PROGRAM PELATIHAN KEPEMIMPINAN KOLABORATIF 1 HARI 3 JAM

COLLABORATIVE LEADERSHIP TRAINING

PROGRAM PELATIHAN KEPEMIMPINAN KOLABORATIF 1 HARI 3 JAM

JUDUL: KEPEMIMPINAN KOLABORASI – MENGEFEKTIFKAN BUDAYA KOLABORASI DALAM KEPEMIMPINAN ORGANISASI.

DESKRIPSI

“Satu Orang Tidak Mungkin Mengerjakan Seluruh Impiannya Seorang Diri; Satu Unit Kerja Tidak Mungkin Mengerjakan Tujuan Organisasinya Sendirian; Satu Pemimpin Tidak Mungkin Mengerjakan Visi Dan Tujuan Kepemimpinannya Seorang Diri; Dibutuhkan Sebuah Kolaborasi Dari Orang Lain, Unit Kerja Lain, Dan Pemimpin Lain; Agar Hasil Yang Diharapkan Dapat Terwujud Dengan Sempurna.” – Djajendra

Kepemimpinan kolaboratif adalah kepemimpinan yang efektif dalam menetapkan visi, menyiapkan energi, menanamkan rasa kebersamaan, mengoptimalkan potensi, serta menyadarkan setiap orang untuk bersatupadu dan saling bekerjasama untuk menghasilkan kinerja terbaik.

Kolaborasi yang sempurna akan membuat organisasi mengorganisir dirinya sendiri melalui interaksi dan kreatifitas dalam perbedaan dan keragaman kepentingan kerja. Kejeniusan kepemimpinan untuk menjalankan organisasi atas dasar kekuasaan bersama dalam manajemen dua arah akan menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan minim konflik.

Kepemimpinan yang bekerja dalam budaya kolaboratif akan menciptakan jaringan kolaboratif organisasi yang menyatukan setiap individu dan kelompok untuk memenuhi kebutuhan daya tahan organisasi. Model organisasi yang kolaboratif akan menghasilkan lingkungan kerja yang saling percaya  antara satu otoritas dengan otoritas lain di internal organisasi, dan yang saling memunculkan nilai-nilai kerja positif untuk keunggulan organisasi.

Pelatihan selama 3 jam ini akan  membantu peserta untuk belajar berkenalan dengan kepemimpinan kolaboratif. Termasuk,  menyajikan gambaran yang efektif tentang tata cara  kepemimpinan dan staf  untuk bekerja secara kolaboratif di tempat kerja.

TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM

Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan:

  1. Memahami dan mampu menjalankan peran dan fungsi tugas dengan budaya kolaborasi.
  2. Mampu mengoptimalkan peran kepemimpinan dalam menciptakan tata kelola organisasi berdasarkan budaya kolaborasi.
  3. Menguasai keterampilan dan pengetahuan untuk bekerja secara kolaboratif.
  4. Mampu memberikan bantuan pekerjaan yang dibutuhkan oleh departemen atau unit satuan kerja lainnya melalui mindset kolaboratif.
  5. Mampu memahami potensi masalah dari sebuah kelompok dan memberikan bantuan.
  6. Mampu mengidentifikasi masalah yang memerlukan pendekatan kolaboratif.
  7. Menguasai teknik, strategi, nilai, motivasi, dan kecerdasan untuk memberikan kontribusi kerja secara kolaboratif.

TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS

  1. Peserta memahami konsep dasar kepemimpinan kolaborasi.
  2. Peserta mampu mengidentifikasi kebutuhan organisasi untuk kolaborasi.
  3. Peserta memahami cara berkolaborasi melalui pengaturan organisasi, kewenangan, fungsi, dan cara pemanfaatan sarana dalam lingkup kolaboratif.
  4. Peserta memahami dan menguasai teknik, strategi, etika, dan budaya kolaboratif.
  5. Peserta menguasai cara atau keterampilan berinteraksi dan berkomunikasi dalam lingkungan kerja kolaboratif.

METODE PEMBELAJARAN

Presentasi, Tanya Jawab, Brainstorming, Role Play, Ice Breaker.

