PELATIHAN THE BEST HABITS of EXCELLENT LEADERS PROGRAM 1 HARI 9 JAM 5 SESI

PELATIHAN KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI: THE BEST HABITS of EXCELLENT LEADERS

JUDUL: THE BEST HABITS of EXCELLENT LEADERS

PROGRAM 1 HARI 9 JAM 5 SESI

Kesehatan sebuah organisasi sangat tergantung kepada kesehatan mental dari para pemimpin dan pegawainya. Jika para pemimpin dan pegawai mampu memimpin kualitas diri sendiri dengan kebiasaan-kebiasaan kerja yang positif, seperti: bekerja dengan produktif, bekerja dengan loyalitas dan integritas, berpikir positif, bekerja dengan emosi baik, dan bertindak dengan cara-cara profesional yang beretika, maka organisasi pasti akan berada pada tingkat kesehatan yang prima.

DESKRIPSI

Siapa pun Anda dan apa pun posisi Anda saat ini, Anda adalah seorang pemimpin yang harus mampu memunculkan energi kepemimpinan positif dari dalam diri Anda. Pelatihan kepemimpinan dan motivasi dengan judul The Best Habits of Excellent Leaders dirancang untuk setiap orang tanpa pilih-pilih apa posisi atau jabatan mereka saat ini di tempat kerja. Selama tiga tahun ini kami telah menganjurkan kepada organisasi atau perusahaan peserta pelatihan The Best Habits of Excellent Leaders  untuk mengikut sertakan setiap karyawan dari level manapun dan peserta kami selalu merupakan kombinasi dari mulai office boy, satpam, staf  biasa, manajer muda, manajer, direksi, dan komisaris. Anda mungkin akan bertanya, apakah mungkin materi The Best Habist Of Excellent Leaders mampu diserap oleh level office boy, satpam, dan staf level rendah? Jawaban kami adalah pasti bisa, sebab materi yang dibahas ini adalah tentang kebiasaan-kebiasaan luar biasa untuk bisa memimpin diri sendiri dalam memberikan kontribusi dan dedikasi kepada perusahaan atau organisasi. Bahasa pelatihan kami adalah bahasa dasar yang sangat sederhana, sehingga siapa pun dapat memahaminya melalui cara berpikir sederhana. Melalui pelatihan ini kami akan membangun sebuah lingkungan kerja dengan nilai-nilai positif untuk menciptakan kebiasaan-kebiasaan kerja yang luar biasa.

KONSEP DASAR

Secara garis besar, pelatihan The Best Habits Of  Excellent Leaders   berangkat dari sebuah konsep dasar untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan dan motivasi para peserta. Selanjutnya, konsep dasar ini akan terfokus kepada pengembangan mind set peserta untuk mampu menjaga dan merawat jiwa, raga, dan pikiran mereka agar mereka menjadi pribadi-pribadi yang efektif, unggul, dan berkinerja optimal di pekerjaan mereka.

TUJUAN PELATIHAN

Tujuan pelatihan adalah untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan peserta terhadap diri sendiri dan terhadap semua aspek kerja mereka.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta akan belajar untuk memanfaatkan kekuatan kepemimpinan diri sendiri dalam memberikan kontribusi dan dedikasi kepada perusahaan tempat dia bekerja.
  2. Peserta akan belajar cara memberikan perhatian kepada tugas dan tanggung jawab, serta memiliki kebiasaan untuk mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang membantu pekerjaannya.
  3. Peserta akan belajar cara memanfaatkan emosi baik untuk menciptakan lingkungan kerja yang berkualitas. Menjaga diri dan perilaku berdasarkan emosi yang cerdas akan menghindarkan diri dalam konflik yang merugikan kinerja setiap orang.
  4. Peserta akan belajar cara membuat diri selalu bergairah bersama pekerjaan, serta menyukai tugas dan tanggung jawab, dan selalu siap memberikan yang terbaik.
  5. Peserta akan belajar cara berkomunikasi secara efektif dan selalu mendengarkan petunjuk atau masukkan dari pihak lain.
  6. Peserta akan belajar cara membantu membangun kepercayaan dan menciptakan motivasi untuk cara-cara kerja yang berkualitas.
  7. Peserta akan belajar cara memberikan bantuan layanan sesuai kebutuhan untuk hubungan kerja yang sukses.
  8. Peserta akan belajar cara memperbarui kualitas diri, dan selalu menjaga keterampilan untuk memberikan kualitas kerja terbaik.
  9. Peserta akan belajar untuk menjadikan diri beretika, berintegritas, dan loyal kepada perusahaan.
  10. Peserta akan mendapatkan tips dan trik untuk menuju hidup yang diperkaya dengan nilai-nilai positif.
  11. Peserta dapat mendiskusikan persoalan dan tantangan kerja, untuk mendapatkan inspirasi dan motivasi dari pembicara

