INSPIRASI MOTIVASI WISDOM 21072014

DJAJENDRA 16 07 2014 - 1Pemilihan presiden bertujuan untuk membahagiakan rakyat. Jadi, siapapun yang ikut dalam kompetisi pemilihan presiden haruslah siap menang dan siap untuk tidak menang. Pemenang dan yang tidak menang sesungguhnya sama-sama menang, karena keduanya mempertunjukkan kehebatan cita-cita bangsa untuk kebahagiaan dan kesenangan rakyat. Berbahagialah dalam kemenangan bersama rakyat.~Djajendra

Tiada kekuatan apapun yang mampu merubah takdir yang telah ditulis. Jalani saja hidup dengan rasa syukur, terima kasih, dan penuh bahagia. Bergembiralah dan nikmati setiap realitas tanpa ngotot dengan ambisi berlebihan. Bila Tuhan sudah berkehendak, maka jadilah kehendaknya itu, dan tidak ada yang mampu menghadang ataupun merubahnya. Tuhan Maha Besar, Tuhan Maha Baik, jalan Tuhan lah jalan kehidupan yang sesungguhnya.~Djajendra

Mental pemenang dihasilkan dari kebiasaan diri untuk selalu berjuang dengan cara-cara sportif dan profesional. Kemenangan didapatkan dengan perjuangan yang penuh kejujuran dan dapat dipertanggung jawabkan. Kemenangan didapatkan dengan persiapan dan latihan yang penuh keringat. Mental pemenang tidak dihasilkan dari bantuan, pertolongan, kecurangan, dan kemudahan-kemudahan oleh sebuah keistimewaan. Mental pemenang hanya dapat dihasilkan dari kemampuan diri, untuk keluar dari segala situasi penuh risiko, dengan kreativitas dan daya tahan diri yang hebat. Mental pemenang adalah mental yang siap dan ikhlas menerima kekalahan, lalu berlatih kembali dengan cara-cara lebih hebat agar mampu memenangkan permainan dalam pertandingan berikutnya.~Djajendra

Setiap kata memiliki energi. Kata-kata baik memiliki energi baik. Kata-kata tidak baik memiliki energi tidak baik. Anda yang terbiasa dengan kata-kata baik pasti menarik energi baik dari kehidupan. Anda yang terbiasa dengan kata-kata tidak baik pasti menarik energi tidak baik dari kehidupan. Energi baik menciptakan Anda menjadi damai, beruntung, menang, bahagia, sukses, sejahtera, sehat, cerdas, dan kehidupan yang dipenuhi segala kebaikan. Sebaliknya, energi tidak baik menciptakan Anda menjadi tidak mendapatkan kebaikan dari kehidupan. Berhati-hatilah dalam mengucapkan kata-kata, semakin sering Anda mengucapkan kata-kata tidak baik, semakin hilang peluang Anda untuk mendapatkan kebaikan dan kebahagiaan dari kehidupan.~Djajendra

Berubah itu mungkin tidak mudah, tetapi mengabaikan perubahan sangatlah tidak menguntungkan masa depan. Jadi, walaupun untuk berubah perlu disiplin yang luar biasa, tetapi bila ikhlas melakukannya, masa depan pasti cemerlang.~Djajendra

Hidup yang hebat adalah menetapkan tujuan hebat, lalu memulai dengan langkah-langkah kecil, merasa bahagia dengan hasil dan kinerja yang didapatkan, meningkatkan motivasi dan keterlibatan yang lebih hebat, memberikan penghargaan dan wisata kepada diri sendiri, serta menjadikan kegagalan sebagai guru untuk lebih baik.~Djajendra

“Ketika Anda kebal terhadap pendapat dan tindakan orang lain, Anda tidak akan menjadi korban dari penderitaan sia-sia.” ~ Miguel Ruiz (“When you are immune to the opinions and actions of others, you won’t be the victim of needless suffering.” ~Miguel Ruiz)

Bila Anda puas dan bahagia di zona nyaman Anda; maka, pengetahuan, wawasan, keterampilan, dan kualitas Anda pasti stagnan. Artinya, Anda hanya berjalan di tempat, dan Anda kehilangan kemampuan kompetitif untuk mencapai sesuatu yang lebih.~Djajendra

Zona nyaman membuat hidup di dalam kebiasaan. Zona nyaman membuat kehilangan tantangan. Zona nyaman membuat kehilangan kreativitas, sehingga dari hari ke hari terjadi penurunan kualitas untuk menemukan peluang-peluang baru. Zona nyaman membuat hidup di dalam ruang terbatas, dan menjadikan potensi diri semakin kehilangan kemampuan untuk tumbuh dan berkembang.~Djajendra

