INTRAPRENEURSHIP MERUPAKAN MANAJEMEN STRATEGI DARI ENTREPRENEURSHIP

INTRAPRENEURSHIP MERUPAKAN MANAJEMEN STRATEGI DARI ENTREPRENEURSHIP

Video pelatihan djajendra: http://www.youtube.com/user/MrDjajendra

“Intrapreneur Adalah Orang Yang Diberi Pekerjaan Oleh Entrepreneur Dengan Remunerasi Dan Sumber Daya, Untuk Mengoptimalkan Mimpi Dan Potensinya, Buat Memenangkan Perusahaan Dari Perubahan Kompetisi Pasar.” ~ Djajendra

Istilah lain untuk Intrapreneur adalah Corporate Entrepreneur. Seorang Intrapreneur adalah seseorang Corporate Entrepreneur yang kaya akan ide, konsep, wawasan, dan gambaran akan sebuah produk, jasa, atau proses yang sifatnya baru. Dia adalah seorang inovator yang selalu memiliki perasaan atau intuisi terhadap sesuatu dari hasil kreatifitasnya.

Intrapreneurship dan Corporate Entrepreneurship adalah praktek kewirausahaan oleh karyawan dan pimpinan dalam suatu perusahaan. Mereka adalah para profesional dan bukan pemilik saham. Tetapi, mereka dipercaya dan dibiayai oleh pemilik saham perusahaan, untuk mendapatkan sebuah bisnis baru, atau menghidupkan kembali bisnis yang sudah ada dengan inovasi-inovasi terbaru  dalam rangka untuk menemukan dan memanfaatkan peluang baru, agar perusahaan bisa terus menang dalam kompetisi bisnis yang sangat cepat dengan berbagai perubahan.

Intrapreneur harus memiliki ambisi dan impian yang digunakan untuk mengejar atau menciptakan hal-hal baru dibidangnya. Dia harus menciptakan sebanyak mungkin inovatif melalui mimpi dan kreatifitas tanpa batas. Dia harus selalu bersikap proaktif dengan antusiasme dan gairah yang kuat, untuk bertindak menghasilkan maha karya dan nilai tambah yang terbaru. Dia harus menjadi pribadi dengan mental dan perilaku proaktifnya, untuk menemukan peluang baru, tanpa dibatasi oleh sumber daya dan potensi yang dia miliki atau kuasai saat ini. Dia adalah energi perubahan yang terus menerus berubah, untuk menemukan hal-hal terbaru, yang sebelumnya belum berwujud dalam realitas.

Intrapreneur adalah orang yang diberi pekerjaan oleh Entrepreneur dengan remunerasi. Oleh karena itu, tanggung jawab Entrepreneur terhadap perusahaanya mencakup semua aspek; sedangkan tanggung jawab Intrapreneur sebatas unit, produk, jasa, proses, atau sumber daya yang dia kembangkan. Seorang Entrepreneur adalah pemilik dan sekaligus operator perusahaan, yang berani mengambil risiko besar dari bisnis yang dia jalankan, dengan harapan mendapatkan keuntungan finansial dan manfaat nilai tambah lainnya. Jadi, seorang Intrapreneur memiliki risiko terbatas, dan seorang Entrepreneur memiliki risiko tidak terbatas.

Intrapreneurship merupakan manajemen strategi dari Entrepreneurship. Oleh sebab itu, fungsi Intrapreneurship harus dikelola dengan tata kelola terbaik untuk mendorong pertumbuhan perusahaan dari dalam. Perusahaan dengan konsep intrapreneurial efektif haruslah menciptakan lingkungan dan budaya perusahaan yang memungkinkan tumbuh berkembangnya semangat Intrapreneurship di dalam perusahaan.

Untuk penerapan konsep intrapreneurial yang efektif dalam perusahaan diperlukan kebijakan yang mengatur struktur formal untuk Intrapreneurship; diperlukan komitmen dan tanggung jawab dari karyawan dan pimpinan untuk mengkontribusikan cara kerja dan ide-ide buat menjaga kinerja dan daya saing perusahaan; diperlukan upaya nyata dari perusahaan untuk menciptakan tenaga kerja yang beragam kemampuan atau multi talenta; diperlukan integritas perusahaan untuk merancang jalur karir yang menarik dan kompetitif; dan juga menciptakan konsep insentif yang membuat pekerja selalu setia seumur hidup bersama perusahaan.