METODE PELATIHAN

Presentasi, tanya jawab, latihan,  role play, studi kasus, diskusi, Ice Breaker.

MATERI

PK.08.30-10.00 WIB. SESI 1 SELF LEADERSHIP

Self Leadership merupakan pengembangan kompetensi kepemimpinan dari sisi internal diri; belajar tentang penguasaan pribadi; menciptakan sikap kepemimpinan diri sendiri yang kuat; dan keterampilan dasar untuk pengelolaan kepemimpinan yang efektif.  

Pk.10.00 – 10.15 wib. Coffee Break

PK. 10.15 – 12.00 WIB. SESI 2: BEKERJA CERDAS DAN HIDUP BAHAGIA

Peserta akan belajar cara memiliki kebiasaan-kebiasaan etos kerja unggul untuk kualitas kerja terbaik; memiliki kebiasaan-kebiasaan untuk menjadi pribadi yang efektif dan bahagia, serta mampu bekerja dan menjalani kehidupan kantor pada level yang ideal.

Pk.12.00 – 13.00 wib. Lunch Break

PK.13.00 – 14.30 WIB. SESI 3: ETIKA, INTEGRITAS, DAN LOYALITAS

Peserta akan belajar untuk memimpin diri sendiri dan secara proaktif memiliki perilaku berintegritas, serta selalu bekerja dengan etika, mampu menjaga reputasi dan loyalitas diri di tempat kerja.

Pk.14.30 – 14.15 wib. Coffee Break

PK. 14.15 – 15.30 WIB.  SESI 4: MOTIVASI – UNTUK MERAIH SUKSES, ANDA HARUS  JADI YANG TERBAIK

Peserta akan belajar cara memotivasi diri sendiri agar selalu mampu menjadi pribadi terbaik yang berkualitas tinggi. Peserta akan memahami manfaat motivasi diri untuk  mengoptimalkan semua kekuatan potensi diri. Lalu, melatih semua kekuatan tersebut untuk direalisasikan dalam wujud prestasi dan kinerja yang hebat.

PK. 15.30 – 17.10 WIB.  SESI 5: KECERDASAN EMOSIONAL

Peserta akan belajar untuk mengetahui emosi diri sendiri, mengelola emosi diri sendiri,  mengenali emosi orang lain, dan menjalankan hubungan positif dengan stakeholder melalui kebiasaan-kebiasaan positif.

INGIN MENGUNDANG DJAJENDRA?

Hubungi: http://djajendra-motivator.com

Email: training@djajendra-motivator.com

Phone: 021 32849777 – 021 32168111
Mobile phone : 08128777083 

Iklan

MOTIVASI

Harapan yang berlebihan akan membuat diri terobsesi. Bila diri sudah sangat terobsesi dengan harapan yang dijanjikan, maka saat harapan itu kandas, diri akan sangat menderita. Pastikan setiap harapan tidak membuat diri Anda menjadi sangat berharap.~ Djajendra

Hidup itu petualangan untuk mencari jawaban atas setiap proses hidup. Dan, setiap langkah dari perjalanan hidup akan mengajarkan banyak pelajaran penting untuk memahami hidup.~ Djajendra

Kisah perjalanan hidup selalu sangat beragam, ada yang  mengasyikkan, melelahkan, mendebarkan, dan kadang membingungkan. Tapi, bagi Anda yang dapat menghilangkan rasa takut, selalu bersikap sabar, berperilaku tenang, selalu berhati-hati, dan selalu berpikir positif; maka semua itu tidak akan berhenti sebatas kejadian, akan menjadi pelajaran yang mengajarkan cara untuk mendapatkan keberhasilan. ~ Djajendra