“Dia yang mencapai keberhasilan hidupnya selalu lebih baik, sering tertawa, dan lebih banyak mencintai.”~ Bessie Anderson Stanley (“He has achieved success who has lived well, laughed often, and loved much.” ~Bessie Anderson Stanley)

Menjadi pemimpin tidak hanya tanggung jawab yang punya jabatan, wewenang, dan kekuasaan. Tetapi, merupakan tanggung jawab setiap individu agar mampu berpendapat, melayani, mendengarkan, bertanya, bekerja, dan hadir dengan kepemimpinan diri sendiri yang andal dan unggul.~Djajendra

Ketika kekalahan membuat diri malu dan kehilangan harga diri, maka kuatkan jiwa besar dan ikhlaskan. Bila masih ngotot dengan protes tanpa data, tanpa fakta, dan hanya berdasarkan perasangka ataupun rasa curiga, maka harga diri pasti semakin tercemarkan. Menerima kekalahan dengan ikhlas menjadikan diri lebih dihormati. Menolak kekalahan berdasarkan prasangka dan rasa curiga menjadikan diri kehilangan kepercayaan.~Djajendra

Siapapun yang ingin ikut kompetisi haruslah mempersiapkan mental yang ikhlas untuk kalah. Jadi, kalau tidak siap kalah jangan berkompetisi. Kompetisi hanya cocok untuk orang-orang yang siap kalah. Kalau sudah kalah jangan mengeluh dan mencari berbagai alasan. ~ Djajendra

Para pemenang adalah mereka yang siap menerima hal-hal yang melebihi kekalahan. Mereka mengambil sikap dan keputusan, lalu menciptakan karakter pemenang untuk mendapatkan kehormatan, dan tidak sekedar memperjuangkan untuk menang dengan segala cara. Mereka bertindak secara etis dan profesional, sehingga kemenangannya adalah kehormatan dari sebuah kompetisi, yang penuh integritas dan keikhlasan.~Djajendra

Tanamlah pohon-pohon di pekarangan rumah mu, maka burung-burung pun pasti hadir untuk memberikan nyanyian untuk mu. Berilah makan untuk burung-burung tersebut, maka semakin banyak burung warna-warni yang pasti menghibur mu dengan suara merdunya. Setiap kebaikan mu pasti mendapatkan berlipat kali kebaikan dari alam semesta.~ Djajendra

Demokrasi yang baik adalah yang mencerdaskan rakyat dan mengembangkan rakyat dengan energi kreativitas yang hebat. Demokrasi membutuhkan partisipasi rakyat dengan totalitas untuk berkarya, melayani, berkontribusi, dan menciptakan aliran kemajuan buat semua generasi. Demokrasi tidaklah boleh terjebak di wilayah status quo, tetapi harus terus-menerus mengalir di wilayah kreativitas, dan menemukan aset-aset produktif yang unik dan hebat untuk karya bangsa. Demokrasi haruslah tunduk dan menyatu dengan norma-norma hukum, moral, etika, dan nilai-nilai kehidupan yang menjadikan setiap orang sebagai energi positif untuk kebesaran bangsa dan negara. ~ Djajendra

Ditangan kaum otoriter kreativitas pasti mati. Sebab, kaum otoriter bersikap dan berbuat dalam satu hafalan, satu arah, satu dimensi, satu ukuran untuk semua orang, satu proses otoriter yang statis, informasi-informasi yang sudah direkayasa, dan segala sesuatu dengan tujuan untuk memperkuat kekuasaan kaum otoriter. Artinya, tanpa kreativitas dan inovasi sebuah bangsa pasti mundur dan menjadi terkebelakang, sehingga masa depan anak-cucu berada di zona suram. Dengan kreativitas yang hebat dihasilkan keputusan yang hebat, solusi yang luar biasa, dan pemecahan masalah yang menguntungkan.~Djajendra

Rakyat yang berpengetahuan dan berwawasan tidak luas berpotensi menjadi target garapan kaum otoriter. Kaum otoriter sangat pintar beretorika, sangat cerdas memakai kata-kata yang tepat dan efektif untuk targetnya, sehingga kata-kata yang bombastis, yang mudah mempengaruhi, akan menjadikan orang-orang berwawasan rendah terpengaruh secara emosional, dan mempercayai semua orasi dari kaum otoriter. Walaupun setelah berkuasa kaum otoriter akan fokus untuk memperkuat kekuasaannya, serta membungkam suara dan sikap yang mengancam kekuasaan mereka. ~Djajendra