Kemauan dan kemampuan perusahaan untuk menyediakan dana buat pengembangan intrapreneur di dalam perusahaan, akan menjadikan perusahaan selalu memiliki para eksekutif senior dan junir untuk proyek-proyek prospektif. Dan juga, perusahaan berpotensi untuk mendapatkan peluang ataupun menjaga peluang-peluang yang sudah ada. Selanjutnya, perusahaan bisa terus unggul di tengah ladang persaingan yang sangat keras saat ini. Menjadikan setiap karyawan dan pimpinan sebagai seorang Intrapreneur akan membuat perusahaan jeli mengenali aneka peluang, risiko, dan memanfaatkannya secara benar untuk menjaga daya saing dan kinerja perusahaan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Iklan

MOTIVASI DAN INSPIRASI

MOTIVASI DAN INSPIRASI

“Being happy doesn’t mean that everything is perfect. It means you’ve decided to look beyond the imperfections.” ~Unknown

“Make your life a mission, not an intermission.” ~Arnold H. Glasgow

The person who says it cannot be done should not interrupt the person doing it. – Chinese Proverb

“Make your life a mission, not an intermission.” ~Arnold H. Glasgow

It’s the job of a manager not to light the fire of motivation, but to create an environment to let each person’s personal spark of motivation blaze. – Frederick Herzberg

“There are two primary choices in life: to accept conditions as they exist, or accept responsibility for changing them” ~Denis Waitley

“In violence, we forget who we are.” — Mary McCarthy

Dalam perbedaan dan keragaman selalu ada potensi konflik yang bisa memperburuk kehidupan. Para pemimpin harus memahami hal ini, dan wajib memiliki empati dan strategi untuk menanganinya. Potensi konflik tidak selalu berarti buruk, apalagi bila para pemimpin mampu mengidentifikasikannya, sehingga dapat diintegrasikan ke dalam visi keseluruhan untuk menciptakan kedamaian dan keamanan. Para pemimpin harus memiliki tanggung jawab untuk mengidentifikasi apakah konflik tersebut bersifat destruktif atau konstruktif. Bila konflik itu sifatnya destruktif, maka pemimpin perlu menyadari bahwa dia sedang berhadapan dengan orang-orang yang sedang menggunakan segala cara untuk membenarkan pikiran dan perilaku mereka terhadap pihak yang tidak mereka sukai. Di sini, pemimpin harus bersikap jujur terhadap akar persoalan, serta membicarakannya secara terbuka, lalu menggunakan komunikasi persuasi, serta menyebarkan kekuatan untuk menegakkan keadilan, dan menghentikan kekerasan dengan hukum yang adil. Bila konflik yang terjadi sifatnya konstruktif, maka pemimpin harus menjadi jembatan yang membangun perspektif dari wawasan yang lebih luas, untuk memanfaatkan potensi konflik konstruktif buat kekuatan bersama menuju perubahan yang lebih bermanfaat untuk semua pihak. ~ Djajendra

Kekerasan menggambarkan ketidakmampuan dan kekalahan. Kekerasan muncul karena ketidakmampuan untuk meyakinkan orang lain tentang apa yang dipikirkan dan diyakini. Kekerasan muncul karena ketidakmampuan untuk menjalankan kekuasaan dengan adil dan terbuka. Orang – orang menjadi akrab dengan kekerasan, karena mereka merasa tidak berdaya dan kehilangan akal untuk hidup damai. Kekerasan digunakan sebagai cara untuk membenarkan pikiran, keyakinan, dan kekuasaan sempit, tanpa memikirkan tentang kemanusiaan dan kedamaian. Kekerasan selalu akan ada selama hukum tidak berdiri untuk keadilan dan keharmonisan dalam keragaman. ~ Djajendra

