KOMUNIKASI DI TEMPAT KERJA

motivasi-23092016

“Serumit atau sesulit apapun sebuah situasi di tempat kerja, komunikasi yang cerdas dan etis harus menjadi senjata untuk menemukan solusi terbaik.”~Djajendra+

Karyawan yang pintar mengkomunikasikan pekerjaan dan ide-ide di tempat kerja; karyawan yang pintar bergaul dan menjunjung tinggi etika komunikasi di tempat kerja; karyawan yang pintar bersikap rendah hati dalam hubungan kerja dengan atasan, kolega, bawahan, dan pemangku kepentingan lainnya; adalah karyawan yang mudah mendapatkan karir terbaik.

Komunikasi di tempat kerja sangat penting bagi pencapaian kinerja terbaik. Setiap karyawan wajib menguasai cara berkomunikasi yang baik dan etis, seperti: menggunakan bahasa tubuh yang sopan dan pilihan kata-kata yang positif. Gaya komunikasi dengan penampilan dan ekspresi positif dapat menciptakan suasana kerja yang lebih rileks dan menyenangkan.

Setiap pekerjaan yang dilakukan karyawan memerlukan komunikasi dengan pekerjaan yang dilakukan oleh karyawan yang lain. Jadi, di dalam perusahaan, komunikasi adalah cara untuk menyelesaikan pekerjaan dengan cepat, produktif, dan berkualitas tinggi. Melalui komunikasi yang etis, kolaborasi dan koordinasi dapat mengalir di semua aspek kerja dengan penuh kualitas.

Proses kerja yang produktif hanya dapat diwujudkan melalui komunikasi yang etis.Ketika karyawan mengkomunikasikan pekerjaan dan tanggung jawabnya dengan etis, maka semua fungsi dan peran di tempat kerja akan bergerak cepat dan produktif. Untuk itu, setiap karyawan harus memiliki kepribadian positif dengan moralitas yang tinggi, yang cerdas berkomunikasi dengan memahami apa yang boleh dikatakan dan apa yang tidak boleh dikatakan, bahasa tubuh apa yang boleh dan bahasa tubuh apa yang tidak boleh. Komunikasi dengan moralitas yang tinggi bersumber dari kepribadian yang berpikir positif dan cerdas emosional; sedangkan komunikasi yang etis bersumber dari kode etik, serta selalu menyampaikan informasi yang benar dan teruji integritasnya.

Mengkomunikasikan pekerjaan pastinya melalui sistem, prosedur, budaya positif, tata kelola yang terbaik, dan perilaku kerja yang etis. Serumit atau sesulit apapun sebuah situasi, komunikasi yang cerdas dan etis harus menjadi senjata untuk menemukan solusi terbaik.

Berkomunikasi di tempat kerja dimulai dari cara mengkomunikasikan pekerjaan berdasarkan data, fakta, informasi, dan logika yang masuk akal. Di sini, diperlukan kejujuran dan tanggung jawab untuk menjaga apa yang disampaikan dapat dipertanggung jawabkan dengan tepat. Jadi, bila Anda masih mengkomunikasikan pekerjaan berdasarkan persepsi yang bersumber dari keyakinan Anda, tanpa memperhatikan data dan fakta yang benar, maka Anda bisa kehilangan kepercayaan di tempat kerja.Intinya, berkomunikasilah dengan integritas yang tinggi melalui etika dan moralitas yang terpuji.

Setiap karyawan memiliki hak untuk menyampaikan ide dan gagasan. Apapun ide dan gagasan haruslah dikomunikasikan dengan baik agar dapat diterima dan diimplementasikan untuk kemajuan perusahaan. Dalam hal ini, mungkin Anda memiliki intuisi yang hebat, sehingga mampu memprediksi sebuah hasil terbaik tanpa data dan fakta. Tetapi, ingatkan diri sendiri untuk menguji intuisi tersebut dengan sebuah riset kecil sebelum Anda mengkomunikasikannya. Intinya, Anda harus selalu mengkomunikasikan ide dan gagasan Anda dengan prinsip kehati-hatian, tidak sembarangan ngomong atau sembarangan memberikan ide dan gagasan.  Ukurlah ide dan gagasan Anda dengan logika dan akal sehat. Hitunglah resiko dari ide dan gagasan Anda tersebut.

Sopan santun, etika, dan tatakrama adalah bagian penting dari gaya komunikasi di tempat kerja. Miliki kepribadian positif dengan moralitas yang tinggi agar Anda mudah bergaul dan berteman di lingkungan kerja. Dan juga, mudah bekerja sama dengan siapapun untuk menyelesaikan pekerjaan dengan efektif dan produktif.

Jadilah pribadi yang konsisten dengan pikiran positif, konsisten dengan sikap rendah hati, dan selalu berargumen dengan logika yang dapat diterima oleh akal sehat. Dan, tidak pernah mengkomunikasikan apapun yang bertentangan dengan akal sehat, walaupun Anda memiliki pengalaman pribadi tentang hal tersebut.

Semua yang Anda komunikasikan di tempat kerja haruslah dapat dipetakan ke data yang aktual dan memiliki tingkat akurasi yang tinggi. Setiap persoalan yang kompleks dan hubungan yang kompleks dikomunikasikan dengan integritas dan tanggung jawab untuk mendapatkan solusi terbaik. Miliki jiwa besar dan empati untuk mengkomunikasikan hal-hal yang tidak pernah cocok atau sulit mengatasi realitas yang ada. Ingat selalu bahwa komunikasi yang efektif adalah kemampuan Anda untuk memberikan gambaran yang jelas dan terang, sehingga semua orang dapat membayangkannya dan menerimanya dengan akal sehat.

Miliki kemampuan dan kecerdasan untuk menceritakan data, informasi, dan fakta dengan logika yang masuk akal. Cara Anda menceritakan adalah bagian penting dalam mengkomunikasikan sesuatu di tempat kerja. Pastikan cerita Anda tidak abstrak atau samar-samar; pastikan cerita Anda tidak rumit dan sulit untuk dipahami. Berceritalah dengan kata-kata yang sederhana, alur yang sederhana, dan yang mudah dicerna oleh logika siapapun.

Komunikasi yang baik di tempat kerja terjadi karena adanya pastisipasi dari semua pihak. Terima dan layani semua komunikasi yang setuju, tidak setuju, yang meminta klarifikasi, yang menolok, yang percaya, ataupun yang tidak percaya. Pastikan semua kesalahpahaman data diluruskan dengan data dan fakta yang tepat. Jadilah pribadi yang selalu terbuka dan belajar dengan rendah hati untuk melancarkan komunikasi di tempat kerja.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com