PELATIHAN PROSES INTERNALISASI BUDAYA BARU PERUSAHAAN 2015

PELATIHAN PROSES INTERNALISASI BUDAYA BARU PERUSAHAAN 2015

TIDUR & MAKANPELATIHAN PROSES INTERNALISASI BUDAYA BARU PERUSAHAAN 2015

DESKRIPSI

Budaya perusahaan yang kuat membuat karyawan bangga untuk mewakili perusahaan, dan bahagia menjadi bagian dari budaya tersebut. Menciptakan budaya perusahaan yang otentik dengan jiwa dan pikiran karyawan, akan bekerja untuk pencapaian kinerja terbaik mereka. Budaya perusahaan yang kuat mampu menginternalisasikan nilai-nilainya(values)menjadi sebuah keyakinan dan ketaatan padanya. Nilai-nilai budaya akan menjadi inti atau energi dari semua komunikasi, proses, etos, perilaku, kebiasaan, pelayanan, termasuk penciptaan jasa dan produk perusahaan yang lebih inovatif. Nilai-nilai budaya yang baik menghasilkan perilaku produktif dan positif, meningkatkan reputasi kerja, meningkatkan harga diri, meningkatkan rasa cinta kepada perusahaan, meningkatkan rasa bahagia di setiap proses kerja, dan meningkatkan kepedulian untuk melayani bisnis dengan sepenuh hati. Di samping itu, memperlakukan karyawannya dengan baik, serta menciptakan lingkungan kerja yang damai dan produktif.

Program pelatihan ini bertujuan sebagai proses menginternalisasi budaya baru dari perusahaan Anda. Budaya baru ini merupakan hasil keinginan dan kebutuhan internal perusahaan Anda setelah mengamati serangkaian masalah yang ada. Konsep dari budaya baru ini sudah Anda pastikan, sangat relevan dengan kondisi yang dibutuhkan untuk sekarang dan masa yang akan datang.

Proses internalisasi budaya baru membutuhkan informasi yang jelas dan sederhana; perilaku karyawan yang antusias dengan budaya baru tersebut; hierarki organisasi yang mendukung dengan sepenuh hati; kepemimpinan yang berdiri paling depan untuk menerapkan budaya baru; serta tim atau kelompok yang setiap hari mempengaruhi anggotanya dengan motivasi dan bimbingan, untuk bekerja sesuai budaya baru.

Setiap orang penting atau pimpinan dengan pengaruh tinggi di dalam organisasi, yang selalu diikuti atau didengar oleh  karyawan, harus terlibat sepenuh hati dalam proses internalisasi budaya baru. Hal ini berlaku untuk siapapun, baik itu pimpinan formal ataupun informal yang berada di semua level organisasi. Mereka harus menjadi kekuatan yang secara proaktif mempengaruhi, memotivasi, mendorong, dan menguatkan sistem agar budaya baru tersebut tumbuh dan menjadi bagian dari etos kerja. Proses penginternalisasian budaya bersifat berkelanjutan dan kemandirian. Untuk itu, ditahap awal, diperlukan sebuah reformasi budaya yang sifatnya serius dan terfokus. Selanjutnya, dari berbagai proses pembelajaran organisasi dapat dilakukan koreksi, penyesuaian, peningkatan, dan pemantapan.

Program proses internalisasi budaya baru ini disampaikan oleh Motivator Djajendra dari PT Djajendra Motivasi Unggul. Dalam pelatihan ini, peserta diarahkan untuk siap dengan perubahan-perubahan terhadap sikap dan perilaku. Peserta dimampukan untuk melakukan transformasi konsep budaya baru tersebut menjadi energi operasional yang teraplikasi atau terimplementasi di dalam sikap, perilaku, karakter, dan etos kerja. Kami menyarankan program proses internalisasi budaya baru ini dilakukan selama  1 hari 8 jam untuk per satu batch. Jumlah ideal per batch antara 25 s.d. 35 peserta.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker, sharing experience, group sharing.

