MOTIVASI INSPIRASI WISDOM

Mengingat saat-saat terbaik pasti membahagiakan hati; mengingat saat-saat buruk pasti menyakitkan hati. Hiduplah untuk bahagia dan jangan hidup untuk sakit hati.~Djajendra

Persatuan adalah kekuatan. Energi positif adalah kekuatan. Kolaborasi adalah kekuatan. Cinta adalah kekuatan. Dalam hidup ini, siapapun yang fokus pada kekuatan hidup, dia pasti menjadi hebat dan menikmati hidupnya seperti yang ia inginkan. Jadi, jangan pernah memilih untuk melawan orang-orang di dunia Anda, fokuskan energi baik Anda agar Anda dapat bekerja sama, serta saling melayani, untuk menjadikan kehidupan Anda kuat dan unggul.~Djajendra

Dalam realitas, sebagian orang merasa bahwa hidup itu harus dalam kompetisi. Merekapun merancang hidupnya di dalam persaingan yang saling mengalahkan dan memenangkan. Mereka juga merancang hidupnya untuk bertahan hidup dengan cara mengambil keuntungan dari yang lainnya. Hasilnya, orang-orang menjadi sangat cerdas untuk meminta haknya, dan menjadi sangat tidak cerdas dalam mempertanggung jawabkan kewajibannya. Hal ini mengakibatkan kehidupan menjadi tidak seimbang, sehingga duniapun seolah-olah menjadi tempat yang tepat untuk menderita dan hidup di dalam kekurangan. Padahal, dunia ini sangatlah indah, menjadi tempat yang paling tepat untuk hidup bahagia dan sejahtera. Semua kebutuhan hidup telah ditumbuhkan dan disediakan oleh kehidupan yang kaya raya ini.~Djajendra

Orang pintar selalu memahami bahwa cinta lebih kuat dari kebencian; harapan lebih kuat dari rasa takut; kerjasama lebih kuat dari kompetisi; persahabatan lebih kuat dari permusuhan; damai lebih kuat daripada kekacauan; dan energi baik lebih unggul dari energi tidak baik. Hanya orang tidak pintar yang akan menyangkal kebenaran hidup ini.~Djajendra

Hidup bukanlah untuk saling bersaing, tetapi untuk saling memberi dan berbagi. Siapapun yang menjalani hidupnya dengan mindset kompetisi dan saling mengalahkan, maka dia tidak akan pernah bisa hidup dengan tenang dan damai. Sebaliknya, siapapun yang menjalani hidupnya dengan mindset untuk saling berbagi dan saling meningkatkan, maka hidupnya pasti mengalir dengan tenang di dalam bahagia. ~ Djajendra

Jika Anda memberikan peduli dan kasih sayang kepada orang lain, peduli dan kasih sayang itu juga akan menjadikan Anda lebih bahagia bersama realitas hidup Anda.~Djajendra

Kebaikan tidak hanya membuat diri sendiri bahagia, tetapi juga membuat orang lain bahagia. Bila sudah mampu menjadikan diri sendiri sebagai penghasil kebaikan dan kedamaian hidup, maka diri sendiri pasti hidup damai, dan orang-orang di sekitar diripun akan merasakan damai.~Djajendra

Janji dan komitmen bukanlah sesuatu yang harus terjebak di dalam kekakuan dan ketidakmampuannya. Janji dan komitmen harus mampu mengalir dengan cerdas sambil menyesuaikan diri dengan realitas kehidupan. Pribadi yang kaku dan yang tidak fleksible pasti ngotot dengan janji dan komitmen awal. Tetapi, pribadi yang lincah dan yang gesit mengalir di dalam perubahan, pasti menjadikan janji dan komitmen untuk kebaikan yang lebih luas.~Djajendra

Siapapun yang bisa membebaskan dirinya dari penilaian orang lain, maka hidupnya merdeka. Para penilai dan para penghakim selalu bergentayangan untuk memberikan pendapatnya tentang orang lain. Jadilah diri sendiri yang tidak dibebani oleh para penilai dan penghakim. Dan juga, diri yang cerdas sosial. Cerdas sosial artinya diri mampu bertoleransi dan berempati dengan realitas kehidupan, keyakinan, dan tindakan masyarakat secara luas. Tetapi, diri tidak hanyut dalam keyakinan dan tindakan tersebut, diri masih tetap menjadi dirinya sendiri yang hidup bahagia di ruang pribadinya, dengan keyakinan dan kepercayaannya, yang sifatnya unik dan pribadi.~Djajendra

