Training Emotional Intelligence – SMART EMOTIONS FOR EXCELLENT EMPLOYEE – Program 8 Jam.

Training Emotional Intelligence

Tema: SMART EMOTIONS FOR EXCELLENT EMPLOYEE

Program 8 Jam/4Sesi

“Saat Batin Karyawan Damai Dan Saat Pikiran Karyawan Jernih, Maka Perusahaan Akan Mendapatkan Energi Positif, Energi Positif Yang Akan Menghasilkan Kualitas Kerja Prima Di Setiap Aspek Kerja Perusahaan.” – Djajendra

Deskripsi

Dunia kerja ini dinamis, selalu berubah, dan penuh dengan tantangan dan kesempatan yang luar biasa bagi individu yang berani mengelola potensi dirinya dengan manajemen emosional.

Miliki keterampilan kecerdasan emosional yang luar biasa, kejarlah pencapaian karir kerja dengan tindakan antusias yang langsung dan tidak terbatas, maka Anda akan menjadi pribadi tegar dan sabar untuk meraih keberhasilan bersama perusahaan Anda.

Perusahaan selalu memiliki tuntutan dan harapan besar kepada para karyawannya untuk menghasilkan kinerja terbaik. Untuk semua itu, perusahaan pasti akan memberdayakan setiap karyawannya untuk melakukan efisiensi dan penghematan pengeluaran, mengelola risiko atas setiap aktifitas, untuk terus menerus memperbaiki kualitas diri, mengerjakan banyak pekerjaan dengan biaya minim, meningkatkan cash flow, menjadi lebih fleksible dan lebih responsif kepada perusahaan, lebih fokus untuk meningkatkan kualitas dan hubungan pelayanan kepada pelanggan, dan banyak hal-hal lain yang  sangat lazim menjadi harapan besar perusahaan kepada para karyawannya.

Semua harapan besar perusahaan kepada karyawan ini, bila tidak didukung dengan keterampilan kecerdasan emosional, maka para karyawan akan menunjukkan gejala-gejala seperti berikut: suka menyalahkan orang lain, gampang frustasi, takut melakukan perubahan, menciptakan iklim kerja yang buruk, suka tidak fokus, tidak mampu bekerja sama, kinerja yang buruk, meningkatkan suasana konflik, sering sakit-sakitan, sering bolos kerja, kualitas pelayanan pelanggan menurun, dan merasa terlalu banyak pekerjaan yang harus dilakukan, tapi jumlah staf yang membantu dan  jumlah waktu untuk mengerjakan pekerjaan dirasakan kurang.

Dampak dari gejala-gejala negative tersebut secara otomatis akan mengurangi kinerja perusahaan. Termasuk tingkat keluar-masuk karyawan akan meningkat, produktifitas karyawan yang semakin rendah, keputusan-keputusan manajemen yang miskin dukungan dari karyawan, turunnya penjualan, ketidakmampuan perusahaan menjaga efisiensi, target-target yang gagal, komunikasi dan kolaborasi yang lemah, inovasi dan kreatifitas yang lemah, dan gagalnya semua deadlines perusahaan kepada stakeholder.

Semua persoalan di atas ini akan berakibat timbulnya tekanan kehidupan di lingkungan kerja, yang berdampak pada berkurangnya daya tahan perusahaan di dalam menghadapi kompetisi bisnis. Oleh karena itu, para karyawan sejak dini sudah seharusnya diperlengkapi dengan keterampilan kecerdasan emosional, agar mereka bisa bekerja dengan emosi yang lebih cerdas untuk berkontribusi secara lebih produktif dengan kualitas kerja terbaik.

Keterampilan kecerdasan emosional secara otomatis akan meningkatkan kualitas pribadi dan kualitas kerja karyawan.

Ingat, jangan pernah bekerja sambil menyalahkan diri sendiri dan orang-orang lain. Setiap karyawan perlu berjuang dan bekerja keras untuk membangun keseimbangan hidup dalam diri, agar emosi baik bisa mengisi setiap sel diri.

Kami merancang pelatihan kecerdasan emosional ini khusus untuk para karyawan terbaik Anda di perusahaan. Harapan kami melalui pelatihan berdurasi delapan jam ini, para karyawan Anda dapat meningkatkan keterampilan kecerdasan emosional mereka untuk mengatasi tekanan kerja dan tekanan kehidupan dilingkungan kerja.

