SPIRITUALITAS ADALAH KEKUATAN UNTUK KEHIDUPAN BAHAGIA

DJAJENDRA 20 NOV 2013

SPIRITUALITAS ADALAH KEKUATAN UNTUK KEHIDUPAN BAHAGIA

“Diri yang tercerahkan tidak akan mencari jawaban, menunggu jawaban, ataupun merasa perlu untuk memiliki jawaban. Sebab, diri yang tercerahkan selalu mendapatkan cahaya menuju arahnya, dan perlindungan dari penciptanya.”~ Djajendra

Kekuatan spiritual di dalam diri adalah cahaya penerang, yang menerangi perjalanan diri sejati untuk dapat melayani kehidupan dengan cinta dan ketulusan. Selain itu, kekuatan spiritual juga akan membersihkan pikiran dan emosi dari semua hal-hal negatif, sehingga diri benar-benar menjadi tercerahkan untuk mencapai kehidupan yang bahagia dan damai.

Ketika diri tidak mampu mengoptimalkan energi spiritualnya, maka kekacauan pikiran dan emosi akan membuat jiwa selalu mengembara di dalam energi negatif. Dampaknya, stres, depresi, dan berbagai perasaan negatif lainnya akan menjadi bagian dari perjalanan hidup diri.

Jiwa spiritual yang terlatih akan dengan mudah menjalani kehidupan sehari-hari di dalam cinta, peduli, kasih sayang, syukur, terima kasih, beruntung, serta sepenuh hati berkontribusi untuk kehidupan yang damai dan bahagia.

Mengingat spiritualitas adalah tentang jiwa yang tercerahkan di dalam semangat hidup menuju kebaikan, maka penguatan spiritualitas di dalam diri dimulai dengan mencintai energi positif kehidupan. Dalam hal ini, diri harus menghapus kekuatan ego, dan menggantinya dengan sifat rendah hati, lemah lembut, bijaksana, serta mampu menyinari kehidupan dengan cinta.

Pada tahap awal, diri harus melatih dan membiasakan dirinya untuk melihat indahnya kehidupan, juga melihat kehidupan dengan cinta dan rasa syukur. Selanjutnya, diri harus mampu merasakan energi cinta dari Tuhan, serta mampu memancarkan kebaikan dari jiwa sejati yang paling tulus dan ikhlas.

Kekuatan spiritual dihasilkan dari pengalaman hidup yang sangat pribadi, yang sangat dinamis dengan beragam pengalaman hidup, yang mendewasakan pola pikir dan emosi, serta mampu terhubung dengan kekuatan Tuhan. Kesadaran spiritualitas akan menghasilkan jiwa yang menyerah kepada Sang Penciptanya, tetapi tetap berjuang untuk menghasilkan kebaikan untuk kehidupan yang lebih luas.

Spiritualitas selalu ada diberbagai tradisi, budaya, dan keyakinan. Walau demikian, sejatinya, spiritualitas adalah urusan diri pribadi seseorang dengan Sang Penciptanya (Tuhan). Karena, spiritualitas dihasilkan dari ego diri yang tercerahkan oleh berbagai pengalaman hidup, sehingga diri menyerah pada Sang Pencipta dan memohon perlindungan darinya. Tetapi, diri tetap bersemangat tinggi dengan pola hidup yang lebih holistik untuk membangun hidupnya di jalan kebaikan.

Praktik spiritualitas mencakup afirmasi kata-kata positif, yang bertujuan mengisi pikiran bawah sadar dengan kekuatan baik agar diri selalu menjadi lebih holistik di semua aspek atau dimensi kehidupannya. Selain afirmasi, dapat juga dilakukan dengan doa dan meditasi.  

Agar kekuatan spiritualitas diri semakin konsisten; diperlukan disiplin untuk penguatan energi fisik, energi emosi, energi pikiran, dan energi jiwa. Dalam hal ini,  olah raga, pencerdasan emosi, pengendalian pikiran, dan mengharmoniskan jiwa dengan pikiran dan emosi, akan menjadi solusi yang tepat.

Spiritualitas diri akan memancarkan energi positif, saat kesehatan fisik dan kesehatan rohani, mampu menjadi pilar yang menjadikan jiwa sejati kuat dan unggul di dalam setiap situasi dan kondisi kehidupan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com