Lihatlah keputusan Anda melalui mata hati orang-orang jujur yang ikhlas dan tulus melayani kehidupan mereka, agar Anda dapat membuat keputusan yang dapat melayani kehidupan Anda dengan jujur, tulus, dan ikhlas. ~ Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

“Keberanian Bukan Untuk Menghapus Rasa Takut, Tapi Untuk Membuat Rasa Takut Menjadi Hal Baik Sehingga Tidak Perlu Ditakuti Lagi.” ~ Djajendra

Kekerasan menggambarkan ketidakmampuan dan kekalahan. Kekerasan muncul karena ketidakmampuan untuk meyakinkan orang lain tentang apa yang dipikirkan dan diyakini. Kekerasan muncul karena ketidakmampuan untuk menjalankan kekuasaan dengan adil dan terbuka. Orang – orang menjadi akrab dengan kekerasan, karena mereka merasa tidak berdaya dan kehilangan akal untuk hidup damai. Kekerasan digunakan sebagai cara untuk membenarkan pikiran, keyakinan, dan kekuasaan sempit, tanpa memikirkan tentang kemanusiaan dan kedamaian. Kekerasan selalu akan ada selama hukum tidak berdiri untuk keadilan dan keharmonisan dalam keragaman. ~ Djajendra

“In violence, we forget who we are.” — Mary McCarthy

“Never use violence of any kind. Never threaten violence in any way. Never even think violent thoughts. Never argue because it attacks another’s opinion. Never criticize because it attacks another’s ego. And your success is guaranteed.” — Mohandas Gandhi

Lihatlah keputusan Anda melalui mata hati orang-orang jujur yang ikhlas dan tulus melayani kehidupan mereka, agar Anda dapat membuat keputusan yang dapat melayani kehidupan Anda dengan jujur, tulus, dan ikhlas. ~ Djajendra

Miliki gambaran besar tentang kehidupan yang Anda inginkan dari awal hingga akhir. Lalu, dari gambaran besar itu buatlah rencana-rencana kecil untuk membuat tindakan implementasi dalam semangat mewujudkan gambaran besar Anda. Pastikan Anda tidak berpikir terlalu sempit terhadap setiap proses implementasi rencana Anda. Pastikan Anda mendapatkan hasil akhir yang sempurna dari setiap ide Anda. Pastikan Anda terus memperluas jangkauan dengan berbagai alternatif untuk membuat gambaran besar Anda lebih sempurna dan lebih bermanfaat. Pastikan setiap keputusan Anda dapat mempengaruhi untuk hasil yang lebih baik. Jadilah pribadi yang terbuka untuk menyerap sebanyak mungkin pengetahuan dan potensi sukses dari luar diri Anda, dan wujudkan gambaran besar Anda menjadi sesuatu yang luar biasa. ~ Djajendra

Perubahan adalah sesuatu yang pasti, dan perubahan bisa berarah ke kutub positif, atau berarah ke kutub negatif. Bila perubahan berarah ke kutub positif, maka kesejahteraan dan kedamaian akan menjadi hal yang dapat dinikmati. Tetapi, bila perubahan berarah ke kutub negatif, maka kemiskinan dan kekecauan akan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.~ Djajendra

Keunikan Anda adalah keunggulan Anda. Miliki jati diri yang unik dan unggul dalam integritas pribadi Anda yang berperilaku etis. Jangan pernah mengorbankan keunikan Anda, karena keunikan Anda itu yang membedahkan Anda dengan yang lain. ~ Djajendra

“Keberanian bukan untuk menghapus rasa takut, tapi untuk membuat rasa takut menjadi hal baik sehingga tidak perlu ditakuti lagi.” ~ Djajendra

“Letting go gives us freedom, and freedom is the only condition for happiness.” ~Thich Nhat Hanh

“If there is a sin against life, it consists perhaps not so much in despairing of life, as in hoping for another life, and in eluding the implacable grandeur of this life.” — Albert Camus

“It began in mystery, and it will end in mystery, but what a savage and beautiful country lies in between.” — Diane Ackerman

