Pemimpin Tanpa Karakter tapi Mempesona

”Karakter Seorang Pemimpin Tidak Perlu Terlalu Mempesona, Tetapi Harus Bisa Mewujudkan Semua Harapan Dan Memudahkan Kehidupan Banyak Orang.” – Djajendra

Karakter merupakan kunci dari keberhasilan Kepemimpinan. Sayangnya, di zaman sekarang ini sering sekali seorang pemimpin dilahirkan melalui rahim industri media komunikasi, dan hasilnya adalah pemimpin dengan menonjolkan pesona penampilan citra diri yang mengipnotis semua orang. Kemajuan teknologi media komunikasi memungkinkan terciptanya pemimpin-pemimpin instan hasil rekayasa ilmu marketing. Persoalannya, penciptaan dan pencitraan pemimpin secara instan ini mengabaikan karakter sebagai fondasi dari jiwa si pemimpin instan tersebut. Akhirnya, orang-orang yang semula kagum kepada pesona si pemimpin akan merasa kecewa dengan realitas diri si pemimpin.

Pemimpin sejati seharusnya lahir dari kejujuran karakter diri yang benar-benar konsisten terhadap pikiran, emosi, dan ucapan-ucapannya.

Orang-orang selalu gampang terpesona melihat pemimpin yang karismatik, cantik-tampan, pintar, menarik, energik, penuh gairah, dan yang menyenangkan hati. Tetapi, semua yang mempesona itu akan kehilangan daya magisnya saat si pemimpin memimpin orang-orang tanpa karakter yang sesuai dengan kebutuhan hidup banyak orang.

Karakter merupakan syarat utama, karena untuk memimpin si pemimpin tidak sekedar cukup dengan pencitraan diri yang penuh pesona, pemimpin harus berpijak pada fondasi kejujuran untuk melihat realitas kehidupan dengan kepercayaan dan keyakinan untuk memberikan segala kemudahan dan kebaikan buat orang-orang yang dipimpin.

Karakter yang jujur dan yang tidak terbungkus dalam sebuah rekayasa pencitraan diri, akan menjadi modal buat orang-orang untuk meyakini niat baik si pemimpin dalam memperjuangkan harapan mereka. Karakter yang jujur tidak akan menciptakan keraguan dan tidak akan mengecewakan para pengikut dalam mewujudkan semua mimpi dan harapan hidup. Terlalu sering kita mendengar tentang seorang pemimpin yang kekurangan karakter untuk melakukan pekerjaan sesuai janji-janjinya. Pemimpin tanpa karakter hanya pintar berjanji melalui pesona dirinya yang hebat, dan kemudian merusak kepercayaan dan keyakinan dari orang-orang yang mendukung dan mengikuti dirinya.

Untuk training/seminar hubungi www.ninecorporatetrainer.com

Iklan

Menghormati Perbedaan Persepsi Dengan Jiwa Besar

”Hidup Ini Sangat Berwarna, Dan Setiap Warna Itu Akan Terlihat Dari Persepsi Keputusan Hidup Yang Berbeda, Yang Membuat Kita Semua Menjadi Berbeda.” – Djajendra

Dear Bapak Djajendra,

Saya bekerja di bagian sistem dan prosedur. Tugas utama saya adalah mereview kembali sistem dan prosedur yang ada saat ini, untuk kemudian dilakukan penyesuaian-penyesuaian dengan perkembangan terbaru. Hambatan yang saya hadapi sekarang ini, pimpinan selalu merasa penyesuaian-penyesuaian yang saya usulkan itu kurang relevan dan berlebihan. Pertanyaannya, apakah saya harus mengikuti apa kata pimpinan, atau saya harus melawan pimpinan dengan mempertahankan gagasan-gagasan perubahan yang saya usulkan tersebut? Terima kasih, Willy,Jakarta.


Djajendra Menjawab!

Dear Willy,

Apa yang Anda yakini sebagai sebuah perbaikan belumlah tentu akan dilihat oleh orang lain sebagai sebuah perbaikan. Dalam kasus Anda, walaupun Anda dan pimpinan Anda sedang fokus kepada objek yang sama yaitu system dan prosedur, tapi apa yang Anda lihat mungkin saja berbeda dengan apa yang pimpinan Anda lihat. Hal ini terjadi oleh persepsi atau sudut pandang yang berbeda dalam melihat sebuah objek.

