PELATIHAN INTERNALISASI BUDAYA PERUSAHAAN 2 HARI

PELATIHAN INTERNALISASI BUDAYA PERUSAHAAN 2 HARI

DESKRIPSI

Budaya yang kuat memainkan peran penting dalam pencapaian kinerja. Dalam perusahaan, setiap orang harus tumbuh secara individu dan kelompok. Secara individu semua orang harus menumbuhkan kompetensi dan kualitas pribadinya untuk bisa melayani organisasi dan bisnis dengan kinerja penuh. Secara kelompok semua orang harus mampu bekerja dalam budaya yang saling mengisi dan menumbuhkan.

Kinerja merupakan ukuran untuk menumbuhkan lingkungan kerja berbudaya kuat. Karyawan di dalam lingkungan budaya yang kuat mampu menghasilkan yang terbaik. Di samping itu, mereka juga mampu melayani pelanggan, pemasok, manajemen, pemegang saham dan kepemimpinan dengan kinerja penuh.

Struktur organisasi ditempati oleh beragam kepribadian dan karakter kepemimpinan. Dalam hal ini, perusahaan memiliki terlalu banyak karakter dan kepribadian, terlalu banyak sub budaya yang berbeda, terlalu banyak niat dan ambisi pribadi. Untuk mengaktifkan budaya yang kuat, perusahaan harus berfokus pada pembangunan satu visi dan satu budaya yang kuat. Model kepemimpinan yang kuat adalah yang saling berempati, bertanggung jawab, berkolaborasi, berinovasi, kreatif dengan solusi, ambisi bersama untuk mencapai kualitas dan kinerja terbaik.

Setiap fungsi kerja tidak boleh ngotot bersama ego dan kepentingan sempit, semuanya harus mau bekerja sama untuk menyederhanakan dan melincahkan gerak organisasi. Fungsi kepemimpinan dalam struktur organisasi haruslah cepat membuat pilihan dan tidak kehilangan waktu untuk hal-hal yang tidak produktif.

Budaya yang kuat adalah perekat yang mengikat berbagai karakter, kepribadian, niat, ambisi, dan ego dalam satu visi. Saat semua orang sadar dalam budaya kuat, maka mereka selalu menjadi satu dan bersama-sama untuk menciptakan keunggulan.

Nilai-nilai inti perusahaan merupakan energi yang harus dioptimalkan. Setiap individu harus mampu termotivasi dan meyakini bahwa nilai-nilai perusahaan mampu mengubah mereka menjadi produktif dengan kinerja penuh. Di samping itu, ketika semua karyawan dan pimpinan bekerja sama untuk menginternalisasikan nilai-nilai ke dalam jiwa mereka, maka saat itu nilai-nilai tersebut akan memberikan energi untuk memfokuskan semua kompetensi dan kualitas diri di dalam satu kekuatan yang andal.

Budaya yang kuat merupakan energi untuk mengoptimalkan potensi dan kinerja karyawan. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk menjadi salah satu kekuatan bisnis yang dikagumi dan menguntungkan stakeholder. Membangun budaya kuat haruslah diwujudkan dalam realitas, dan tidak sebatas ilusi di atas rencana.  Semakin berbudaya setiap insan perusahaan di dalam setiap aktivitas kerjanya, semakin mereka mampu menjadikan perusahaan sebagai yang paling berharga di persepsi stakeholder.

Budaya haruslah tumbuh dan bertransformasi. Bisnis itu dinamis, perilaku manusia juga sangat situasional dan dinamis. Oleh karena itu, budaya harus selalu dijaga dan disesuaikan dengan realitas yang ada. Bila budaya bertentangan dengan realitas yang ada, maka budaya akan mengecil sebatas normatif, dan tidak mampu lagi digunakan secara praktis. Pemimpin perusahaan harus selalu merawat budaya agar tidak terputus dari jiwa karyawan. Budaya pemenang ada di dalam jiwa yang penuh gairah, semangat, optimis, percaya diri, yakin, merasa beruntung, dan tidak pernah menyerah untuk mendapatkan yang terbaik di semua bidang kehidupan kerja.

Budaya kuat adalah budaya pemenang. Di dalam budaya kuat, setiap orang saling memperkuat di dalam soliditas dan kolaborasi kerja. Mereka menyatu dan mencair untuk dapat menerobos semua tantangan dan merubahnya menjadi peluang. Mereka menciptakan identitas unik yang kuat, sehingga kecerdasan yang mereka miliki semakin mampu memperkuat identitas korporasi. Hal ini membedakan perusahaan mereka dengan perusahaan yang lain. Di samping itu, identitas unik ini memberikan karyawan rasa bangga dan makna suci untuk melayani perusahaan dengan sepenuh hati. Mereka selalu penuh semangat untuk menjadi bagian yang membuat perusahaan selalu bergairah di setiap situasi dan keadaan yang berbeda.

