MOTIVASI DAN KEBIJAKSANAAN HIDUP

Cinta tanpa empati menjadi bukan cinta; cinta tanpa toleransi menjadi bukan cinta; cinta tanpa komunikasi menjadi bukan cinta; cinta tanpa pujian dan penghargaan menjadi bukan cinta; cinta tanpa waktu untuk kebersamaan menjadi bukan cinta;cinta tanpa menerima keunikan dan perbedaan menjadi bukan cinta. Cinta tidak akan mampu menjadi kuat, bila dia berdiri sendiri sebatas nilai “CINTA”, dia harus dilengkapi dengan nilai-nilai yang lain, agar nilai cinta menjadi betul-betul seperti yang diinginkan oleh nilai cinta tersebut.~ Djajendra

Perasaan tidak tenang dan gelisah merupakan tanda bahwa Anda sedang tersesat di jalan yang tidak Anda sukai. Memang betul bahwa Anda tidak mungkin bisa mengendalikan semua peristiwa yang terjadi dalam hidup Anda. Tapi, Anda bisa memperkuat diri Anda dengan kesadaran, untuk melepaskan hal-hal yang memberatkan hidup Anda. Bila Anda sudah membuang atau melepaskan hal-hal yang memberatkan hidup Anda, maka beban Anda akan semakin ringan, dan Anda dengan mudah dapat menemukan jalan hidup pada arah yang sesuai tujuan hidup Anda. ~ Djajendra

Siapa yang tidak pernah berhadapan dengan waktu yang sulit? Setiap orang pasti harus berhadapan dengan waktu sulit, karena itu adalah bagian dari proses hidup.  Orang yang mampu menemukan peluang di waktu sulit, adalah dia yang memiliki tanggung jawab untuk hidup lebih baik. Ketenangan dan kedewasaan dalam waktu dan situasi sulit, akan menghadirkan kemenangan. Sikap yang mengedepankan kemenangan walau harus mengorbankan citra diri, akan menjadikan diri mampu keluar dan mengatasi waktu sulit. ~ Djajendra

Walau sudah jatuh berkali-kali dan belum juga menemukan sukses, itu bukanlah pertanda dirinya sudah gagal, tapi dirinya masih berproses untuk mewujudkan sukses. Ketika dia mengatakan bahwa orang lain telah menjadi penyebab kejatuhannya, itulah pertanda bahwa dia sudah gagal. ~ Djajendra

Ketika Anda mengatakan tidak adil, apakah Anda sudah adil? Ketika Anda merasa suka dihakimi orang lain, apakah Anda tidak pernah menghakimi orang lain? Hidup yang Anda berikan akan kembali kepada Anda dalam banyak wujud, tapi dalam nilai yang sama. Baik akan mengembalikan baik, buruk akan mengembalikan buruk, benar akan mengembalikan benar, salah akan mengembalikan salah. Hanya saja, semua yang kembali itu dalam banyak wujud, dan tidak persis sama seperti wujud yang Anda berikan. ~ Djajendra

Ketika Anda merasa paling benar, dunia akan mengucilkan Anda. Kebenaran adalah milik semua orang, milik setiap individu, milik setiap kehidupan. Jadi, saat Anda bilang bahwa Anda yang paling benar, tentu saja Anda akan ditertawai dunia, dan ditinggalkan dunia. ~ Djajendra

Ketika Anda tidak dilelahkan oleh realitas kehidupan; tidak dilelahkan oleh kerja keras yang secara rutin Anda lakukan; tidak dilelahkan oleh ambisi dan obsesi Anda; dan tidak dilelahkan oleh kejenuhan hidup Anda. Ketidaklelahan Anda itu, merupakan tanda bahwa Anda sedang berjalan menuju puncak kehidupan terbaik.~ Djajendra

Buat orang jujur, ketidakjujuran dalam hidup akan menghasilkan kemarahan dan kekecewaan. Orang jujur pasti ingin semua hal berjalan dengan jujur, benar, adil dan penuh tanggung jawab. Persoalannya, dalam hidup ini sangat banyak juga orang-orang yang siap melakukan ketidakadilan dan ketidakjujuran untuk mendapatkan keuntungan. Ketika orang jujur marah dan kecewa dengan ketidakjujuran, maka dia tidak akan bisa merdeka dari orang-orang tidak jujur. Karena, orang-orang tidak jujur tetap saja akan melakukan hal-hal tidak benar, dan orang jujur tetap saja akan terikat dengan mereka secara emosional, lalu hanya bisa marah dan kecewa, tidak lebih. Kecuali peradaban dan hukum memiliki integritas yang tinggi, untuk menjadikan semua orang jujur. ~ Djajendra

Cinta yang tulus bukanlah dasar untuk membuat sebuah hubungan harmonis. Komunikasi dengan pikiran positif juga tidak akan membuat sebuah hubungan itu harmonis. Hati yang ikhlas untuk menerima sebuah perbedaan, akan menjadi dasar untuk membuat sebuah hubungan itu harmonis. Hubungan yang harmonis tidak tercipta dari kehebatan komunikasi ataupun cinta, tapi dari keikhlasan hati untuk melayani orang lain dengan toleransi dan peduli. Toleransi selalu membutuhkan kesabaran, ketenangan, serta keluar dari perangkap benar dan salah. ~ Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Iklan