MOTIVASI DAN INSPIRASI 24 06 2014

Pikiran bukanlah pemimpin, pikiran adalah pembantu. Tubuh adalah alat untuk mencapai tujuan. Gunakan tubuh dan pikiran sebagai alat bantu dalam mencapai tujuan hidupmu. Bila dirimu dipimpin oleh pikiran, dan dikendalikan oleh tubuh, maka engkau tidak akan pernah menemukan hidupmu yang penuh sukacita itu.~Djajendra

Apapun yang diinginkan bila tidak dikerjakan pastinya tidak akan ada hasil yang didapatkan. Hidup tidak akan memberikan sesuatu bila perjuangannya sebatas keinginan. Hidup pasti memberikan segala sesuatu, bila perjuangannya penuh kesungguhan dan kerja keras untuk mendapatkan apa yang diinginkan. ~Djajendra

Pimpinlah hidup-mu. Pimpinlah pekerjaan-mu. Pimpinlah diri-mu. Ingat! Bila setiap hari diri-mu hanya melakukan apa yang orang lain sudah lakukan, engkau hanya akan menjadi sama seperti orang-orang yang engkau ikuti, dan diri-mu tidak akan pernah menjadi diri sendiri yang unik dan hebat.~Djajendra

Hubungan baik sangatlah membahagiakan hati, tetapi tidak semua hubungan bisa baik. Sering juga hadir orang-orang yang hobi untuk merusak hubungan baik, termasuk hobi merusak kebahagiaan orang lain. Kerusakan hubungan dapat menyebabkan kesepian, marah, sedih, takut, sakit hati, kekosongan emosi baik, dan berbagai kerentanan yang membuat hidup menjadi tidak bahagia. Jangan biarkan kerusakan hubungan menghilangkan kebahagiaan dan kedamaian hidup Anda. Ingat! Kebahagiaan Anda jauh lebih penting dan berharga dari pada sebuah hubungan dengan siapapun. Jadi, bila ada yang merusak hubungan baik Anda, abaikan saja, dan fokuskan diri untuk menikmati bahagia.~Djajendra

Ketika Anda bekerja dengan masalah dan risiko yang besar, maka fokuskan sumber daya dan energi Anda, jangan pernah menyerah untuk mencapainya. Sadarilah bahwa bila apa yang Anda kerjakan itu tanpa masalah dan tanpa risiko, maka semua orang juga pasti bisa mengerjakannya dengan mudah. Jadi, bila segala sesuatunya itu sangat mudah, maka Anda sesungguhnya sedang mengerjakan hal-hal yang tidak pernah membuat Anda menjadi hebat dan luar biasa. Tidak semua orang mampu bekerja dengan masalah dan risiko yang besar. Dan bila Anda bisa, maka bersyukurlah, Anda pasti menjadi orang hebat yang melebihi kehidupan orang-orang yang terbiasa bekerja di dalam zona kenyamanan.~Djajendra

Ketika seorang pemimpin naik ke puncak kekuasaan, dia akan dikelilingi oleh orang-orang dengan berbagai pujian, rayuan, sanjungan, dan pelayanan yang berlebihan. Dia akan diberikan candu perhatian yang membuatnya tidur dan tak mampu memimpin untuk yang sesungguhnya. Ketika seorang pemimpin turun dari kekuasaan, dia akan ditinggalkan oleh orang-orang terdekat, dan berbagai sindiran pun akan dialamatkan kepada dirinya, sehingga si pemimpin sadar dari bius candu yang selama ini telah membuatnya menjadi tidak berharga di persepsi rakyat. Lalu, si pemimpin akan merasakan kesepian dan pengkhianatan dari orang-orang yang paling dekat dengannya. Pemimpin yang paling cerdas adalah dia yang tidak tergoda oleh pujian, rayuan, sanjungan, ataupun pelayanan berlebihan dari orang-orang di sekitar, karena dia tahu bahwa semua itu racun yang akan membuat kepemimpinannya tidak berdaya untuk memimpin dengan jujur dan tegas.~Djajendra

Ketika pemimpin menjadi tidak adil, maka dia juga pasti menerima ketidakadilan pada saatnya. Bila berani menjadi pemimpin haruslah berani membuat keputusan yang tegas, adil, dan mempertanggung jawabkannya dengan ikhlas. Tidak seorang pun yang dapat terhindar dari hukum kehidupan, yang baik pasti menerima kebaikan, yang tidak baik pasti menerima keburukan. Jadilah pemimpin yang adil dan berenergi positif agar hukum kehidupan memberimu kebaikan dan sukacita.~Djajendra

Ketika sudah mampu menjadi lebih kuat dan lebih cerdas dari apa pun yang mencoba untuk menjatuhkan atau menyakiti dirimu, maka dirimu sudah sangat dekat untuk mencapai kemenangan. Seberat apapun perjuangan yang harus dilalui dirimu, tetapi bila diterima dengan kerja keras dan optimisme yang tinggi, maka kemenangan pasti menjadi milikmu.~Djajendra

