INSPIRASI DAN MOTIVASI 28 07 2014

Demokrasi berarti boleh berbeda, tetapi harus selalu bersatu dalam persahabatan. Berbeda itu indah, dan berbeda itu hanyalah sebuah persepsi. Biarlah kita semua memperkaya kehidupan dengan persepsi masing-masing. Persepsi bukanlah sebuah kebenaran, tetapi hanya mengekspresikan cara diri memandang sebuah realitas. Pilpres 2014 telah membuat perbedaan persepsi diantara para sahabat, sehingga menciptakan kesan memihak salah satu calon. Demokrasi mengharuskan berbeda, tetapi tidak membolehkan bermusuhan. Berbeda itu indah dan memperkaya wawasan kehidupan kita semua.~Djajendra

Di dalam mendengarkan hadir guru yang mencerahkan pikiran. Kemampuan untuk mendengarkan menjadikan diri lebih banyak tahu. Dengarkan dan gunakan empati untuk memahami apa yang Anda dengarkan. Dari yang Anda dengarkan, temukan pengetahuan dan kebijaksanaan untuk kebaikan hidup Anda.~Djajendra

Terjebak kekuatan semu. Orang-orang realistis selalu membangun kekuatan atas fakta dan data yang sebenarnya, sehingga mereka mampu membangun kekuatan nyata dan ada. Sedangkan, orang-orang yang penuh ambisi di dalam ketidakbenaran data dan fakta, termasuk suka hidup di dunia penuh imajinasi tanpa fakta, biasanya sangat mudah terjerumus ke dalam kekuatan semu, sehingga mereka gagal memahami dunia nyata dan yang ada. ~Djajendra

Jangan membiarkan pikiran menjadi autopilot dengan mengabaikan hati nurani. Jangan biarkan pikiran bertindak dan bereaksi dengan mengabaikan akal baik. Jangan biarkan pikiran menciptakan emosi-emosinya sendiri, tanpa berkonsultasi dengan hati nurani. Pikiran haruslah selalu dikendalikan agar tidak menciptakan sikap dan perilaku yang memicu reaksi tidak baik.~Djajendra

“Hidup ini terlalu singkat untuk membuang waktu menunggu persetujuan orang lain tentang bagaimana Anda menjalaninya.” ~ Steve Maraboli (“Life is too short to waste time waiting for other people’s approval on how you live it.” ~Steve Maraboli)

Semua prestasi besar membutuhkan waktu, dan harus melewati hal-hal yang tidak menyenangkan hati. Ketika sedang melewati hal-hal yang tidak menyenangkan hati, maka diperlukan rasa syukur, perasaan tidak membuang-buang waktu, dan termotivasi untuk melakukan sesuatu secara berkualitas dengan sepenuh hati.~Djajendra

Jangan terlalu ngotot dan penuh ambisi terhadap sesuatu yang tak mungkin. Lebih baik, tersenyumlah, bernapaslah, bersyukurlah, dan pergilah perlahan-lahan agar orang-orang mengagumi Anda.~Djajendra

Jauhkan diri dari obsesi yang berlebihan untuk sebuah hasil yang sempurna. Wasit yang mengawasi pertandingan selalu memiliki hak penuh di lapangan, sehingga diperlukan sikap dewasa dan kemampuan untuk menerima ketidaksempurnaan di lapangan. Jangan menjadikan diri kalah oleh ketidakdewasaan diri dalam menerima realitas permainan. Jadilah energi positif yang segera mengucapkan selamat kepada lawan tanding, serta dengan sangat antusias dan bahagia menjabat tangan lawan dan mengatakan, “saya membantu Anda”. Katakan, “ kompetisi sudah berakhir, sekarang Anda adalah sahabat saya, saya siap 100% dengan sepenuh hati untuk membantu mengisi kemenangan Anda”.~Djajendra