Metode Pelatihan

Presentasi Langsung, Tanya-Jawab,  Pencerahan, Brainstorming, Role Play, Games.

 

 

Manfaat Pelatihan

Peserta akan lebih memahami keterampilan kecerdasan emosional untuk membuat keputusan yang lebih baik, untuk menjaga dan merawat kejernihan mental, meningkatkan produktifitas diri, meningkatkan kompetensi kepemimpinan, meningkatkan kualitas kesehatan diri, bekerja sama secara lebih baik kepada atasan maupun bawahan, meningkatkan kualitas berkomunikasi dengan setiap orang di kantor,  meningkatkan keseimbangan kualitas kerja dan kualitas kehidupan. Memahami cara mendapatkan kepuasan hidup, kebahagiaan dalam hubungan persahabatan, keluarga,dan pekerjaan. Mengerti cara meredam cemas, depresi, kesepian, takut, gugup, sedih, dan rendah diri. Mengerti cara memusatkan perhatian pada hal-hal positif, yang mampu membuat pikiran menjadi lebih tenang.

Materi Pelatihan

Sesi 1: Emotional Intelligence skills improve

  1. Model Emotional Intelligence (Model of Emotional Intelligence)
  2. Kompetensi Emotional Intelligence (Emotional Intelligence Competencies)
  3. Kebiasaan Pikiran (Habits of Mind)
  4. Ketegangan Dan Hubungan (Temperement and Relationship)
  5. Ketahanan Diri (Resilience)
  6. Kualitas/Mutu Keputusan (Quality Of Decisions)
  7. Keterampilan Yang Mempengaruhi (Influencing Skills)

Sesi 2: Intra-Personal Intelligence

  1. Mengelola Emosi-Emosi  Reaktif
  2. Mengelola Stres Dan Khawatir
  3. Kejernihan Mental
  4. Produktivitas Pribadi
  5. Motivasi Pribadi
  6. Percaya Diri
  7. Kreativitas Pribadi
  8. Bersikap Fleksibel
  9. Kerja Dan Hidup Dalam Keseimbangan Positif
  10. Selalu Memiliki Harapan

Sesi 3: Inter-Personal Intelligence

  1. Komunikasi Persuasif
  2. Memahami Orang Lain
  3. Lebih Banyak Mendengarkan, Berbicara Kurang
  4. Mengelola Hubungan Secara Efektif
  5. Mempengaruhi Orang Lain
  6. Mengelola / Menyelesaikan Konflik
  7. Mengelola  Etika, Moral, Semangat, Dan Motivasi Bawahan
  8. Teamwork

Sesi 4: Good Mood Intelligence

  1. Happiness
  2. Optimisme
  3. Gairah
  4. Antusiasme
  5. Tekad
  6. Cinta
  7. Damai
  8. Perasaan-Perasaan Batin Yang Diperkaya

Ingin Mengundang Djajendra?

Apabila perusahaan Anda ingin mengundang Djajendra untuk memotivasi dan menginspirasi karyawan dan pimpinan buat kesuksesan karier pribadi, bisnis dan organisasi.

Hubungi:DJAJENDRA CORPORATE TRAINING

http://djajendra-motivator.com

Email: training@djajendra-motivator.com

Phone: 021 32849777 – 021 32168111
Mobile phone : 08128777083 – 081399256111
Fax : 021- 57 992 842

Iklan

Uang Adalah Sumber Memudahkan Dan Menyamankan Hidup

”Uang Adalah Sebuah Kekuatan Yang Sangat Besar Dan Sangat Berpengaruh Pada Pola Kehidupan Diri Kita. Oleh Karena Itu, Kita Harus Selalu Menjadi Pribadi Yang Lebih Cerdas Daripada Kekuatan Dan Kecerdasan Uang Itu Sendiri.” – Djajendra

ouprar

Uang adalah sebuah nilai yang menciptakan daya beli dan daya pesona diri. Tetapi, jika kita salah memahami fungsi dan peran uang dikehidupan kita, maka uang bisa-bisa menjadi sumber emosi negatif, yang akhirnya merusak rasa damai dan rasa bahagia batin.

Uang harus ditempatkan pada fungsi dan perannya secara tegas, agar kita dapat menjalani kehidupan dalam hubungan yang penuh etika dengan pihak-pihak lain.

Uang yang banyak akan sangat mudah menarik perhatian orang lain, yang hasilnya  berbondong-bondong para teman-teman baru akan hadir untuk merubah gaya hidup kita.