Saran saya, sebaiknya Anda tidak menghakimi sikap dan persepsi pimpinan Anda tersebut, dan memaksanya untuk harus mengiyakan persepsi Anda.

Anda mungkin saja memiliki persepsi yang tidak didasari wawasan kepentingan seperti wawasan kepentingan pimpinan Anda. Jadi, belajarlah untuk menghormati perbedaan persepsi dengan sedikit lapang dada dan jiwa besar.

Sebuah konsep manajemen di kantor tidak lebih dari sebuah persepsi yang akan dilihat dari berbagai sudut pandang yang berbeda oleh banyak pihak. Makanya di perusahaan selalu akan ada pro dan kontra dalam setiap keputusan, termasuk kepada gaya manajemen yang diterapkan. Jadi, biasakanlah diri Anda untuk menerima perbedaan persepsi, agar hidup Anda di kantor bisa lebih bahagia dan terhindar dari stres.

Sekian dulu, ya, Willy. Have a great day!

Gaya Presentasi Training Yang Persuasif Mampu Mengubah Mind Set Audiens

“Presentasi Persuasif Memiliki Tujuan Membangun Mind Set Baru. Jadi, Trainer Tidak Menjual Produk Training, Tetapi Menjual Gagasan, Ide-Ide Baru, Dan Mengajak Audiens Untuk Berimajinasi Melampaui Teori Dan Konsep Lama.” – Djajendra

Salah satu teknik pelatihan yang berkembang saat ini adalah pelatihan dengan strategi persuasif, yaitu sebuah strategi presentasi yang terfokus kepada upaya untuk meyakinkan audiens, agar audiens terpengaruh untuk membangun mind set yang sesuai dengan harapan barunya. Teknik presentasi persuasif tidak sekedar tergantung kepada kehebatan isi slide presentasinya, tetapi lebih kepada kemampuan si trainer untuk membujuk halus supaya para audiens menjadi yakin akan kebenaran materi presentasi tersebut.

Sebuah training yang efektif haruslah di mulai dari trainer yang menguasai materi presentasi secara total dalam wawasan yang sangat luas. Trainer harus memiliki daya imajinasi yang sangat tinggi untuk menciptakan nilai-nilai dan solusi-solusi baru buat meyakinkan audiens terhadap hal-hal baru dan perubahan. Trainer dan trainee adalah dua kekuatan penting dalam membuat sebuah training menjadi efektif, hidup, dan bermanfaat. Trainee yang baik pasti tahu untuk bersikap proaktif dalam mengeksplorasi semua isi materi presentasi dengan logika dan akal sehat, sedangkan trainer yang baik pasti tahu cara untuk melakukan komunikasi melalui teknik presentasi persuasif dan tidak selalu tergantung kepada materi presentasi yang baku.

Dalam presentasi training yang persuasif, trainer harus mempresentasikan ide-ide baru yang lebih kompetitif buat membantu audiens. Ide-ide baru tersebut harus menjadi nasehat-nasehat yang cemerlang, agar audiens bisa melakukan perubahan dan perbaikan di dalam pekerjaan dan kehidupan pribadinya.

Pola presentasi persuasif harus memperkuat dialog di antara trainer dengan trainee. Trainer tidak boleh mengkontrol jalannya presentasi, tetapi selalu bersikap terbuka dengan ide-ide baru untuk membangun kepercayaan diri audiens. Trainer harus siap untuk menjawab setiap pertanyaan dari audiens melalui wawasan yang luas, dan yang paling penting, trainer harus mencoba untuk menjawab semua pertanyaan audiens dari sudut keinginan si audiens.

Hal terpenting yang harus dipahami trainer adalah bahwa presentasi dengan gaya persuasif tidak tergantung kepada kecanggihan slide show. Tetapi, lebih tergantung kepada kedewasaan dan kemampuan trainer sebagai pemberi nasehat yang ulung dan hebat.

