CARA MENJALANKAN AKUNTABILITAS DI TEMPAT KERJA

DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL 2014

“Akuntabilitas dihasilkan dari integritas dan transparansi, yang dilakukan secara konsisten dan sepenuh hati oleh pribadi-pribadi yang dapat diandalkan dan dapat dipercaya.”~Djajendra

Dalam praktik Good Corporate Governance, akuntabilitas adalah sebuah nilai dan juga prinsip yang wajib dijadikan sebagai karakter kerja. Realitasnya, semua orang mengerti dan paham tentang makna akuntabilitas, tetapi mereka tidak mampu menjalankannya.

Akuntabilitas berarti individu bertanggung jawab penuh atas pikiran, perkataan, perbuatan, emosi, cara kerja, keputusan, dan sikap di tempat kerja. Dalam hal ini, individu wajib memiliki integritas dan transparansi di dalam perilaku kerjanya, sehingga dari sanalah akuntabilitas dapat dijadikan karakter kerja untuk memperkuat tugas dan tanggung jawabnya.

Seseorang dengan akuntabilitas yang tinggi tidak akan melemparkan tanggung jawabnya kepada orang lain. Seorang manajer dengan akuntabilitas yang baik pasti merasa bertanggung jawab penuh atas kesalahan yang dibuat oleh para stafnya. Demikian juga dengan seseorang yang memegang hirarki tertinggi, bila dia memiliki akuntabilitas, maka dia selalu akan bertanggung jawab penuh atas tindakan orang-orang yang dia pimpin.

Karena akuntabilitas ini sesuatu yang tidak sederhana dan mudah, maka diperlukan pengendalian diri, kejujuran dan keikhlasan. Bila tidak mampu menjalankan sebuah tanggung jawab, lebih baik jangan diambil tanggung jawab tersebut. Jangan karena ingin kekuasaan, jabatan, fasilitas, dan uang yang banyak, lalu mengambil sebuah pekerjaan yang tidak mampu Anda pertanggung jawabkan dengan penuh integritas. Jadilah pribadi yang bekerja secara profesional dan bukan oleh nafsu untuk mengejar kepentingan pribadi dengan segala cara.

Pastikan bahwa sebelum membuat komitmen dan kewajiban, sudah dengan sangat jujur menilai kemampuan dan kualitas kompetensi diri sendiri, sehingga diri sudah dapat memetakan batas akuntabilitas yang mampu dikerjakan dengan penuh tanggung jawab. Jagalah kata-kata dan sikap agar tidak berlebihan. Jangan menawarkan hal-hal yang tidak dapat Anda pertanggung jawabkan. Terimalah pekerjaan yang bisa Anda lakukan dengan tulus, penuh kualitas, penuh integritas, dan selalu mampu menindaklanjutinya dengan cara-cara yang lebih kreatif.

Jangan berikan terlalu banyak janji-janji; jangan membuat rencana tanpa memiliki sumber daya untuk eksekusinya; jangan berandai-andai bersama pikiran dan kecerdasan Anda. Ingat! Akuntabilitas mengukur integritas dan kualitas Anda. Jadi, sekali Anda ingkar janji, gagal mewujudkan rencana, dan tidak mampu memahami realitas, maka rusaklah akuntabilitas Anda, dan Anda tidak akan dipercaya lagi, atau mungkin terpaksa harus berurusan dengan hukum.

Memiliki akuntabilitas berarti melakukan yang terbaik dengan sebenar-benarnya, dan tidak mengabaikan atau menyesatkan tanggung jawab. Bila Anda sepenuh hati mempertanggung jawabkan segala sesuatu dengan integritas yang tinggi, maka dari waktu ke waktu reputasi dan kredibilitas Anda pasti meningkat pesat. Kepercayaan adalah atribut yang diperoleh dari akuntabilitas Anda. Jadi, bersikaplah dan bertindaklah dengan konsisten agar Anda menjadi pribadi yang selalu dipercaya dan diandalkan.

Di tempat kerja, setiap karyawan wajib memiliki akuntabilitas atas hubungan, posisi, tugas, pekerjaan, dan hirarki. Sebagai profesional wajib bertanggung jawab kepada pemberi kerja/perusahaan termasuk memiliki akuntabilitas kepada tata kelola, standar perilaku, kinerja, etika, dan tata krama.

Ketika akuntabilitas sudah menjadi karakter kerja, maka karyawan secara pribadi merasa bertanggung jawab penuh atas tindakan, kelalaian, dan keputusan yang dibuat. Oleh karena itu, mereka akan bekerja dengan prinsip kehati-hatian; patuh pada hukum dan etika; bekerja dengan profesional untuk patuh pada prosedur dan sistem; patuh pada standar kerja perusahaan; selalu menggunakan bukti dan mengadministrasikan bukti untuk pertanggung jawaban; bekerja melalui proses kerja yang taat tata kelola dan praktik-praktik terbaik; apapun yang dilakukan atau dikerjakan selalu berdasarkan pengetahuan yang jelas dan tepat; semua tindakan pasti memenuhi syarat untuk menjadi hasil akhir yang dapat dipertanggung jawabkan.

Orang-orang dengan akuntabilitas yang tinggi selalu hidup dalam integritas yang tinggi; sehingga semua sikap dan tindakan mereka menjadi unggul dalam etika, prinsip, nilai-nilai, tata kelola, sistem, dan akal sehat. Dalam hal ini, mereka juga bertindak dengan mengambil inisiatif untuk mewujudkan tanggung jawab mereka dengan penuh integritas.

Untuk training hubungi http://www.djajendra-motivator.com