PERUBAHAAN, KESADARAN, DAN BUDAYA ORGANISASI

PERUBAHAAN, KESADARAN, DAN BUDAYA ORGANISASI

Bila perubahan menimbulkan rasa ketidakberdayaan dan stres, sebaiknya Anda tunda dulu perubahan itu, dan bila Anda sudah benar-benar sadar bahwa perubahan itu membawa manfaat untuk Anda, barulah bertindak untuk berubah.~ Djajendra

Perusahaan harus mempersiapkan lingkungan kerja yang unggul terhadap pelayanan, negosiasi, mengatasi konflik, komunikasi positif, kecerdasan emosional, manajemen stres, bekerja dalam keragaman, kolaborasi, dan terampil menjalankan setiap proses kerja untuk mencapai kinerja dari visi dan masa depan.~ Djajendra

Anda tidak bisa mengubah masa lalu, tapi bisa bereaksi positif terhadap masa lalu, dan membuat masa lalu menjadi pengalaman yang menguntungkan masa depan Anda.~ Djajendra

Ketika Anda mengasihi tanpa syarat dan melayani dengan tulus – ikhlas, maka Anda akan menyerap semakin banyak kebahagiaan dari sikap dan perilaku positif Anda.~ Djajendra

“Ketika saya mulai (Pada Cisco pada tahun 1995), saya melihat pekerjaan saya sebagai tiga bidang utama: visi dan strategi perusahaan, pengembangan dan perekrutan tim untuk mengimplementasikan visi dan strategi, dan kebutuhan untuk berkomunikasi semua hal di atas. Dalam waktu empat atau lima tahun saya menyadari ada sesuatu yang banyak dari kita tidak mengerti ketika kita mengambil peran kepemimpinan: yaitu, BUDAYA. Perusahaan besar memiliki budaya yang sangat kuat dan besar. Sebagian besar peran kepemimpinan adalah untuk mendorong budaya perusahaan dan untuk memperkuatnya.” ~ John Chambers: CEO of Cisco Systems (June 2010 interview)

Bila Anda membiasakan diri untuk selalu menjadi kreatif, maka setiap pekerjaan Anda berpotensi menghasilkan sesuatu yang lebih unggul.~ Djajendra

Ketika Kesabaran Diri Terbatas, Diri Akan Mengalami Berbagai Perasaan Negatif Yang Merugikan Diri Sendiri.~ Djajendra

Ketika berbagai peristiwa dalam hidup menjadi tidak terelakkan, maka diperlukan sikap yang jelas untuk memahami hal-hal yang tak terelakkan tersebut. Tidak ada orang yang bisa mengubah hal-hal yang tak terelakkan. Satu-satunya hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal-hal yang tak terelakkan adalah memiliki sikap dan perilaku positif dengan tanggung jawab. ~ Djajendra

Sering sekali dalam hidup ada orang-orang yang memelihara mentalitas “korban”. Mereka selalu merasa menjadi korban dari keadaan, menjadi korban dari sikap orang lain, menjadi korban dari realitas dan fakta hidup, menjadi korban dari sebuah hubungan. Semua ini berawal dari sikap yang suka memelihara rasa khawatir terhadap fakta dan imajinasi. ~ Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

John Chambers…. CORPORATE CULTURE

“Ketika saya mulai (Pada Cisco pada tahun 1995), saya melihat pekerjaan saya sebagai tiga bidang utama: visi dan strategi perusahaan, pengembangan dan perekrutan tim untuk mengimplementasikan visi dan strategi, dan kebutuhan untuk berkomunikasi semua hal di atas. Dalam waktu empat atau lima tahun saya menyadari ada sesuatu yang banyak dari kita tidak mengerti ketika kita mengambil peran kepemimpinan: yaitu, BUDAYA. Perusahaan besar memiliki budaya yang sangat kuat dan besar. Sebagian besar peran kepemimpinan adalah untuk mendorong budaya perusahaan dan untuk memperkuatnya.” ~ John Chambers: CEO of Cisco Systems (June 2010 interview)

SUKSES MENINGGALKAN JEJAK UNTUK DIIKUTI

SUKSES MENINGGALKAN JEJAK UNTUK DIIKUTI

“Sukses Adalah Pencapaian Tertinggi Dari Sebuah Misi Yang Diperjuangkan Melalui Strategi Dan Taktik Yang Cerdas.” ~ Djajendra

Setiap orang yang mencapai sukses selalu meninggalkan jejak suksesnya untuk dapat diikuti oleh orang lain. Banyak sekali orang-orang sukses yang menceritakan kisah perjalanan sukses mereka kepada orang banyak, apakah melalui buku, tulisan, seminar, ataupun melalui media lainnya. Oleh karena itu, untuk mengikuti jejak sukses tidaklah sulit, sebab sangat banyak contoh dan pengetahuan yang tersedia di sekitar diri kita masing-masing tentang kisah sukses.

