MENIKMATI INDAHNYA BAHAGIA DI SEPANJANG PERJALANAN HIDUP

DJAJENDRA-DSCN0859

“Rasa syukur, terima kasih, dan ikhlas adalah jalan yang paling pasti untuk sampai kepada kebahagiaan. Jadi, bahagia itu tidak datang tiba-tiba atau secara alami kepada siapapun. Bahagia itu sebuah sikap hidup yang dihasilkan dari pola pikir positif, emosi baik, dan jiwa yang terlatih untuk tumbuh di ruang cinta.” ~ Djajendra

Ketika dirimu sedang menjadi energi positif, maka apapun yang terjadi pastilah untuk kebaikan dirimu. Oleh karena itu, layani realitas kehidupan dengan tenang, penuh senyum, penuh rasa syukur, belajar dengan rendah hati, dan berterimakasihlah untuk makna positif yang dirimu dapatkan dari realitas tersebut.

Perasaan bahagia adalah ekspresi keindahan jiwa. Jiwa yang bahagia mampu menyalakan terang untuk menghilangkan kegelapan batin. Jiwa yang bahagia merupakan kunci, untuk bisa menikmati indahnya hidup dengan rasa syukur dan penuh terima kasih.

Jangan perbandingkan hidupmu dengan hidup siapapun. Sebab, hidup yang nyata itu ada di dalam jiwa terdalam, dan dirimu tidak mungkin tahu isi jiwa terdalam orang lain. Oleh karena itu, jangan perbandingkan sebatas apa yang matamu bisa lihat, fokuskan saja untuk membuat hidupmu lebih berkualitas dan lebih bahagia.

Setiap bangun pagi fokuskan pikiran dan perasaan untuk menikmati hari terindah dalam hidup. Dan, jangan mencoba mencari kesempurnaan bersama kekuatan ego, sebab kesempurnaan sudah dan sedang hadir di dalam hidupmu. Jadi, cukupkan saja dirimu dengan kesadaran dan rasa syukur agar mampu merasakan kesempurnaan dari kehidupan.

Kebahagiaan tidaklah boleh digantungkan kepada orang lain. Kebahagiaan haruslah menjadi energi yang dihasilkan dari kesadaran diri yang konsisten. Kebahagiaan itu produk dari kekuatan cinta, empati, toleransi, ketenangan, syukur, ikhlas, tulus, sepenuh hati, dan pikiran positif yang totalitas. Oleh karena itu, bila bahagiamu masih ditentukan dengan sikap dan perilaku orang lain kepadamu, itu artinya dirimu belum memiliki bahagia. Walaupun dirimu merasa nyaman dan senang oleh sikap dan perilaku baik orang lain kepadamu, tetapi bahagia sejati tetaplah harus dihasilkan dari kesadaran diri sejatimu.  

Hidup bukan untuk menghasilkan rasa pasti atau jaminan terhadap apa-apa yang dipikirkan dan direncanakan. Hidup adalah perjalanan yang pasti akan melewati jalan dan kondisi, yang mungkin belum pernah dilewati sebelumnya. Jadi, tidak ada jaminan atau perlindungan terhadap kebahagiaan diri. Kebahagiaan diri merupakan kecerdasan jiwa, pikiran, dan emosi untuk selalu berterima kasih dan bersyukur terhadap apapun realitas yang tercipta di sepanjang jalan kehidupan.

Jangan mengulangi pengalaman hidup yang membuat hidupmu kehilangan bahagia. Jadikan pengalaman hidup sebagai guru dan kendalikan diri di dalam kekuatan baik.

Bahagia dari jiwa yang penuh syukur selalu pasti abadi. Sangat banyak orang berpersepsi bahwa sangatlah mudah hidup bersyukur di dalam keberlimpahan, dan sangatlah tidak mudah hidup bersyukur di dalam rintangan dan tantangan. Persepsi seperti ini menunjukkan bahwa orang tersebut sedang di dalam kekuatan energi negatif. Orang-orang di dalam energi positif, apapun kenyataan hidup yang sedang dihadapinya, dia selalu lebih positif dan berterima kasih, lalu benar-benar belajar untuk mengubah hidupnya menjadi lebih berkualitas.

Rasa syukur, terima kasih, dan ikhlas adalah jalan yang paling pasti untuk sampai kepada kebahagiaan. Jadi, bahagia itu tidak datang tiba-tiba atau secara alami kepada siapapun. Bahagia itu sebuah sikap hidup yang dihasilkan dari pola pikir positif, emosi baik, dan jiwa yang terlatih untuk tumbuh di ruang cinta.

Menikmati indahnya bahagia di sepanjang perjalanan hidup merupakan investasi besar untuk hidup dan tumbuh di dalam visi yang terang. Oleh karena itu, fokuskan energi dan waktu untuk melakukan apa yang disukai, lalu berikan respon dengan sepenuh hati untuk menumbuhkannya. Berinvestasilah dalam satu visi yang jelas, dan berikan totalitas untuk tumbuh di dalam visi hidupmu.

Di sepanjang perjalanan menuju visi hidup, jangan pernah menjadi hakim yang suka menilai orang lain, jangan pernah menjadi orang yang mencela orang lain, jangan pernah berpikir negatif terhadap segala sesuatu yang tidak menguntungkan dirimu, jangan pernah memusuhi hal-hal yang dirimu tidak sukai, jangan pernah khawatir secara berlebihan, dan jangan sampai tidak punya jawaban untuk merespon realitas yang sedang dihadapi. Jadilah pemenang yang selalu bahagia bersama kemenangan hidupmu.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com