KOMUNIKASI JUJUR, KOMUNIKASI SANDIWARA

DJAJENDRA“Karakter komunikasi yang baik adalah bersikap etis, terbuka, tegas, jelas, dapat diterima oleh akal sehat, berbagi informasi, menerima umpan balik, dan memberikan solusi. Karakter komunikasi yang buruk adalah tidak jujur, tidak masuk akal, dan penuh sandiwara.”~Djajendra

Komunikasi merupakan cara untuk terhubung, mengekspresikan jati diri, menyampaikan pesan, dan menerima pesan. Orang bijak berkomunikasi dengan memahami realitas dirinya dan orang lain. Dalam hal ini, dia selalu menyiapkan perilaku yang tepat, pengetahuan yang benar, keterampilan yang andal, sikap yang tegas dan pasti, cerdas sejarah atau masa lalu, dan beretika.

Sebuah komunikasi bisa merupakan sesuatu yang jujur, atau juga sesuatu yang penuh kebohongan, penuh sandiwara. Sangat tergantung oleh kepentingan.

Kepentingan tidak baik suka menciptakan skenario; berkomunikasi dengan penuh sandiwara; merasa menguasai permainan, untuk mencapai tujuan akhir seperti yang diinginkan. Dalam realitas seperti ini, komunikator yang penuh sandiwara selalu beradaptasi seperti bunglon, sehingga orang-orang awam tidak mampu menyadari rencana dan niat sebenarnya.

Komunikasi merupakan alat untuk mengekspresikan jati diri atau citra diri. Ketika seseorang yang sangat dipercaya sadar bahwa orang-orang sudah mengetahui sandiwaranya, sehingga jati diri asli terbongkar, dia akan berupaya untuk bersandiwara lagi agar citra diri yang dia bangun tetap terlihat benar. Dia pun akan mengumpulkan informasi untuk menguatkan sandiwaranya, melibatkan isu-isu yang membuat orang-orang kembali percaya padanya. Dia akan tunduk pada realitas dan situasi; mengekspresikan perasaan tidak mampu; tidak kompeten; tidak berharga; penolakan; atau ditinggalkan oleh orang lain. Di mana, semua ini bertujuan agar orang-orang kembali percaya pada kebenaran jati dirinya, walau dia sesungguhnya sedang bersandiwara lagi.

Seseorang yang sangat mengetahui dirinya, tetapi orang lain tidak tahu banyak tentang dirinya, adalah orang yang sedang berkomunikasi dengan menutup diri. Biasanya, orang-orang seperti ini tidak terlalu terbuka atau sedikit berbicara, sehingga dirinya tertutup dan tidak akan memberikan akses kepada orang lain untuk memahami dirinya yang sebenarnya.

Kadang-kadang, ada juga orang-orang yang tidak sadar atau tidak memahami bahwa karakter komunikasinya tidak disukai, tidak dihormati orang banyak.  Tetapi, dia tetap saja berkomunikasi dengan caranya, sehingga menjadi musuh orang banyak.

Komunikasi yang baik membutuhkan integritas diri yang tinggi. Dengan integritas yang baik, mampu terhubung secara terbuka, tertarik untuk saling memahami dan mengenal. Orang-orang yang terbuka dan saling mengenal satu sama lain, akan menjadi lebih produktif komunikasinya, lebih kooperatif, lebih melayani, lebih berempati, lebih etis, dan lebih mampu bekerja bersama-sama, untuk mewujudkan misi dan visi yang baik.

Keterbukaan dan kejujuran menghilangkan sandiwara komunikasi. Jadi, proses komunikasi untuk mengambil informasi dan memberi informasi akan terjadi di wilayah integritas, dan semua orang mampu berinteraksi dengan etis dan penuh kejujuran.

Semakin jujur dan terbuka karakter komunikasi seseorang; semakin mampu dia berada di ruang terang, di wilayah integritas, dan memberikan umpan balik dengan akuntabilitas. Dia juga semakin mampu memberi dan menerima komunikasi dengan cerdas, berbagi, serta membangun hubungan komunikasi yang terbuka dan dipercaya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Iklan

MOTIVASI DAN INSPIRASI 26 09 2014

Tetaplah fokus pada misimu, jangan biarkan ada yang memecahkan fokusmu. Jangan terpengaruh pada permainan yang mencoba memusuhimu, tetaplah bermain sesuai rencanamu.~Djajendra

Lupa diri. Orang-orang suka lupa diri, dan melupakan perjuangan. Setelah memiliki apa yang dimau, mereka lupa diri tentang visi dan misi yang pernah diperjuangkan. Lupa diri berarti lupa pengalaman, lupa sejarah, lupa niat baik.~Djajendra

Mulailah dengan niat baik, hasil terbaik pasti dicapai. Memulai dengan niat tidak baik, hasil terburuklah yang akan didapatkan. Tidak ada strategi manusia yang hebat, hanya kehendak Tuhanlah yang paling pasti.~Djajendra

