HUBUNGAN BAIK

“Ketika hidup dikelilingi orang-orang baik, maka hidup menjadi sangat indah.”~Djajendra

Hubungan baik adalah kekuatan bagi kehidupan sosial. Hubungan baik tercipta dari rasa saling menghormati dan saling menghargai. Tidak ada penghakiman ataupun penilaian dalam hubungan baik. Setiap orang saling peduli dan menyayangi satu sama lain.

Satu-satunya kepentingan dalam hubungan baik adalah menjadi sahabat yang saling melayani dan saling peduli. Tidak ada motif apapun selain untuk saling mengisi sebagai sahabat sejati.

Dalam perjalanan persahabatan akan banyak pengalaman yang berpotensi merusak atau menodai hubungan baik. Oleh karena itu, diperlukan integritas dan ketulusan untuk dapat merajut hubungan baik. Dengan memiliki integritas Anda dapat menjadi diri sendiri yang jujur dan apa adanya. Dengan menjadi pribadi yang tulus dan ikhlas, Anda dapat menerima realitas dan selalu berjiwa besar untuk menjaga hubungan persahabatan.

Sahabat yang baik mampu mengetahui apa yang terbaik untuk menjaga hubungan baik tersebut. Sebagai sahabat yang bijak tidaklah mudah terpengaruh dengan perbedaan. Dalam hubungan baik, perbedaan adalah kekayaan untuk melihat kehidupan dari pandangan yang lebih luas. Perbedaan menjadikan hubungan persahabatan lebih kuat, dan tak tergoda untuk memaksakan kehidupan dalam pandangan yang sama.

Salah pengertian dapat muncul kapan saja. Salah paham dapat hadir kapan saja. Tetapi, persahabatan yang baik mampu menghindari semua bahaya yang merusak hubungan baik.

Hubungan baik menjadi lebih kuat saat semua orang merasa bisa dipercaya. Semua perdebatan dapat diakhiri dengan senyum dan solusi. Tidak ada perilaku berpura-pura dalam prasangka buruk.

Hubungan baik adalah hubungan sesama manusia yang berusaha untuk hidup damai. Hubungan yang antusias, ramah, bersemangat, energik, dan saling menjaga di dalam kebaikan. Tidak ada iri hati, marah, dendam, kesal, khawatir, takut, dan benci. Semuanya saling menjaga diri masing-masing agar tidak menyakiti satu sama lain.

Kehidupan manusia selalu diisi dengan berbagai peristiwa baik dan tidak baik. Ada senang, ada sedih. Ada suka, ada duka. Dualitas kehidupan selalu mengisi perjalanan hidup siapapun. Oleh karena itu, dalam hubungan baik, tidaklah perlu menilai atau menghakimi tentang siapa yang benar dan siapa yang salah. Biarkan semua peristiwa berjalan sebagaimana mestinya, biarkan kejadian yang terjadi, terjadi sesuai kehendaknya.

Apapun realitas dalam sebuah hubungan baik, hargai keadaan orang lain. Jangan berharap apapun dari hubungan baik tersebut. Jangan terikat secara emosional dalam hubungan baik tersebut. Tetaplah tampil netral dan selalu berpikir jernih untuk tidak mencampuri urusan orang lain.

Fokuskan perhatian pada hal-hal yang menarik dan positif dari orang lain. Bila fokus Anda pada kekurangan, maka hubungan baik tersebut berpotensi menjadi tidak baik. Sadari bahwa tidak ada seorangpun yang sempurna, semua orang hadir dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Jadi, untuk menjaga hubungan baik dengan siapapun, Anda harus fokus untuk mengenal sisi baik orang lain.

Persahabatan harus mampu merangkul dan menghormati prinsip masing-masing. Persahabatan harus mampu memperlihatkan toleransi dan pengertian atas ketidaksamaan pandangan hidup. Walau berbeda bukanlah berarti menjadi lawan dan bermusuhan. Hanya orang-orang berwawasan sempit dan berpikiran negatif yang tidak menghormati perbedaan. Orang-orang berwawasan luas dan yang berpikir positif selalu merangkul perbedaan, memahami perbedaan, mendengarkan perbedaan, menghormati perbedaan, dan bahagia hidup berdampingan dengan perbedaan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com