Menerima kekalahan adalah bukti bahwa kita beriman pada Tuhan. Menerima kekalahan adalah bukti bahwa kita rendah hati dan mensyukuri jalan Tuhan. Menerima kekalahan adalah bukti bahwa kita tunduk pada kehendaknya. Menerima kekalahan adalah bukti bahwa kita telah berkontribusi untuk kemenangan. Menerima kekalahan dengan ikhlas adalah bukti bahwa kita menjadi energi positif untuk kebaikan semua orang. Menerima kekalahan dengan senyum tulus adalah bukti bahwa kita bahagia dengan siapapun pemenangnya. Menerima kekalahan dengan rasa syukur dan penuh empati merupakan bukti bahwa kita adalah kompetitor yang menciptakan pemenang yang berkualitas. Para pemenang adalah mereka yang sangat terampil menerima kekalahan dengan perasaan menang. Para pemenang adalah mereka yang sukses mengalahkan ego dan ambisi pribadi yang berlebihan. Para pemenang selalu memiliki etika untuk berjabat tangan dengan pesaingnya, lalu mengucapkan selamat kemenangan untuk pesaing yang menang. ~Djajendra

Ketika seseorang tidak ikhlas menerima kekalahan dari sebuah pertandingan yang terbuka dan terukur dengan aturan, maka dia sedang menciptakan monster amarah yang membuat dirinya kalah oleh dirinya sendiri. Ikhlas dan bersabar adalah jalan berikut untuk meraih kemenangan. Tidak ikhlas dan penuh kebencian adalah jalan berikut untuk menuju kekalahan. ~Djajendra

Pemenang sejati pasti tersenyum dan bahagia saat tahu dirinya belum berhasil. Sebab, dia sadar bahwa perlu persiapan yang lebih berkualitas agar kemenangan sejati dapat diraih dengan penuh kejujuran.~Djajendra

Jangan menantang kemauan Tuhan. Walau sudah merencanakannya dengan sangat hebat, walau sudah menciptakan tujuannya dengan sangat hebat, walau sudah membuat keputusan-keputusan yang luar biasa. Tetapi, hasil akhirnya tergantung sama Tuhan. Bila masih ngotot untuk melawan rencana Tuhan, maka semakin hilanglah dirimu di dalam ambisi dan ketidaksadaranmu.~Djajendra

Kalau sudah terjun ke dalam pertandingan, maka tuntaskan. Apapun realitasnya hadapi dengan penuh keyakinan. Jangan lari dari pertandingan. Jangan menyerah di tengah jalan. Sekali menarik diri dari pertandingan yang sedang berlangsung, maka hilanglah kredibilitas dan reputasi untuk pertandingan berikutnya. Para pemenang tidak mungkin menarik diri di tengah pertandingan. Para pemenang pasti berjuang secara total walau pada akhirnya harus kalah, dan pasti menerima kekalahan sambil mengucapkan selamat kepada yang menang. ~Djajendra

“Hidup ini bukan tentang menemukan diri sendiri. Hidup adalah tentang menciptakan dirimu sendiri. “~ George Bernard Shaw

Pemilu bukan sekedar mengejar skor seperti di sebuah pertandingan sepak bola. Pemilu merupakan alat dan mekanisme untuk mendengarkan dan memahami hati nurani rakyat. Saatnya yang menang dan yang tidak menang sama-sama merayakan kemenangan rakyat dengan penuh sukacita. Bersatulah Indonesia Raya dalam bahagia bersama. Bersamalah semua komponen bangsa dalam energi positif. Berkaryalah bersama-sama untuk Indonesia yang hebat. Siapkan kualitas diri untuk menerima gelombang perubahan. Siapkan mental hebat untuk mencapai keunggulan dalam setiap perubahan. ~Djajendra

Pujian-pujian yang berlebihan menjadikan diri kehilangan rem pengendali, sehingga diri hidup di dalam realitas semu.~Djajendra

Untuk training hubungi http://www.djajendra-motivator.com