MINDFULNESS BERARTI PIKIRAN SADAR MENJADI PENGUASA KEHIDUPAN

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGULMINDFULNESS BERARTI PIKIRAN SADAR MENJADI PENGUASA KEHIDUPAN

“Orang-orang mindfulness fokus 100% untuk hidup sepenuhnya pada hari ini, hidup bahagia pada hari ini, hidup damai pada hari ini, dan hidup bermanfaat pada hari ini.”~Djajendra

Hidup dalam kesadaran tertinggi. Sangat sadar. Mampu memperhatikan segala aspek di dalam hidup sendiri. Memiliki ingatan dan pengenalan yang sempurna terhadap perilaku, pola pikir, karakter, kepribadian, sifat, sikap, emosi, dan pola spiritual diri sendiri. Memiliki kejernihan pikiran yang sangat jernih dan sangat terang. Bila ini semua mampu Anda miliki di sepanjang hidup dengan konsisten, maka Anda disebut pribadi yang mindfulness.

Saat seseorang dalam kondisi mindfulness, saat itu pikiran sadarnya sangat sadar, mungkin sadar 100%, sehingga dia dapat melihat dirinya sendiri seperti sedang action di dalam sebuah film. Kondisi mindfulness mampu mentidakaktifkan pikiran bawah sadar. Hal ini berarti respon perilaku otomatis, atau juga respon perilaku sebab-akibat, yang biasanya dikendalikan atau diatur oleh pikiran bawah sadar menjadi tidak berfungsi.

Jiwa yang sadar dilahirkan dari rasionalitas pikiran sadar. Rasionalitas dari mindfulness membuat diri terjaga di dalam terang, terjaga di dalam kejernihan pikiran, terjaga di dalam kesadaran total dan tidak dalam kendali alam bawah sadar. Dalam kondisi mindfulness, diri mengawasi dirinya sendiri, tidak menghakimi realitas dirinya, dan diri hanya memberikan respon yang sifatnya rasional dari puncak kesadaran tertingginya.

Dalam realitas kebanyakan orang, pikiran bawah sadar selalu menjadi bos besar yang mengatur kehidupan sehari-hari. Pikiran bawah sadar sangat kuat dan menjadikan pikiran sadar tidak mampu menguasai atau mengatur jalan hidup. Adalah sebuah fakta bahwa kehidupan sehari-hari berjalan sesuai respon otomatis, dan semua ini merupakan bagian dari kekuatan atau kekuasaan pikiran bawah sadar.

Diri yang mindfulness mampu menjadi wasit yang adil untuk mengawasi, mengamati, menerima, mengatur, dan memutuskan jalan hidupnya berdasarkan kekuatan pikiran sadar. Dalam hal ini, pengalaman menjadi guru yang dihormati, fakta menjadi sahabat yang dilayani, dan kekuatan konsentrasi total dengan fokus yang jelas dan terang menjadi fondasi kehidupan.

Kondisi mindfulness menjadikan seseorang cerdas sosial dan sangat cerdas emosional. Dalam hal ini, dia mampu mengendalikan ego diri dan melayani realitas kehidupan dengan respon yang produktif. Dia memiliki kesadaran yang sangat cerdas untuk membaca situasi. Dia memiliki perhatian yang sangat fokus dan rinci terhadap setiap dimensi. Dia memiliki ingatan yang kuat berdasarkan pengalaman masa lalu, dan potensi-potensi yang bisa dimunculkan dari sebuah keputusan. Dia mampu mengenali setiap inci dari berbagai dimensi yang harus disikapi. Dia memiliki kesadaran total di dalam kejernihan pikiran yang sangat terang dan cerdas. Seseorang yang mindfulness sejati adalah orang bijak yang cerdas dan rendah hati.

Menjadi pribadi yang mindfulness bukanlah perkara gampang. Diperlukan latihan dan pengalaman hidup yang kaya. Biasanya, seseorang yang jauh dari zona nyaman kehidupan, hidup dalam keprihatinan yang sangat ekstrim, hidup dalam tekanan yang luar biasa, hidup dalam ketidakpastian dan ketidakstabilan yang luar biasa, adalah benih potensial untuk dapat hidup dengan mindfulness. Gaya hidup mindfulness tidak mungkin dimiliki oleh orang-orang yang hidupnya di zona nyaman, yang hidupnya mapan, dan hidupnya mudah. Kesulitan dan rintangan adalah jalan menuju mindfulness.

Sadar dan sepenuh hati memperhatikan setiap inci dari dimensi kehidupan diri sendiri. Setiap orang unik dan dari waktu ke waktu menghasilkan berbagai pengalaman hidup yang unik. Orang-orang mindfulnes sangat memahami dan menikmati proses hidupnya, sangat menguasai pengalaman hidupnya. Mereka ciptakan kondisi kesadaran total untuk dapat mengawasi hidupnya, mengawasi dirinya. Mereka tidak hidup dalam imajinasi, tidak hidup dalam dunia berandai-andai, tidak hidup dalam masa depan ataupun masa lalu, mereka 100% fokus pada hari ini dan menikmati indahnya hari ini.

Orang-orang mindfulness benar-benar netral dan tidak menggunakan kekuatan sugesti apapun untuk masa depan. Mereka hanya menggunakan akal sehat yang jernih pada hari ini, dan memfokuskan hidupnya untuk melayani hari ini. Mereka tidak peduli tentang hari esok, apalagi tentang masa lalu. Mereka hanya berkonsetrasi penuh untuk melayani hari ini, detik ini, saat ini. Mereka fokus 100% untuk hidup sepenuhnya pada hari ini, hidup bahagia pada hari ini, hidup damai pada hari ini, dan hidup bermanfaat pada hari ini. Orang-orang mindfulness fokus untuk bertindak dan tidak berimajinasi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com