Rahasia sukses selalu tersedia di dalam nilai dan prinsip hidup dari orang-orang yang mencapai keberhasilan terbesar. Oleh karena itu, ketika Anda mulai mencari rahasia sukses, maka lihatlah di sekitar lingkungan kehidupan Anda, temukan orang-orang sukses di sekitar Anda, lalu pelajari prinsip-prinsip dan nilai-nilai kehidupan yang mereka gunakan untuk mengantar diri mereka ke puncak sukses.

Pencapaian sukses merupakan sebuah proses untuk menuju visi dengan cara menciptakan tujuan jangka pendek, jangka menengah, jangka panjang, dan di setiap tujuan tersebut harus ada misi yang sangat kuat untuk dapat diperjuangkan dengan total dan sepenuh hati.

Jika Anda ingin menjadi sukses dalam pekerjaan dan kehidupan, maka jadilah pembelajar yang jujur dan rendah hati, untuk mempelajari dan mengakui kebesaran dan kesuksesan orang lain. Bila Anda rendah hati dan mengagumi orang-orang sukses di bidang kehidupan yang selaras dengan yang sedang Anda tekuni, maka energi positif dari orang-orang sukses itu akan menjadi energi yang memberikan motivasi dan dorongan untuk pencapaian sukses Anda.

Orang-orang sukses selalu memiliki kualitas untuk memanfaatkan dan mengoptimalkan semua potensi di sekitar diri mereka secara kreatif. Mereka bekerja dan bertindak dengan sangat terorganisir untuk mencapai tujuan mereka. Mereka menggunakan waktu mereka dengan sangat efektif dan produkitf. Mereka hidup sangat terfokus kepada bidang pekerjaan atau usaha yang mereka tekuni di sepanjang hari mereka.Mereka sangat tulus dan ikhlas untuk memanfaatkan seluruh waktu dan energi mereka, untuk menjadi lebih produktif dan lebih terfokus pada tujuan mereka .

Sukses membutuhkan orang-orang yang berperforma tinggi, yang mampu mengelola semua sumber daya secara efektif dan efisien. Dan juga, memiliki keterampilan atau kompetensi untuk melakukan semua hal secara benar, sesuai dengan rencana dan strategi yang ditetapkan.

Orang-orang sukses tidak akan pernah berhenti untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas dari hasil kerja mereka. Mereka akan terus berpikir dan bertindak untuk menghasilkan kontribusi terbaik buat pencapaian tujuan mereka. Mereka bekerja tidak sekedar dengan motivasi untuk mendapatkan lebih banyak uang, tapi oleh motivasi untuk mencapai prestasi dan kinerja terbaik dari setiap proses dan hasil akhir pekerjaan yang dilakukan.

Orang-orang sukses sangat tekun untuk mengembangkan rencana, dan selalu bertindak inovatif terhadap semua impian, serta selalu menghemat banyak hal untuk mendapatkan banyak hasil terbaik sesuai impian mereka. Mereka juga sangat cerdas untuk memutuskan apa hal yang paling penting untuk dilakukan sekarang, dan apa yang harus dilakukan kemudian.

