INTEGRITAS TERCIPTA DARI KUALITAS MORAL YANG TANGGUH

INTEGRITAS 03032016INTEGRITAS TERCIPTA DARI KUALITAS MORAL YANG TANGGUH

“Ketika Anda menanam pohon tidak jujur, pohon itu akan tumbuh dan berbuah tidak jujur di sepanjang hidup Anda.”~Djajendra

Menjadi pribadi dengan integritas yang tinggi membutuhkan keberanian. Sebab, realitas kehidupan selalu memunculkan ketidakjujuran dan orang-orang yang tidak bisa dipercaya. Mungkin Anda sudah sangat jujur, bisa dipercaya, taat hukum, taat aturan, taat prosedur, etis, berani, tegas, dan bertanggung jawab. Tetapi, dalam interaksi bisnis mungkin Anda harus berhadapan dengan orang-orang yang tidak punya integritas dan kejujuran. Bila dalam interaksi itu posisi Anda lebih kuat dan lebih berkuasa, maka Anda bisa bersikap tegas untuk menjaga integritas dan kejujuran di setiap tindakan. Sebaliknya, bila posisi dan kekuasaan dari orang yang tidak jujur itu lebih kuat dari Anda, maka Anda berada dalam posisi yang lemah ataupun tak berdaya untuk menjaga integritas dan kejujuran. Dilema integritas selalu ada, itulah tantangan terberat dalam menjalankan integritas.

Integritas berarti bersikap jujur dengan diri sendiri dan orang lain dalam setiap situasi dan kondisi. Jadi, walaupun Anda berada dalam posisi yang lebih lemah dan tak berdaya, disinilah kualitas moralitas Anda diuji. Keselarasan antara nilai-nilai pribadi Anda, keyakinan Anda, dan tindakan Anda sedang diuji. Integritas membutuhkan keberanian, keikhlasan, ketegasan, pengorbanan, dan keyakinan untuk menjalankannya dengan totalitas.

Integritas adalah jalan untuk menegakkan harga diri dan rasa hormat. Ketika tindakan Anda sesuai dengan keyakinan dan kejujuran Anda, maka Anda sudah memiliki integritas. Ketika Anda percaya pada kebenaran dan keadilan, maka Anda sudah mempunyai integritas. Ketika Anda tidak akan pernah melakukan apa pun yang membahayakan integritas perusahaan Anda, integritas pekerjaan Anda, integritas teman-teman kerja Anda, integritas pimpinan Anda, dan integritas pelanggan Anda. Maka, Anda sudah mempunyai integritas. Ketika Anda tidak akan pernah mau berkompromi dalam menegakkan kebenaran, keadilan, kejujuran, dan tanggung jawab. Maka, Anda sudah memiliki integritas. Integritas tercipta dari sikap dan perilaku Anda yang konsisten dan tegas sesuai nilai-nilai moralitas yang sifatnya universal.

Siapapun yang mengambil jalan pintas dalam hidupnya, dia berpotensi mengorbankan kejujuran dan integritasnya. Misalnya, Anda ingin mendapatkan lebih banyak uang dan keberhasilan dengan jalan pintas yang mengabaikan kejujuran, maka Anda pasti akan mengorbankan integritas Anda. Mungkin dalam jangka pendek Anda merasa berhasil atau mendapatkan kesenangan dari cara-cara tersebut. Tetapi, dalam jangkan panjang, setelah uang Anda sudah terkumpul berlebihan, Anda akan masuk dalam perangkap konflik batin. Konflik batin ini terjadi karena Anda tidak jujur dengan diri sendiri. Seperti kita ketahui, integritas berarti menjadi sangat jujur dengan diri sendiri dan orang lain. Jadi, kalau selama ini Anda tidak jujur dengan diri sendiri, maka batin Anda atau hati nurani Anda pasti merasa malu dan menderita akibat tindakan Anda yang tidak terpuji tersebut. Disamping itu, pasti ada orang-orang yang mengetahui perilaku tidak jujur Anda, dan pada saat Anda kehilangan kekuasaan, kepercayaan orang kepada Anda akan hilang.

Membangun integritas dimulai dari niat untuk patuh terhadap prinsip-prinsip moral dan etika. Kepatuhan ini akan membentuk kebiasaan, dan kebiasaan akan membentuk karakter moral yang berperilaku sesuai nilai-nilai moralitas. Bila perilaku sesuai nilai-nilai moralitas sudah menjadi sebuah kebiasaan, maka dilihat atau tidak dilihat orang pun Anda akan bertindak sesuai integritas.  Jadi, Anda akan menjadi jujur pada diri sendiri dalam segala hal yang Anda lakukan.

Setelah Anda menjadi jujur dengan diri sendiri, maka dengan mudah Anda bisa berperilaku jujur dengan orang lain. Kalau Anda sudah jujur dengan orang lain, Anda bisa mengembangkan hubungan jangka panjang yang dipercaya. Jadi, Anda menjadi orang yang dipercaya, dan mudah mendapatkan persetujuan dari orang-orang dalam segala hal yang Anda lakukan sesuai nilai-nilai integritas.

Orang yang hidup dengan integritas, tidak punya alasan untuk berbohong, tidak perlu menyembunyikan sesuatu, tidak perlu hidup dalam ketakutan dan kerumitan, dan tidak ada alasan untuk hidup dalam stres ataupun tekanan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com