Secara umum, budaya yang kuat memiliki nilai-nilai dasar yang membangkitkan sisi produktif individu. Nilai-nilai seperti: jujur, integritas, akuntabilitas, cinta, melayani, fokus, kerja sama, kolaborasi, inovasi, adaptasi, transformasi, orientasi, unggul, andal, dan nilai-nilai lain yang berorientasi menuju kemenangan adalah fondasi bagi pengembangan budaya kuat.

Program Internalisasi Budaya Perusahaan ini meningkatkan tanggung jawab dan kesadaran karyawan untuk membangun budaya kuat dan tangguh. Memiliki akuntabilitas dan kemampuan mental positif terhadap nilai-nilai perusahaan. Sikap mental yang bertanggung jawab pada kata-kata dan janji yang diucapkan perusahaan kepada nasabah. Menjadi pribadi yang bekerja dengan etos dan sikap-sikap profesional sesuai budaya perusahaan yang kuat.

Pelatihan ini mampu menjadikan peserta lebih akuntable, disiplin diri yang tinggi, berpikir positif, berkemauan kuat untuk sukses, berkepribadian yang kuat dan unggul, mampu mengatasi dan menemukan solusi dalam realitas kehidupan yang rumit, berani dan tidak gentar oleh rintangan apapun, kreatif dan memiliki banyak strategi untuk mewujudkan budaya perusahaan yang kuat.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Membekali karyawan dengan soft skills dan hard skills dalam membangun budaya perusahaan yang kuat dan tangguh.
  2. Memberikan kesadaran tentang belenggu yang menghalangi karyawan untuk menjalankan budaya perusahaan, serta kesadaran bahwa values perusahaan bersifat universal yang dapat diterapkan di semua bidang kehidupan.
  3. Membekali karyawan tentang cara memiliki integritas, akuntabilitas, loyalitas, komitmen, dan keikhlasan untuk menjalankan budaya perusahaan dengan sepenuh hati.
  4. Memberikan kesadaran bahwa setiap orang memiliki peranan penting dalam mensukseskan internalisasi budaya perusahaan.
  5. Membekali karyawan tentang cara membangun sikap, perilaku, kebiasaan, etos, karakter, dan kepribadian positif untuk mewujudkan budaya yang kuat.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Mampu menyatukan dan menselaraskan gaya kerjanya dengan nilai-nilai budaya perusahaan.
  2. Mampu memfokuskan perhatian pada pekerjaan dan bertanggung jawab penuh dalam mewujudkan budaya kuat.
  3. Mampu bertransformasi untuk mewujudkan budaya perusahaan yang kuat.
  4. Mampu mengelola ego, jiwa, pikiran, emosi, tubuh dan energi dirinya untuk disatukan dalam budaya perusahaan.
  5. Menunjukkan minat, energi, dan antusiasme yang tinggi terhadap proses penguatan budaya perusahaan.
  6. Mampu memiliki etos kerja yang memperkuat budaya kerja perusahaan.
  7. Kesadaran untuk mengutamakan budaya perusahaan dibanding sub budaya lainnya.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI INTERNALISASI BUDAYA PERUSAHAAN PROGRAM 2 HARI

Hari Pertama

SESI 1: PENGENALAN BUDAYA PERUSAHAAN

Sub Bahasan

  1. Apakah budaya organisasi/perusahaan?
  2. Lima langkah untuk membangun budaya organisasi
  3. Tujuan budaya perusahaan
  4. Pengaruh budaya perusahaan
  5. Tingkatan dari budaya perusahaan
  6. Pengertian ritus dan upacara dalam budaya perusahaan
  7. Pengertian cerita, simbol, bahasa  dalam budaya perusahaan
  8. Penentu budaya perusahaan
  9. Sub budaya di dalam budaya perusahaan