MATERI PEMBELAJARAN

Materi Pembahasan Mencakup Hal-Hal Berikut:

• Pemahaman Dasar Kolaborasi.
• Kapan Menggunakan Dan Kapan Tidak Menggunakan Kolaborasi.
• Kepemimpinan Kolaboratif.
• Gaya Kepemimpinan Kolaboratif.
• Keunggulan Berkolaborasi.
• Budaya  Kolaborasi.
• Kunci Sukses Untuk Kolaborasi.
• Nilai – Nilai Positif Dalam  Kepemimpinan Kolaboratif.
• Kepemimpinan Kolaboratif Menghasilkan Organisasi Yang Unggul.
• Praktik- Praktik Terbaik Kepemimpinan Kolaboratif.
• Strategi Kepemimpinan Kolaboratif.
• Tantangan Dan Peluang Untuk Kepemimpinan Kolaboratif.
• Membangun Keterampilan Kepemimpinan Kolaboratif. Dan Lainnya.

UNTUK TRAINING HUBUNGI:

www.djajendra-motivator.com

Phone: 021 32849777 –  021 32168111

Mobile phone :  08128777083 – 081399256111

Fax    : 021- 57 992 842

Email: training@djajendra-motivator.com

Iklan

PELATIHAN SELF MOTIVATION PROGRAM 2 JAM

PELATIHAN  SELF MOTIVATION PROGRAM 2 JAM

Deskripsi

Kehidupan yang berkualitas harus berdasarkan keunggulan diri, visi, misi, tujuan, sasaran, dan nilai-nilai yang penuh dengan dorongan motivasi untuk sukses. Pencapaian harapan dan mimpi sangat bergantung kepada keunggulan diri sejati untuk menerima sukses. Bila seseorang mampu menyiapkan semua potensi hebat dirinya untuk melayani kehidupan dan pekerjaan, maka energi sukses akan mendorong dirinya menuju ke puncak sukses kehidupan dan pekerjaan.

Orang-orang dengan motivasi diri yang tinggi selalu akan memfokuskan dirinya untuk menjadi lebih produktif, lebih efektif, dan lebih bahagia bersama pekerjaannya.  Secara sadar mereka akan mengarahkan potensi diri, bakat, pengetahuan, keterampilan, emosi, energi, dan integritas diri mereka untuk mencair dan mengalir bersama kekuatan motivasi diri mereka dalam mencapai kinerja dan prestasi terbaik.

Program motivasi selama 2 jam ini akan mengarahkan audience untuk membangun mimpi, harapan, keinginan, dan cita-cita kehidupan melalui keunggulan diri sendiri yang sesuai dengan sasaran kehidupan dan pekerjaan, sehingga mereka dapat mempersiapkan kualitas dan kompetensi diri mereka untuk menghadapi tantangan dan peluang. Termasuk, selalu berpikir optimistis, percaya diri, dan siap menjadi pemenang dalam setiap tindakan dengan sasaran yang jelas.

Metode Pelatihan

Presentasi, Tanya-Jawab, Role Play, Games,Icebreaker.

Manfaat Pelatihan

1. Menjadi Pribadi Yang Selalu Optimis

2. Mampu Bersikap Baik Kepada Siapa Pun

3. Menjadi Diri Sendiri Dengan Karakter Positif

4. Mampu Membangkitkan Potensi Terbaik Dari Dalam Diri

5. Mampu Membangun Kehidupan Yang Ideal, Efektif, Dan Bahagia.

Materi Pelatihan

– Keseimbangan Hidup

– Karakter Positif.

– Kecerdasan Pikiran.

– Kecerdasan Emosional.

– Self Motivation.

– Kekuatan Pikiran Positif

– Memperkuat Kesuksesan Diri.

– Mengenali Potensi Diri .

– Law Of Success.

– Proses Pendakian Puncak Sukses.

– Singkirkan Mental Penghambat.

– Anda Adalah Apa Yang Anda Pikirkan.

– Kehidupan Yang Turun Naik.

– Etika, Integritas, Dan Sikap Baik.

