EMOSI YANG BAIK DIHASILKAN DARI PIKIRAN, TUBUH, DAN JIWA YANG SEHAT

DJAJENDRA“Cukup tidur, cukup gizi, cukup akal sehat, cukup berolahraga, cukup berdoa, cukup sejahtera, dan cukup bahagia adalah cara untuk memiliki emosi yang baik.”~Djajendra

Pikiran negatif adalah sumber penghasil emosi buruk. Bila diri sudah dikuasai emosi buruk, maka karakter dan kepribadian akan menjadi budaknya emosi buruk, sehingga diri tidak sadar bahwa dirinya hidup di dalam energi negatif.

Ingin memiliki emosi yang baik? Bila ingin, maka mulailah hidup dengan doa-doa positif; isilah hidup dengan olah raga, pikiran positif, cinta, kasih sayang, empati, toleransi, gizi, vitamin, tidur yang cukup, doa, afirmasi kata-kata positif, kemudian miliki jadwal rutinitas hidup untuk keseimbangan di semua aspek dan dimensi kehidupan Anda.

Emosi baik adalah sumber untuk dapat menikmati kebahagiaan dan kedamaian hidup. Emosi tidak baik adalah sumber yang paling produktif untuk menghasilkan marah, serakah, benci, dendam, dan segala sesuatu sumber energi yang sifatnya rendah;sehingga diri yang dikuasai emosi tidak baik pasti sulit untuk dapat menikmati kebahagiaan dan kedamaian.

Satu-satunya jalan untuk dapat menikmati bahagia, sehat, damai, sejahtera, dan kebaikan hidup, adalah emosi baik atau biasanya disebut emosi positif. Ketika Anda sudah terbiasa dan terlatih untuk hidup dalam emosi baik, maka apapun realitas tidak baik yang Anda dapatkan; Anda tetap dapat hidup di dalam kesadaran penuh, sehingga reaksi emosional otomatis Anda akan terfokus pada taktik dan strategi, untuk mengatasi realitas tidak baik tersebut dengan solusi yang cerdas akal. Jadi, reaksi emosional otomatis Anda tidak akan marah atau kesal, tetapi terarah di dalam kesadaran otomatis, untuk menemukan taktik yang tepat agar solusi yang Anda dapatkan mampu meningkatkan kekuatan hidup Anda.

Emosi sangat ditentukan oleh apa yang ada di dalam pikiran. Jadi, mengelola emosi dimulai dari akarnya, yaitu pikiran dan sistem keyakinan yang hidup di dalam pikiran tersebut. Bila diri sadar bahwa hidupnya adalah untuk mengasihi alam dan seisinya, untuk mengasihi Maha Agung Allah, maka diri secara otomatis akan menarik energi baik untuk menciptakan emosi baik di dalam dirinya.

Emosi baik biasanya diuji oleh realitas sosial. Oleh karena itu, emosi baik haruslah dilengkapi dengan pengetahuan dan keterampilan kecerdasan sosial. Bila diri tidak terampil, tidak cerdas dan berpengetahuan keragaman sosial, maka emosi baik diri dengan mudah dapat dirusak oleh emosi negatif yang bersumber dari keragaman sosial tersebut. Jangan biarkan emosi Anda bertindak secara autopilot, kuatkan kesadaran positif dan kemudikan emosi di dalam energi positif.

Pelajari dan kuasai pengetahuan tentang jati diri Anda. Pahami siapa Anda sebenarnya. Lakukan pengidentifikasian tentang hal-hal yang dapat memicu pikiran negatif dan emosi buruk Anda. Bila Anda sudah mampu mengetahui jati diri asli Anda dengan jujur dan penuh tanggung jawab, maka proses untuk mengamati dan perbaikan emosi dapat Anda lakukan dengan mudah dan cepat.

Kuatkan intuisi dengan nilai-nilai positif. Semakin terbiasa intuisi membisikan hal-hal baik kepada diri sejati, semakin mampu diri untuk menggerakan semua kebutuhan, keinginan, dan harapannya di dalam aliran emosi baik.

Jangan menekan emosi atau berpura-pura beremosi baik. Semakin pintar diri bersandiwara untuk menyembunyikan emosi negatifnya, semakin kuat emosi negatif tersebut di dalam pikiran bawah sadarnya. Pada akhirnya, emosi negatif tersebut akan menjadi racun (toksik), yang merusak kebahagiaan diri sendiri, termasuk kebahagiaan hidup orang lain.

Emosi sangatlah penting untuk dijaga dan dirawat dengan kesadaran penuh. Emosi adalah ekspresi dari pikiran. Semua orang bisa dengan mudah memahami pikiran dan jati diri seseorang dari ekspresi emosinya. Bila ucapan, kata-kata, bahasa tubuh, parabahasa, dan perilaku tidak dikendalikan dengan emosi baik, maka diri akan dianggap atau dipersepsikan sebagai diri yang buruk atau berbahaya buat kebaikan hidup.

Untuk training hubungi http://www.djajendra-motivator.com