MELAYANI PELANGGAN YANG MARAH

DJ876“Pelayanan bukan untuk dihabiskan dengan masalah, tetapi untuk dihabiskan dengan solusi yang menguntungkan. Jadi, bila dalam pelayanan Anda ada masalah, maka jangan habiskan waktu hanya untuk dibuang percuma dalam masalah tersebut. Siapkan mental dan emosi untuk merubah masalah tersebut menjadi peluang, dan seterusnya menjadi solusi yang hebat.”~ Djajendra  

Ketika pelayanan Anda tidak memenuhi janji dan komitmen pelayanan, maka pelanggan akan mengeluh atau juga berpotensi marah, karena menganggap Anda tidak menepati janji layanan.

Saat pelanggan marah, Anda harus melayani dengan tenang, dan tidak terpancing emosi. Siapkan mental dan kepribadian positif, untuk menghadapi pelanggan yang sulit atau pelanggan pemarah. Jika Anda juga ikut balas memarahi pelanggan dan menantang dirinya, maka hal itu akan menjadi kebiasaan, yang merusak reputasi pelayanan Anda, termasuk merusak potensi untuk bisa mendapatkan lebih banyak pelanggan.

Siapkan diri dengan kompetensi sikap baik dan emosi cerdas, agar dapat menangani situasi buruk dengan pelanggan. Dan, pastikan Anda dapat meningkatkan hubungan positif, termasuk menciptakan peluang lebih jauh. Apapun situasinya, Anda harus menahan emosi, dan mau mendengarkan masalah atau keluhan pelanggan tersebut.

Gunakan sikap dan sifat baik untuk melancarkan semua permasalahan dengan pelanggan; temukan solusi atau pecahkan masalah pelanggan dengan bijak, dan pastikan bahwa Anda dapat memberikan rasa puas kepada pelanggan Anda.

Gunakan empati dan berikan toleransi untuk memperbaiki situasi. Berikan bantuan dengan totalitas untuk membuat pelanggan Anda bahagia. Jika pelanggan masih marah-marah, selesaikan semua keluhannya dengan bijak, dan buatlah dirinya merasa beruntung atau Anda untungkan dalam penyelesaiannya.

Jawablah marah pelanggan dengan senyum persahabatan, lalu sambut pelanggan tersebut dengan ramah tamah, dan bicarakan solusi terbaik untuk menyelesaikan marah tersebut.

Kendalikan situasi marah dengan sikap yang tenang dan profesional. Tetaplah pimpin situasi tersebut, jaga diri untuk tetap tenang, walaupun tekanan tersulit sedang diberikan oleh pelanggan marah tersebut. Jadilah pemenang dengan ketenangan dan solusi. Sikap tenang dan bersahabat Anda tersebut, akan meningkatkan kehormatan dan harga diri Anda.

Hadapi marah pelanggan dengan suara yang perlahan, tenang, tegas, dan bersahabat. Jadilah energi yang membantu menurunkan ketegangan. Pastikan bahwa pelanggan mampu menerima realitas, dan mau menurunkan emosi marahnya.

Bekerjalah untuk  menyelesaikan semua konflik dengan pelanggan. Lakukan negosiasi untuk meredakan marah pelanggan. Lalu, buatlah pelanggan itu bahagia bisa bertemu dan menyelesaikan masalahnya bersama Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Iklan