Uang memiliki kekuatan untuk membangun hubungan-hubungan baru dengan banyak pihak, tetapi yang perlu dipahami adalah hubungan yang dibangun atas dasar uang biasanya sangat rapu dan bersifat tidak tahan lama.

Uang juga merupakan sebuah energi yang bisa meningkatkan rasa percaya diri dan rasa yakin terhadap sebuah harapan, tapi sekali lagi rasa percaya diri dan rasa yakin yang didasari oleh uang biasanya bersifat tidak tahan lama. Oleh karena itu, sebaiknya miliki rasa percaya diri yang kuat dan rasa yakin yang konsisten dalam situasi apa pun, tidak karena uang, tapi oleh mental diri yang stabil.

Kekurangan uang bisa berdampak pada ketidakberdayaan diri pada realitas hidup. Apalagi jika mind set diri adalah mind set yang berorientasi pada uang, maka kondisi kurang uang akan sangat berdampak buruk pada tingkat emosi negatif diri pada kehidupan. Diri Akan memiliki persepsi kehidupan yang buruk pada kondisi keuangan yang kurang. Dan akibatnya, tingkat kesehatan diri akan diganggu secara terus-menerus oleh kekuatan stres dan depresi, akhirnya diri akan kelelahan dalam perasaan putus asa.

Uang haruslah dilihat dan dimanfaatkan dari persepsi yang penuh bijaksana, agar kehidupan kita tidak dikendalikan oleh kekuatan uang.

Kita harus berlatih dan belajar untuk mengendalikan kekuatan uang. Kita harus berusaha membuat uang melayani hidup kita, bukan kita yang melayani kebutuhan uang.

Uang adalah sebuah kekuatan yang sangat besar dan sangat berpengaruh pada pola kehidupan diri kita. Oleh karena itu, kita harus selalu menjadi pribadi yang lebih cerdas daripada kekuatan dan kecerdasan uang itu sendiri.

Mulai detik ini jinakan kekuatan uang, tingkatkan kekuatan diri, dan jadilah pribadi cerdas yang hidupnya tidak dikendalikan oleh kekuatan dan pengaruh uang.

Mungkinkah itu?….Pasti mungkin asal kita memiliki kecerdasan diri yang luar biasa untuk melihat makna kehidupan.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Memperteguh Prioritas Kerja

“Bekerja Dengan Prioritas Yang Jelas, Berarti Mendidik Diri  Menjadi Lebih Efektif Untuk Menghasilkan Tindakan Yang Berkualitas, Dan Hasilnya Adalah Anda Akan Mencapai Sukses Yang Maksimal Di Semua Aspek Kehidupan Anda.” – Djajendra

Pekerjaan yang berkualitas hanya dapat dihasilkan melalui sikap dan perilaku yang memprioritaskan pekerjaan sesuai urgensinya. Bila Anda fokus dan peduli untuk menyelesaikan tugas-tugas yang sesuai dengan kebutuhan mendesak organisasi, maka organisasi Anda akan berjalan sesuai rencana. Tetapi, bila Anda hanya mengikuti selera Anda terhadap tugas dan tanggung jawab, tanpa memikirkan kebutuhan mendesak organisasi, Anda akan menjadi pribadi yang kurang efektif buat organisasi. Jadi, buatlah sebuah daftar pekerjaan yang disesuaikan dengan rencana dan target organisasi, lalu sesuaikan perilaku kerja Anda dengan kebutuhan organisasi.

Berikut ini ada beberapa tip yang dapat kiranya menjadi inspirasi buat Anda dalam menyusun prioritas kerja di organisasi Anda.

1. Buatlah Sebuah List Pekerjaan Anda Secara Total.

Pastikan Anda telah mendaftarkan semua tugas-tugas Anda, kemudian menilai urgensi dari masing-masing tugas Anda tersebut. Lalu, jadwalkan tugas-tugas itu untuk diselesaikan sesuai prioritas.

2. Hapuskan Tugas-Tugas Tidak Penting Dari List Anda.

Lakukan evaluasi melalui filter yang baik, lalu pilih hal-hal terpenting untuk dikerjakan dan hapus semua hal-hal yang tidak penting dari list Anda.

3. Buatlah List Pekerjaan Yang Bersih Dari Hal-Hal Tidak Penting.

Anda harus menjadi pribadi efektif oleh karena fokuskan perhatian Anda hanya pada pekerjaan-pekerjaan yang sangat penting untuk dikerjakan segera. Pastikan Anda mampu mengurangi beban pikiran dan beban pekerjaan Anda melalui list pekerjaan baru tersebut.