“Recognize that life is what you get when you’re born … living is what you do with it.” — Jim Allen

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 28 AGUSTUS 2012

MOTIVASI DAN INSPIRASI 28 AGUSTUS 2012

Anda yang baik akal budinya pasti tidak akan pernah berpikir untuk membuat orang-orang di sekitar Anda sedih apalagi menangis. Anda akan menjadi rahmat untuk kehidupan orang-orang di sekitar Anda, dan juga rahmat bagi alam semesta yang indah ini. Anda pasti selalu sadar bahwa Anda diciptakan TUHAN ke bumi yang indah ini, untuk hidup dalam rasa syukur dan terima kasih, lalu melakukan kebaikan demi kebaikan, menjadi energi baik buat kedamaian dan kebahagiaan hidup, serta beremosi cerdas untuk menghormati keragaman ciptaan TUHAN yang tak bisa dihalangi oleh siapa pun, karena TUHAN adalah maha besar pencipta keragaman kehidupan. ~ Djajendra

Pikiran baik menumbuhkan emosional baik; emosional baik adalah awal untuk menjadi pribadi terhormat; pribadi terhormat selalu tak tergoyahkan jati dirinya atas celaan dan pujian, dan unggul untuk meraih hal-hal yang ingin dicapai dalam integritas pribadi yang etis. ~ Djajendra

Salah satu ciri yang paling penting dari seorang pemimpin adalah melakukan implementasi dari rencana-rencana dengan efektif. Jika pemimpin hanya terus berbicara tentang rencana, dan tidak mampu mengimplementasi janji dan rencana, berarti dia adalah pemimpin yang tidak bisa bekerja dengan efektif. Artinya, dia bukan seorang pemimpin, tapi seorang pembuat rencana yang hebat. ~ Djajendra

“Implementasi Adalah Proses Yang Berawal Dari Sebuah Studi Kelayakan, Lalu Melakukan Eksekusi Sesuai Perintah Dan Rencana, Berkemampuan Untuk Menjamin Ketaatan, Kepatuhan, Dan Beretika Dalam Setiap Tindakan. Termasuk, Berkemampuan Untuk Mempertemukan Cita-Cita, Harapan, Kemudahan, Kualitas, Gaya Hidup, Dan Standar Yang Lebih Baik.” ~ Djajendra

Kehidupan yang berkualitas muncul dari pelayanan dan kerendahan hati untuk membuat orang lain bahagia. Bila Anda hidup untuk membuat orang-orang bahagia dan merasa damai dengan Anda, maka Anda telah memiliki kualitas yang sangat tinggi untuk melayani kemanusiaan. ~ Djajendra

Berani keluar dari zona nyaman, berani bermimpi tanpa terbatas, bekerja keras mewujudkan impian menjadi kenyataan, cerdas untuk mengeksplorasi dan mendorong batas-batas kreatifitas diri, dan tidak pernah berhenti untuk melayani tujuan hidup dengan kerja yang terencana, adalah cara untuk membuat diri menjadi cemerlang selalu. ~ Djajendra

Jangan biarkan perasaan bersalah tumbuh dalam diri Anda, lupakan perasaan bersalah, dan segera ambil sikap untuk keluar dari zona rasa bersalah. Lalu, mulailah dengan pola hidup yang tidak berbuat salah, tapi selalu berbuat baik untuk diri sendiri dan orang lain. ~ Djajendra

“Eventually, meditation will make our mind calm, clear, and as concentrated as a laser which we can focus at will. This capacity of one-pointed attention is the essence of genius. When we have this mastery over attention in everything we do, we have a genius for life itself: unshakable security, clear judgment, and deep personal relationships.” — Eknath Easwaran

“The successful man is the average man, focused.” – Unknown

“Concentration is the ability to think about absolutely nothing when it is absolutely necessary.” — Ray Knight

“Everything flows and nothing abides, everything gives way and nothing stays fixed.” ~Heraclitus

“Whenever something negative happens to you, there is a deep lesson concealed within it.” ~Eckhart Tolle

“There is a huge amount of freedom that comes to you when you take nothing personally.” ~Don Miguel Ruiz

