MOTIVASI DAN INSPIRASI 15 03 2015

Orang-orang yang menyerah pada kesulitan, tidak akan mampu menjadi sukses. Sebab, sukses muncul dari kemampuan untuk mengatasi kesulitan. Sukses terhebat merupakan kemenangan atas kesulitan yang luar biasa. Jadi, bila sedang dalam kesulitan luar biasa, jangan menyerah, temukan strategi untuk mengatasi kesulitan dengan kerja yang lebih cerdas.~Djajendra

Perjalanan menuju puncak adalah melalui lembah. Selama di lembah jangan sedih, tapi semangatkan diri untuk bisa sampai ke puncak. Setelah di puncak akan ada lembah lagi, dan tetaplah santai bila harus kembali melewati lembah.~Djajendra

Pergi ke masa lalu, pergi ke masa depan, lupa sama hari ini. Pikiran seperti mesin waktu, senangnya bolak –balik ke masa lalu dan masa depan. Pikiran suka lupa sama hari ini, padahal hidup yang sesungguhnya ada pada hari ini.~ Djajendra

Ketika setiap hari Anda muncul dengan senyum di wajah, dengan santun, dengan sabar, dengan ikhlas, dengan produktif, dengan melayani kehidupan. Maka, Anda akan menjadi sebuah keindahan dan kebaikan bagi kehidupan.~Djajendra

Sebutir garam diambil dari lautan luas. Sebutir gula diambil dari sebatang tumbuhan. Sebutir asam diambil dari buah sebuah pohon. Rasa asam, manis, asin diberikan oleh alam semesta. Alam semesta sudah menyiapkan semua kebutuhanmu, semua keinginanmu. Bila dirimu bersyukur, berterima kasih, dan melayani kehidupan dengan ikhlas. Maka, alam semesta semakin membuat dirimu tercukupi oleh apapun yang engkau butuhkan.~Djajendra

Orang-orang di sekitar dinilai. Ucapan orang dinilai. Pro kontra kehidupan dinilai. Perspektif orang lain dinilai. Semuanya dinilai. Semuanya ditempelkan opini dan stigma. Semuanya dibuat terikat kepada dirimu. Semuanya dijadikan beban untuk dipikul setiap hari. Hidup itu bekerja dengan keajaiban untuk sebab-akibat, aksi-reaksi, tabur-tuai. Bersikaplah untuk meringankan perjalanan hidup. Jangan menambah beban hidup dengan menjadi hakim yang menghakimi kehidupan.~Djajendra

Ketika kesadaran murni muncul, diri akan kehilangan “AKU”, dan bersatu dengan keindahan alam semesta.~Djajendra

Hidup itu sebuah petualangan; sebuah perjalanan wisata yang indah dan menyenangkan. Hentikan lorong kehidupanmu yang membosankan; hentikan pola hidupmu yang membosankan. Lakukan perjalanan hidup tanpa membawa beban hidup yang berat. Buang semua beban hidup, dan berjalanlah dengan rasa percaya diri, ikhlaskan semua kejadian yang tidak menyenangkan hatimu.~Djajendra

Betapa ruginya kita bila hari ini mengeluh, dan lupa untuk bersenang-senang bersama kehidupan yang indah dan baik ini.~Djajendra

AGAMA adalah kata yang berasal dari bahasa Sanskerta (India kuno). A artinya tidak; Gama artinya kacau. Dua kata ini kalau digabung menjadi AGAMA yang artinya tidak kacau. Ceritanya, seseorang yang beragama hidupnya tidak boleh kacau, tidak boleh panik, tidak boleh takut, tidak boleh bingung, tidak boleh khawatir, tidak boleh ragu. Seseorang yang beragama harus terbiasa mengendalikan pikiran negatif, dan terbiasa mengekspresikan pikiran baik kepada kehidupan dan orang lain. AGAMA yang berasal dari bahasa Sanskerta ini bertujuan untuk menciptakan kedamaian dan kebahagiaan hidup manusia. Setiap orang dididik untuk hidup dalam rasa syukur, saling mencintai, saling membantu, mengendalikan marah, membuang benci, menghapus dendam, dan hanya hidup di dalam kebaikan dan saling memberikan yang terbaik. Inti dari AGAMA adalah hidup dengan empati, cinta, toleransi, jiwa besar, dan menjauhkan potensi kekacauan. AGAMA artinya tidak kacau. Jadi, kalau merasa sudah beragama, maka jangan bikin kacau, jangan bikin kerusuhan, jangan bikin ketakutan. Itulah makna agama yang sesungguhnya. ~Djajendra

Sudahkah Anda menikmati indahnya dunia? Jiwa yang terbiasa menikmati keindahan dunia pasti merasa seperti sedang hidup di surga. Ketika sudah mampu menikmati surga terindah di bumi terindah ini, maka jiwamu akan sehat, hatimu selalu puas, dan keyakinanmu semakin membuatmu menjadi yang terbaik. Tuhan sangat baik karena telah membuka mata hati, untuk melihat dan menikmati surga dunia. Terima kasih Tuhan untuk segala kebaikanmu dan cintamu kepada kami di bumi mu yang terindah ini.~Djajendra

Tukang hitung, apapun dia hitung, dia ukur, dan dia simpulkan. Rejeki dia hitung potensinya, dan dia hitung cara mendapatkannya. Semua dia hitung, sampai-sampai kehidupan yang merupakan rahasia Tuhan pun dia hitung. Sisa umurnya pun dia hitung.

Suatu ketika ada seseorang bertanya kepadanya:

“Bukankah kematian itu rahasia Tuhan, kenapa Anda menghitungnya?”

Balasan orang tersebut adalah

“Agar saya sadar untuk tidak menyia-nyiakan waktu.”

“Apakah Anda pasti mati sesuai umur yang Anda prediksi?”

“Itu rahasia Tuhan.”

“Lalu mengapa Anda berani mendahului Tuhan?”

“Saya hanya berhitung untuk bisa lebih bersenang-senang, tidak lupa bahwa umur saya setiap hari berkurang, dan kematian adalah sebuah kepastian.”

Jodoh, maut, rejeki katanya ditangan Tuhan. Ada yang bilang itu rahasia Tuhan. Tetapi, banyak juga orang yang mengejar rejeki dengan segala cara dan upaya, dan mengejar jodoh dengan penuh harapan, mungkin hanya sedikit orang yang pasrah. Persoalan maut, pasti semua orang akan berjuang dengan totalitas untuk menghindarinya. Secara logika dan pengetahuan, tidak mungkin setiap hari umur bertambah, yang pasti setiap hari umur semakin berkurang. Jadi, kenapa tidak hidup di dalam kegembiraan, senang-senang, santai, meningkatkan kesadaran spiritual, dan saling membantu dengan ikhlas.~Djajendra

Pikiran menciptakan keyakinan. Pikiran suka berimajinasi, berasumsi, beropini, menciptakan cerita, dongeng, dan mitos. Dan, pikiran mampu mempengaruhi orang lain untuk meyakini cerita, dongeng, dan mitos yang diciptakan tersebut. Pikiran sangat hebat, mampu menciptakan yang tiada, dan mampu meniadakan yang ada. Pikiran sangat pintar mengikat orang-orang melalui keyakinan, dan keyakinan ini dibentuk secara emosional, lalu keyakinan ini menjadi kebenaran dalam hidup, walaupun keyakinan itu bukan sebuah fakta.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com