SECURITY GUARD DAN RESEPSIONIS ADALAH WAJAH PERUSAHAAN

“Setiap hari sebelum memulai hari pelayanan diperlukan sebuah briefing, doa, kata-kata penyemangat, dan soliditas untuk menjaga kepatuhan terhadap standar dan tata tertib pelayanan.”~Djajendra

Siapa pun yang masuk ke wilayah kantor Anda, mereka pasti harus melalui security dan resepsionis. Pelanggan Anda, tamu penting perusahaan Anda, tamu-tamu dinas ataupun non dinas wajib melewati security dan resepsionis. Artinya, saat seseorang melangkahkan kakinya memasuki wilayah perusahaan Anda, mereka sudah dapat memutuskan tentang budaya perusahaan Anda.

Peran security guard dan resepsionis sangatlah penting, tetapi sering dianggap tidak terlalu penting di dalam perusahaan. Banyak orang berpikir bahwa peran security sebatas menjaga keamanan, peran resepsionis sebatas menerima tamu dan memberikan informasi. Orang lupa bahwa security dan resepsionis sebagai wajah perusahaan. Wajah perusahaan yang sangat penting dalam memberikan kesan pertama bagi peningkatan reputasi perusahaan.
Perusahaan-perusahaan terbaik selalu sadar untuk mendandani wajah perusahaan dengan sesempurna mungkin. Oleh karena itu, dibuatlah tata kelola, tata tertib, tata cara, pedoman pelayanan, dan etika pelayanan bagi security guard dan resepsionis termasuk bagi semua front liner lainnya. Front liner harus secara berulang-ulang dan sesering mungkin dilatih etos kerjanya, karakternya, sikapnya, kebiasaannya, perilakunya, pikirannya, emosinya, cara berpakaiannya, dan juga hati nuraninya. Intinya, front liner disiapkan sesempurna mungkin untuk bisa memberikan pelayanan prima.

Security Guard dan resepsionis adalah bagian inti dari front liner perusahaan. Bila mereka menderita dan tidak bahagia dengan posisi kerjanya, maka dapat dipastikan mereka akan menjadi benih perusak reputasi dan pelayanan perusahaan. Karena banyak perusahaan menganggap sepele atau remeh terhadap fungsi dan peran ini, akibatnya perusahaan selalu merasa tidak mampu memberikan pelayanan bereputasi tinggi kepada tamu dan pelanggannya.

Tamu dan pelanggan sangat membutuhkan perhatian dan kepedulian. Mereka harus diberikan pengalaman yang paling indah dan nyaman saat berkunjung ke kantor Anda. Bila peran security dan resepsionis tidak disiapkan secara optimal, maka peran ini dapat menyabotase semua rencana terbaik dari layanan perusahaan Anda.

Sejak langkah pertama tamu dan pelanggan memasuki wilayah perusahaan. Sejak itu, interaksi dan komunikasi dalam wujud pelayanan prima sudah harus mampu diberikan oleh setiap front liner perusahaan. Standar pelayanan harus memperkuat keunggulan layanan pelanggan dan tamu. Setiap hari sebelum memulai hari pelayanan diperlukan sebuah briefing, doa, kata-kata penyemangat, dan soliditas untuk menjaga kepatuhan terhadap standar dan tata tertib pelayanan. Dan juga, setiap orang di front line harus terjaga di dalam kesadaran penuh, untuk memberikan keunggulan layanan pelanggan yang berkualitas.

Para front liner harus dibiasakan dan diciptakan sikap dan perilaku yang cepat dan cekatan dalam melakukan proses pemulihan layanan, sehingga apapun realitas buruk pelayanan dapat segera dipulihkan secara otomatis dan membuat pelanggan dan tamu tetap senang dan merasa nyaman.

Security guard dan resepsionis sebagai wajah perusahaan haruslah ditampilkan sesempurna mungkin. Layanan yang cepat, tepat, berkualitas, dan tidak membuat pelanggan mondar-mandir oleh masalah yang tak terselesaikan haruslah dihapuskan dari budaya pelayanan. Memang tidak semua orang berbakat atau memiliki rasa untuk melayani orang lain dengan berkualitas. Oleh karena itu, perusahaan harus pintar merekrut orang-orang yang cocok dan berbakat untuk bekerja di front line. Pekerjaan di front line membutuhkan kecerdasan sosial yang andal, kecerdasan emosional yang hebat, sikap, karakter, dan etos pelayanan yang mulia.

Untuk training hubungi http://www.djajendra-motivator.com