4. Pahami Sebab-Sebab Urgensi Sebuah Pekerjaan.

Anda harus menjadi pribadi yang lentur untuk memahami berbagai sebab-akibat atau pun aksi-reaksi terhadap urgensinya sebuah pekerjaan. Jadi, pastikan Anda paham betul tentang apa yang menyebabkan urgensi. Pastikan Anda paham betul situasi apa yang mendesak untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan. Dan pastikan Anda paham betul untuk tidak menunda-nunda suatu tugas yang sangat mendesak.

5. Jadikan Diri Anda Sebagai Pribadi Berdisiplin Tinggi Yang Patuh Pada Prioritas Kerja Untuk Mensukseskan Program-Program Organisasi.

Pahami cara terefektif untuk melakukan tugas. Pahami cara terefektif untuk berkontribusi kepada organisasi secara maksimal. Miliki visi yang jelas tentang setiap tanggung jawab Anda kepada organisasi, dan miliki integritas diri yang tinggi untuk membantu organisasi meningkatkan kinerja.

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com

Prinsip – Prinsip Hidup Berdasarkan Energi Jiwa

“Saya Hanya Mengenal Satu Kebebasan, Yaitu Kebebasan Pikiran.” – Antoine De Saint Exupery

Energi jiwa adalah kekuatan daya tahan tubuh dan daya tahan mental dalam memenangkan setiap tantangan hidup dengan cara-cara positif, yang dilakukan dengan kekuatan moral dan etika. Oleh sebab itu, setiap pribadi memerlukan kesadaran spiritual untuk menjaga dan merawat keseimbangan antara pikiran, pekerjaan, makanan, olahraga, doa, dan istirahat.

Sebuah perilaku kehidupan yang luwes dan yang mengalir dengan nilai-nilai positif akan menciptakan pribadi yang sehat dan bahagia, dan semua itu memerlukan energi jiwa yang tangguh dan sehat.

Dalam hidup setiap orang pasti berjuang untuk mewujudkan harapan, mimpi, dan cita – citanya. Dan semua itu sangat tergantung kepada energi yang ada bersama jiwanya. Apabila energi jiwanya rendah dalam wujud tak bergairah dan tak percaya diri, maka ia akan hidup dalam standar hidup yang negatif dan cendrung bersikap pesimis.

Seseorang yang dangkal dalam melihat peran jiwa, raga, dan pikiran dalam mewujudkan impian, hanya akan melihat kegetiran disepanjang hari – hari kehidupannya, dan berbagai macam beban kehidupan dapat menguras energi jiwanya. Oleh sebab itu, melatih dan belajar mengembangkan sikap-sikap positif akan mendorong energi jiwa berkembang dengan sehat dan kuat.

Energi jiwa sangat menentukan tentang kemampuan diri dan pikiran untuk melayani harapan dan mimpi-mimpi di sepanjang kehidupan Anda di bumi ini.

Energi jiwa dan pikiran yang tidak terkendali dengan baik akan menjadi titik lemah kehidupan dan secara pasti akan merusak keseimbangan hidup Anda. Oleh sebab itu, perhatian Anda pada pengembangan mental melalui pikiran positif adalah solusi terbaik dalam menjaga dan merawat energi jiwa Anda.

Kesadaran untuk menata energi jiwa secara profesional akan mampu mengendalikan pikiran dan memperkuatnya untuk dapat menjalani semua proses kehidupan secara sempurna.

Setiap orang menginginkan sukses menjadi miliknya, tapi kesadaran untuk merawat energi jiwa tidak pernah dilakukan secara profesional. Energi jiwa yang terlatih dengan sempurna akan secara otomatis memberikan kekuatan pada diri Anda dalam wujud sikap yang enerjik, bergairah, percaya diri, segar, lugas, tegas, tegar, antusias, kuat, dan selalu bermental baja. Energi jiwa yang tak terlatih hanya akan menghasilkan tubuh dan pikiran yang selalu berada di zona lelah dan letih, yang tidak akan mampu memberikan prestasi dan kinerja optimal dalam mencapai harapan dan cita – cita.

Daya tahan tubuh dan daya tahan mental Anda yang prima dan kuat itu, adalah identitas dari jati diri Anda yang terlatih secara sempurna.

