendalikan dan diarahkan ke energi positif, maka pikiran akan menjadi kekuatan yang merugikan kebahagiaan hidup diri sendiri. Oleh karena itu, pintar-pintarlah memanfaatkan pikiran agar pikiran menjadikan hidup Anda dalam nikmat rasa syukur.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com