Untuk Training Hubungi: http://www.djajendra-motivator.com

MEMERDEKAKAN DIRI MELALUI UANG

“Kemerdekaan Diri Kita Di Tentukan Oleh Sikap Kita Dalam Memahami Uang Dan Kekuatannya Dalam Kebebasan Hidup.” – Djajendra

“Kemerdekaan Dan Kebebasan Diri Anda Ada Di Dalam Perilaku Kehidupan Anda Sendiri, Bukan Di Dalam Perilaku Atau Sikap Orang Lain.” – Djajendra

Uang adalah senjata terpenting untuk membebaskan diri dari ketidakmerdekaan. Melalui uang kita semua dapat memenuhi keinginan dan mimpi yang belum terwujud. Melalui uang kita semua bisa merasakan kekayaan dalam bentuk kebebasan finansial untuk kehidupan yang wajar dan manusiawi. Bila uang yang Anda miliki bersumber dari kekuatan etika, integritas, kehormatan, dan tanggung jawab; maka uang tersebut akan membuat Anda merdeka dan bahagia di sepanjang hidup Anda.

Banyak orang di dalam hidupnya menghabiskan waktu untuk mengejar uang, tapi uang yang dimiliki tetap saja belum bisa membebaskan diri mereka atau memerdekakan diri mereka. Hal ini terjadi karena mereka fokus pada cara mendapatkan uang. Padahal, uang bukan untuk dikejar atau dicari, tapi uang harus dihasilkan melalui sebuah pekerjaan yang dicintai dan dikuasai secara baik. Artinya, untuk menghasilkan lebih banyak uang, seseorang harus fokus kepada pekerjaannnya melalui kualitas, kuantitas, dan pelayanan yang sesuai dengan harapan banyak orang.

Uang akan menghadirkan sesuatu yang nyata dalam kehidupan pribadi. Uang bisa menghadirkan rumah impian; uang bisa menciptakan kebahagiaan keluarga; uang bisa memenuhi gaya hidup; uang bisa membuat perasaan tenang; uang bisa merawat kesehatan; uang bisa menjadi alat yang membuat Anda hidup dalam kebebasan dan kehormatan sosial.

Uang harus diinvestasikan dan dikelola secara cerdas. Hanya melalui jalan investasi uang akan terakumulasi secara berlipat kali untuk membuat kekayaan meningkat. Oleh karena itu, jangan menghabiskan uang yang dihasilkan dari pekerjaan. Mungkin saja uang Anda pas-pas an untuk menutupi biaya hidup rutin, Anda tetap harus mencari akal untuk tidak menghabiskan semua uang yang Anda hasilkan melalui kerja keras. Investasikan sebagian sisa uang kecil di tempat yang Anda pahami dan kuasai. Pastikan uang kecil Anda tersebut tumbuh menjadi pohon uang yang menjamin kebebasan keuangan Anda.

Para pengiklan akan menggoda Anda untuk berbelanja terus dengan berbagai iming-iming yang menarik. Di sinilah Anda diuji. Bila Anda mampu memiliki mindset yang kuat untuk menabung dan berinvestasi daripada menghabiskan uang untuk belanja, maka Anda sedang membuat jalan untuk menjadi manusia merdeka yang terbebaskan dari kemiskinan dan kekurangan. Tetapi, bila mindset Anda terpengaruh oleh kecerdasan para tukang iklan produk, maka Anda sedang membuat diri Anda menuju kepada ketidakmerdekaan diri Anda. Kemerdekaan dan kebebasan diri Anda ada di dalam perilaku kehidupan Anda sendiri, bukan di dalam perilaku atau sikap orang lain.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

SELF-MANAGEMENT: MENJAGA TUBUH DAN JIWA

“Dalam Tubuh Yang Sehat Dan Bugar Ada Energi Jiwa Yang Sangat Tangguh Dan Kokoh Untuk Meraih Impian.” – Djajendra

“Tubuh Adalah Rumah Dari Jiwa. Bila Tubuh Tidak Terurus, Maka Jiwa Akan Hidup Dalam Perasaan Kekurangan.” – Djajendra

Semangat hidup dengan energi yang luar biasa muncul dari kondisi kebugaran tubuh dan kedewasaan jiwa. Bila tubuh sehat dan bugar, maka tubuh akan memiliki kekuatan untuk bergerak secara lebih proaktif dalam mewujudkan semua harapan dan impian. Hanya tubuh satu-satunya yang kita miliki untuk menampung jiwa dan pikiran kita. Bila tubuh tidak bugar dan tidak sehat, maka jiwa akan menjadi malas atau kurang berenergi untuk merespon harapan dan keinginan.

