MOTIVASI DAN INSPIRASI 26 01 2015

Tidak ada kesenangan dalam rasa tidak syukur. Tidak ada kebahagiaan dalam rasa tinggi hati. Tidak ada kedamaian dalam rasa iri hati.~Djajendra

Untung-rugi, gagal-sukses, hanyalah perjalanan, dan jangan pernah terjebak di sana.~Djajendra

Gunakan akal. Lihat kiri-kanan, depan-belakang dengan cerdas. Manfaatkan situasi terbaik untuk bertindak dan memenangkan. Jangan asal tubruk. Jangan asal merasa paling hebat. Jangan tinggi hati. Jangan menggunakan kelemahan untuk mendapatkan simpati. Jangan mau hidup dan kuat karena dikasihani, atau merasa dizalimi. Pemenang sejati selalu tersenyum saat dihantam badai. Sebab, dia tahu untuk bangkit dan menang melawan badai sekuat apapun.~Djajendra

Orang-orang yang suka mencari batas. Segala sesuatu ditentukan dengan batas dan ukuran. Padahal alam semesta tidak pernah membuat batas. Alam semesta memungkinkan orang-orang untuk menjadi sangat kreatif, dan bisa menciptakan lebih banyak kebaikan untuk kehidupan yang lebih berkualitas.~Djajendra

Cahaya sangat berguna untuk menerangi tempat-tempat gelap. Cahaya menjadi tidak berguna di tempat-tempat yang sudah sangat terang, apalagi di tengah terangnya matahari. Cahaya itu sahabat gelap. Bila tidak ada gelap, cahaya tidak dipahami, tidak dimanfaatkan. Jiwa yang sedang terjebak dalam kegelapan hidup, harus pintar mencari cahaya, untuk dapat menerangi tempat-tempat tergelap di dalam jiwa.~Djajendra

Orang-orang suka memberikan label positif atau negatif kepada kepribadian seseorang. Pribadi yang cerdas tidak akan terpengaruh oleh label-label dari luar dirinya. Pribadi cerdas selalu rendah hati untuk memperbaiki diri, hidup dalam kesadaran, hidup dari dalam dirinya, dan tidak terganggu oleh label-label dari luar dirinya.~Djajendra

Menerima tantangan hidup dengan tenang dan bahagia. Tantangan hadir untuk mendewasakan dan menguatkan diri. Bagi yang tidak kuat mental tantangan bisa menjadi sesuatu yang menyakitkan, menyulitkan, melemahkan. Tantangan sesungguhnya adalah peluang untuk lebih memperkuat. Bahagialah bersama tantangan, terima dia dengan sepenuh hati, dan kuatkan dirimu agar dirimu terlalu kuat untuk dikecilkan oleh tantangan.~Djajendra

Ketika cinta dan harapan sudah berlebihan. Maka, baik dan buruk sulit dibedakan, benar dan salah sulit ditemukan, cinta yang berlebihan menjadikan hati nurani buta untuk melihat fakta.~Djajendra

Orang-orang hebat mau mengalah untuk menang. Mau mundur sejenak untuk maju dan meraih kemenangan. Kekuatan negatif yang sangat kuat dihadapi dengan akal, hati, dan kecerdasan. Orang-orang hebat tidak akan membuat posisinya melawan sesuatu yang bisa menghancurkannya, yang bisa mengalahkannya. Mereka akan menghadapi dengan tenang, sabar, lembut, penuh kasih, penuh taktik, penuh strategi, dan mengalir dalam realitas. Lalu, mencari momen yang tepat untuk menang.~Djajendra

Dalam hidup bisa muncul keadaan yang lebih kuat dari kemampuan kita. Bisa saja tanpa sadar kita menciptakan keadaan dan situasi yang menghambat kemajuan, dan menghadirkan perlawanan. Tidak berguna melawan angin puting beliung. Tidak berguna melawan tsunami. Tidak berguna melawan peristiwa yang tidak bisa kita lawan. Tinggalkan maunya pikiran dan maunya emosi. Gunakan akal sehat dan hati nurani. Boleh berambisi. Boleh bercita-cita hebat. Boleh memiliki mental pantang menyerah. Boleh memiliki tekad siap menghadapi apapun demi mewujudkan tujuan. Tetapi, jangan lupa untuk menggunakan akal sehat, rendah hati, sabar, tenang, dan berhitung risiko.~Djajendra