Salah satu inti dari konsep presentasi persuasif adalah trainer harus fokus kepada kepentingan audiens, bukan kepada kepentingan trainer. Oleh karena itu, trainer harus memiliki informasi-informasi yang tepat tentang apa saja materi kebutuhan trainee, hanya setelah itu, trainer mulai dapat mempersiapkan slide presentasi yang tepat sasaran.

Fokus utama presentasi persuasif adalah membuat audiens mampu mengubah cara mereka melihat dan merasakan tentang sesuatu, untuk membuat mereka bergerak menuju tujuan dalam arah yang benar. Trainer harus memahami apa yang membuat audiens mau membuat keputusan untuk menerima ide-ide baru tersebut. Lalu, trainer harus mengidentifikasi dan mengembangkan semua harapan trainee dalam sebuah presentasi persuasif yang sesuai kebutuhan.

Konsep utama dari presentasi persuasif adalah menanamkan ide-ide baru ke dalam mind set audiens. Sebuah presentasi persuasif memiliki tujuan membangun mind set baru. Jadi, trainer tidak mungkin menjual produk training, tetapi trainer harus menjual gagasan, ide-ide baru, dan mengajak audiens untuk berimajinasi melampaui teori dan konsep lama.


Membangun Tim Sukses Yang Efektif

”Jika Mind Set Tim Sukses Mampu Berpusat Kepada Kemenangan, Melalui Konsep Kerja Tim Yang bertujuan, terfokus, kreatif, Strategis, Konsisten, Dan Loyal, Maka Tim Sukses Pasti Mampu Mengatasi Semua Kendala.” – Djajendra

Dalam setiap tindakkan untuk merealisasikan rencana menjadi hasil yang diharapkan, pemimpin harus fokus untuk mempekerjakan orang-orang yang kreatif, proaktif, strategis, disiplin, dan optimistis di dalam sebuah tim sukses.

Kecerdasan pemimpin dalam membangun tim sukses yang efektif akan sangat membantu si pemimpin untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan strategis yang membutuhkan konsentrasi dan fokus yang lebih intensif.

Kemampuan pemimpin untuk menempatkan pribadi-pribadi yang loyal, antusias, selalu berjuang dalam motivasi yang tinggi, dan yang mau bekerja keras untuk menyelesaikan semua tugas dan tanggung jawab, adalah sebuah syarat terpenting di dalam pembentukan tim sukses yang efektif.

Berikut ini ada tips untuk membangun tim sukses yang efektif dan yang dapat memberikan keberhasilan buat si pemimpin.

1. Pemimpin wajib menetapkan tujuan utama tim, kemudian memotivasi tim untuk membangun mind set bahwa tujuan utama dari tim adalah membuat sukses setiap program si pemimpin.

2.    Tim sukses harus menetapkan tujuan yang spesifik, terukur, terdefinisi, dan konsisten.

3.  Setiap anggota tim sukses harus berkomitmen untuk Menunaikan tanggung jawab mereka secara total.

4.  Pemimpin harus cerdas dalam memilih karakter dari pribadi-pribadi yang akan berada di dalam tim sukses.

5. Pemimpin harus memiliki pemahaman yang jelas tentang bakat dan potensi dari masing-masing pribadi tim sukses tersebut.

6. SOP, aturan, dan kebijakan wajib ditetapkan sebagai fondasi dasar untuk membangun etos kerja tim sukses yang efektif.

7. Setiap anggota tim sukses harus tahu tentang fungsi dan peran mereka di dalam tim sukses.

8. Tim sukses harus bekerja melalui sebuah proses kerja yang selalu fokus dalam menjaga keutuhan dan kekompakkan tim sukses.

9. Setiap melakukan tindakan tim harus melakukan pertemuan di antara anggota dan pemimpin, baru kemudian membuat keputusan yang tepat sasaran, dan mendefinisikan semua perkembangan baru dalam sebuah rencana kerja yang disetujui oleh semua anggota dalam tim.

10.  Apapun perbedaan di antara anggota tim. Setiap orang wajib saling menghormati, saling mendengar, dan saling peduli.

11. Setiap konflik harus dikelola dengan besar hati dan penuh empati, kemudian diselesaikan dengan menghormati semua pihak secara profesional.