Menjaga dan merawat kebugaran tubuh akan mempengaruhi kesehatan diri untuk jangka waktu yang panjang, sehingga hal ini memungkinkan seseorang untuk berpikir dan bertindak sesuai harapannya di seluruh proses hidupnya. Termasuk, menguatkan kepercayaan diri untuk melatih atau mempersiapkan diri dengan berbagai kemampuan dan keterampilan untuk bisa menguasai bidang kehidupan yang diinginkan.

Manajemen diri terhadap tubuh dan jiwa adalah sebuah hal yang sangat penting, tapi biasanya orang-orang tidak menganggapnya penting. Oleh karena itu, pastikan Anda serius untuk mengelola diri sendiri dengan cara-cara yang terukur dan terevaluasi dengan baik; pastikan Anda telah menciptakan program untuk melatih tubuh Anda secara rutin dan teratur; pastikan Anda telah mengikuti olahraga yang Anda sukai, dan selalu bergerak bersama hati yang bahagia untuk membuat tubuh Anda semakin bugar dan sehat; pastikan Anda tidak terlalu berlebihan dalam berolahraga; dan miliki keseimbangan diri yang terukur untuk semua aktivitas olahraga Anda.

Bila Anda belum memahami gerak, langkah, dan tata cara terbaik dari olahraga yang Anda sukai; maka temukan seorang pelatih yang baik untuk mengajari Anda tentang cara berolahraga yang benar. Sebab, salah-salah gerak bukan kebugaran dan kesehatan yang didapat, tapi cedera yang didapat. Oleh karena itu, belajarlah dari orang-orang yang lebih memahami tentang hal-hal yang ingin Anda lakukan bersama olahraga Anda. Tubuh adalah rumah dari jiwa, bila tubuh tidak terurus maka jiwa akan hidup dalam depresi dan kekurangan. Oleh karena itu, pastikan Anda mampu menjadi lebih spesifik tentang lamanya waktu untuk berolahraga, dan jenis olahraga yang Anda pilih. Jadikan olahraga untuk kesehatan dan kebugaran tubuh dan jiwa Anda, bukan untuk mengikuti kemauan ego dan nafsu yang berlebihan terhadap olahraga kecintaan Anda.

Manajemen diri sendiri berarti Anda bertanggung jawab total untuk melakukan apa yang diperlukan agar tubuh dan jiwa Anda selalu dalam kondisi terbaik. Bila Anda lalai terhadap manajemen diri Anda, maka Anda berpotensi mengundang berbagai penyakit ke dalam tubuh dan jiwa Anda. Oleh karena itu, pastikan Anda antusias dan memiliki motivasi yang tinggi untuk mengubah perilaku melalui gaya hidup sehat yang terkelola dalam keseimbangan hidup.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KETENANGAN BATIN

KETENANGAN BATIN

“Jujurlah Kepada Diri Sendiri, Dan Diri Yang Jujur Akan Menjaga Diri Anda Dengan Bijak Untuk Ketenangan Batin Anda.” – Djajendra

Saat memberikan pelatihan kecerdasan emosional, seorang peserta bertanya tentang cara memiliki ketenangan batin. “Apa yang harus dilakukan agar ketenangan batin dapat dimiliki?” tanyanya. Saat itu, secara sepontan saya menjawab bahwa Anda harus melihat hari ini dari perasaan dan pikiran positif yang penuh syukur dan terima kasih; melihat masa lalu sebagai jembatan terbaik yang telah mengantar Anda ke hari ini yang luar biasa cemerlang; dan melihat masa depan sebagai tempat ternyaman yang menunggu Anda. Bila ketiga waktu yang berbeda ini dapat Anda nikmati melalui perasaan dan pikiran positif, maka setiap hari Anda akan melewati kehidupan dalam ketenangan batin.