“Above all, be true to yourself, and if you cannot put your heart in it, take yourself out of it.” ~Unknown

“I was part of that strange race of people aptly described as spending their lives doing things they detest to make money they don’t want to buy things they don’t need to impress people they dislike.” — Emile Henry Gauvreau

“You make what seems a simple choice: choose a man or a job or a neighborhood — and what you have chosen is not a man or a job or a neighborhood, but a life.” — Jessamyn West

“Better to do something imperfectly than to do nothing flawlessly.” ~ Robert H. Schuller

“Your actions are your only true belongings.” ~ Allan Lokos

“Don’t worry about what the world needs. Ask what makes you come alive and do that, because what the world needs is people who have come alive.” ~ Howard Thurman

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MANAJEMEN IMPLEMENTASI

MANAJEMEN IMPLEMENTASI

Video pelatihan djajendra: http://www.youtube.com/user/MrDjajendra

“Implementasi Adalah Proses Yang Berawal Dari Sebuah Studi Kelayakan, Lalu Melakukan Eksekusi Sesuai Perintah Dan Rencana, Berkemampuan Untuk Menjamin Ketaatan, Kepatuhan, Dan Beretika Dalam Setiap Tindakan. Termasuk, Berkemampuan Untuk Mempertemukan Cita-Cita, Harapan, Kemudahan, Kualitas, Gaya Hidup, Dan Standar Yang Lebih Baik.” ~ Djajendra

Implementasi adalah proses mewujudkan rencana. Manajemen implementasi adalah tata kelola dan kepemimpinan yang bertindak dengan ide, rencana, metode, desain, prinsip, etika, dan motivasi untuk melakukan dalam upaya mewujudkan tujuan. Oleh karena itu, implementasi adalah sebuah proses tindakan yang harus konsisten dan patuh pada rencana awal yang sudah sangat terkalkulasi risiko dan manfaatnya. Jadi, manajemen implementasi mencakup semua proses keterlibatan dan keterhubungan pihak-pihak terkait, teknologi, pengetahuan, keterampilan, sistem, prosedur, tata kelola, kepemimpinan, etika dan integritas pribadi, dari awal hingga akhir untuk mendapatkan sebuah harapan baru sesuai tujuan dalam lingkungannya, termasuk keberanian untuk membuat perubahan yang diperlukan sesuai risiko dan tantangan.

Manajemen implementasi merupakan kelanjutan dari manajemen perubahan. Sebelum bertindak ke manajemen implementasi, ada baiknya mental dan pengetahuan orang-orang dipersiapkan dengan sempurna, agar setiap proses perubahan dapat diterapkan dalam antusiasme yang tinggi, tertib, terkontrol, sistematis, penuh disiplin, dan saling bertanggung jawab untuk melakukan perubahan yang diinginkan. Termasuk, perlu disiapkan strategi implementasi, agar dapat mengelola sumber daya manusia dan pemangku kepentingan yang terlibat dalam proses implementasi tersebut. Dan juga, kepemimpinan yang fokus pada efisiensi dan efektifitas, terutama dalam operasional dari setiap titik proses implementasi yang detail. Proses implementasi membutuhkan motivasi, koordinasi, dan kolaborasi yang sangat kuat dan solid. Oleh karena itu, keterampilan kepemimpinan yang unggul akan menjadi penentu dari kualitas akhir implementasi.

Proses implementasi akan menciptakan masa transisi atau perubahan dari yang lama ke yang baru. Di sini, diperlukan sebuah kemampuan adaptif dan persiapan untuk menggunakan cara atau sistem baru. Periode migrasi dari sistem yang ada ke sistem yang baru sangat berpotensi menghadapi resistensi terhadap perubahan. Sebab, kebiasaan lama biasanya sudah menguasai pikiran alam bawah sadar. Oleh karena itu, potensi sabotase terhadap perubahan mungkin terjadi tanpa disengaja atau tanpa sadar, dan hal ini sangat menentukan keberhasilan sebuah proses implementasi.

