CARA MANAJER MENGELOLA KINERJA DI SEMUA BIDANG PEKERJAANNYA

“Bisnis yang baik adalah yang dicari dan dihargai oleh pelanggan. Manajer yang andal adalah energi positif untuk bisnis yang baik.”~Djajendra

Manajer adalah orang yang bertanggung jawab pada manajemen orang, proyek, anggaran, sistem, budaya, konflik, prosedur, administrasi, bisnis, etika, dan kepemimpinan. Begitu banyak tugas dan tanggung jawab seorang manajer. Diperlukan energi, kesehatan, waktu, kompetensi, dan kecerdasan untuk mengelola semua tugas dan tanggung jawab tersebut supaya dapat menghasilkan kinerja terbaik.

Peran manajer sangat luas dan juga harus bisa fokus pada rincian operasional. Tantangan terberat manajer adalah tidak boleh terjebak di sebuah titik pekerjaan, dia harus taktis dan memiliki strategi yang tepat dalam mengelola semua bidang pekerjaannya dengan kinerja penuh.

Manajer harus mampu mengelola waktu dan energinya secara tepat dan benar. Mampu memberikan perhatian penuh pada hal-hal prioritas. Mampu menjalankan fungsi-fungsi pekerjaan secara kreatif dan cerdas.

Manajer harus cerdas memahami bisnis perusahaan sehingga semua fungsi, peran dan tanggung jawabnya mampu memberikan kontribusi yang besar untuk kesuksesan bisnis. Dalam hal ini, manajer haruslah menjadi seorang intrapreneurship sejati. Artinya, dia harus mampu memiliki mindset layaknya seorang wirausaha. Dia harus merasa bisnis perusahaan seperti miliknya sendiri, mampu bertanggung jawab penuh bersama kreativitas dan inovasi yang berkelanjutan.

Pengetahuan dan wawasan yang lebih mendalam tentang bisnis perusahaan, akan memudahkan manajer untuk membuat keputusan dengan intuisi dan logika. Keputusan logika selalu berdasarkan realitas dan perhitungan yang matang, sedangkan keputusan intuitif selalu berdasarkan gerak hati oleh pengalaman. Biasanya, keputusan intuitif ada unsur spekulasinya, sebab tidak dengan perhitungan yang pasti, lebih oleh perasaan dan keyakinan atas dorongan kepercayaan diri yang tinggi. Intuisi hanya boleh digunakan ketika manajer sudah sangat berpengalaman dan menguasai seluk-beluk bisnis secara utuh.

Bisnis yang baik adalah yang dicari dan dihargai oleh pelanggan. Manajer yang andal adalah energi positif untuk bisnis yang baik. Dalam hal ini, manajer harus memiliki nilai-nilai bisnis yang dihormati dan dihargai oleh pelanggan. Manajer harus mampu menghasilkan dan memasarkan jasa atau produk sesuai harapan pelanggan. Intinya, jasa dan produk perusahaan harus tampil untuk mempesona dan menjadi sesuatu yang dihargai di sepanjang jaman.

Memahami dan mengerti karyawan, kolega dan atasan. Dalam perusahaan, soliditas dan kolaborasi merupakan inti kekuatan. Seorang manajer hanya menjalankan salah satu fungsi organisasi, tetapi dia sangat tergantung dan memerlukan dukungan dari manajer-manajer lainnya. Oleh karena itu, diperlukan sikap rendah hati untuk mengenal manajer-manajer lain secara individu. Memahami kekuatan dan kelemahan dari masing-masing manajer. Memahami cara berkomunikasi dan bekerja sama dengan masing-masing manajer. Mampu mengenal kualitas, kompetensi dan keandalan dari masing-masing karyawan pendukung. Mampu memotivasi dan mengarahkan karyawan untuk menjadi lebih produktif dan berkinerja.

Seorang manajer harus tumbuh dan berkembang dari akuntabilitas. Semangat bertanggung jawab dan mempertanggung jawabkan hasil sesuai misi dan tujuan. Manajer yang andal berorientasi pada kinerja terbaik, dan mampu melakukan hal-hal yang tepat dan benar di setiap situasi.

Selalu sadar dan terjaga di setiap keadaan. Mampu dengan cerdas memperhitungkan risiko dan menjadi lebih produktif dalam tindakan. Memahami visi besar perusahaan dan gambaran besar dari tujuan yang sedang dikerjakan. Menjadi seorang kolaborator yang kreatif dalam dinamika organisasi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com