PERILAKU MENENTUKAN KUALITAS HIDUP

“Perilaku positif adalah modal sosial dalam membangun hubungan baik dengan orang lain.”~Djajendra

Kualitas hidup ditentukan oleh perilaku hidup. Perilaku buruk membentuk kebiasaan buruk, perilaku baik membentuk kebiasaan baik. Perilaku dan kebiasaan positif menghasilkan kualitas hidup yang baik.

Jika ingin memiliki kualitas hidup terbaik, maka bentuklah perilaku dan kebiasaan hidup terbaik. Berita baiknya, Anda bisa fokus ke dalam diri sendiri untuk membentuk perilaku dan kebiasaan positif. Anda tidak perlu bergantung kepada orang lain atau dunia di luar Anda untuk membentuk perilaku positif.

Mulailah dengan hal-hal kecil dengan perilaku positif, seperti: tidak mencampuri urusan orang lain, tidak mengomentari hal-hal negatif, tidak terpengaruh dengan opini-opini orang lain, dan selalu fokus ke dalam diri sendiri agar bisa membangun kedamaian hati.

Perilaku positif harus dibiasakan agar dia membentuk cara hidup yang baik. Pada tahap awal, pembentukan perilaku positif memerlukan disiplin yang sangat tinggi. Memang semuanya tidak mudah atau terjadi begitu saja. Anda perlu bekerja keras dengan niat yang tulus untuk membentuk perilaku positif.

Perilaku positif memiliki kemungkinan lebih besar untuk kesuksesan diberbagi bidang kehidupan. Hidup menjadi lebih baik. Persepsi dan keyakinan hidup menjadi lebih positif. Semua kesulitan dan tantangan dapat dilalui dengan penuh percaya diri. Perilaku positif membentuk karakter dan kepribadian yang membawa kebaikan bagi hidup Anda dalam jangka panjang.

Tingkatkan perhatian pada hal-hal baik, atur emosi dan pikiran positif agar selalu menjadi kuat, jangan biarkan kepentingan menghalalkan segala cara.

Masalah perilaku sangat terkait dengan emosi, pola pikir, hati nurani, dan tindakan. Oleh karena itu, mengatasi masalah perilaku mengharuskan Anda untuk memeriksa kembali sikap yang mengakar terhadap perilaku Anda. Dalam hal ini, kuasai sikap yang suka diambil oleh emosi Anda; sikap yang suka diambil oleh pola pikir Anda; sikap yang suka diambil oleh hati nurani Anda; dan sikap yang suka diambil oleh tindakan Anda. Semua sikap itu harus diperiksa dan diperbaiki agar Anda secara konsisten dapat menghasilkan perilaku positif.

Anda harus proaktif mendorong pengembangan dan pengaturan diri sendiri untuk memiliki perilaku positif. Secara proaktif, berlatihlah dan belajarlah untuk membuang perilaku lama yang negatif; mau menerima perilaku baru yang positif; mau membina pola pikir positif; dan mau berusaha untuk mendisiplinkan diri dengan perilaku positif.

Dalam proses perubahan tidaklah mudah untuk langsung menjadi positif. Biasanya, pikiran negatif akan selalu muncul untuk menciptakan perilaku negatif. Dalam situasi seperti ini, Anda harus menguatkan energi positif melalui afirmasi maupun doa, jangan biarkan energi negatif menguasai mental Anda.

Dalam pembentukan perilaku positif, Anda harus melalui apa yang harus Anda lalui. Kadang, Anda harus melalui emosi negatif. Terimalah emosi negatif yang sulit itu. Jangan putus asa saat emosi negatif menghalangi perilaku positif Anda. Tenangkan diri. Ucapkan kata-kata yang baik. Hapus emosi negatif dan gantikan dengan emosi positif, lalu ciptakan perilaku positif di setiap hubungan sosial Anda.

Tingkatkan kesadaran untuk memahami pemicu perilaku negatif. Pahami pemicu yang membuat Anda sulit berperilaku positif. Apakah rasa khawatir, marah, kesal, stres, atau emosi pengganggu lainnya yang menjadi pemicu perilaku negatif Anda. Pahami semuanya dengan sabar dan tenang. Sadari bahwa semua emosi pengganggu tersebut bisa mengarahkan niat baik menjadi perilaku negatif.

Perilaku menentukan kualitas hidup. Anda harus menemukan ruang kehidupan positif agar bisa menciptakan energi positif. Menciptakan energi positif berarti Anda mengambil langkah untuk menciptakan perilaku positif. Intinya, energi positif akan mengembangkan kesadaran untuk memiliki perilaku positif.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com