Konsistensi proses implementasi sangat tergantung dari proyeksi yang direncanakan. Kepemimpinan dalam proses implementasi ini harus patuh pada proyeksi awal, dan harus siap dengan mental pejuang untuk menghadapi kesulitan dan tantangan saat menggunakan proyeksi tersebut. Penguatan interaksi dengan sistem, data, laporan dan pertanyaan tidak boleh diabaikan, dan sebaiknya dipersiapkan sebuah buku manual untuk digunakan sebagai pedoman dalam melaksanakan implementasi dengan berkualitas.

Sebelum memulai pelaksanaan proses implementasi diperlukan kekuatan pendorong, dan Anda harus berpikir kreatif untuk menentukan kekuatan pendorong, termasuk kekuatan untuk mengatasi hambatan yang muncul dari realitas di setiap titik implementasi. Pastikan Anda merumuskan strategi untuk mengatasi berbagai risiko dan hambatan di sepanjang proses implementasi. Jangan terburu-buru langsung terjun ke dalam implementasi tanpa analisis dan pengetahuan yang tepat. Sebab, hal ini berpotensi membuat Anda mengalami terlalu banyak kesulitan dan hambatan, akibatnya Anda akan kehilangan rasa percaya diri dan bisa frustasi, lalu kehilangan arah dan tidak tahu cara untuk mengimplementasi dengan efektif.

Pastikan dalam situasi apa pun, Anda dapat mengendalikan kekuatan pendorong dan kekuatan menahan yang mempengaruhi implementasi. Kemudian, siapkan orang-orang yang ahli dibidangnya masing-masing, lalu jadikan mereka pasukan unggul dengan kekuatan-kekuatan yang memfasilitasi pelaksanaan implementasi. Jangan biarkan ada pihak yang menahan atau menghambat proses implementasi. Bila ada kepentingan yang mencoba menghambat atau menahan proses implementasi, maka segeralah bersikap dengan tegas dan berani, kemudian ciptakan keyakinan dan ubah kekuatan menahan menjadi kekuatan penggerak.

Setiap tindakan dalam implementasi haruslah mencapai keberhasilan sesuai target, waktu, anggaran, kualitas, dan harapan. Artinya, implementasi harus memberi keberhasilan dan manfaat seperti yang disampaikan atau dijelaskan dalam studi kelayakan. Jadi, pengembangan praktek kerja harus bertujuan untuk memenuhi apa saja yang ditargetkan oleh studi kelayakan.

Implementasi adalah fase antara keputusan dan realisasinya. Oleh karena itu, implementasi harus dapat ditempatkan dalam sebuah rangkaian, di mana interaksi secara terus-menerus harus terjadi, antara pemilik ide, pembuat konsep, para ahli untuk realisasi ide, dan orang-orang yang bertindak di setiap titik proses implementasi. Jadi, pihak yang mencari tujuan akhir harus mendapatkan hak mereka dengan sebuah akhir implementasi yang sempurna dan berkualitas.

Pelaksanaan implementasi yang efektif  haruslah mengatasi kesenjangan antara niat dan janji, prestasi dan kinerja, aspirasi, resep dan realitas. Implementasi terdiri dari kemampuan untuk mencapai tujuan tertentu dengan cara yang dipilih. Implementasi harus menjadi proses yang interaktif dan dinamis, serta dibangun dari fondasi hubungan yang solid dalam rantai hubungan yang saling menghubungkan dengan maksud dan tujuan, dengan impian dan harapan, dengan cita-cita dan perjuangan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

“If it’s not fun, you’re not doing it right.” ~Bob Basso

Motivational Quotes

“If it’s not fun, you’re not doing it right.” ~Bob Basso

“What you resist persists. And only what you look at, and own, can disappear. You make it disappear by simply changing your mind about it.”– Neale Donald Walsch

“We are all faced with a series of great opportunities brilliantly disguised as impossible situations.” ~Charles R. Swindoll

“The idea that men are created free and equal is both true and misleading: men are created different; they lose their social freedom and their individual autonomy in seeking to become like each other.” — David Riesman

“The reasonable person adapts himself to the world, while the unreasonable one persists in trying to adapt the world to himself.” –George Bernard Shaw