Miliki harapan. Percayalah bahwa Anda mampu mewujudkan harapan Anda. Bertindaklah dengan penuh optimis untuk mewujudkan harapan. Hiduplah seolah-olah harapan Anda sudah terwujud. Cintai kehidupan Anda. Syukuri setiap momen kehidupan Anda. Jadilah setiap hari bahagia, dan nikmati energi positif kehidupan dengan sukacita.~Djajendra

Hidup haruslah tumbuh dalam harapan, berkembang dalam visi, dan berkinerja dalam misi.~Djajendra

Kebiasaan mengangkat isu-isu negatif, melihat dari sisi kekurangan, akan menjadikan hidup tidak berkembang, dan sulit mewujudkan harapan.~Djajendra

“Keyakinan dan pikiran positif merupakan dua kekuatan yang dapat mewujudkan semua impian baik.”~Djajendra

Pola pikir positif adalah salah satu kualitas terpenting yang harus dimiliki, jika Anda ingin mewujudkan impian.~Djajendra

Kesederhanaan pola pikir dan kesederhanaan pola hidup adalah pintu masuk menuju sukses.~Djajendra

Menyiapkan diri dengan sungguh-sungguh dan mengharapkan sukses, adalah cara mendapatkan sukses. Menginginkan, tanpa bersungguh-sungguh, tanpa mengharapkan untuk mendapatkannya, akan menjauhkan diri untuk mendapatkannya. Percayalah bahwa Anda bisa mendapatkannya. Bertindaklah seperti Anda sudah mendapatkannya. Maka, Anda pasti didekatkan untuk mendapatkannya.~Djajendra

Rasa percaya diri yang rendah merupakan bukti bahwa diri sedang berpikir negatif. Ketidaksadaran diri akan pikiran negatif, menjadikan diri ragu atau tidak yakin, untuk melakukan sesuatu dengan baik. Energi negatif tidak mengharapkan untuk mendapatkan yang terbaik; energi negatif hanya menjadi penghambat kemajuan diri. Jadilah positif, yakin, dan percaya diri.~Djajendra

Menanam benih harapan, berpikir optimis, bekerja keras, dan melayani dengan sepenuh hati, adalah jalan termudah untuk mendapatkan sukses.~Djajendra

Optimisme menunjukkan jalan untuk menemukan solusi; keberanian dan ketenangan di dalam sikap positif, membukakan jalan untuk mendapatkan kemenangan; sikap rendah hati menjadikan diri belajar untuk menjadi lebih baik.~Djajendra

Untuk Training Hubungi www.djajendra-motivator.com

YAKIN DAN BERPIKIR POSITIF DAPAT MEWUJUDKAN IMPIAN

DJAJENDRA 26 02 2014 - 3YAKIN DAN BERPIKIR POSITIF DAPAT MEWUJUDKAN IMPIAN

“Kebiasaan mengangkat isu-isu negatif, melihat dari sisi kekurangan, menjadikan hidup tidak berkembang, dan sulit mewujudkan harapan.”~Djajendra

Keyakinan dan pikiran positif merupakan dua kekuatan yang dapat mewujudkan semua impian baik. Meyakini dan berpikir positif memudahkan Anda untuk meraih impian. Meyakini dan berpikir negatif menjatuhkan dan menjauhkan Anda dari kebahagiaan.

Ketika pikiran dan persepsi selalu terfokus untuk mengangkat sisi negatif kehidupan, maka Anda sedang membawa kehidupan ke jalan pesimis, ke jalan ketidakmampuan.

Hidup haruslah tumbuh dalam harapan, berkembang dalam visi, dan berkinerja dalam misi.

Ketika Anda kehilangan harapan, Anda sesungguhnya sedang menjalani kehidupan untuk tidak berhasil. Harapan adalah cahaya yang memandu motivasi diri, untuk tetap fokus dan bersemangat mewujudkan yang diimpikan. Kehilangan harapan berarti tidak melakukan sesuatu untuk sukses, tetapi sekedar mengalir di dalam rutinitas hidup.

Miliki harapan. Percayalah bahwa Anda mampu mewujudkan harapan Anda. Bertindaklah dengan penuh optimis untuk mewujudkan harapan. Hiduplah seolah-olah harapan Anda sudah terwujud. Cintai kehidupan Anda. Syukuri setiap momen kehidupan Anda. Jadilah setiap hari bahagia, dan nikmati energi positif kehidupan dengan sukacita.

Jika Anda ingin mewujudkan impian, maka pola pikir positif adalah salah satu kualitas terpenting yang harus Anda miliki. Tanpa berpikir positif jangan bermimpi mendapatkan kehidupan yang damai, bahagia, sejahtera, sehat, produktif, dan berkinerja. Pikiran positif merupakan pusat atau sumber yang menghasilkan segala kebaikan untuk kehidupan.

Setiap hari ciptakan kehidupan dan kegiatan yang membawa Anda pada gairah dan motivasi. Setiap hari ciptakan kehidupan yang bahagia, damai, menyenangkan, produktif, kreatif, berkinerja, dan menikmati indahnya hidup.