Saya selalu percaya dan yakin terhadap kemampuan diri kita untuk hidup dalam ketenangan batin di setiap waktu. Dan, saya juga percaya bahwa setiap orang pasti akan menafsirkan hidupnya melalui pikiran dan perasaan yang saling berbeda untuk masa lalu, masa kini, dan masa depan. Oleh karena itu, tidaklah mudah meyakinkan orang-orang yang hidup dalam perasaan dan pikiran negatif untuk memiliki ketenangan batin. Hanya orang-orang yang berpikiran dan berperasaan positiflah yang mampu memiliki ketenangan batin.

Pikiran dan perasaan selalu terikat kepada nilai-nilai kehidupan, dan umumnya melekat pada ide-ide tentang benar dan salah, seolah-olah semua warna-warni kehidupan hanya boleh dilihat dari warna hitam dan putih. Bila sudah demikian, maka perasaan dan pikiran akan membentuk keyakinan diri untuk merasa berbeda satu sama lain dalam wujud lebih unggul atau tidak unggul, lebih superior atau lebih inferior. Dan, di saat nilai-nilai superior atau pun inferior menguasai nilai-nilai keyakinan diri, maka ketenangan batin tidak akan pernah dimiliki. Ketenangan batin hanya dapat dimiliki oleh pribadi-pribadi yang tercerahkan keyakinan hidupnya melalui perasaan dan pikiran positif dari nilai-nilai kemanusiaan tertinggi, keragaman, kepedulian, cinta, dan kesiapan untuk hidup dalam kesimbangan batin yang harmonis, tanpa ada kepentingan terhadap nilai kehidupan menang dan kalah.

Pikiran dan perasaan negatif secara otomatis akan mengundang energi ketidaktenangan batin ke dalam diri. Sedangkan pikiran dan perasaan positif adalah fondasi untuk memiliki ketenangan batin. Untuk mengimbangi pengaruh kekuatan negatif dari luar diri, pikiran harus selalu diafirmasi secara berulang-ulang, setiap hari, melalui nilai-nilai positif. Ucapkan, pikirkan, rasakan, dan bermimpilah bersama nilai-nilai positif  untuk ketenangan batin Anda; dan yakinkan diri Anda bahwa kekuatan negatif dari luar diri Anda akan teralihkan perhatiannya untuk menguasai perasaan dan pikiran Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BUDAYA ORGANISASI UNTUK IKLIM KERJA YANG BERETIKA

BUDAYA ORGANISASI UNTUK IKLIM KERJA YANG BERETIKA

“Iklim Kerja Yang Beretika Akan Menciptakan Gaya, Karakter, Jiwa, Dan Cara Bekerja Individu Yang Berpengaruh Untuk Kinerja Terbaik.” – Djajendra

“Keunggulan Budaya Organisasi Untuk Menciptakan Iklim Kerja Yang Etis Akan Memotivasi Kekuatan Internal Organisasi Untuk Saling Berinteraksi Dalam Perilaku Yang Penuh Etika Dan Integritas.” – Djajendra

Sudah merupakan sebuah kenyataan bahwa budaya organisasi dengan nilai-nilai kerja yang unggul akan membuat setiap individu di dalam organisasi tampil lebih solid dan kuat di dalam situasi dan kondisi apa pun. Budaya organisasi akan menyelamatkan keunggulan organisasi melalui perilaku kerja yang penuh tanggung jawab dan pertanggungjawaban. Termasuk, membuat setiap individu di dalam organisasi bekerja dan bertindak sesuai dengan panduan etika yang secara moral menegakkan kebaikan, keadilan, ketidakberpihakkan, dan profesionalisme dalam pekerjaan.

Salah satu aspek penting dari budaya organisasi adalah iklim kerja yang beretika. Di sini, setiap individu atau kelompok wajib diberi pengetahuan dan pelatihan secara berkelanjutan untuk membiasakan perilaku kerja yang etis melalui kebijakan, prosedur, kondisi kerja, struktur untuk pengambilan keputusan, dan jenis perilaku kerja. Pekerjaan yang dimiliki harus dijadikan sebagai hak untuk memiliki informasi yang dibutuhkan agar dapat memahami situasi, serta untuk mengatakan apa yang perlu dikatakan. Kepercayaan yang dimiliki harus digunakan untuk meningkatkan kepercayaan diri agar berani berkata tidak setuju dengan hal-hal yang tidak etis, tanpa takut akan pembalasan dari siapa pun. Peran dan fungsi kerja harus dijalankan secara fleksibilitas agar selalu memiliki kemampuan untuk mengambil sudut pandang yang memahami realitas perkembangan terbaru. Karakter yang dimiliki harus menjadikan diri sebagai pembelajar yang terlibat dalam  suasana bertanya dan belajar, tanpa merasa pintar sendiri.