Sukses selalu meninggalkan jejak untuk orang-orang yang tertarik mempelajari sukses untuk dijadikan fondasi buat pencapaian sukses pribadinya. Siapkan diri Anda untuk menjadi pembelajar dari sekitar diri Anda, lalu mulailah langkah Anda untuk menuju sukses yang Anda impikan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

SELF-AWARENESS AND MOTIVATION

SELFAWARENESS AND MOTIVATION

Ketika berbagai peristiwa dalam hidup menjadi tidak terelakkan, maka diperlukan sikap yang jelas untuk memahami hal-hal yang tak terelakkan tersebut. Tidak ada orang yang bisa mengubah hal-hal yang tak terelakkan. Satu-satunya hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal-hal yang tak terelakkan adalah memiliki sikap dan perilaku positif dengan tanggung jawab. ~ Djajendra

Sering sekali dalam hidup ada orang-orang yang memelihara mentalitas “korban”. Mereka selalu merasa menjadi korban dari keadaan, menjadi korban dari sikap orang lain, menjadi korban dari realitas dan fakta hidup, menjadi korban dari sebuah hubungan. Semua ini berawal dari sikap yang suka memelihara rasa khawatir terhadap fakta dan imajinasi. ~ Djajendra

Kemampuan untuk hidup santai dan produktif; kemampuan untuk menempatkan diri dalam situasi nyaman; kemampuan untuk memecahkan persoalan dengan percaya diri; kemampuan untuk selalu bersikap tenang dan introspektif; kemampuan untuk memperhatikan dan menilai diri sendiri, akan menjadi kekuatan yang membuat diri unggul.~Djajendra

Kesempatan akan datang setiap hari, dan bila Anda tidak menyiapkan diri untuk menerima kesempatan, maka setiap hari kesempatan selalu melewatkan diri Anda. Jadi, bangunlah disiplin untuk mengasah keterampilan dan kemampuan, agar saat kesempatan datang Anda siap menerimanya dengan sukses.~Djajendra

Perjuangan dan keinginan dengan motivasi akan membuat diri tak terkalahkan untuk meraih impian. Perjuangan dan keinginan yang penuh motivasi akan meningkatkan kualitas kepercayaan diri ke level yang paling tinggi. Para pemenang selalu hidup bersama perjuangan, keinginan, harapan, motivasi, dan kerja keras dalam disiplin yang sangat tinggi.~Djajendra

Ketika seseorang sudah minta maaf, tapi batin Anda belum mampu mengampuni, maka yang terluka adalah diri Anda. Oleh karena itu, Anda harus mencari tahu apa yang bisa membuat Anda memaafkan, sehingga Anda tidak perlu menyakiti diri sendiri dengan memendam hal-hal yang tak termaafkan.~Djajendra

Bagian tersulit dalam hidup adalah saat harus berurusan dengan penderitaan.Tapi, bila diri ikhlas menerima realitas, dan cerdas melepaskan penderitaan, untuk kemudian pindah ke dalam kebahagiaan, maka tidak akan pernah ada sesi penderitaan dalam hidup.~Djajendra

Ketika Modal, Uang, Manusia, Sistem, Teknologi, Bangunan, Visi, Misi, Harapan, Dan Impian Terhimpun Dalam Sebuah Organisasi; Maka Semua Variable Tersebut Akan Menciptakan Budaya Untuk Menggerakkan Organisasi Tersebut. ~ Djajendra

Mengkhawatirkan hal-hal yang tidak bisa dikontrol hanya akan membuat diri semakin dikendalikan oleh emosi negatif. ~Djajendra

Mari berolahraga, mari berpikir positif; olahraga dan pikiran positif membuat diri selalu bugar. Kebugaran tubuh akan meningkatkan kebugaran mental, dan bila tubuh dan mental setiap hari bugar, maka diri selalu hidup dengan penuh semangat.~Djajendra

Ketika Anda memiliki resolusi untuk menuju sukses pribadi, maka Anda harus memperjuangkannya dengan total, agar Anda dapat mewujudkannya. Memiliki resolusi berarti memiliki tanggung jawab untuk memperjuangkannya, dan tidak boleh membiarkan diri Anda untuk menghilangkannya, apalagi menghindarinya. ~Djajendra

Menjalani proses hidup haruslah dengan kecerdasan untuk menterjemahkan setiap proses ke dalam tujuan hidup. Bila proses hidup tidak mampu diterjemahkan ke dalam tujuan hidup, maka apa pun yang dilakukan akan kehilangan arah dan harapan.~Djajendra

Ketika Anda membiarkan apa pun menggagalkan rencana yang Anda buat, maka rencana itu selalu menjadi sesuatu yang tidak bermanfaat. Ingatkan diri Anda tentang manfaat dari rencana Anda, lalu berkomitmen untuk menjalankan rencana tersebut dengan sepenuh hati sampai berhasil. ~Djajendra

