SELF- LEADERSHIP:MEMIMPIN DIRI SENDIRI DENGAN DISIPLIN

“Ketika seorang pemimpin memiliki self-leadership yang kuat dan unggul, dia mampu menampilkan jati diri aslinya kepada publik, sehingga orang-orang mampu mengenal dan menyatu ke dalam hatinya, lalu mengikutinya dengan tanpa syarat. Sebab, mereka percaya pada jati diri aslinya yang penuh integritas dan akuntabilitas” ~ Djajendra

Memimpin diri sendiri adalah awal untuk keteraturan dan disiplin kerja. Ketika diri sudah dipimpin oleh diri sendiri, maka setiap langkah-langkah kehidupan akan bergerak di dalam rencana dan disiplin. Tidak akan ada hal yang terburu-buru; tidak akan ada kepanikan; tidak akan ada pekerjaan tanpa perencanaan. Diri yang dipimpin selalu memiliki cukup waktu untuk menyelesaikan pekerjaannya. Diri yang dipimpin tidak akan membuang-buang waktu dan peluang. Diri yang dipimpin oleh diri sendiri selalu hidup dalam prioritas yang tersusun secara efektif dan produktif.

Self-leadership adalah pengetahuan yang sangat menentukan keberhasilan karakter dan kepribadian seseorang. Melalui self-leadership seseorang memimpin pikiran, karakter, emosi, perkataan, perbuatan, sikap, perilaku, dan jati diri. Bila sudah mampu memimpin diri sendiri, maka orang tersebut tidak akan lagi seturut kehendak ego dan ambisi pribadi, tetapi ia akan lebih cerdas terhadap segala sesuatu yang ia lakukan melalui perencanaan berkualitas.

Ketika seseorang gagal memimpin diri sendiri, dia akan sulit menghadapi perjuangan hidup yang sedang ia hadapi; dia akan sulit menghadapi tantangan; dia akan sulit menghadapi pertempuran dengan akal sehat. Kegagalan memimpin diri sendiri berpotensi menjadikannya gagal memimpin orang lain, gagal memimpin pekerjaan, gagal memimpin kekuasaannya. Sebab, diri sendiri yang tidak dipimpin dengan disiplin dan tegas, akan menjadi diri yang tidak mampu melayani permainan kehidupan dengan tenang dan fokus. Dia cendrung menjadi lebih emosional dan juga tidak mampu mengendalikan ambisi, ego, dan pikiran negatifnya.

Diri sendiri adalah sumber awal kehidupan diri. Apapun yang terjadi di dalam kehidupan dan pekerjaan, diri harus selalu menguatkan dirinya. Diri yang kuat dan dipimpin dengan bijak oleh dirinya sendiri, adalah diri yang selalu mampu mengatur hidupnya dengan bijak. Diri yang dipimpin dengan energi baik pasti menikmati rutinitas kehidupan dengan penuh percaya diri.

Orang-orang dengan self-leadership yang unggul selalu hebat dalam pengaturan, kegiatan, kesehatan, kemampuan, rutinitas, penampilan, dan kepercayaan diri. Mereka sangat menikmati kehidupan sehari-harinya. Disiplin dan prioritas selalu dijadikan fondasi dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mereka selalu tampak tenang dan santai menghadapi realitas hidup.

Self-leadership adalah fondasi leadership. Ketika seseorang cerdas memimpin dirinya sendiri, dia pasti unggul memimpin orang lain. Self-leadership menjadikan seorang pemimpin mampu memimpin dengan keaslian jati dirinya. Self-leadership menjadikan seorang pemimpin tampil berwibawa, berkarisma, dan mempengaruhi orang-orang untuk patuh padanya dengan ikhlas dan tanpa syarat.

Self-leadership yang unggul mampu menjadi alat untuk menonjolkan bakat dan potensi diri, sehingga diri mampu tampil kuat dan mandiri di dalam menghadapi.

Setiap diri dengan self-leadership yang unggul selalu cerdas mengawasi dirinya sendiri, sehingga diri sangat terarah pada visi hidupnya, tidak akan pernah kehilangan arah dan langkah di dalam perjalanan hidupnya.

Untuk training hubungi http://www.djajendra-motivator.com