Kepemimpinan di dalam organisasi harus selalu setia bersama nilai-nilai dan keyakinan organisasi, serta merangkul setiap individu di dalam organisasi untuk memahami peran dan norma-norma organisasi. Integritas kepemimpinan dalam menjalankan nilai-nilai dan keyakinan organisasi secara sempurna akan menciptakan  keteraturan perilaku individu dalam satu bahasa, satu semangat, dan satu ritual kerja yang kompak dan solid. Bila keteraturan perilaku individu mencapai puncak kebersatuan dalam satu visi, misi, dan tujuan; maka iklim kerja yang beretika akan terwujud dan membuat setiap orang merasa nyaman dan bahagia bersama pekerjaan dan kehidupan di tempat kerja. Keunggulan budaya organisasi untuk menciptakan iklim kerja yang etis akan memotivasi kekuatan internal organisasi untuk saling berinteraksi dalam perilaku yang penuh etika dan integritas.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MEMBANGUN KARAKTER KARYAWAN MELALUI NILAI-NILAI BUDAYA ORGANISASI

“Karakter Kerja Terbentuk Dari Kemampuan Individu Untuk Mengartikulasikan Setiap Nilai-Nilai Budaya Kerja  Dengan Sempurna.” – Djajendra

Organisasi terbaik selalu memberikan perhatian yang lebih terhadap pengembangan karakter karyawannya. Biasanya, nilai-nilai budaya kerja diinternalisasikan ke dalam kepribadian individu, dengan tujuan untuk membentuk karakter kerja yang sesuai dengan nilai-nilai budaya organisasi. Karyawan dengan karakter kerja yang sesuai dengan nilai-nilai budaya organisasi akan berperilaku penuh tanggung jawab bersama etos kerja yang kuat untuk menjadi lebih produktif dan efektif.

Karyawan dengan karakter kerja yang sesuai dengan nilai-nilai budaya kerja organisasi akan menjadi harta yang luar biasa berharga bagi organisasi. Namun, karyawan tidak dilahirkan dengan karakter yang sesuai nilai-nilai budaya organisasi. Oleh karena itu, organisasi harus memiliki komitmen yang kuat untuk melatih dan membiasakan setiap individu untuk bekerja bersama nilai-nilai kerja, agar mereka dapat memperoleh karakter kerjanya melalui pengalaman dan kebiasaan dari lingkungan tempat kerja.

Pengembangan karakter harus dimulai dari pengembangan kesadaran dan pemahaman terhadap kualitas diri sendiri dan tanggung jawab untuk menjalankan nilai-nilai budaya kerja. Untuk itu, diperlukan niat dan sikap untuk menjalankan pekerjaan melalui mindset positif, serta kecerdasan untuk mengatasi emosi negatif, seperti: bosan, frustasi, keras kepala, sombong, dan malas; agar karakter diri yang negatif tidak merambat dan merusak nilai-nilai budaya kerja.

Pengembangan karakter bukanlah proses sesaat atau instan, tapi merupakan sebuah komitmen yang harus terus-menerus diingatkan melalui pelatihan dan pembiasaan untuk hidup dan bekerja sesuai nilai-nilai yang diinginkan di dalam karakter. Tim manajemen harus selalu melakukan pengawasan untuk mendapatkan karakter kerja yang sesuai dengan nilai-nilai budaya organisasi. Untuk itu, manajemen harus memiliki mekanisme yang terukur secara sempurna untuk memfokuskan perhatian pada pengembangan karakter yang sesuai budaya organisasi. Termasuk, menetapkan panduan prinsip kebijakan berbasis standar karakter yang mampu mengkomunikasikan nilai-nilai organisasi kepada karyawan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com