TUJUAN

  1. Peserta dimampukan untuk mentransformasi values budaya baru menjadi energi yang terinternalisasi dalam kegiatan sehari-hari, sehingga values atau nilai-nilai budaya baru tidak terhenti sebatas kata atau konsep, tetapi mampu menjadi perilaku dan sikap di tempat kerja.
  2. Peserta dimampukan untuk menjadikan budaya baru sebagai sesuatu yang penting dan relevan bagi kebaikan lingkungan kerja.
  3. Peserta disadarkan untuk setiap hari mensosialisasikan dan menginternalisasikan nilai-nilai (values) budaya baru di unit kerjanya masing-masing.
  4. Peserta disadarkan untuk tidak memiliki sikap defensive terhadap perubahan, tetapi selalu proaktif dan senang hati dalam internalisasi budaya baru.
  5. Peserta disadarkan untuk sepenuh hati dan totalitas dengan budaya baru. Sebab, penerapan budaya baru membutuhkan energi dan perhatian yang sangat besar.
  6. Peserta dimampukan untuk menguatkan komitmen dan mendukung suksesnya proses internalisasi.
  7. Peserta dimampukan untuk mengawasi diri sendiri dan unit kerjanya dalam memantapkan proses internalisasi budaya baru.
  8. Peserta dimampukan untuk melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap sikap, perilaku, etos, dan pola kerja agar sesuai dengan budaya baru.

MANFAAT

  1. Mendekatkan visi, misi, nilai-nilai perusahaan ke hati peserta.
  2. Peserta menjadikan dirinya sebagai energi yang mengembangkan dan menguatkan budaya baru.
  3. Kesadaran dan komitmen untuk terlibat dalam reformasi budaya baru, dan cepat memperbaiki atau menangani permasalahan yang timbul.
  4. Terinternalisasinya budaya baru dalam praktik kerja sehari-hari.
  5. Bekerja dengan sikap dan perilaku sesuai nilai-nilai budaya baru.
  6. Menggunakan budaya baru untuk meningkatkan nilai tambah perusahaan bagi stakeholder.
  7. Mengoptimalisasi kekuatan nilai-nilai perusahaan untuk mewujudkan budaya kerja yang kuat.
  8. Menjalankan roda organisasi dan bisnis perusahaan dengan kekuatan budaya baru.
  9. Menunjukkan minat, energi, dan antusiasme yang tinggi terhadap budaya baru perusahaan.
  10. Menetapkan standar perilaku, sikap, dan etos kerja sesuai budaya baru.
  11. Memiliki keinginan tampil sebagai yang terbaik bersama budaya baru perusahaan.

SASARAN

Seluruh Karyawan Dan Pimpinan: Staf, supervisor, manajer, pimpinan, dan tim Manajemen

MATERI PROSES INTERNALISASI BUDAYA BARU SELAMA 1 HARI 8 JAM

  1. Memahami visi, misi, nilai-nilai, dan diri sendiri sebagai fondasi budaya kuat.
  2. Menyiapkan mental, jiwa, pikiran, dan emosi yang siap menerima budaya baru.
  3. Siap dengan perubahan dan berani sukses di luar zona nyaman.
  4. Mengembangkan daya tahan diri dan mental hebat untuk menjalankan budaya baru.
  5. Menginternalisasikan visi, misi, dan nilai-nilai budaya baru.
  6. Menyiapkan kualitas dan kompetensi untuk melakukan reformasi budaya baru.
  7. Mengembangkan disiplin untuk tindakan yang berkelanjutan terhadap implementasi budaya baru.
  8. Menginternalisasikan budaya baru melalui simulasi dan aktivitas.
  9. Mentransformasikan nilai-nilai dari kata menjadi energi yang menguatkan budaya perusahaan.

Untuk Pelatihan Hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 131 888 99

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com