MEMBIASAKAN DIRI DENGAN RASA SYUKUR

DJAJENDRA PROFILEMEMBIASAKAN DIRI DENGAN RASA SYUKUR

“Sukacita dihasilkan dari kebiasaan diri yang penuh rasa syukur.”~Djajendra

Rasa syukur adalah jalan untuk menikmati sukacita. Hidup itu dinamis dan kadang tidak pasti. Dalam hitungan detik, berbagai realitas bisa hadir ke dalam hidup. Senang dan tidak senang bisa hadir bergantian. Rasa syukur adalah jalan yang menjadikan diri tetap tenang dan bahagia di setiap keadaan.

Hidup selalu bergerak. Hidup selalu tumbuh. Ada tantangan yang harus dilewati, jangan pernah menyerah. Ada proses yang harus dilalui, jangan pernah lelah. Ada kesenangan yang pasti ditemui, jangan pernah terlena. Ada kesuksesan yang pasti didapatkan, jangan pernah tinggi hati. Hidup selalu akan menyibukkan diri dengan berbagai situasi dan peristiwa. Teruslah bergerak dan berjalan bersama rasa syukur agar sukacita menjadi sahabat sejati.

Bila rasa syukur hilang, diri akan mudah kecewa dan patah semangat oleh hal-hal kecil. Kehilangan rasa syukur menjadikan diri merasakan ketidakadilan. Kehilangan rasa syukur menjadikan diri merasakan kesepian. Kehilangan rasa syukur menjadikan diri kehilangan kekuatan, untuk mewujudkan impian. Rasa syukur dapat menjadi kekuatan, untuk memperbaiki kehidupan menuju pertumbuhan yang lebih tinggi.

Rasa syukur dapat mengobati rasa sakit hati. Rasa syukur dapat mendinginkan pikiran yang panas. Rasa syukur dapat mendinginkan hati yang marah. Rasa syukur dapat memotivasi diri, untuk bergerak maju menuju kesuksesan.

Rasa syukur dapat menghentikan sikap mengeluh, dan membuka pikiran untuk melihat segala sesuatu dengan lebih optimis. Rasa syukur menjadikan diri selalu beruntung bersama kehidupan yang dijalani.

Rasa syukur membuat sukacita selalu ada, walau kerugian sedang hadir. Rasa syukur membuat kehidupan dimulai dengan bahagia dan optimis. Rasa syukur menjadikan sepanjang hari penuh cerita kebaikan dan keberuntungan.

Rasa syukur menjadikan diri dikelilingi oleh dukungan energi baik. Orang-orang baik akan hadir ke dalam kehidupan jiwa, yang hidupnya penuh syukur. Rasa syukur seperti lilin yang menyinari gelap. Rasa syukur membuat diri selalu tersenyum dan damai hidupnya.

Rasa syukur akan menghadirkan banyak keajaiban dalam hidup. Berbagai kebaikan dan perhatian akan hadir ke dalam jiwa, yang hidupnya penuh rasa syukur.

Rasa syukur akan memenuhi jiwa dengan energi positif.  Rasa syukur menjadikan diri mudah berterima kasih atas segala sesuatu yang sedang dinikmati. Sukacita dihasilkan dari kebiasaan diri yang penuh rasa syukur.

Rasa syukur membuat diri selalu positif, dan terhindarkan dari energi negatif. Rasa syukur memudahkan diri mencapai keberhasilan.

Rasa syukur membuat hidup penuh harapan, dan selalu optimis untuk melewati perubahan. Rasa syukur membuat diri memiliki kekuatan, untuk mengubah apapun menjadi sesuatu yang lebih berharga. Rasa syukur adalah kekuatan yang menarik segala sesuatu yang terbaik dari kehidupan, untuk Anda nikmati dengan penuh sukacita.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com