Ketika setiap hari Anda cerdas menjalani realitas sambil menyempurnakan rencana untuk masa depan, dan tidak hidup dalam ilusi, tapi melalui visi yang berkemampuan untuk terus mewujudkan masa depan; maka Anda akan hidup tersempurnakan di sepanjang waktu.~Djajendra

Perjalanan menuju sukses mengharuskan Anda cerdas mengelola diri untuk selalu berada pada performa puncak. Jangan biarkan performa puncak Anda dihentikan oleh alasan apa pun. Jadilah pribadi yang tak terbendungkan untuk mencapai tujuan, dan menghasilkan prestasi tertinggi dari tujuan yang dicapai.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BILA JIWA KARYAWAN LELAH MAKA MEREKA SULIT MENJADI PRODUKTIF

BILA JIWA KARYAWAN LELAH MAKA MEREKA SULIT MENJADI PRODUKTIF

“Bila Karyawan Selalu Merasa Lelah Jiwa Dan Fisik Dengan Situasi Di Tempat Kerja, Maka Mereka Pasti Sulit Menjadi Produktif, Dan Pasti Berkontribusi Sangat Minimal Untuk Kinerja Perusahaan.” ~ Djajendra

Bila kelelahan sudah menyerang  karyawan Anda, maka komitmen mereka untuk menjalankan pekerjaan dengan produktif dapat terganggu. Kelelahan karena rasa bosan dan jenuh masih dapat diatasi dengan istirahat yang cukup, tapi kelelahan yang tercipta dari rasa kecewa yang mendalam memerlukan pikiran positif dan kesadaran positif untuk menghilangkannya.

Tim manajemen yang unggul selalu fokus untuk mencerdaskan emosional sumber daya manusianya, agar setiap orang di kantor dapat bersikap dan berperilaku positif, dan saling membantu dalam kolaborasi kerja yang produktif. Sebab, jika sikap dan perilaku negatif yang dihasilkan dari interaksi dan komunikasi di tempat kerja, maka hal ini berpotensi membuat orang-orang di kantor kecewa dan takut dengan lingkungan kerja. Akibatnya, mereka akan meninggalkan pekerjaannya begitu saja, tanpa alasan. Oleh karena itu, kecerdasan manajemen untuk mengelola emosional positif sumber daya manusianya akan menjadikan mereka produktif di semua aspek kerja.

Manajemen perusahaan harus selalu peduli untuk mengatasi stres dan kelelahan karyawan. Bila karyawan sudah dalam kondisi galau dan lelah, maka hal ini dapat menyebabkan produktifitas dan kontribusi karyawan kepada perusahaan akan menurun. Jadi, tim manajemen harus memperlihatkan kualitas sebagai tim yang profesional untuk merawat kesehatan mental karyawan di tempat kerja dengan tepat.

Tim manajemen yang profesional dan berkualitas selalu terbentuk dari kepemimpinan yang penuh integritas dan etis. Kecerdasan emosional kepemimpinan yang tidak menghilangkan dukungan terhadap sisi kemanusian dari para karyawan, akan menjadi kunci sukses untuk mengatasi rasa lelah karyawan terhadap pekerjaan mereka. Tetapi, bila kepemimpinan mengabaikan sisi kemanusiaan dari karyawan melalui ketidakcerdasan emosional untuk mengelola dan memimpin potensi karyawan; maka hal ini akan menjadi sumber penyebab dari sinisme, kelelahan, penurunan moral kerja, dan kinerja yang buruk di tempat kerja.

Penegakkan nilai-nilai perilaku kerja melalui budaya organisasi yang memperhatikan sisi kemanusiaan karyawan, akan menghasilkan rasa percaya diri karyawan, untuk secara proaktif mengelola emosional diri sendiri saat menghadapi kelelahan dalam pekerjaan.

Konsekuensi dari kelelahan karyawan di tempat kerja bisa menciptakan hal-hal negatif yang tidak menguntungkan perusahaan. Bila karyawan sudah lelah fisik dan jiwa; maka produktifitas, kreatifitas, dan kinerja mereka pasti akan menurun. Dan hal ini, akan membuat moral kerja karyawan turun, disiplin turun, dan mereka akan sering mencari berbagai alasan untuk tidak hadir ke kantor.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com