BUDAYA MENERIMA TAMU DAN PELANGGAN DI KANTOR

PELAYANAN DENGAN SENYUM DAN SIKAP BAIKBUDAYA MENERIMA TAMU DAN PELANGGAN DI KANTOR

“Perkuat semangat pelayanan unggul dengan cara penguatan energi positif di dalam kepribadian insan perusahaan.”~Djajendra

Bagaimana sikap, perilaku, etos, dan tata krama penerimaan tamu di kantor Anda? Apakah perusahaan Anda sudah memiliki tata cara atau tata kelola penerimaan tamu di lingkungan kantor? Tamu perusahaan adalah orang-orang yang menghidupi bisnis, dan juga berkontribusi untuk kemajuan perusahaan. Berikan perhatian dan kepedulian yang besar agar tamu dan pelanggan perusahaan selalu nyaman dan senang ketika hadir di kantor Anda.

Ketika tamu dan pelanggan perusahaan melangkah ke wilayah perusahaan, maka setiap orang yang bertugas di front line wajib menyambut dengan sikap dan perilaku terbaik. Senyum dan pilihan kata-kata terbaik, bahasa tubuh yang penuh persahabatan menjadikan tamu dan pelanggan nyaman. Jangan menciptakan masalah dengan tamu dan pelanggan, ciptakan kemudahan dan bantu mereka dengan ikhlas dan sepenuh hati. Ingat selalu! Pelayanan dimulai sejak pelanggan memasuki gerbang perusahaan, sejak itu Anda harus memiliki sikap baik dan senyum tulus dalam pelayanan Anda.

Konsistensi pelayanan memerlukan tata kelola, budaya, tata cara yang tertulis dan terinternalisasi ke dalam mind set seluruh insan perusahaan. Kantor yang tertib dan berbudaya kuat selalu didukung dengan standar dan tata cara yang berkualitas tinggi. Lingkungkan kantor yang tertib dan kondusif mampu meningkatkan produktivitas kerja yang tinggi, dan menghasilkan kinerja terbaik.

Memang. Pelanggan dan tamu kadang-kadang ingin mengabaikan aturan dan tata tertib di kantor. Semua tamu dan pelanggan selalu ingin dilayani secepat mungkin, semudah mungkin, dan sebebas mungkin. Tetapi, perusahaan harus tetap tegas dan memastikan semua tamu dan pelanggan mematuhi tata tertib kantor. Selama senyum dan sikap baik menjadi jembatan yang menghubungkan Anda dengan tamu Anda, maka tidak perlu khawatir bahwa tamu dan pelanggan akan marah atau kecewa. Senyum dan sikap baik yang tulus adalah kekuatan baik  yang akan mengirimkan energi positif dari hati Anda ke hati pelanggan, sehingga semuanya akan mencapai kedamaian dalam pelayanan.

Setiap insan perusahaan di wilayah front line wajib menjiwai tugas dan tanggung jawabnya, wajib menginternalisasi tata tertib dan aturan ke dalam mindsetnya. Implementasi dan internalisasi tata cara penerimaan tamu dan pelanggan perusahaan haruslah sesuai dengan prosedur yang sudah disetujui secara resmi oleh dewan direksi. Tata cara dan tahapan penerimaan tamu kedinasan dan tamu non kedinasaan harus jelas dan dapat dilayani secara cerdas.

Setiap tamu pastilah penting bagi perusahaan, tetapi ada juga tamu-tamu prioritas yang mungkin sangat terkait dengan kecepatan proses bisnis. Untuk itu, pastikan tamu-tamu prioritas mendapatkan pelayanan yang lebih cepat dan lebih mudah. Menciptakan budaya keunggulan layanan pelanggan berarti memperhatikan kecepatan dari proses pelayanan. Semakin cepat proses pelayanan, semakin mudah proses pelayanan, semakin berkualitas isi pelayanan, maka semakin unggul pelayanan yang diberikan.

Tata tertib penerimaan tamu dan pelanggan perusahaan merupakan bagian dari penguatan budaya pelayanan. Dokumen ini merupakan bagian terpenting dari budaya tertulis, dan setiap orang yang terlibat di dalam pelayanan pelanggan ataupun penerimaan tamu perusahaan memiliki pengetahuan yang jelas dan pasti. Hal ini berdampak positif dalam mengakomodasi permintaan tamu ataupun pelanggan, sehingga ada keberanian dan kepastian untuk mengatakan “ya” dan “tidak” kepada tamu ataupun pelanggan.

Setiap front liner harus memiliki kejelasan dan kepastian tentang tata cara penerimaan tamu dan pelanggan. Semakin jelas pengetahuan mereka tentang hal ini dan semakin sederhana cara untuk melakukannya, maka semakin mudah bagi para front liner untuk memberikan pelayanan berkualitas dan sepenuh hati.

Menciptakan budaya layanan unggul bagi pelanggan dan tamu memerlukan aturan, tata kelola, sistem, tata cara, serta budaya berbasis etika dan sopan santun. Pembentukan perilaku, sikap, dan etos pelayanan dengan model energi positif akan menjadikan insan perusahaan selalu hebat dan andal dalam pelayanan.

Tata tertib penerimaan tamu dan pelanggan perusahaan merupakan cara yang profesional untuk memberitahu karyawan perusahaan dengan tepat dan benar. Semakin berkualitas dan lengkap isi dari tata tertib tersebut, semakin dia menjadi alat yang memperkuat budaya pelayanan.

BUDAYA PENERIMAAN TAMU DI KANTOR

Untuk pelatihan hubungi www.djajendra-motivator.com