Miliki visi dan kembangkan impian, kebutuhan, harapan, keinginan, cita-cita. Kemudian, bekerjalah dengan sepenuh hati. Untuk hasil akhir yang engkau impikan, biarkan campur tangan Tuhan yang mewujudkannya dengan sempurna. Jangan ngotot, jangan ragu, jangan khawatir, jangan takut, jangan tergesa-gesa, jangan terlalu memikirkannya. Biarlah disiplinmu, kerja kerasmu, dan upaya sepenuh hatimu di dalam rasa syukurmu kepada kekuasaan Tuhan, menentukan hasil akhir dari visimu. ~ Djajendra

Uang adalah alat yang sangat membantu untuk memenuhi semua kebutuhan, keinginan, harapan, dan impian kehidupan. Jadikan dirimu sebagai magnet uang, yang setiap hari mampu menarik lebih banyak uang dari keandalan sikap dan perilaku terpujimu.~Djajendra

Keluarlah dari permainan utang dan masuklah ke dalam permainan tabungan. Fokuskan pikiran untuk hidup dalam zona tabungan. Mulailah menabung, walaupun jumlahnya itu hanya cukup untuk beli sebuah permen. Jangan hitung jumlah yang Anda tabung, tetapi perhatikan mindset dan kebiasaan untuk menabung, yang pada akhirnya akan menjadikan Anda sebagai investor yang kaya raya.~Djajendra

Jadikan pekerjaan dan diri Anda sebagai aset yang paling produktif. Bekerjalah dengan sepenuh hati, totalitas, dan melayani orang lain dengan berkualitas. Ketika orang-orang sudah mengenal Anda sebagai profesional yang andal dan berkualitas, maka uang secara otomatis akan mengalir ke dalam sistem keuangan Anda, sehingga Anda sudah tidak perlu khawatir tentang uang, karena keandalan dan kualitas Anda dapat membiayai kehidupan Anda secara berkelanjutan.~Djajendra

Utang konsumtif adalah beban berat yang harus dipikul di dalam perjalanan hidup. Orang-orang kaya adalah mereka yang hanya berani meminjam untuk hal-hal produktif, orang-orang miskin paling berani meminjam untuk memenuhi selera konsumtif.~Djajendra

Menghabiskan lebih sedikit dari yang didapatkan, menyimpan lebih banyak dari yang didapatkan, dan selalu bersyukur dengan apa-apa yang sedang dinikmati, adalah inti dari proses menuju kekayaan finansial.~Djajendra

Jangan pernah terobsesi untuk menyenangkan hati semua orang dengan solusi Anda. Tidak mungkin Anda bisa menyatukan semua orang di dalam solusi Anda. Anda hanya dapat menerapkannya dengan konsekuensi berisiko minimal, dan mengelola setiap orang agar mereka berkontribusi secara positif untuk mewujudkan solusi Anda.~Djajendra

Konflik adalah tanda bahwa diri belum bersyukur dengan hidupnya, dan belum berterimakasih kepada TUHAN. Biasanya, orang-orang yang belum mampu bersyukur, belum mampu ikhlas, belum mampu berjiwa besar, dan belum mampu hidup di dalam energi positif, akan menjadikan masalah sebagai akar konflik. Dan juga, tidak akan pernah mampu menemukan cara untuk menyelesaikan masalah. Sebab, mereka hidup di dalam egonya yang menutup pikiran baik dan emosi cerdas mereka.~ Djajendra

Hiduplah di tengah orang-orang yang suka memecahkan masalah, bukan yang suka mengkonflikkan masalah. Jadilah pribadi yang mendukung orang-orang yang memecahkan masalah, jangan pernah mendukung orang-orang yang hobinya menciptakan masalah. Temukan masalah untuk dipecahkan, jangan menemukan masalah untuk diperdebatkan. ~ Djajendra

Masalah adalah bagian dari kehidupan yang membutuhkan solusi yang terhitung risikonya. Masalah selalu membawa peluang dan kesempatan. Bila masalah disikapi dengan pikiran kreatif dan emosi yang cerdas, maka masalah akan memberikan sebuah peningkatan dan kemajuan.~Djajendra

Rasa syukur dan terima kasih adalah energi tambahan untuk menghadirkan kelimpahan dan kesejahteraan ke dalam hidup. Rasa takut, ragu, gelisah, khawatir, dan tidak percaya diri, adalah energi yang mengurangi kesejahteraan dan kelimpahan dalam hidup. Semakin bersyukur; semakin berterima kasih; semakin merasakan kesejahteraan hidup; maka semakin pasti kesejahteraan dan keberlimpahan terwujud di dalam hidup.~Djajendra

Selama kita yakin dan berupaya untuk mengalirkan uang ke dalam kehidupan kita, maka uang bisa datang dari manapun. Jadi, jangan takut tidak punya uang, takutlah bila tidak memiliki keyakinan untuk mempunyai banyak uang.~Djajendra

Untuk training hubungi http://www.djajendra-motivator.com