“If you expect the best, you will be the best. Learn to use one of the most powerful laws in this world; change your mental habits to belief instead of disbelief. Learn to expect, not to doubt. In so doing, you bring everything into the realm of possibility.” — Dr. Norman Vincent Peale

“To get something you never had, you have to do something you never did.” ~Unknown

“The time to relax is when you don’t have time for it.” ~Sydney J. Harris

“A little knowledge that acts is worth infinitely more than much knowledge that is idle.” ~Kahlil Gibran

“When you fight something, you’re tied to it forever. As long as you’re fighting it, you’re giving it power.”– Anthony de Mello

“In the practice of tolerance, one’s enemy is the best teacher.” ~ Dalai Lama

“Love is the only force capable of transforming an enemy into a friend.” ~ Martin Luther King, Jr

“You make what seems a simple choice: choose a man or a job or a neighborhood — and what you have chosen is not a man or a job or a neighborhood, but a life.” — Jessamyn West

“Choice is destiny’s soul mate.” — Sarah Ban Breathnach

“I was part of that strange race of people aptly described as spending their lives doing things they detest to make money they don’t want to buy things they don’t need to impress people they dislike.” — Emile Henry Gauvreau

“Everything flows and nothing abides, everything gives way and nothing stays fixed.” ~Heraclitus

“Whenever something negative happens to you, there is a deep lesson concealed within it.” ~Eckhart Tolle

“There is a huge amount of freedom that comes to you when you take nothing personally.” ~Don Miguel Ruiz

“Above all, be true to yourself, and if you cannot put your heart in it, take yourself out of it.” ~Unknown

Di setiap akhir, ada awal yang baru. Bila Anda tidak percaya diri, maka awal baru akan terlihat samar-samar dalam keraguan hati. Tetapi, bila Anda mempersiapkan diri dengan pengetahuan dan keterampilan, maka awal baru akan membuat Anda sangat percaya diri. Diri Anda yang dipersiapkan dengan serius untuk sebuah awal baru, akan memiliki semangat juang, dan kemampuan untuk segera mengucapkan selamat tinggal kepada akhir yang harus Anda tinggalkan. ~ Djajendra

Salah satu ciri yang paling penting dari seorang pemimpin adalah melakukan implementasi dari rencana-rencana dengan efektif. Jika pemimpin hanya terus berbicara tentang rencana, dan tidak mampu mengimplementasi janji dan rencana, berarti dia adalah pemimpin yang tidak bisa bekerja dengan efektif. Artinya, dia bukan seorang pemimpin, tapi seorang pembuat rencana yang hebat. ~ Djajendra

Jangan biarkan perasaan bersalah tumbuh dalam diri Anda, lupakan perasaan bersalah, dan segera ambil sikap untuk keluar dari zona rasa bersalah. Lalu, mulailah dengan pola hidup yang tidak berbuat salah, tapi selalu berbuat baik untuk diri sendiri dan orang lain. ~ Djajendra

Ketika tetangga Anda menjadi cerminan kehidupan Anda, dan Anda selalu ingin melakukan persis seperti tetangga Anda, dan selalu ingin memiliki seperti tetangga Anda; maka tetangga Anda telah menjadi satu-satunya aturan yang masuk akal untuk hidup Anda. Lindungi diri Anda dari pengaruh pesona tetangga Anda, dan ciptakan wilayah kehidupan Anda sendiri, jangan menciptakan hidup Anda dari bayang-bayang tetangga Anda. ~ Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PEGAWAI JUJUR

PEGAWAI JUJUR

Seorang pegawai senior di sebuah kantor berwenang untuk menyetujui pengeluaran anggaran belanja.

Pagi ini dia kedatangan tamu sesuai dengan janji yang dibuat satu minggu yang lalu.

Tamu tersebut sangat sopan, tutur katanya sangat membujuk, dia meminta pegawai senior tersebut, untuk menyetujui proposalnya. Dia juga mengiming-iming pegawai senior tersebut dengan hal-hal yang menggoda orang jujur untuk menjadi tidak jujur.