Perasaan negatif itu mengikat dan mengurung dirimu di dalam ruang penderitaan. Kemarahan, kebencian, menyalahkan, memfitnah, mempersulit, menyakiti, dan semua yang negatif itu hanya akan merugikan dirimu. Lepaskan yang negatif, maka dirimu pasti merdeka dan bahagia.~Djajendra

Bila kebenaran yang diyakini tidak membawa kebaikan, maka untuk apa kebenaran itu? Bukankah hidup itu membutuhkan kebaikan agar kedamaian dapat diwujudkan? Apa gunanya kebenaran saat kebenaran itu membuat kehidupan orang-orang menjadi tidak damai.~Djajendra

Fanatik berarti sangat berlebihan keyakinannya, sehingga fakta yang paling benar pun tidak diakui. Bila seseorang sudah sangat fanatik kepada seseorang, kepada sebuah tim sepak bola, atau kepada sebuah kepercayaan dan ajaran; maka, apapun kebenaran yang mencoba menurunkan kualitas, reputasi, kredibilitas, atau kebaikan dari yang difanatikan itu, dia pasti membela habis-habisan, tanpa perduli bawah yang sedang dia bela itu sesungguhnya salah. Fanatik adalah membela dan mendukung dengan sangat berlebihan, serta mengabaikan akal sehat dan fakta yang benar.~Djajendra

Bila moral hazard bisa dihilangkan dengan sistem dan tata kelola yang baik, maka organisasi secara otomatis menguat dan menjadi unggul. Dan, keselamatan sumber daya manusia dan aset perusahaan terkelola dengan baik, termasuk setiap individu akan menunjukkan peran kerjanya dengan penuh tanggung jawab dan berkualitas. Moral yang baik pastinya memudahkan semua investigasi insiden yang merugikan, memudahkan manajemen kasus atau persoalan, serta memudahkan komunikasi dengan semua pihak untuk menegakkan keadilan dan kebaikan.~Djajendra

Semakin tinggi kualitas moral seseorang, semakin hebat kualitas baiknya untuk membantu keselamatan dan keamanan di setiap proses pencapaian kinerja. Orang-orang bermoral baik adalah energi positif yang selalu optimis, serta selalu memiliki empati yang tinggi untuk mempertanggung jawabkan pekerjaannya dengan sepenuh hati dan totalitas.~Djajendra

Moral hazard melemahkan akuntabilitas dan daya saing. Ketika orang-orang menjadi tidak bermoral dan tidak etis; mereka pasti tidak memiliki hati untuk mempertanggungjawabkan semua ucapan, perbuatan, pikiran, perasaan, dan pekerjaan. Pada akhirnya, mereka menjadi energi negatif yang menghadirkan bahaya atau risiko di tempat kerja; sehingga pola kerja mereka menurunkan kinerja, merusak reputasi, dan menghilangkan kredibilitas.~Djajendra

Orang hebat tidak pernah menggunakan segala cara untuk menang, dia hanya menggunakan jalan kebaikan untuk mencapai kemenangan. Orang hebat sangat menghormati etika, karena dia ingin menang melalui moral yang baik dan budi yang luhur. Orang hebat tidak pernah khawatir kehilangan ataupun kalah, dia lebih suka kalah daripada menang dengan tidak terhormat. Orang hebat adalah dia yang ikhlas mengambil tanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Orang hebat selalu bekerja dengan cara-cara hebat untuk memberikan kebaikan buat semua orang, buat semua golongan dengan seadil-adilnya.~Djajendra

Ketika hati nurani tertutup oleh kepentingan dan keuntungan; ketika pikiran dan akal sehat tertutup oleh kepentingan dan keuntungan; ketika jiwa telah terbeli dan dijual untuk sebuah kepentingan dan keuntungan; maka kebenaran sangatlah mudah dikatakan tidak benar, dan kesalahan sangatlah mudah dikatakan benar. Bila jiwa sudah dijual kepada yang tidak baik, maka benar dan salah menjadi bagian dari persepsi si pembeli jiwa. Jadi, akal sehat pasti tidak berfungsi, dan realitaspun seolah-olah bisa dijadikan imajinasi demi kepentingan si pembeli jiwa. ~Djajendra

Kehidupan itu dihidupi oleh Tuhan, dan diseimbangkan oleh alam semesta. Kehidupan pasti hidup terus dengan berbagai kebaikannya, dan sangat banyak hal-hal baik dikehidupan. Hanya saja, kehidupan akan mati di jiwa orang-orang yang putus asa, di jiwa orang-orang pesimis yang tidak mampu melihat indahnya dan baiknya kehidupan.~Djajendra

Berita apa yang Anda berikan pada pikiran Anda? Bila setiap hari Anda memberikan berita-berita buruk kepada pikiran, maka pikiran akan menganggap Anda suka dengan semua hal yang tidak menyenangkan hati Anda, sehingga akhirnya Anda akan kehilangan kebahagiaan, karena setiap hari terbiasa mengkonsumsi berita-berita buruk.~Djajendra

Untuk training hubungi http://www.djajendra-motivator.com