MENGHADAPI KEGAGALAN DENGAN KETANGGUHAN MENTAL

motivasi-25-okt-2016

“Hidup sangat indah, jangan dirusak dengan perasaan dan pikiran yang tidak pernah bersyukur.”~Djajendra

Kegagalan adalah bagian dari kehidupan. Orang bijak mengatakan bahwa kegagalan adalah sukses yang tertunda. Kegagalan bukan untuk disesali atau ditangisi, kegagalan hanyalah sebuah proses untuk menuju pencapaian terbaik.

Setiap orang pasti pernah mengalami kegagalan. Bila kegagalan disikapi dengan ketangguhan mental dan keikhlasan hati, maka mudah bangkit untuk menjadi lebih baik. Sebaliknya, bila kegagalan dipikirkan terus, diingat terus-menerus, disesali, ditangisi; maka, sulit bangkit menuju kemajuan.

Mental tangguh tercipta dari kesadaran, keyakinan, dan latihan. Kesadaran untuk membuang semua kebiasaan yang melemahkan mental, dan kesadaran untuk menciptakan kebiasaan baru yang menguatkan mental. Ketangguhan mental merupakan hasil dari Kebaikan-kebaikan yang dilakukan di dalam diri untuk menghasilkan kekuatan dalam menghadapi kegagalan.

Mental tangguh adalah mental yang tidak pernah menyerah untuk mencapai tujuan. Memiliki standar perjuangan tanpa kompromi dan keteguhan hati untuk mencapai yang diperjuangkan. Kegagalan dan masa-masa sulit selalu dianggap sebagai bagian dari proses menuju kemenangan. Jadi, tidak ada rasa takut dan khawatir. Semua langkah terarah dalam nilai-nilai perjuangan yang sudah terinternalisasi di dalam mental, sehingga standar dari sikap dan perilaku dijaga oleh nilai-nilai perjuangan tersebut.

Ketangguhan mental tidak muncul begitu saja, dia merupakan produk dari kecerdasan emosional yang mampu membuat keputusan-keputusan terbaik di bawah tekanan dan ketidakpastian. Biasanya, persepsi selalu optimis dan percaya diri untuk menghadapi realitas yang sulit. Mental yang mudah beradaptasi dan bergerak secara konstan dalam kekuatan positif. Ketenangan dan kesabaran menjadi kekuatan saat semua realitas tampak melawan dan menyerang. Emosi selalu terjaga di dalam kecerdasan bertindak, sehingga semua masalah mampu diperkecil untuk mendapatkan solusi terbaik.

Ketangguhan mental membuat Anda tumbuh positif dan optimis. Anda tidak mudah terjebak dalam kekuatan negatif. Anda selalu sadar untuk memiliki ketahanan diri dalam menghadapi kegagalan. Dalam hal ini, ada keyakinan yang selalu mendorong diri Anda untuk tumbuh lebih baik saat berhadapan dengan kegagalan. Jadi, kegagalan tidak menjadikan Anda menyerah, tetapi sebaliknya memfokuskan Anda untuk tidak merusak rencana dan semangat dalam pencapaian.

Kemunduran dan kegagalan bagi orang-orang bermental tangguh adalah cara untuk menguatkan mentalnya menjadi lebih tangguh. Mereka tidak akan membuang-buang waktu untuk menyesali kegagalan yang sudah terjadi. Mereka fokus pada sisa kekuatan yang dimiliki agar dapat bangkit kembali. Walau harus menghadapi stres dan tekanan yang luar biasa sulit, mereka tetap mencari cara dan strategi untuk bisa mempertahankan mental positifnya. Mereka sangat sadar bahwa hidup tidak pasti dan sangat dinamis. Oleh karena itu, kejadian buruk yang tak terduga dan krisis yang tak pernah diperhitungkan, tidak menjadikan mereka putus asa atau menyerah. Mereka tetap menghadapinya dengan optimis walau hanya bisa selangkah demi selangkah.

Tidak mengenal kata terburu-buru untuk mendapatkan hasilnya, selalu melangkah dengan tenang dan sabar. Kemenangan didapatkan melalui proses yang penuh disiplin dan kinerja, sehingga daya tahan dan mental pemenang diperlihatkan di sepanjang proses. Intinya, tidak pernah mengeluh, selalu bersyukur dengan keadaan, selalu mampu melihat yang terbaik dari realitas tersulit. Selalu mampu merespon peristiwa dengan sikap dan kontrol diri yang positif. Dan, selalu menerima keadaan dengan jiwa besar, tanpa pernah menyalahkan siapapun.

Perhatian selalu fokus untuk menghadapi setiap hambatan dan menemukan solusi. Tidak ada rasa khawatir dan rasa takut saat menghadapi kegagalan. Selalu memiliki keyakinan bahwa perjuangan membutuhkan pengorbanan, maka dengan hati yang ikhlas semua kerugian akibat kegagalan diabaikan. Perhatian fokus untuk mengurangi kerusakan yang lebih besar, dan menyiapkan kekuatan untuk melanjutkan menuju masa depan.

Orang-orang bermental tangguh tidak akan memberikan kekuatan kepada orang lain untuk menilai kegagalan mereka. Mereka tidak suka dikasihani atau memohon pertolongan dengan orang lain. Mereka selalu mengendalikan dirinya agar tetap berada sesuai kemampuannya. Mereka lebih suka mengelola sisa kekuatan yang dimiliki daripada menyerah kepada kehendak orang lain.

Kegagalan adalah pengalaman yang dialami setiap orang, tidak perlu menjadikannya sebagai sesuatu yang menghambat dan menyakiti hidup. Hargai diri sendiri dan terimalah kegagalan sebagai pelajaran untuk menguatkan mental pemenang. Miliki komitmen dan kepercayaan diri untuk segera bangkit setelah kegagalan. Jangan terlalu lama berada di zona kegagalan. Ingat, hidup itu sangat indah, jangan dirusak dengan perasaan dan pikiran yang tidak pernah bisa bersyukur.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com