12.  Pemimpin harus menggunakan kekuatan intuisi untuk melihat hal-hal yang tak terlihat oleh panca indera. Lalu, membuat tindakan-tindakan yang memotivasi anggota tim untuk bekerja dengan emosi baik dan pikiran terang.

13.  Tim sukses dan pemimpin harus membangun hubungan dan komunikasi positif dengan “stakeholder” dalam sebuah suasana yang saling menguntungkan.

Tim sukses harus membuat tabel rencana kerja dengan memasukan semua tips di atas sebagai faktor-faktor kerja tim yang harus diperhatikan secara terus-menerus.


Membangun Jarak Kehidupan Dengan Orang-Orang Yang Suka Berpikiran Negatif

”Bahaya Dari Pikiran Dan Tindakkan Negatif Adalah Hilangnya Kebahagiaan Dan Kebebasan Dari Dalam Diri.” -Djajendra

Ketika dalam hidup hadir orang-orang yang membuat diri berpotensi untuk berpikir dan bertindak negatif, maka segeralah menjauh dari orang-orang tersebut. Lindungi hidup Anda dari para petualang kehidupan yang bermodalkan pikiran dan tindakkan negatif. Lindungi diri Anda dari semua bacaan, berita, percakapan, atau informasi negatif apa pun. Sebab, pikiran bawah sadar Anda akan menampung apa pun yang terlintas di sekitar diri Anda, walau hal itu tanpa pernah Anda sadari. Pikiran bawah sadar Anda adalah kebenaran abadi yang akan menyimpan semua respons otomatis diri terhadap semua aspek kehidupan dalam bentuk informasi baku. Pikiran bawah sadar Anda tidak pintar berbohong, dia adalah sumber kebenaran abadi dari ruang lingkup hidup Anda.

Hidup ini pasti diikuti oleh berbagai macam risiko dalam wujud tantangan dan peluang. Dan untuk membuat semua tantangan menjadi peluang dan membuat semua peluang menjadi cerita sukses, Anda harus semakin peduli dalam menjalani pola kehidupan yang bersumber kepada pikiran positif dan emosi baik, Anda harus semakin cerdas untuk menjauh dari orang-orang berpikiran negatif yang ada disekitar diri Anda. Anda harus tegas dan konsisten untuk menolak semua pikiran dan tindakkan negatif memasuki karakter diri Anda.

Kembangkan ruang lingkup hidup Anda dengan pribadi-pribadi berpikiran positif dan beremosi baik. Habiskan hari-hari Anda bersama pribadi-pribadi positif yang selalu berjuang untuk masa depan yang lebih sukses. Pastikan Anda selalu mempererat kedekatan dengan orang-orang berkarakter optimistis yang tak pernah mengenal kata menyerah di dalam hidupnya.

Ingat! Persahabatan yang baik adalah persahabatan yang dilalui dengan kegiatan-kegiatan positif yang bermanfaat buat diri sendiri dan diri orang banyak.

Jangan pernah berdebat alot tentang seseorang dari sudut pandang negatif. Jangan pernah memulai percakapan yang selalu berakhir kepada kesimpulan negatif. Jangan pernah bergosip tentang orang lain dan mengkritik mereka. Dan jangan biarkan batin Anda menjadi suram setelah Anda berbicara dan mendengarkan hal-hal negatif.

Pastikan Anda selalu berada dalam jarak yang tak terjangkau oleh pribadi-pribadi ekstrim yang negatif; jangan pernah ragu untuk mengelakkan diri dari orang-orang negatif tersebut; gantikan semua orang-orang negatif disekitar diri Anda dengan orang-orang positif, untuk mengisi hidup Anda dengan pola hidup positif yang mendukung perjalanan sukses Anda.