Keyakinan dan pikiran positif untuk menguatkan suasana hati yang penuh kedamaian dan kebaikan. Dengan suasana hati yang baik, Anda dapat bergerak maju untuk mewujudkan harapan. Semakin positif batin Anda, semakin ikhlas hidup Anda, semakin rendah hati sikap Anda, semakin cerdas emosi Anda. Maka, hidup Anda akan ditarik oleh energi baik ke dalam kenyamanan dan keindahan hidup.

Untuk pelatihan hubungi www.djajendra-motivator.com

ETIKA BISNIS MEMBUTUHKAN KEBERANIAN INTEGRITAS

“Tempat kerja yang bermoral rendah dan kurang etis menjadi sumber penyakit yang menggrogoti kesehatan perusahaan.”~Djajendra

Etika bisnis bersumber dari kekuatan moral, yang berani dengan tegas memisahkan apa itu benar dan apa itu salah. Membangun tempat kerja dengan kekuatan etika, mengharuskan setiap insan perusahaan memperkuat integritasnya masing-masing. Tanpa integritas pribadi tidaklah mungkin dapat menjadikan tempat kerja lebih etis dan bermoral. Tempat kerja yang bermoral rendah dan kurang etis menjadi sumber penyakit yang menggrogoti kesehatan perusahaan.

Etika bisnis merupakan energi positif yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari di tempat kerja. Etika bisnis menghadirkan banyak kebaikan, memotivasi insan perusahaan untuk menjalankan praktik bisnis dengan prinsip kehati-hatian, dan menciptakan keharmonisan kerja di dalam kekuatan etos yang penuh kolaborasi.

Etika bisnis membentuk karakter pribadi dan karakter kerja yang positif. Hal ini menjadi sangat penting untuk menciptakan sikap, perilaku, etos, dan kebiasaan yang terfokus pada nilai-nilai kerja positif. Bila setiap insan perusahaan bekerja dan bersikap berdasarkan nilai-nilai kerja positif, maka mereka menjadi energi positif dalam pengambilan keputusan yang etis di tempat kerja; mereka menjadi energi yang cerdas mengalir di dalam proses kerja dengan perilaku etis yang kuat; mereka selalu konsisten untuk merespon tantangan dengan kekuatan etis; dan memiliki keberanian untuk bersikap secara profesional dalam memutuskan segala realitas.

Etika bisnis menjadikan insan perusahaan memiliki pedoman yang mendorong keberanian; untuk menjalankan tata kelola bisnis yang bersih, sehat, benar, baik, adil, dan profesional. Etika bisnis menyadarkan insan perusahaan untuk melakukan segala hal dengan benar, dengan memegang teguh pada prinsip-prinsip moral pribadi yang baik, profesionalisme kerja, dan patuh pada budaya organisasi.

Orang-orang dengan kecerdasan etika memiliki integritas pribadi yang hebat. Mereka bekerja terfokus pada pencapaian kinerja di jalan etis yang penuh integritas dan kebenaran. Walau situasi memaksa untuk bersikap secara berbeda, mereka tetap konsisten dan sangat taat pada nilai-nilai inti perusahaan. Dan, tidak pernah kehilangan hati nurani, untuk bersikap etis di dalam tanggung jawab moral yang tinggi.

Kekuatan integritas mendorong insan perusahaan untuk menjadi agen moral. Sebagai agen moral, mereka mempromosikan kehidupan kerja yang setia kepada nilai-nilai inti perusahaan. Mereka mencipakan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai inti perusahaan; bersikap dan bertindak etis sesuai dengan energi dari nilai-nilai perusahaan.

Kepatuhan pada etika dan keikhlasan hati untuk bertindak dengan benar, tepat, adil, baik, dan profesional; akan mewujudkan perilaku kerja yang berbudi luhur, sehingga energi baik dapat menguatkan hubungan kerja yang produktif.

Etika bisnis membutuhkan keberanian integritas untuk bertindak demi kebenaran dan kebaikan. Dibutuhkan keberanian jiwa, fisik, moral dalam menghadapi berbagai risiko, bahaya, dilema, dan karakter-karakter antagonis kehidupan. Dibutuhkan kekuatan karakter integritas yang cerdas emosi, saat berhadapan dengan isu-isu sensitif, supaya dapat membuat keputusan yang adil dan etis di segala situasi dan realitas.

Keberanian dimulai dengan mengenali semuanya secara baik; memetakan semuanya dengan memperhitungkan risiko; memimpin semuanya dengan tegas dan jelas; menguatkan sistem dan proses dengan integritas dan profesionalisme; menyatukan kekuatan dengan cara kolaboratif, untuk menghadapi berbagai hal yang merusak etika; menciptakan ruang interaksi yang adil dan merangkul kebaikan; membiasakan perilaku kerja berdasarkan nilai-nilai inti organisasi; serta membiasakan setiap orang untuk bertanggung jawab.

