MOTIVASI

Sukses itu dimulai dari kebutuhan, keberanian, kemauan, belajar, menerima, mengalir, dan melakukannya secara terus-menerus. Sehingga Anda menjadi sangat menguasainya, dan dengan mudah bisa memanggil sukses melalui rencana dan tindakan hebat Anda.~Djajendra

Rasa takut adalah sahabat yang menghindarkan Anda dari risiko. Rasa takut tidak boleh menghentikan jalan Anda menuju tujuan. Rasa takut hanya diperlukan untuk lebih mengelola risiko, bukan untuk membuat Anda menyerah. Bila Anda menyerah oleh rasa takut, maka Anda tidak akan pernah mewujudkan mimpi yang sedang Anda perjuangkan.~Djajendra

Perbuatan, kata-kata, dan pikiran harus selalu dijaga. Perbuatan yang salah bisa melukai orang yang Anda cintai. Kata-kata yang salah bisa membuat orang yang Anda cintai menjauh. Pikiran negatif Anda bisa membuat orang yang Anda cintai terluka hatinya. Kegagalan untuk menjaga perbuatan baik, kata-kata baik, dan pikiran baik, mengakibatkan Anda kehilangan orang yang Anda cintai.~Djajendra

Kepentingan adalah sahabat yang selalu menghalangi Anda untuk jujur. Kepentingan suka mengabaikan keadilan. Kepentingan tidak terlalu suka menimbang, menilai, mengkritisi, mempengaruhi, menghakimi. Kepentingan hanya tahu membela dan merangkul Anda, walau Anda salah.~Djajendra

Kenapa harus stres? Bila hal-hal yang tidak kau sukai sedang suka pada dirimu, maka tersenyumlah, carilah penerang jiwa agar dirimu belajar sesuatu darinya. Stres bukan solusi. Stres adalah tanda diri sedang melarikan dirinya menjauh dari realitas. Sesulit apapun sebuah realitas, dia adalah pengetahuan yang bisa mendewasakan dirimu. Jangan menjauh dari realitas. Bersahabatlah dengan realitas. Terima dan mengalirlah dalam realitas. Lalu, belajarlah darinya untuk menemukan solusi.~Djajendra

Manusia-manusia luar biasa itu tumbuh dari kesulitan, tantangan, kekalahan, kekurangan, kesedihan. Jiwanya selalu optimis dalam sukacita. Mereka tetap memancarkan kemenangan dari ruang-ruang yang tidak memberinya kebaikan. Mereka tidak hidup untuk menyerah pada realitas. Mereka hidup untuk mewujudkan impiannya. Dan, mereka adalah para pemenangnya. Bercermin pada Nelson Mandela, Soekarno, Gandhi, Ibu Teresa.~Djajendra

Tidak adil pasti tidak disukai siapapun. Bagi jiwa yang tidak dewasa, tidak adil membuat batinnya marah, protes, kesal, dan mau ribut. Bagi jiwa yang dewasa, tidak adil adalah alat untuk memberikan pencerahan kepada batinnya.~Djajendra

Hidup itu bukan untuk menghentikan duka dan menciptakan kesenangan. Hidup itu mengalir melalui duka dan bahagia. Tidak ada yang bisa menghentikan kehadiran duka dan bahagia. Keduanya akan hadir dan pergi. Itulah kehidupan.~Djajendra

Mendengar dengan hati berarti memiliki keimanan yang sempurna. Keimanan yang sempurna berarti hati selalu yakin dengan sikapnya; hati selalu memiliki ketetapan dan kesungguhan; hati selalu memiliki keteguhan dan ketangguhan; hati selalu memperkuat intuisi agar dapat melihat dengan hatinya.~Djajendra

Bila setiap bangun pagi pikiran negatif menguasai dirimu, membuat keputusan dan pilihan. Maka, kebaikan apa yang bisa engkau berikan kepada kehidupan, dan juga untuk dirimu sendiri?~Djajendra

Pikiran itu sangat cerdas, dia sumber kecerdasan, dan jiwamu tidak mampu mengalahkannya dalam soal kecerdasan. Jangan sekali-kali mencoba menyerahkan jiwa kepada pikiran. Bila jiwa dikuasai oleh pikiran, maka jiwa akan menjadi budak yang melayani pikiran. Budak yang pasti disiksa oleh pikiran di sepanjang hidup.~Djajendra