Setiap orang harus memiliki disiplin dan motivasi untuk mau menjaga dan merawat energi jiwanya secara sempurna. Tanpa energi jiwa yang prima, Anda hanya pribadi yang loyo dan tak bergairah dalam menatap hari esok yang cerah.

Tubuh memiliki batasan – batasan waktu yang akan mengurangi energi dan kekuatannya secara natural. Dengan menjaga pikiran dan stamina diri, maka tubuh akan selalu berada dalam kebugaran dan kekuatan yang optimal di setiap batas usia Anda.

Ada beberapa tip agar energi jiwa Anda mendukung tubuh dan pikiran Anda yaitu:

Kendalikan Pikiran Untuk Hidup Dalam Sebuah Keseimbangan Yang Konsisten.

Perlambat Irama Kehidupan Untuk Dapat Menikmati Dan Menghayati Setiap Gerak Langkah Menuju Harapan Dan Cita – Cita.

Lakukan Gerak Tubuh Secara Teratur Yang Mampu Menggerakan Semua Fungsi Dan Komponen Tubuh.

Makan Secukupnya Dengan Porsi Yang Seimbang Antara Protein, Karbo, Lemak, Mineral, Vitamin, Serat, Dan Jangan Ikuti Nafsu Untuk Makan Berlebihan.

Miliki Waktu Secara Teratur Untuk Menyatu Dengan Alam Semesta, Dan Biarkan Pikiran Dan Jiwa Mengikuti Irama Alam Semesta.

Secara Teratur Masuki Dunia Spiritual Dengan Kepercayaan Dan Keyakinan Pribadi.

Berkomunikasi Dengan Tubuh Melalui Intuisi Agar Anda Mengerti Tentang Perilaku Dan Kebutuhan Tubuh Anda.

Kompromikan Dengan Energi Tubuh Anda Dalam Mengejar Harapan Dan Cita – Cita.

Dekatkan Diri Anda Dengan Tuhan Sang Maha Pencipta.

Setiap Detik Hiduplah Dalam Rasa Syukur Dan Terima Kasih.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Kumpulkan Ide-Ide Baik Dan Wujudkan Ide-Ide Baik Itu Buat Kebahagiaan Kehidupan

“Ide Yang Baik Bersama Mimpi Yang Baik Akan Menghasilkan Kebaikan-Kebaikan Yang Mensejahterakan Dan Membahagiakan Batin-Batin Kehidupan.” – Djajendra

Ide-ide Anda yang baik itu adalah pesan Tuhan ke dalam diri Anda. Nah, sekarang tinggal kekuatan pikiran, batin, dan raga Anda untuk mau bekerja keras dengan integritas diri yang solid untuk mewujudkan ide-ide tersebut menjadi nyata.

Mengingat pesan Richard Bach, “ Anda tidak diberi mimpi tanpa diberi kekuatan untuk mewujudkannya, Anda hanya perlu bekerja keras.”

Kalau Anda bisa menangkap pesan Richard Bach itu, Anda pasti menjadi pribadi yang terus bekerja keras siang dan malam bersama semangat diri yang tak pernah padam. Ide-ide Anda yang hebat itu butuh mimpi-mimpi yang luar biasa. Sebab, melalui mimpi dan harapan yang besar, ide-ide itu akan berkembang menjadi benda-benda kehidupan yang bermanfaat buat kebaikan manusia.

Ide yang baik bersama mimpi yang baik akan menghasilkan kebaikan-kebaikan yang mensejahterakan dan membahagiakan batin-batin kehidupan.

Seperti juga pesan Henry David Thoreau,” jika manusia maju dengan penuh percaya diri menuju mimpi-mimpinya dan berusaha menjalani kehidupannya sebagaimana yang ia bayangkan , ia akan memperoleh kesuksesan secara tidak terduga dalam hitungan jam.”

Gunakan ide-ide baik Anda itu sebagai dasar buat mimpi-mimpi baik Anda. Jadikan diri Anda sebagai pembawa pesan kebaikan buat kehidupan. Ingat! Semua kebaikan yang Anda hasilkan dari lubuk hati terdalam Anda, akan menjadi sumber kebahagiaan dan sumber kekayaan batin Anda.