Keberanian integritas adalah ketegasan dan kecepatan untuk membuat keputusan yang jujur, adil, etis, dan dapat dipertanggung jawabkan. Perilaku etis tidaklah mungkin dapat dimiliki oleh kepribadian yang ragu atau takut. Kepribadian etis tidaklah mungkin dimiliki oleh orang-orang yang berniat menguntungkan diri sendiri. Perilaku etis hanyalah dapat diwujudkan oleh orang-orang yang berani, tegas, jujur, jelas, tanpa pamrih, dan berkemampuan menjaga kekuatan moralnya dengan integritas pribadi yang andal.

Keberanian integritas hanya dapat diwujudkan bila diri memiliki kualitas, pengetahuan, keterampilan, keandalan, kompetensi, wawasan, dan niat baik. Siapapun yang ingin memiliki keberanian integritas haruslah memiliki sikap rendah hati dan mau belajar, serta setiap hari mau mengasah keberanian moralnya untuk menghadapi berbagai tantangan etika.

Kualitas dan kompetensi yang lengkap akan meningkatkan rasa percaya diri, yang berpotensi mendorong diri menjadi lebih berani, untuk membuat keputusan yang etis. Orang-orang dengan kesadaran dan kecerdasan emosional yang baik, sangat mudah beradaptasi dengan berbagai realitas etika, sehingga tetap bisa konsisten, untuk menjaga kualitas moral yang tinggi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

VIDEO PELATIHAN http://youtu.be/NQiXpLHCL54

MOTIVASI DAN INSPIRASI 23 09 2014

VIDEO PELATIHAN.  http://youtu.be/3RtxXIwDzyM

Rasa syukur menjadikan hidup nyaman dan indah. Momen-momen terindah hanya dapat ditemukan dari rasa syukur dan terima kasih. Bila kehilangan rasa syukur, jiwa akan kehilangan kemampuan untuk menemukan indahnya hidup.~Djajendra

Menyerah untuk kebaikan. Melepaskan untuk kebaikan. Menghindari untuk kebaikan. Ikhlas untuk kebaikan. Hiduplah untuk kebaikan, walau orang-orang terkasih membuangmu dari hati nurani mereka.~ Djajendra

Gunakan senyum Anda untuk mengubah dunia; jangan biarkan dunia mengubah senyum Anda.~ Unknown

Nasihat dalam bahasa negatif sering diucapkan seseorang untuk menyadarkan orang yang salah arah, salah jalan. Bahasa dan kata-kata negatif bukanlah untuk diucapkan, tetapi untuk membangun kesadaran agar dapat memahami maknanya.~Djajendra

Karakter adalah diri sejati yang terbentuk dari nilai-nilai, keyakinan, kebiasaan; yang menciptakan sifat, sikap, perilaku, dan mind set. Karakter positif menjadikan seseorang kredibel dan sangat andal untuk meraih kinerja dan karir yang sukses.~Djajendra

Kinerja adalah nafas bagi perusahaan. Bila kinerja buruk, perusahaan akan sesak nafas dan sulit beroperasional dengan baik.~Djajendra

Kebahagiaan bukanlah sebuah keadaan yang tetap dan konsisten. Kebahagiaan merupakan hasil kejar-mengejar antara energi baik dan energi tidak baik. Jadi, siapapun yang setiap bangun pagi menyiapkan dirinya, untuk mengejar dan hidup sepenuhnya di dalam energi baik, maka pada hari itu dia akan menikmati bahagia. ~Djajendra

Emosi dan pikiran negatif diperlukan dalam kadar yang sangat rendah. Setiap orang memerlukan perasaan dan pikiran negatif, untuk memfungsikan sistem pengawasan atau sistem peringatan dini melalui kesadaran diri. Mereka harus ditempatkan secara bijak dan tidak boleh berlebihan. Dan yang pasti, orang-orang bahagia selalu berada di titik kekuatan positif, sehingga mereka menjadi lebih optimis, dan selalu termotivasi untuk sebuah keberhasilan. Sedangkan orang-orang tidak bahagia selalu berada di titik kekuatan negatif, sehingga hidupnya pesimis, dan selalu menyalahkan orang lain.~Djajendra

Kebahagiaan berada di wilayah pribadi, dihasilkan oleh kesadaran, bukan oleh aturan atau kemauan orang lain.~Djajendra

Ketika orang-orang bermasalah ingin bertarung dengan kekuasaan yang bersih, hanya dalam waku singkat, semua yang bermasalah pasti kalah oleh masalahnya sendiri. Jadi, janganlah pernah melakukan apapun karena emosi dan marah, gunakan pikiran jernih dan akal sehat. Sebab, sukses yang sifatnya jangka panjang hanya dapat diraih dengan akal sehat dan strategi yang memperhitungkan risiko.~Djajendra

Bila mau mengakui ketidaksempurnaan diri sendiri, dan mau belajar untuk menjadikan diri lebih baik, maka prestasi dan kehebatan akan menjadi milik Anda.~Djajendra

“Salah tetaplah salah, tidak peduli siapa yang melakukannya atau mengatakannya.” ~ Malcolm X (“Wrong is wrong, no mater who does it or says it.”~ Malcolm X)

