APA YANG INGIN ANDA KERJAKAN DARI WAKTU YANG TERSISA SETELAH PENSIUN?

“Temukan sesuatu yang Anda cintai untuk menjadi pekerjaan seumur hidup Anda di wilayah pensiun.”~Djajendra

Perlu kerja keras untuk mendapatkan karir yang hebat dari sisa waktu hidup yang Anda miliki setelah pensiun. Pastinya tidak semudah saat Anda Memulai karir di usia muda. Saat Anda berusia muda, Anda memiliki fisik dan mental yang kuat untuk memulai karir dari nol. Saat Anda memasuki usia pensiun, Anda sudah tua dan fisik Anda tidak muda lagi untuk beraktivitas seperti orang berusia muda.

Sebuah penelitian mengatakan bahwa rata-rata orang memiliki sekitar 20 tahun yang tersisa setelah pensiun. Artinya, masih ada cukup waktu untuk memulai kehidupan baru di hari tua. Sebagian hidup sudah Anda habiskan dibangku sekolah; sebagian hidup sudah Anda habiskan di tempat kerja; dan sekarang, sebagian sisa hidup setelah pensiun wajib Anda habiskan untuk kegembiraan diri sendiri. Ya, kita semua pasti meninggalkan dunia yang indah ini dan itu pasti. Tidak mungkin kita bisa hidup selamanya, walau kadang masih ada yang hidup sampai usia di atas delapan puluh tahun, tetapi kondisi fisik dan mental mereka tidak memungkinkan untuk hidup dalam kondisi normal.

Setelah berakhirnya masa kerja dan memulai hidup sebagai seorang pensiunan, Anda sedang memasuki awal yang baru, petualangan hidup yang baru. Mungkin pada awalnya, sebagian besar pegawai berharap untuk pensiun dan mendapatkan uang pensiun sebagai modal untuk karir yang baru. Mungkin juga pada akhirnya, pegawai yang sudah puluhan tahun mengabdi dan berkarir secara hebat tersebut, berpotensi merasa kehilangan pekerjaan, dan merindukan kembali suasana kerja mereka yang hilang karena pensiun.

Orang bekerja bukan hanya sebatas mencari uang ataupun sebatas motif ekonomi semata, dan semua pekerjaan terjadi melalui budaya yang terbentuk di tempat kerja. Kehidupan kerja dibentuk oleh budaya yang menciptakan hubungan sosial melalui identitas individu. Jadi, di tempat kerja, setiap pegawai tanpa menyadarinya telah membentuk identitas individu. Identitas individu ini telah menjadi bagian dari sistem, nilai-nilai, lingkungan, proses kerja, dan sejarah perusahaan. Oleh karena itu, ikatan batin antara pegawai dengan perusahaannya tidaklah mudah untuk dihapus atau diputuskan begitu saja melalui peristiwa pensiun.

Sering sekali, beberapa bulan setelah berada di wilayah pensiun, secara emosional pegawai yang sudah pensiun merasa kehilangan rutinitas. Banyak juga yang akhirnya menjalani hari-harinya dengan menceritakan pengalaman dan jabatan masa lalunya. Mereka menghabiskan waktu dan pikiran bukan untuk membangun karir kedua, tetapi untuk membanggakan pekerjaan masa lalu mereka. Kondisi ini sesungguhnya tidak begitu baik bagi kehidupan setelah pensiun, tetapi dalam dunia nyata, sangat banyak kejadian seperti ini yang harus dialami oleh pegawai yang sudah pensiun. Mereka tidak mampu mandiri untuk menjalani kehidupan baru, mereka masih terjebak di masa lalu dan sulit hidup dengan realitas hari ini.

Pensiun tidak bekerja untuk setiap orang. Banyak sekali para profesional yang hebat saat di puncak karir, tetapi ketika hidup di wilayah pensiun menjadi orang yang gagal. Mereka hanya hebat sebagai pegawai, dan mengalami kegagalan sebagai wirausaha. Karena mengalami banyak kegagalan di usia tua, mereka terserang berbagai penyakit yang bersumber dari stres. Akhirnya, mereka menghabiskan sebagian besar waktu di tempat tidur dan menonton televisi. Mereka kehilangan kepercayaan diri dan kehilangan kegiatan untuk diri sendiri.

Memasuki wilayah pensiun seperti meninggalkan satu kehidupan untuk memulai lagi sebuah kehidupan baru. Perubahan adalah pasti, jadi perlu kesadaran yang tinggi untuk menjalankan hidup melalui manajemen perubahan. Tanpa melakukan manajemen perubahan dengan disiplin yang tinggi, maka wilayah pensiun akan menjadi daerah kehidupan yang asing dan tidak menyenangkan.

Sangatlah penting untuk menjalankan hidup dengan prinsip kehati-hatian dalam sisa kehidupan setelah pensiun. Kegagalan di hari tua hanya mengantarkan Anda pada penurunan kesehatan. Selalu melakukan pengendalian di semua bidang kehidupan, tidak perlu lagi berambisi berlebihan dan melakukan spekulasi di dalam berbagai aspek kehidupan. Biasakan hidup dengan sikap rendah hati, sabar, tenang, dan menetapkan arah baru untuk sisa hidup Anda.

Dalam kehidupan pensiun Anda harus tetap aktif dan produktif. Kerjakan apa saja yang membuat hati Anda senang dan bahagia. Lakukan aktivitas fisik secara teratur dengan disiplin yang tinggi. Rawat dan latih fisik tubuh agar tetap memiliki kekuatan dan keseimbangan untuk aktivitas sehari-hari. Rawat dan latih mental dengan pikiran positif agar menghasilkan emosi yang baik untuk mendorong semangat aktivitas sehari-hari Anda.

Temukan sesuatu yang Anda cintai untuk menjadi pekerjaan seumur hidup Anda di wilayah pensiun. Tingkatkan keahlian dan kemampuan Anda untuk membuat pekerjaan yang Anda cintai menghasilkan nilai tambah ekonomi. Hiduplah dengan produktif dan bahagia di sepanjang sisa hidup di wilayah pensiun.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com