KEKUATAN TAKUT MENGHENTIKAN KEBERANIAN DAN KEPERCAYAAN DIRI

“Rasa takut tidak boleh menjadi energi buruk, yang menghilangkan makna dan tujuan hidup. Rasa takut harus selalu dijadikan api kecil, yang berfungsi menjadikan diri lebih berhati-hati dalam perjalanan hidup.” ~Djajendra

Rasa takut membuat langkah terhenti, kepercayaan diri hilang, marah, khawatir, ragu, dan lenyapnya keberanian. Orang-orang kalah atau orang-orang yang tidak memiliki ruang untuk mengalahkan Anda, tetapi dia sangat berambisi untuk menang dari Anda, maka dia berpotensi menggunakan kekuatan takut. Kekuatan takut bertujuan untuk menakut-nakuti, lalu menghentikan jalan kemenangan yang sedang Anda nikmati.

Dalam kehidupan ini ada orang baik dan orang tidak baik. Orang-orang baik selalu menjalani kehidupan di rel akuntabilitas, integritas, profesional, dan kejujuran. Sedangkan orang-orang tidak baik selalu merancang berbagai akal tidak baik untuk mengambil keuntungan dari orang-orang jujur, sehingga mereka menciptakan senjata rasa takut. Rasa takut digunakan untuk menakut-nakuti orang-orang baik dan jujur, sehingga kecemasan dan kekhawatiran menjadikan orang-orang baik kehilangan keberanian dan rasa percaya diri. Bila keberaniaan dan rasa percaya diri orang-orang jujur hilang, maka orang-orang tidak baik akan mengambil keuntungan di atas penderitaan orang-orang jujur.

Rasa takut sering dijadikan alat oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Mereka yang berniat melemahkan atau menghilangkan rasa percaya diri seseorang, akan menggunakan rasa takut dengan berbagai spekulasi yang menakutkan, sehingga orang-orang yang tidak memiliki pengetahuan dan wawasan, menjadi mudah terjebak dalam spekulasi rasa takut. Orang-orang yang sangat jujur dengan integritas pribadi yang andal, dan yang menyerahkan hidupnya seturut kehendak Tuhan, biasanya tidak mudah diintimidasi dengan rasa takut oleh siapapun.

Kepentingan dan orang-orang yang ingin mendapatkan manfaat dari orang-orang jujur, tetapi mereka tidak menemukan celah untuk mendapatkan kepentingan mereka, maka mereka akan mengembangkan rasa takut agar kecemasan dan kekhawatiran orang jujur tersebut, menjadi kelemahan yang memudahkan mewujudkan kepentingan mereka. Intinya, intimidasi secara halus dan teror mental yang menciptakan kecemasan, dapat menjadikan orang jujur panik dan kehilangan akal sehat, sehingga orang tidak baik tersebut dengan mudah mengambil manfaat dan kepentingannya.

Orang-orang tidak baik yang memiliki otoritas dan kekuasaan, berpotensi menggunakan kekuatan takut untuk mendapatkan kepentingannya. Biasanya, dengan cara menakut-nakuti orang jujur dan benar, sehingga orang jujur dan benar tersebut kehilangan rasa percaya diri dan keberanian, untuk membuktikan kebenarannya. Sebab, intimidasi dan teror mental dapat membangkitkan rasa marah dari orang jujur tersebut, bila rasa marah terlalu dominan, maka sangat sulit untuk bersikap tenang dalam upaya membuktikan kebenarannya.

Pemenang sejati selalu menggunakan rasa takut untuk menguatkan kualitas keberaniaan dan kepercayaan diri, sehingga dia tetap melangkah dengan penuh akal dan taktik untuk meningkatkan kemenangannya. Dan, tidak ada pihak yang bisa menciptakan rasa takut kepadanya. Sebab, dia sangat tahu bahwa kejujuran dan integritas dirinya tidak dapat diintimidasi dengan rasa takut.

Rasa takut tidak boleh menghentikan jalan menuju kebaikan. Rasa takut tidak boleh digunakan untuk melemahkan kepercayaan diri dan keberanian orang-orang baik. Rasa takut hanya pantas bagi orang-orang tidak jujur, yang selalu menjalani kehidupan dengan merugikan orang lain.

Bagi para pejuang kehidupan, rasa takut tidak pernah menjadi dinding yang memisahkan dirinya dari realitas kehidupan. Rasa takut baginya adalah jalan untuk dilewati dan ditaklukkan demi kemenangan dan harga diri. Mereka selalu bergerak melalui ketakutan dan meraih kemenangan dengan menaklukkan rasa takut tersebut.

Jangan pernah menyerah pada rasa takut. Kenali diri sendiri dengan baik dan ciptakan keaslian jati diri; ciptakan keyakinan untuk hidup di dalam kejujuran dan kebaikan; ciptakan reaksi-reaksi yang tenang dan penuh perhitungan; ciptakan nilai-nilai kehidupan untuk mengawal kehidupan diri di jalan penuh keberanian dan kepercayaan diri. Rasa takut tidak boleh menjadi energi buruk, yang menghilangkan makna dan tujuan hidup. Rasa takut harus selalu dijadikan api kecil, yang berfungsi menjadikan diri lebih berhati-hati dalam perjalanan hidup.

Mengenal diri sendiri jauh lebih penting daripada mengenal orang-orang lain. Semakin Anda mengenal diri sendiri dengan sempurna, semakin Anda mampu melengkapi kualitas diri dengan keberanian dan kepercayaan diri, untuk tumbuh menuju sukses. Orang-orang yang sangat tahu diri dan sangat mengenal dirinya sendiri, biasanya memiliki sangat banyak pilihan hidup. Mengenal diri sendiri dengan baik, menjadikan diri bermakna dan mampu mengalir menuju tujuan sejatinya. Mengenal diri sendiri dengan baik menjadikan diri kuat dan unggul di setiap situasi, sehingga tidak ada kekuatan tidak baik yang bisa melemahkan diri dengan rasa takut.

Untuk training hubungi http://www.djajendra-motivator.com