Baik dan buruk hidup penuh ambisi dan gairah di dunia nyata. Baik pasti menghormati prinsip-prinsip moral dan patuh pada etika. Buruk pasti membolehkan segala cara untuk mencapai ambisinya, sehingga etika dan prinsip-prinsip moral suka diabaikan, dan dianggap tidak penting. Sebab, tujuan dan maksud telah menjadi majikan, dan etika hanya dianggap sebagai penghalang.~Djajendra

Dalam realitas, kepentingan mampu merusak prinsip-prinsip moral, sehingga etika diabaikan, dan kepentingan menjadi majikan yang sangat berkuasa. Disinilah dibutuhkan keberanian untuk menjaga integritas, supaya prinsip-prinsip moral dan etika dapat menguatkan sebuah kepemimpinan.~Djajendra

Memiliki integritas berarti telah memiliki keberanian. Pemimpin dengan integritas dan akuntabilitas berarti sudah memiliki keberanian, untuk melawan yang tidak baik dan tidak benar.~Djajendra

Pemimpin dengan integritas dan akuntabilitas diri yang andal, tidak perlu takut atau ragu untuk bertindak dengan keberanian penuh. Apalagi bagi seorang pemimpin publik, integritas dan akuntabilitas pribadinya akan menjadi energi yang dicintai publik, dia selalu mendapatkan kekuatan dari energi positif publik, sehingga sikap dan tindakan beraninya pasti mendapatkan dukungan dan perlindungan dari kekuatan publik.~Djajendra

Niat tidak baik yang diupayakan secara terus-menerus akan menghadirkan ketidakbaikan. Apa yang ditanam itulah yang pasti dipanen.~Djajendra

Bila Anda menghormati kehidupan orang lain, Anda pasti dicintai. Tetapi, bila Anda tinggi hati dan merasa kehidupan orang lain lebih rendah dari Anda, maka Anda akan kehilangan kehormatan diri.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PELATIHAN CHARACTER BUILDING UNTUK LEVEL KARYAWAN DAN MANAGER 1 HARI 8 JAM

VIDEO PELATIHAN: http://youtu.be/ZKLcXxlaKGo?list=UUSZ-WiLWAYEWZH3XsL2nIkw

PELATIHAN CHARACTER BUILDING UNTUK LEVEL KARYAWAN DAN MANAGER 1 HARI 8 JAM

“Karakter adalah diri sejati yang terbentuk dari nilai-nilai, keyakinan, kebiasaan; yang menciptakan sifat, sikap, perilaku, dan mind set. Karakter positif menjadikan seseorang kredibel dan sangat andal untuk meraih kinerja dan karir yang sukses.”~Djajendra

DESKRIPSI

Tempat kerja adalah sebuah dunia kecil yang memiliki nilai-nilai, keyakinan, tata kelola, etika, sistem, prosedur, misi, visi, dan komitmen untuk mewujudkannya. Dunia kecil ini membutuhkan karakter kerja sesuai dengan nilai-nilai, keyakinan, dan komitmen perusahaan agar dapat melakukan pekerjaan secara profesional. Untuk itu, setiap orang di dalam perusahaan harus menjadi bagian penting dari kehidupan kerja, yang mengembangkan dan memelihara karakter pribadi menjadi selaras dengan karakter kerja perusahaan. Karakter unggul memiliki sifat-sifat, seperti: integritas, akuntabilitas, disiplin, etis, melayani, rendah hati, kemurahan hati, peduli, rasa hormat, tanggung jawab, kolaborasi, cinta, fokus, tekun, teliti, rajin, dan belajar untuk memperbaiki kualitas diri sendiri.

Karyawan dan manajer memiliki tanggung jawab profesional berdasarkan nilai-nilai inti (core values) perusahaan. Bila nilai-nilai inti tidak menjadi perilaku, sikap, kebiasaan, dan fondasi tanggung jawab. Maka, karyawan dan manajer akan terperangkap dalam konflik antara benar dan tepat.

Setiap orang di tempat kerja harus menjadikan nilai-nilai inti perusahaan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari karakter kerja, sehingga dapat menjalankan tanggung jawab profesional secara tepat dan benar, tidak menciptakan krisis kepercayaan dan krisis keandalan di tempat kerja.

Pengembangan karakter diperlukan untuk mewujudkan komitmen dari nilai-nilai inti perusahaan. Berbagai situasi dapat diciptakan oleh keadaan, dan memerlukan karakter yang kuat agar dapat bersikap dengan tepat.  Manajer dan karyawan dengan karakter kerja yang sesuai nilai-nilai budaya kerja perusahaan, akan memiliki identitas pribadi dan profesional yang sejalan dengan niat dan tujuan perusahaan.

