MEMPERHATIKAN DIRI SENDIRI

“Apapun yang Anda cintai dan kerjakan dari waktu ke waktu di sepanjang hidup Anda, akan menjadi identitas diri Anda. Dan, akan menjelaskan siapa Anda di dalam hidup ini.”~Djajendra

Diri Anda adalah pusat kehidupan Anda. Kesadaran untuk memperhatikan diri sendiri akan mengoptimalkan semua potensi terbaik dari dalam diri Anda. Cintai kehidupan Anda, dan cintai diri Anda dengan ikhlas, untuk menjalani apapun yang harus dijalani.

Memperhatikan diri sendiri menjadikan Anda mampu menemukan siapa Anda sebenarnya. Ketika sudah mengetahui siapa Anda, maka sangatlah mudah untuk menumbuhkan dan mengelola diri Anda untuk mewujudkan yang Anda inginkan.

Perhatikan diri Anda dengan jujur dan penuh tanggung jawab. Pahami kebiasaan indra Anda. Pahami kebiasaan tubuh Anda. Pahami kebiasaan pikiran Anda. Pahami kebiasaan emosi Anda. Pahami kondisinya, kebutuhannya, keinginannya, dan kemampuan ikhlasnya.

Pahami rasa takut Anda. Apa yang membuat Anda takut. Bagaimana cara Anda membangun pertahanan diri yang kuat untuk mengalahkan rasa takut Anda. Pahami dan mengerti tentang daya tahan mental diri Anda.

Keyakinan dan kesadaran menciptakan jalan untuk membawa diri kepada arah yang Anda inginkan. Pastikan bahwa Anda telah memahami maunya diri sendiri dan potensi diri sendiri, yang mampu mengantar Anda untuk sampai dengan sempurna di tujuan yang Anda inginkan.

Pahami apa saja kesukaan Anda. Pahami apa saja yang Anda perlukan untuk bisa sampai pada tujuan. Bila Anda sudah sangat paham dan mengerti tentang arah tujuan hidup Anda, maka sangatlah mudah untuk mengoptimalkan harta karun dari dalam diri Anda, untuk menemukan semua kebutuhan dan keinginan hidup Anda.

Pahami diri sendiri dengan sebaik-baiknya. Lalu, optimalkan potensi terbaik dari dalam diri; kuatkan semangat dan tekad untuk mewujudkan yang Anda inginkan; miliki perilaku yang tekun, rajin, disiplin, bersungguh-sungguh, kerja keras, dan menuntaskan semua rencana menjadi nyata; pahami lingkungan dan manfaatkan semua kekuatan dari lingkungan Anda; bersikaplah rendah hati agar Anda bisa belajar dari manapun untuk kebaikan Anda; hargai, hormati, dan mengalirlah bersama proses yang kadang-kadang menuntut Anda untuk lebih sabar dan ikhlas.

Memperhatikan diri sendiri membutuhkan tingkat kesadaran yang sangat tinggi. Anda sangat mungkin melewati rutinitas, realitas, atau jalan hidup yang sama sekali tidak Anda inginkan. Anda harus melewatinya agar bisa sampai pada tujuan yang Anda inginkan. Bila Anda melemah, mengeluh, dan menjadi tidak berdaya. Maka, Anda akan berputar-putar di satu titik, tanpa pernah mampu bergerak menuju tujuan hidup Anda. Jadi, berhati-hatilah, jangan sampai Anda terjebak di sebuah realitas dan rutinitas yang sesungguhnya tidak pernah Anda inginkan. Bergeraklah dan pergilah segera dari semua jebakan kehidupan yang membuat Anda tidak berdaya.

Seperti pesan bijak dari almarhum Steve Jobs.“Waktu Anda terbatas, jadi jangan sia-siakan dengan menjalani hidup orang lain.”  Jadi pahami mengapa Anda ada di hidup ini, apa yang Anda inginkan, dan apa yang ingin Anda kerjakan dengan sepenuh hati di sepanjang hidup Anda. Bila Anda dapat memahami keberadaan Anda di dalam kehidupan ini, maka Anda bisa memperlambat dan merasakan keinginan hati Anda dengan sepenuh hati di dalam kesadaran tertinggi Anda.

Perhatikan diri sendiri seperti Anda sedang memperhatikan sesuatu yang sangat Anda sukai dan cintai. Setiap diri membawa potensi kekayaan, potensi kemakmuran, potensi untuk hidup sesuai keinginan hati. Tidak seorangpun dilahirkan untuk menjadi budak orang lain, tetapi pilihan hidup merekalah yang menjadikan mereka budak orang lain.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com