Pegawai senior itu hanya tersenyum dan mengabaikannya, tapi tamu itu terus merayu dengan kata-kata yang sangat mempengaruhi. Ketika pegawai senior itu mulai memperlihatkan sikap tidak senang kepada tamu tersebut, tamu itu mulai menyebut beberapa nama orang-orang penting yang dapat membantu menaikan karir si pegawai senior tersebut.

Pegawai senior itu menjadi kesal dan mulai marah-marah kepada tamu tersebut. Dia berkata kepada tamunya itu, “Saya hanya akan mengikuti aturan dan peraturan, dan bila tawaran Anda sesuai dengan rencana kami, maka kami pasti akan memberikan pekerjaan ini kepada Anda. Jadi, jangan merayu saya dengan hal-hal yang tidak saya suka.”

“Saya ingin membalas jasa baik Anda, dan saya merasa Anda luar biasa. Oleh karena itu, saya ingin membicarakan kepada orang-orang yang saya sebut tadi, agar jabatan dan pangkat Anda segera dinaikan ke level yang lebih tinggi,” jawab tamu tersebut.

“Naik jabatan dan pangkat ke level yang lebih tinggi? Apa gunanya jabatan dan pangkat, bila saya tidak beretika dan miskin integritas? Di sini, di kantor kami, “kata pegawai senior itu, kami memiliki sistem, prosedur, aturan, etika, budaya, kehormatan, harga diri, komitmen, dan sumpah untuk tidak merugikan stakeholder yang manapun.”

“Tidak, saya tidak ingin Anda salah paham,” kata si tamu, “Saya tidak bermaksud menyogok Anda. Anda harus berhenti berpersepsi dan berpikir bahwa saya mau menyogok Anda untuk mendapatkan proyek ini. Tidakkah Anda tahu menyogok itu adalah korupsi, dan korupsi sangat berbahaya, karena menciptakan ekonomi biaya tinggi, dan akhirnya membuat kita semua tidak memiliki daya saing bisnis dan ekonomi yang kuat? Dan dalam hal apapun saya tidak ingin menyogok Anda, saya hanya ingin balas budi atas sikap baik Anda kepada saya. Saya pasti tidak enak hati kalau tidak bisa balas budi kepada Anda.”

“Balas budi kepada saya?” Pegawai senior itu tersenyum dan menunjukkan fakta integritas yang dia bingkai dengan cantik, lalu meletakkannya di atas meja kerja, mengatakan kepada tamu, “Ini, lihat apa isi fakta integritas yang saya tanda tangani. Saya bertugas, bekerja, bertanggung jawab, berkarya, mengabdi, dan berkontribusi atas dasar sumpah saya untuk patuh pada fakta integritas ini.”

Tamu itu diam dan dengan sangat santun berkata, “Apa saya ini sudah bodoh? Saya  sangat tahu bahwa fakta integritas yang Anda buat itu adalah komitmen dan sumpah Anda untuk bersikap etis dalam integritas pribadi terjujur Anda. Saya hanya menawarkan masa depan untuk Anda, dan tidak bermaksud untuk membuat Anda menjadi koruptor yang hina.”

Pegawai senior itu tersenyum lagi. Dia berkata kepada tamunya, “Saya berterima kasih, karena Anda tidak ingin menjebak saya menjadi koruptor hina. Saya berjanji bila apa yang Anda tawarkan kepada kami itu terbaik menurut hasil evaluasi kami, maka kami pasti meminta Anda untuk mengerjakannya. Dan, Anda tidak perlu merasa berutang budi kepada saya atau kami di sini, karena kamilah yang harus berterima kasih kepada Anda yang mampu membantu kami menjalankan program kerja kami dengan sempurna, dan tentu saja, tidak setengah-setengah, tapi total dan betul-betul berkualitas tinggi.”

Pegawai senior itu melihat tamunya mulai bingung. Sepertinya,  tamu itu tidak begitu senang, dan wajahnya kelihatan marah yang ditahan. Lalu, tamu itu pamit dan pulang bersama keraguan.

Djajendra