Pelatihan ini dirancang untuk membangun karakter karyawan dan manajer sesuai dengan nilai-nilai inti perusahaan. Bila karyawan dan manajer sudah mengenali nilai-nilai inti perusahaan, lalu mendorong keberanian profesionalisme di tempat kerja dengan karakter yang kuat. Maka, mereka akan menjadi pribadi-pribadi yang andal dan unggul, yang selalu bekerja dengan tepat, membela apa yang mereka percaya, selalu bersatupadu dengan energi positif perusahaan, sehingga tidak memiliki ruang untuk bertentangan dengan nilai-nilai dan budaya kerja perusahaan. Di setiap sesi pelatihan dipaparkan cara membentuk karakter secara sistematis, untuk mewujudkan diri sejati yang sempurna dengan nilai-nilai inti dan keyakinan perusahaan. Pelatihan ini dirancang dengan contoh dan studi kasus.

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Menggali nilai-nilai inti dan keyakinan perusahaan sebagai dasar pembentukan karakter.
  2. Memfokuskan peserta untuk menyatukan jiwa dan energi dirinya pada nilai-nilai inti, prinsip-prinsip, komitmen, dan keyakinan perusahaan.
  3. Menjadikan peserta terlatih dalam paktis bersama nilai-nilai karakter positif; seni mengelola nilai-nilai menjadi kata-kata dan bahasa yang positif; serta memiliki intuisi dan kemampuan, untuk menggunakan nilai-nilai positif sebagai energi yang memperkaya karakter diri.
  4. Menjadikan peserta sadar tentang, siapa aku? Siapa kita? Siapa perusahaan?
  5. Menyesuaikan karakter pribadi dengan kepribadian perusahaan, sehingga dapat melayani perusahaan dengan etos yang unggul.

MANFAAT PELATIHAN

Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan mendapatkan manfaat sebagai berikut:

  1. Peserta belajar cara mengembangkan karakter pribadi, karakter kerja, dan karakter untuk kehidupan sosial yang baik.
  2. Peserta belajar memperkuat integritas pribadi dan mendorong perilaku etis di tempat kerja dengan prinsip-prinsip moral dan etika.
  3. Peserta membangun karakter untuk menjalankan tata kelola, proses kerja, sistem, prosedur, komitmen, nilai-nilai perusahaan, dan kepemimpinan.
  4. Peserta belajar cara membentuk jati diri dari dimensi fisik, pikiran, jiwa, dan emosi.
  5. Peserta belajar cara mencapai kinerja terbaik dengan karakter kerja yang unggul.

MATERI PEMBAHASAN

08.30 – PK 10.00 WIB. SESI 1: CORE VALUES SEBAGAI KARAKTER DAN PERILAKU UTAMA INSAN PERUSAHAAN

Sub Bahasan

  1. Karakter terbentuk dari nilai-nilai, keyakinan, kebiasaan.
  2. Karakter terlihat dari sifat, sikap, perilaku, emosi, dan mindset.
  3. Core values perusahaan sebagai benih karakter.
  4. Karakter yang bekerja untuk komitmen perusahaan.
  5. Karakter yang bekerja untuk visi dan misi perusahaan.

PK.10.00 – 10.15 WIB. BREAK

10.15 – 12.00 WIB. SESI 2: PENGEMBANGAN KARAKTER PRIBADI DAN KARAKTER SOSIAL KE DALAM DIRI SEJATI

Sub Bahasan

  1. Konsep diri, harga diri, jati diri.
  2. Karakter Pribadi: jujur, baik, benar, respek, tanggung jawab, adil, melayani, rendah hati, percaya, integritas, akuntabilitas, disiplin diri, manajemen diri, keberanian, menjadi warga perusahaan yang andal.
  3. Karakter Sosial: ramah tamah, kebajikan, peduli, pengasih, sopan, terpercaya, bekerja sama, kolaborasi, komunikasi, hubungan antar pribadi.

 PK.12.00 – 13.00 WIB. ISHOMA

PK 13.00 – 14.30 WIB. SESI 3: MENGEMBANGKAN KARAKTER MORAL UNTUK MENGUATKAN PERILAKU ETIS DI TEMPAT KERJA  

Sub Bahasan

  1. Karakter moral sebagai fondasi perilaku etis.
  2. Sifat moral dan etika dalam karakter.
  3. Mengekspresikan karakter moral.
  4. Hati nurani memproses perilaku dan cara berpikir.
  5. Mengambil kontrol untuk mengelola nilai, hati nurani, dan moral.
  6. Membebaskan diri dari perangkap nilai-nilai negatif.
  7. Perilaku moral individu dalam hubungan interpersonal.
  8. Mengenali dan identifikasi perilaku tidak etis.
  9. Mencegah perilaku tidak etis.

PK.14.30 – 14.45 WIB. BREAK

PK.14.45 -16.30 WIB. SESI 4: PENGUATAN KARAKTER DARI BERBAGAI DIMENSI DIRI

Sub Bahasan

  1. Menyiapkan karakter fisik.
  2. Karakter dialog (bahasa dan kata-kata).
  3. Karakter tindakan dan perilaku.
  4. Karakter batin (hati nurani).
  5. Karakter emosi/perasaan.
  6. Karakter reaksi.
  7. Karakter pikiran.
  8. Afirmasi untuk menguatkan karakter.