SESI 2: KOMPONEN – KOMPONEN PENTING UNTUK MEMBANGUN FONDASI BUDAYA PERUSAHAAN YANG KUAT

Sub Bahasan

  1. Pernyataan visi sebagai dasar budaya
  2. Nilai-nilai yang diartikulasikan dengan jelas dan sederhana
  3. Praktik dan prinsip-prinsip kehidupan sehari-hari di dalam operasional perusahaan
  4. Orang-orang  yang memperkuat budaya organisasi dan memilikinya
  5. Unsur-unsur naratif/penjelasan yang bersifat formal
  6. Ruang kerja, geografi, arsitektur, desain atau estetika yang berdampak terhadap nilai-nilai dan perilaku orang-orang di tempat kerja
  7. Membangun pemahaman bersama tentang budaya perusahaan
  8. Fokus pada beberapa perubahan yang paling penting
  9. Mengintegrasikan upaya perubahan budaya dengan inisiatif perbaikan bisnis
  10. Persahabatan dan budaya merayakan keberhasilan
  11. Budaya kerja di dalam komunitas, komunikasi, kepedulian, konsistensi, komitmen untuk belajar, saling menghubungkan, dan memiliki catatan atas rentetan kejadian

SESI 3: FAKTOR MANUSIA PEMBAWA  RISIKO KE DALAM BUDAYA ORGANISASI

Sub Bahasan

  1. Pentingnya budaya
  2. Dua aspek penting dari budaya
  3. Budaya strata
  4. Beberapa hambatan untuk perkembangan budaya
  5. Membandingkan perspektif tentang faktor manusia
  6. Mendapatkan keseimbangan yang tepat antara sistem dan pribadi
  7. Model untuk menilai situasi berisiko
  8. Kesadaran risiko dan sistem pengawasannya
  9. Ketahanan organisasi dari risiko faktor manusia
  10. Kesalahan manusia sebagai bahaya & pelanggaran
  11. Manusia sebagai pahlawan penyesuaian, kompensasi & improvisasi

SESI 4: BUDAYA PERUSAHAAN KUAT DENGAN LINGKUNGAN KERJA YANG UNGGUL

Sub Bahasan

  1. Kepribadian dan pertumbuhan profesional
  2. Keadilan
  3. Komunikasi yang terbuka
  4. Nilai-nilai bersama
  5. Kerangka strategis yang memasukkan nilai-nilai inti dalam misi, visi, dan tujuan strategis
  6. Manfaat dari Moral karyawan
  7. Manfaat dari kesehatan karyawan
  8. Menilai budaya organisasi
  9. Kepuasan kerja
  10. Efek merugikan dari kelelahan fisik, mental, dan emosional karyawan
  11. Dampak dari perilaku Workaholism/ kerja berlebihan
  12. Personal Wellness
  13. Individual/ Nilai organisasi

Hari Kedua

SESI 5: KOMPETENSI BUDAYA UNTUK PENGUATAN PERILAKU KERJA

Sub Bahasan

  1. Pengertian kompetensi budaya
  2. Membangun kompetensi budaya
  3. Tiga bidang keahlian yang diperlukan untuk kompetensi budaya
  4. Bidang kompetensi multikultural
  5. Berbagai aspek kompetensi multikultural
  6. Egosentris, etnosentris, worldcentric
  7. Kompleksitas kompetensi budaya
  8. Globalisasi dan multikultural

SESI 6: BEKERJA DAN HIDUP SEJUJURNYA DALAM SATU BUDAYA YANG KUAT

  1. Merasa nyaman dengan budaya dan visi perusahaan
  2. Menjadi lebih proaktif untuk melayani visi dan budaya perusahaan
  3. Merasa nyaman dengan gaya kepemimpinan perusahaan
  4. Menyesuaikan pola pikir, emosi, gerak fisik sesuai budaya perusahaan
  5. Merasa terhubung dalam kolaborasi, komunikasi, dan koordinasi kerja
  6. Menyatu dalam tim kerja dan bekerja di dalam strategi perusahaan
  7. Mampu melihat wujud atau hasil akhir kerja sebelum pekerjaan dimulai
  8. Menjadikan manajemen sebagai mentor
  9. Mampu mengenali perubahan dan selalu siap untuk berubah

SESI 7: PENYATUAN BUDAYA PERUSAHAAN DENGAN JIWA DAN EGO KARYAWAN

Sub Bahasan

  1. Kesadaran, intelek, identitas, memori, dan pure intelligence dalam internalisasi budaya perusahaan
  2. Etos kerja yang berorientasi dan terorganisir
  3. Budaya merefleksikan perjalanan perusahaan
  4. Memahami kebiasaan & rutinitas
  5. Integrasi dalam ruang kerja
  6. Kesiapan mental dan fisik untuk bertransformasi dalam budaya

Untuk Pelatihan Hubungi

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 131 888 99
Fax: (021) 5738105