KEPEMIMPINAN YANG BERTINDAK DAN TIDAK SEKEDAR BERKATA-KATA

motivasi-17102016

“Integritas dan akuntabilitas pemimpin memenangkan dirinya dari semua tantangan dan rintangan berat. Zaman sekarang, zaman kerja, pemimpin yang bekerja dengan jujur dan penuh tanggung jawab selalu dicari dan dibutuhkan.”~Djajendra

Ucapan dan tindakan seorang pemimpin dilihat dan diikuti oleh orang-orang disekitarnya. Bila ucapan dan tindakan tidak sama, maka pemimpin tersebut akan tidak dipercaya. Tanpa kepercayaan tidak ada kepemimpinan. Pemimpin ada karena dipercaya dan diikuti.

Tindakan pemimpin dihasilkan dari kebiasaan pemimpin. Pemimpin yang berkualitas terbiasa membangun rasa percaya diri di lingkungan kerja; membangun sikap optimisme semua orang; membangun kejujuran dan tanggung jawab; membangkitkan semangat dan gairah untuk berprestasi; menciptakan rutinitas dengan budaya yang kuat; menghilangkan semua yang tidak penting; fokus pada satu tujuan dengan semua potensi dan kekuatan; mengembangkan pemikiran positif dan energi positif di tempat kerja; serta menguatkan empati dan toleransi dalam memperkuat hubungan sosial di tempat kerja.

Di zaman banjir informasi dan kekuatan media sosial ini, sebagian masyarakat sudah mampu membedakan mana informasi yang benar dan mana yang tidak benar, sehingga ketika pemimpin berkata-kata sesuatu yang tidak benar atau berjanji sesuatu yang tidak mungkin, maka pemimpin tersebut tidak akan dipercaya.

Bukti kerja dan hasil yang terlihat merupakan kekuatan pemimpin untuk menambah kepercayaan dari banyak pihak. Pemimpin di zaman sekarang mengerti bahwa stakeholder yang cerdas tidak suka dengan janji-janji, mereka lebih suka dengan fakta dan kerja daripada janji-janji. Oleh karena itu, tidak cukup hanya berkomitmen, tetapi juga harus mampu menampilkan karya dan prestasi untuk meyakinkan stakeholder.

Transparansi pemimpin membuktikan keberanian untuk mempertanggung jawabkan apa yang sudah dan akan dilakukan. Transparansi pemimpin membangun kepercayaan dan menghancurkan keraguan terhadap pemimpin. Dalam hal ini, pemimpin dipercaya adalah yang jujur, terbuka, bertanggung jawab, tegas, berani, dan sangat produktif untuk menuntaskan tugas. Intinya, sekarang ini, stakeholder lebih memilih pemimpin yang jujur dan bertanggung jawab walau cara berkomunikasi pemimpin tersebut tidak bersahabat. Stakeholder mau menerima keterbatasan dan kesalahan pemimpin dalam berkomunikasi, tetapi dengan syarat: pemimpin tidak boleh mengabaikan integritas dan akuntabilitas.

Integritas dan akuntabilitas pemimpin pasti mengalahkan semua pencitraan pemimpin. Zaman sekarang, zaman kerja, bukan zaman pencitraan. Pemimpin yang bekerja dengan jujur dan bertanggung jawab selalu dicari dan dibutuhkan untuk kehidupan zaman sekarang. Stakeholders tidak lagi terpesona dengan penampilan fisik dan tutur kata menjanjikan, tetapi terpesona dengan pemimpin yang bertindak dan melakukan pekerjaan dengan tegas. Oleh karena itu, tanda kelemahan dari seorang pemimpin pada zaman ini adalah tidak mampu bekerja dengan tegas dan produktif. Selama pemimpin tersebut bisa bekerja dengan tegas, produktif, dan berani; maka, pemimpin tersebut dianggap sukses.

Tidak ada seorang pemimpin pun yang sempurna, semua memiliki keterbatasan. Tetapi, integritas, akuntabilitas, keberanian, ketegasan, dan kemampuan mengeksekusi rencana dengan cepat mampu menghilangkan ketidaksempurnaan tersebut. Oleh karena itu, pemimpin zaman sekarang harus berani dan cerdas di lapangan, mampu membuat keputusan yang cepat dan mampu mengeksekusi keputusan tersebut dengan lebih cepat lagi. Stakeholder tidak suka dengan pemimpin yang suka ragu dan tidak berani mengeksekusi. Keberanian, ketegasan, dan kecepatan eksekusi pemimpin menjadikan dirinya dihormati dan dicintai oleh kebanyakan stakeholders.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com