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 8777 083

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN LEADERSHIP “INTEGRITAS PEMIMPIN MENDORONG KEBERANIAN” PROGRAM 1 HARI 8 JAM

PELATIHAN LEADERSHIP “INTEGRITAS PEMIMPIN MENDORONG KEBERANIAN” PROGRAM 1 HARI 8 JAM

DESKRIPSI

Keberanian dan integritas adalah dua sifat yang sangat penting bagi seorang pemimpin. Sehebat dan sebaik apapun seorang pemimpin, bila dia tidak memiliki keberanian, dia akan menjadi bagian dari masalah, dan tidak akan pernah bergerak untuk menemukan solusi kemenangan. Pemimpin haruslah berani, tegas, jelas, serta cerdas mengelola dan menghadapi realitas melalui integritas yang hebat.

Pemimpin dengan integritas yang tinggi dapat bekerja dan bersikap searah etika dan prinsip-prinsip moral. Walau energi buruk dari kekuatan yang mengabaikan etika mencoba menghalangi gerak maju pemimpin, tetapi integritas pemimpin akan mendorong keberanian untuk bersikap sesuai dengan nilai-nilai kebaikan. Intinya, orang jujur dan baik selalu memiliki keberanian untuk menolak ketidakbaikan. Mereka ikhlas kehilangan kekuasaan, jabatan, dan penghasilan, demi menjaga kebaikan dan profesionalisme. Mereka selalu memiliki nilai integritas yang sangat hebat untuk mendorong keberanian.

Pemimpin yang andal selalu mampu bekerja dan bersikap di semua situasi dan kondisi. Dia mampu mendorong keberanian dengan kekuatan integritas; dia mampu memimpin dan memotivasi untuk pencapaian terbaik; dia mampu menyatukan semua orang di dalam kolaborasi dan kerja sama. Dia juga mampu memimpin secara visioner, memberdayakan, memotivasi, memfasilitasi, mendorong, berkomunikasi secara efektif, membangun kepercayaan, memimpin dengan nilai-nilai terbaik, menyelesaikan konflik, dan menjadi karismatik untuk mengatasi setiap situasi dan kondisi yang penuh dinamika dalam menuju pencapaian terbaik.

Pelatihan ini dirancang untuk mendorong keberanian dan integritas kepemimpinan, meningkatkan kualitas memimpin dan kemampuan untuk memotivasi bawahan, meningkatkan motivasi untuk pencapaian kinerja terbaik, dan meningkatkan kemampuan di dalam kerja sama. Di setiap sesi pelatihan akan disampaikan atau dipaparkan cara menjadi pemimpin yang sistematis untuk mewujudkan tujuan dengan sempurna. Pelatihan ini dirancang dengan contoh dan studi kasus.

Peserta dimotivasi untuk menjadi pemimpin yang memiliki keberanian dalam pemecah masalah, mendorong perubahan, memimpin berdasarkan nilai dan budaya organisasi, serta mampu mengatasi kemunduran kinerja kepemimpinan dengan cara-cara yang efektif dan sederhana. Motivator akan menunjukkan kepada peserta tentang pentingnya keteladanan, kejujuran, kedewasaan, kesetiaan, antusiasme, tekad, keyakinan, tanggung jawab, kerja keras, disiplin, kearifan, dan kebijaksanaan dalam meningkatkan kepuasan hati dan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Pelatihan selama 1 hari 8 jam ini akan mengkomunikasikan setiap sesi presentasi untuk dipahami oleh peserta, dan untuk dapat dikerjakan dalam perilaku kepemimpinan sehari-hari di tempat kerja. Dan juga memberikan pencerahan kepada peserta tentang mengapa materi leadership ini menjadi sangat penting dalam mencapai tujuan dari pekerjaan mereka. Program ini menjadi sebuah pembelajaran untuk tujuan meningkatkan kualitas kepemimpinan, yang selalu konsisten dalam memberikan pelayanan kepemimpinan terbaik kepada stakeholder dan organisasi.

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif (Teori dan Praktek), Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

TUJUAN PELATIHAN

Pelatihan ini bertujuan untuk membantu peserta dalam:

  1. Menguatkan integritas kepemimpinan agar dapat mendorong keberanian dalam bersikap dan bertindak
  2. Menguatkan akuntabilitas di dalam semua dimensi kepemimpinan
  3. Meningkatkan cara memimpin dan memotivasi
  4. Menguatkan motivasi untuk pencapaian kinerja terbaik
  5. Meningkatkan kualitas kerja sama, kolaborasi, koordinasi, dan komunikasi

MANFAAT PELATIHAN

Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan mendapatkan manfaat sebagai berikut:

  1. Peserta belajar cara mengembangkan integritas dan mendorong keberanian yang mendukung tujuan perusahaan. Menggunakan integritas sebagai strategi dalam menjaga keberanian, untuk menjalankan tata kelola dan kepemimpinan, yang unggul dengan prinsip-prinsip moral dan etika.
  2. Peserta belajar cara memimpin dan memotivasi dengan baik. Mampu menjalankan fungsi kepemimpinan untuk membangkitkan semangat orang lain, dan memberdayakan mereka dalam mencapai tujuan perusahaan.
  3. Peserta belajar cara memotivasi setiap orang untuk mencapai keunggulan kinerja. Cara bertindak secara konsisten terhadap visi, tujuan, dan mampu melepaskan diri dari hambatan, serta selalu berkomitmen untuk prestasi tertinggi. Cara untuk tetap berada dalam tujuan dan cerdas untuk memusatkan semua energi pada tujuan yang ingin dicapai. Termasuk, kemampuan untuk mengatasi kemungkinan paling sulit dengan kekuatan pikiran kreatif.
  4. Peserta belajar budaya kolaborasi dan kerja sama, untuk memperkuat interaksi di internal perusahaan. Peserta belajar mengelola risiko, manajemen peluang, bertindak sesuai rencana, mengelola aspirasi tim kerja, membuat perencanaan yang sistematis, berbicara dan memberikan pidato, keterampilan untuk mengelola manajemen krisis, memaafkan dan membangun orang lain dengan kepedulian dan kasih sayang.

MATERI PEMBAHASAN

08.30 – PK 10.00 WIB. SESI 1: DRIVE COURAGE & INTEGRITY

Sub Bahasan

  1. Bagaimana Integritas mendorong keberanian
  2. Kepemimpinan dan melakukan hal yang benar
  3. Kepemimpinandan nilai-nilai keberanian
  4. Kehormatan dan keunggulan yang bersumber dari nilai-nilai integritas
  5. Keberanian dan integritas adalah nilai kepemimpinan terpenting
  6. Integritas menguatkan pemimpin di dalam perilaku Etis
  7. Landasan kepribadian untuk integritas dan akuntabilitas
  8. Mindset pemimpin yang berani, tegas, jelas, etis, dan bertanggung jawab
  9. Aspek integritas yang dibahas, yaitu: kejujuran, keterusterangan, tanggung jawab, kedewasaan, kepercayaan, kesetiaan, kerja keras, anti korupsi
  10. Aspek keberanian yang dibahas, yaitu: tegas, mengelola risiko, berani, jelas, bersikap, bertindak, mengambil keputusan, benar, menegakkan aturan dan etika

PK.10.00 – 10.15 WIB. BREAK

10.15 – 12.00 WIB. SESI 2: LEADING & MOTIVATING

Sub Bahasan

  1. Memimpin, mengelola, dan mempertahankan orang-orang terbaik
  2. Meningkatkan keterampilan komunikasi dengan staf
  3. Mendapatkan kinerja terbaik melalui orang lain
  4. Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi staf/individu karyawan
  5. Kesalahan yang harus dihindari dalam memotivasi orang lain
  6. Cara meningkatkan motivasi dan kemampuan staf
  7. Memahami apa yang membuat pemimpin unik dan dipercaya
  8. Faktor terpenting dalam memotivasi karyawan
  9. Mengampuni dan memberdayakan untuk kepemimpinan yang kuat
  10. Memimpin dan menghentikan konflik dalam interaksi kerja
  11. Mendelegasikan pekerjaan dan meningkatkan kontrol untuk hasil dan kualitas
  12. Strategi mendelegasikan tugas dan memotivasi penerima delegasi
  13. Meminimalkan gangguan terhadap pekerjaan dan mengelola staf

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISHOMA

PK 13.00 – 14.30 WIB. SESI 3: ACHIEVEMENT MOTIVATION

Sub Bahasan

  1. Kesadaran dan tanggung jawab untuk mencapai yang terbaik
  2. Mengenali dan memahami motif dan konsep diri
  3. Kekuatan rasa syukur dalam menciptakan pribadi unggul
  4. Pentingnya kekuatan tubuh, pikiran, emosi, dan aura positif untuk pencapaian terbaik
  5. Konsistensi motivasi dan kepribadian yang tangguh di dalam proses motivasi
  6. Mental pemenang untuk meraih prestasi terbaik
  7. Tujuan, tanggung jawab pribadi, umpan bali, dan memetakan risiko untuk pencapaian terbaik
  8. Mengembangkan hubungan produktif dan profesional dengan orang lain
  9. Kekuasaan dan jabatan memberikan motivasi kekuatan
  10. Termotivasi di dalam energi integritas

PK.14.30 – 14.45 WIB. BREAK

PK.14.45 -16.30 WIB. SESI 4: TEAM WORK

Sub Bahasan

  1. Kepemimpinan di dalam kekuatan team work
  2. Energi kolaborasi, komunikasi, koordinasi, dan kerja sama
  3. Membantu tim untuk menghasilkan kinerja terbaik
  4. Mengembangkan perilaku tim untuk kinerja terbaik
  5. Teknik pemecahan masalah untuk menemukan solusi terbaik
  6. Memotivasi dan mengefektifkan peran tim kerja
  7. Menguatkan harapanpadatim kerja
  8. Membantu mengatasi hambatan dalam team work
  9. Pemimpin yang cerdas bekerja sama dengan anggota tim

Untuk Pelatihan Hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 8777 083

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com