MENINGKATKAN KUALITAS KERJA DENGAN BUDAYA PERUSAHAAN YANG KUAT

Bekerja mematuhi budaya perusahaan berarti bekerja dengan nilai-nilai,cara berpikir,sikap, sistem,dan keyakinan yang terfokus pada visi perusahaan.

Budaya perusahaan yang kuat akan mengintegrasikan setiap individu, sehingga setiap individu tahu cara berhubungan satu sama lain dalam soliditas kerja bersama.

Menguasai budaya perusahaan akan menjadi awal yang baik untuk meningkatkan kualitas kerja.

Mulailah dengan menguasai aturan dan prosedur yang ada di perusahaan.

Yakinkan diri Anda bahwa Anda sudah sangat memahami maksud dan tujuan dari semua aturan dan prosedur tersebut.

Siapkan diri Anda untuk mematuhi budaya perusahaan dengan motivasi dan disiplin.

Kuasai nilai-nilai perusahaan Anda.

Pastikan bahwa Anda telah memahami makna dan maksud dari nilai-nilai perusahaan.

Kuasai keyakinan perusahaan Anda.

Keyakinan perusahaan muncul dari misi dan visi perusahaan, termasuk dari asumsi kepemimpinan melalui rencana bisnis.

Kuasai interaksi sosial di wilayah kerja Anda.

Saat Anda menguasai interaksi sosial di tempat kerja, Anda secara otomatis akan terhubung dengan siapa pun, dan mudah dalam melaksanakan tindakan-tindakan yang diperlukan. Karena, setiap orang akan membantu atau memperlancar pekerjaan Anda.

Salah satu sifat dari kebanyakan orang adalah mengeluhkan tentang budaya.

Ketika tidak mencapai tujuan, dan menemukan cara kerja dibawah standar, biasanya dengan sangat mudah orang akan menyalahkan budaya.

Padahal, budaya sangat tergantung kepada perilaku dan kompetensi.

Bila perilaku dan kompetensi masih labil, maka nilai-nilai dan tata kelola akan kehilangan kekuatannya. Dan Hal ini secara otomatis akan melemahkan budaya perusahaan.

Sikap untuk memperbaiki kualitas diri, dan kualitas dari kompetensi yang diperlukan dalam pencapaian tujuan, akan membantu memperkuat budaya perusahaan.

Jadi, tidaklah ada alasan untuk mengubah budaya saat moral, kompetensi, emosi, disiplin, dan cara kerja karyawan masih rendah.

Artinya, di sini bukanlah budaya yang menjadi masalah, tetapi orang-orang dengan kualitas yang rendahlah yang membuat budaya menjadi lemah.

Oleh karena itu, fokus perubahan haruslah terarah pada perbaikan individu, sehingga setiap individu dapat memperbaiki diri dan kualitas kompetensinya untuk memperkuat budaya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Iklan