Pikiran paling berani mengambil risiko. Pikiran paling hebat kreatifnya. Pikiran paling pintar meninabobokan jiwa dalam rasa aman yang palsu. Pikiran paling pintar menciptakan suara-suara di kepala untuk mendesak hati agar tunduk kepadanya. Pikiran paling pintar menghidupkan ego untuk membohongi hati. Pikiran bila tidak dikendalikan dengan hati, dia akan menjadikan hidupmu sangat dinamis dan tidak pasti. ~Djajendra

Jangan biarkan pikiran mendikte jalan hidup. Bila tidak mendengarkan hati, dan membiarkan pikiran sebagai penentu realitas hidup. Maka, pikiran akan terpikat oleh ambisinya, oleh hitung-hitungannya, sehingga dia berpotensi merugikan ketenangan jiwa, merugikan keselamatan jiwa, merugikan keamanan jiwa. Pikiran tidak akan peduli tentang realitas jiwa, pikiran akan fokus untuk mendapatkan apa yang dia inginkan, dan segala cara akan dilakukan untuk mewujudkannya. Bila hati tidak kuat, maka jiwa akan menderita.~Djajendra

Jangan biarkan diri Anda bentrok dengan persepsi yang tidak sama. Jangan biarkan diri Anda berdebat tanpa akhir. Miliki hati yang ikhlas untuk menerima ketidakberuntungan. Miliki keyakinan untuk mengalah demi meraih kemenangan dikesempatan yang lain. Jangan merusak hubungan dengan sikap ngotot dan bertindak sesuka pikiran Anda. Jangan mengandalkan persepsi dan keyakinan Anda sendiri. Ingat, Anda hidup dalam keragaman dan perbedaan, kebenaran bukan milik pribadi Anda. Kebenaran milik yang sedang menang persepsinya, dan hormati itu.~Djajendra

“Hormati diri sendiri, hormati orang lain, hormati semua yang berbeda dengan dirimu. Maka, dirimu akan dihormati oleh kehidupan, dan nasib baikmu selalu mendatangkan keuntungan yang berlimpah.”~Djajendra

Zona nyaman itu membahayakan kemajuan. Semakin Anda terobsesi untuk mendapatkan realitas kerja yang nyaman, semakin Anda akan terjebak dalam proses kemunduran, dan sulit menemukan jalan untuk kemajuan. Jadilah pribadi yang selalu memaksakan diri untuk bekerja di luar zona kenyamanan Anda. Anda yang terbiasa di luar zona nyaman, sangat mudah untuk menciptakan rekor-rekor pencapaian kinerja terbaik. Anda yang di luar zona kenyamanan berpotensi memaksimalkan potensi Anda. Anda yang bekerja di luar zona nyaman berpotensi mendapatkan keajaiban, dan hasil-hasil yang luar biasa. Jadi, biarlah hati sedikit tidak nyaman, sedikit gelisah, sedikit takut, sedikit cemas. Tetapi, itu semua membuat Anda lebih kreatif, lebih fokus untuk mencapai prestasi dan kinerja.~Djajendra

Sikap rendah hati dan rasa ingin belajar, adalah cara untuk tumbuh. Jangan pernah merasa tahu semua, atau tahu banyak hal. Tetaplah rendah hati, dan dengarkan orang lain dengan penuh perhatian. Semakin tinggi kemampuan Anda untuk mendengarkan pendapat orang lain, semakin cepat Anda tumbuh, dan menjadi pribadi yang lebih profesional.~Djajendra

Marah adalah emosi yang tidak puas, tidak ikhlas, mau balas. Ketika dirimu sedang marah, coba damaikan dulu marahmu. Setelah marahmu damai, barulah bertemu dan bernegosiasi dengan orang-orang yang menjadi sumber marahmu. Jangan berkomunikasi selagi hatimu masih marah, masih kesal, masih benci, masih belum ikhlas. Sebab, bernegosiasi dengan hati yang penuh marah, hanya akan menciptakan konflik dan marah yang lebih besar.~Djajendra

Dalam pikiran yang tenang; dalam pikiran yang jernih; dalam pikiran yang baik; ada kebahagiaan yang membuat hidup terang.~Djajendra

Kata hati sangat penting, tetapi kata hati selalu akan digoda oleh kata pikiran. Pikiran suka menghitung-hitung, dan sulit ikhlas. Hanya hati yang bisa ikhlas, itupun selalu harus berhadapan dengan kuatnya pikiran rasional. Padahal hidup tidak selalu rasional, ada keajaiban, ada kegaiban, ada hal-hal yang sulit untuk dijelaskan dengan akal sehat dan logika.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com