Menuju Kebahagiaan Dan Kedamaian Pikiran

“Kebahagiaan Sejati Berasal Dari Hati. Jika Hati Merasa Bahagia, Bahkan Sebuah Penjara Pun Dapat Menjadi Sebuah Istana!” – J.P. Vaswani, A Little Book Of Wisdom

Dua kata ajaib, bahagia dan damai merupakan harapan dari semua manusia. Semua orang pasti menginginkan bahagia dan damai, tidak peduli apakah dia yang kantongnya sangat tebal, atau pun dia yang kantongnya sangat tipis. Bahagia dan damai adalah dua kata ajaib yang selalu menjadi visi kehidupan manusia. Persoalannya, banyak orang yang merasa terjebak dalam sebab-akibat kehidupan, dalam aksi-reaksi kehidupan, sehingga mereka bingung dan tidak tahu cara yang tepat untuk menjalani kehidupan yang bahagia dan damai. Padahal Tuhan telah menanamkan benih bahagia dan benih damai di batin terdalam manusia, dan sekarang semuanya sangat tergantung kepada integritas diri untuk menjalani hidup ini dengan penuh rasa syukur dan terima kasih.

Bahagia dan damai hanya akan ada di jiwa orang-orang yang menjalani hidup ini dengan perasaan beruntung, perasaan syukur, perasaan rendah hati, perasaan terima kasih, perasaan cinta, perasaan yang memuliakan orang lain, perasaan yang menghormati kehidupan lain melalui rasa kasih sayang, dan perasaan-perasaan batin lainnya yang diperkaya oleh nilai-nilai cinta dan penghormatan.

Bahagia dan damai adalah kado Tuhan buat kita, kado yang harus kita buka dengan penuh rasa syukur dan penuh rasa terima kasih, agar isi kado tersebut menjadi bernilai buat kehidupan kemanusiaan kita.

Untuk seminar/training hubungi:

http://djajendra-motivator.com

Email: training@djajendra-motivator.com

Ketika Etos Kerja Menjadi Kekuatan Inti Pemberdayaan Potensi Karyawan

“Etos Kerja Berarti Berdedikasi Kepada Pekerjaan Dalam Tanggung Jawab, Ketulusan Hati, Kejujuran Moral, Sesuai Hati Nurani, Penuh Kebenaran, Penuh Kehormatan, Penuh Kepedulian, Penuh Perhatian, Serta Penuh Kerja Keras Melalui Mutu Dan Kualitas Diri Tertinggi.” – Djajendra

Pada tahun 1996, saat saya mengikuti sebuah program pendidikan di Kellogg, Northwestern University. Salah satu materi yang dibahas adalah tentang core value yang dihubungkan ke dalam work ethos, atau di sini kita kenal dengan istilah etos kerja.

Work ethos sesungguhnya bermaksud memberdayakan moral karakter seseorang untuk mencair bersama core value organisasi, lalu bekerja dengan perilaku yang sesuai harapan core value tersebut.

Semangat sejati dari work ethos adalah bekerja atas dasar kesadaran tertinggi diri sendiri terhadap tugas dan tanggung jawab kerja. Untuk itu, diperlukan pemberdayaan terhadap sumber motivasi diri untuk bekerja berdasarkan kekuatan spiritual, moral, dan etika. Dan, salah satu hal terpenting dalam pemberdayaan nilai-nilai spiritual, moral, dan etika adalah kualitas kepemimpinan diri sendiri untuk bisa mencair di dalam organisasi, di semua area dan di semua level secara sempurna.

Ethos itu sendiri berasal dari bahasa Yunani, yang terjemahan bebasnya bermakna kebiasaan-kebiasaan, karakter, dan perilaku yang keluar dari moral atau pun dari batin terdalam yang paling jujur. Saya pribadi menyerap makna ethos ini sama maknanya dengan integrity.

Konon katanya, work ethos ini sudah diimplementasikan diberbagai aktifitas pekerjaan di zaman kuno dulu, baik itu di Yunani maupun diberbagai bangsa besar di zaman kuno dulu. Artinya, sejak zaman kuno kehidupan kerja manusia telah dihubungkan dengan tanggung jawab moral, etika, dan spiritual.

Perusahaan-perusahaan di zaman sekarang sudah semakin memahami pentingnya tanggung jawab moral, etika, dan spiritual karyawan dalam menjalankan fungsi dan peran kerja. Sebab, saat seorang karyawan memahami tanggung jawab kerjanya secara etika, moral dan spiritual, maka dirinya secara otomatis sudah tahu apa yang harus dikerjakan; sudah tahu apa yang harus dilakukan; dan sudah tahu apa yang harus dipertanggungjawabkan kepada perusahaan dan pimpinan.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com