Masa depan sebuah bangsa pasti membutuhkan perubahan. Di mana, setiap perubahan bertujuan untuk pembangunan ke arah yang lebih baik dan lebih mensejahterakan rakyat. Pemimpin yang hebat pasti cerdas merangkul semua potensi, dan memotivasi energi positif untuk pembangunan ke arah yang lebih berkualitas. Pembangunan menuju masa depan membutuhkan kualitas manusia yang cerdas berkolaboratif, mencair, mampu hidup dalam kontekstual yang diimpikan bersama, serta semuanya saling merangkul di dalam soliditas bersama, untuk menindaklanjuti kemajuan dan pembangunan.~Djajendra

Otoriter artinya berkuasa sendiri dan bertindak absolut dengan sesuka hatinya. Orang-orang dengan energi otoriter tidak mampu menerima kekalahan, serta tidak mampu berkompetisi dengan cara-cara etis dan profesional. Otoriter adalah musuh terbesar demokrasi. Otoriter bisa saja berpura-pura berdemokrasi hanya sekedar untuk memenangkan kompetisi. Setelah menang dan berkuasa, otoriter pasti bertindak dengan sesuka hatinya, dan mematikan demokrasi untuk selamanya.~Djajendra

Pemimpin yang hebat hadir untuk melayani, dan tidak pernah penuh ambisi untuk berkuasa. Pemimpin yang hebat selalu rendah hati dan tahu diri, sehingga tidak ngotot-ngototan untuk sebuah jabatan dan kekuasaan. ~ Djajendra

Demokrasi tidak pernah memaksakan segala cara agar bisa berkuasa. Demokrasi hanya mendengarkan suara rakyat dan harapan rakyat, lalu melayani rakyat dengan sepenuh hati. Demokrasi tidak cocok untuk mental yang mau menang sendiri. Demokrasi hanya cocok untuk mental yang mau menerima kehendak rakyat. ~ Djajendra

Demokrasi bukanlah untuk menentukan siapa menang dan siapa kalah, tetapi untuk memastikan bahwa hati nurani dan suara rakyat didengarkan dan dihormati. Para pemimpin yang berkompetisi dalam demokrasi bukanlah dimaksudkan untuk ngotot-ngototan, tetapi untuk jujur mengakui pilihan rakyat. Pada akhirnya, pemimpin yang dipilih melalui demokrasi haruslah siap dikritik dan diawasi oleh pilar-pilar demokrasi. Intinya, pemimpin yang dipilih melalui hati nurani dan suara rakyat haruslah mendengarkan dan melayani rakyat dengan penuh integritas, akuntabilitas, dan transparan.~Djajendra

Demokrasi itu rohnya adalah perbedaan. Orang-orang yang tidak suka perbedaan pastilah tidak mampu menjalankan demokrasi. Demokrasi itu suara rakyat, yang memerintahkan seorang pemimpin, untuk mendengarkan kebutuhan dan harapan rakyat. Demokrasi itu sebuah kegembiraan rakyat yang ditunjukkan melalui pilihan yang disukai rakyat. Jadi, siapapun yang dipilih rakyat adalah untuk memimpin dengan gembira, damai, dan melayani rakyat. Demokrasi tidaklah boleh digunakan untuk kepentingan kelompok atau golongan. Sebab, demokrasi itu suara rakyat, bukan suara golongan, bukan suara kelompok, bukan suara tim. Demokrasi itu sebuah cara untuk mendengarkan dan melayani rakyat dengan sepenuh hati. Demokrasi itu pesta rakyat, bukan pesta pemimpin dan kelompok pendukungnya.~Djajendra

Karma bisa hadir dalam berbagai wujud dan bentuk. Bila seseorang melakukan hal-hal tidak baik, maka dia pasti menerima karma yang sangat menyakitkan hidupnya. Jalan kebaikan adalah jalan yang menjadikan siapapun mendapatkan kebaikan. Jalan ketidakbaikan mengundang karma buruk untuk menghukum diri pada suatu hari nanti. ~Djajendra

Pengalaman adalah sekolah yang sangat penting. Apa yang telah Anda pelajari dari pengalaman? Bila Anda gagal memahami makna dari pengalaman Anda, maka pengalaman berikut berpotensi memberikan pelajaran yang lebih berat. ~ Djajendra

“Impian Anda tidak memiliki tanggal kedaluwarsa. Ambil napas dalam-dalam dan coba lagi. “~ KT Witten(“Your dream doesn’t have an expiration date. Take a deep breath and try again.” ~KT Witten)

Media sosial adalah alat masyarakat untuk mengekspresikan pikiran, perasaan, dan hati nuraninya. Orang-orang yang cerdas sosial pasti mencermati realitas media sosial, dan pasti sadar untuk tidak ngotot melawan pikiran masyarakat banyak.~Djajendra

Untuk training hubungi http://www.djajendra-motivator.com