KEKUATAN PENGARUH DARI ORANG-ORANG DI SEKITAR DIRI ANDA

DJAJENDRA 16 07 2014 - 1
KEKUATAN PENGARUH DARI ORANG-ORANG DI SEKITAR DIRI ANDA

“Hiduplah di tengah orang-orang baik yang penuh integritas, maka diri Anda selalu terselamatkan dan mendapatkan arah kehidupan yang terang.”~Djajendra

Pengaruh dari orang-orang di sekitar diri Anda sangatlah menentukan jadi apa Anda. Bila diri Anda dikelilingi oleh orang-orang yang berwawasan luas, berpengetahuan yang baik, penuh toleransi, penuh empati, bijaksana, penuh kejujuran dan sikap baik, serta memberikan contoh dan keteladanan untuk kehidupan yang damai dan nyaman; maka, diri Anda pun pasti tumbuh dan berkembang menjadi dewasa dengan energi baik.

Pilihlah orang-orang baik untuk mengelilingi diri Anda. Berhati-hatilah Anda agar tidak disusupi oleh berbagai pengaruh tidak baik dari orang-orang di sekitar Anda. Yakinkan diri Anda bahwa setiap orang hidup di dalam keragaman dan perbedaan yang wajib untuk dihormati. Pengaruh yang baik adalah pengaruh yang cerdas sosial, dan yang menghormati berbagai perbedaan dan keragaman dengan tulus dan ikhlas. Pengaruh yang paling buruk adalah yang menganggap dirinya atau kelompoknya yang paling benar, dan yang lainnya salah. Pengaruh yang baik adalah yang memiliki integritas dan akuntabilitas, untuk hidup di dalam energi toleransi dan empati yang konsisten.

Manusia sangat mudah terpengaruh dan meniru dari realitas sehari-hari yang mengelilingi dirinya. Di zaman informasi bebas seperti sekarang ini, haruslah berhati-hati untuk menerima sebuah kebenaran. Sering sekali orang-orang yang memiliki kepentingan sempit akan menggunakan pengaruhnya, untuk mempengaruhi orang-orang di sekitar dengan informasi dan kebenaran palsu, sehingga orang yang tidak berhati-hati berpotensi mendapatkan hal-hal tidak baik dan tidak benar. Informasi yang tidak baik dan tidak benar berpotensi menjadikan diri cemas dan tidak bahagia.

Ketika seseorang sangat terpengaruh, maka dia akan mengalami emosi yang sama dengan orang yang mempengaruhinya tersebut. Dia juga berpotensi meniru orang yang memberinya pengaruh tersebut, sehingga seolah-olah dirinya adalah hasil kloning dari pemberi pengaruh. Bila pengaruhnya baik, maka bersyukurlah, karena pasti meraih hal-hal baik dan positif. Sebaliknya, bila pengaruhnya negatif, maka bersedihlah, karena pasti meraih hal-hal tidak baik, yang merugikan kehidupan diri sendiri.

Pemberi pengaruh biasanya memiliki kepemimpinan diri yang hebat, termasuk memiliki argumen atau pendapat yang kuat. Dia mampu meyakinkan dan mensajikan fakta sesuai persepsinya kepada orang-orang di sekitar dengan penuh percaya diri. Dia sangat kuat dan berpotensi membuat orang-orang berwawasan dan berpengetahuan rendah, untuk terpengaruh dan meniru pendapatnya.

Pengaruh mampu berinteraksi secara otomatis. Komunikasi nonverbal, emosi, pola pikir, kata-kata, perilaku, dan sikap, sangatlah mudah untuk mengalir dalam proses otomatis pengaruh, sehingga orang-orang menjadi mudah terpengaruh, lalu mengikuti perilaku dan pola pikir dari yang mempengaruhinya.

Para pebisnis andal selalu cerdas memanfaatkan pengaruh untuk memasarkan produk-produknya. Mereka tahu mayoritas orang mudah dipengaruhi, sehingga diciptakanlah iklan untuk membiasakan pikiran dan emosi tergantung pada produk yang mereka jual. Strategi marketing yang hebat adalah membuat semakin banyak orang-orang terpengaruh secara emosional dengan produk-produk yang dijual, dan membuat emosi yang terpengaruh tersebut secara alami mengadopsi mentalitas tergantung kepada produk yang dijual.

Pengaruh adalah sebuah kekuatan yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas kesejahteraan kehidupan banyak orang, ataupun dapat dimanfaatkan oleh orang-orang untuk kepentingan pribadinya. Jadi, sangatlah penting untuk mengembangkan diri di dalam proses pembelajaran seumur hidup, sehingga diri memiliki kecerdasan untuk memilih informasi dan opini, yang bermanfaat bagi kemajuan hidupnya.

Kuatkan kesadaran diri agar tidak terburu-buru terpengaruh oleh berbagai informasi dan opini yang tidak jelas. Tingkatkan wawasan dan pengetahuan dengan kekuatan akal sehat, dan bukan dengan kekuatan persepsi atau keyakinan semata. Jangan sekedar menyalin opini dan informasi orang lain. Gunakan logika dan pengetahuan yang dapat dipertanggung jawabkan secara etika. Jadilah lebih profesional dengan integritas dan akuntabilitas diri yang konsisten. Jadilah cerdas dan kreatif dalam memahami berbagai informasi dan opini di sekitar kehidupan Anda.

Untuk training hubungi http://www.djajendra-motivator.com