Ada yang membela dan ada yang mencari-cari kekurangan. Orang-orang baik dan pemikir positif. Walaupun mereka bukan sahabat, mereka tidak akan mencari-cari kekurangan siapapun, dan selalu berusaha melihat sisi baik. Sebaliknya, orang-orang tidak baik dan pemikir negatif. Walaupun mereka sahabat dekat, mungkin juga keluarga terdekat. Mereka suka mencari-cari kelemahan dan kekurangan. Hati-hati dengan pemikir negatif. Sebab, kebaikan apapun yang diperbuat, persepsi mereka hanya mampu melihatnya dari sisi negatif. Mereka terbiasa hidupnya untuk memprotes, mengkritik, merasa tidak puas, dan merasa persepsi mereka yang paling benar.~Djajendra

Setiap kesulitan harus menjadi stimulus untuk mencapai kemenangan. Jangan menyerah. Jangan mengkhawatirkan. Seburuk apapun sebuah realitas harus dapat diubah menjadi lebih baik. Ketenangan, kesabaran, kejernihan pikiran, ketahanan emosi, dan sikap rendah hati, adalah jalan menuju kemenangan. Jangan memperlihatkan kelemahan, perlihatkan kekuatan dan keberanian. Miliki iman di dalam takdir yang harus dilalui. Miliki keyakinan dan keberanian agar takdir selalu membawa diri ke arah keberuntungan.~Djajendra

Hidup itu kembali kepada diri sendiri. Bila setiap hari Anda hidup dalam kebaikan, cinta, empati, etika, toleransi, senyum, syukur, membantu, peduli, terima kasih. Maka, semua itu akan kembali kepada Anda, dan menjadikan Anda hidup dalam kebahagiaan dan keberuntungan. Sebaliknya, bila setiap hari Anda hidup mengkritik orang lain, menghakimi orang lain, mencari-cari kekurangan orang lain, tidak beretika, suka mengomentari orang lain secara negatif, tidak punya empati, tidak punya toleransi, membenci orang lain, memusuhi orang lain, tidak punya terima kasih. Maka, semua itu akan kembali kepada Anda, dan menjadikan Anda tidak bahagia, juga menjadikan Anda kurang beruntung dalam perjalanan karir.~Djajendra

Orang yang paling kasihan adalah dia yang hatinya belum dihidupkan, dan hanya hidup dari pergerakan pikiran dan emosi. Setinggi apapun ilmu seseorang, setinggi apapun jabatan dan gelar seseorang, dia tidak mungkin menjadi cerdas bila hatinya tidak dihidupkan. Orang yang paling beruntung adalah dia yang sudah menghidupkan hatinya, dia yang sudah cerdas mendengarkan kata hatinya, dia yang sangat mampu melihat dengan mata hatinya. ~ Djajendra

Berkomentarlah kalau sudah memiliki data dan informasi yang dapat dipertanggung jawabkan. Bila masih dalam permainan pikiran dan emosi, sebaiknya jangan berkomentar dulu. Semua orang punya hak untuk berbicara dan berpendapat. Tetapi, bila asal berkomentar, asal berpersepsi, asal menduga-duga, tanpa data, tanpa informasi, tanpa kebenaran, maka itu namanya fitnah.~Djajendra

“Setiap manusia memiliki empat anugerah. Kesadaran diri, hati nurani, kemampuan untuk bebas, dan imajinasi kreatif. Ini memberikan kebebasan untuk manusia … Kekuatan untuk memilih, untuk menanggapi, untuk mengubah.”- Stephen R. Covey

“Every human has four endowments – self awareness, conscience, independent will and creative imagination. These give us the ultimate human freedom… The power to choose, to respond, to change.”– Stephen R. Covey

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com