Bangkitkan Pemimpin Hebat Yang Tidur Di Dalam Diri Anda

”Pemimpin Harus Tahu Kekuatan Di Dalam Dirinya, Untuk Menangani Dan Mengelola Semua Kekuatan Dan Potensi Hebat Yang Ada Pada Diri Orang-Orang Lain.” – Djajendra

Dalam diri Anda ada seorang pemimpin hebat yang selalu menunggu untuk dibangkitkan melalui cara-cara terhormat, untuk bisa memimpin semua potensi diri sendiri dan memimpin potensi diri orang-orang lain menuju kepada kesuksesan bersama yang abadi. Ketika si pemimpin dari dalam diri Anda mampu tampil secara profesional, Anda akan memahami semua kekuatan diri Anda untuk menangani dan memimpin orang-orang lain. Dan, Anda juga akan menjadi lebih bijaksana untuk membayar gaji atau penghasilan buat diri Anda sendiri dengan angka-angka yang wajar dalam rasa empati dan tanggung jawab yang besar kepada orang-orang disekitar Anda.

Hal terpenting dari kebangkitan diri Anda sebagai seorang pemimpin adalah mengetahui secara jelas dan jujur tentang kekuatan dan keunggulan yang Anda miliki untuk memimpin diri Anda dan diri orang-orang lain. Anda juga harus tahu cara-cara menikmati tugas dan tanggung jawab Anda sebagai pemimpin yang bijak dan profesional. Anda juga harus bisa memfungsikan diri Anda sebagai pemimpin teladan yang menjalankan semua peran kepemimpinan Anda tersebut berlandaskan keunikan karakter diri Anda yang asli. Artinya, jadilah diri sendiri yang penuh tanggung jawab kepada semua fungsi dan peran kepemimpinan Anda.

Kekuatan memimpin diri sendiri dan kemampuan untuk membiayai hidup dengan pekerjaan yang dihasilkan melalui usaha-usaha diri sendiri, adalah sebuah keberanian untuk mengambil tanggung jawab total buat kemajuan diri sendiri.

Sebagai pemimpin yang penuh tanggung jawab, Anda harus tahu kekuatan terhebat seperti apa yang ada di dalam diri Anda. Lalu, memanfaatkan kekuatan tersebut untuk menangani dan mengelola semua kekuatan dan potensi hebat yang ada pada diri orang-orang lain.

Pemimpin besar tidak akan pernah takut untuk berlari beriringan bersama risiko yang berat. Pemimpin besar tidak akan mau meniru perilaku tidak terhormat dari pemimpin yang lain. Pemimpin besar lahir dari kekuatan diri sendiri dan selalu menjadi diri sendiri dalam situasi dan kondisi apa pun. Pemimpin besar tidak akan pernah kesepian di puncak kepemimpinannya, sebab dia selalu memimpin dengan cinta dan kasih sayang.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Membangun Mind Set Masyarakat Indonesia Untuk Mencintai Hasil Produksi Dalam Negeri

”Bila Sebuah Produk Memiliki Kualitas Terbaik, Disain Menarik, Harga Yang Sesuai Dengan Daya Beli Konsumen, Daya Manfaat Yang Tinggi, Dan Strategi Pemasaran Yang Memotivasi Konsumen Untuk Membeli, Maka Produk Tersebut Berpotensi Untuk Dicintai Oleh Konsumennya.” – Djajendra

Yth. Bapak Djajendra,

Perkenalkan nama saya, Muiz, asal kota Bandung. Saya ingin sharing ide dengan bapak Djajendra. Pertanyaan saya, strategi seperti apa yang harus dilakukan untuk membangun mind set masyarakat Indonesia, agar mau mencintai hasil produksi perusahaan dalam negeri? Terima kasih.

Djajendra Menjawab!

Dear Bapak Muiz,

Saat perusahaan-perusahaan dalam negeri mampu memberikan kepada masyarakat Indonesia produk yang sesuai harapan masyarakat, maka pastilah produk-produk dalam negeri akan menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Selanjutnya, strategi yang harus dilakukan adalah membuat produk-produk dalam negeri tersebut berkualitas melebihi kualitas produk import; membuat produk-produk dalam negeri tersebut memiliki daya saing dan daya tarik yang tinggi untuk memenangi kompetisi dengan produk-produk import; dan membuat strategi pemasaran yang mampu merubah mind set masyarakat untuk lebih mencintai produk negeri sendiri daripada produk luar negeri.

Secara umum, masyarakat atau konsumen sangat mengharapkan kualitas atau mutu produk yang hebat, harga produk yang terjangkau untuk dibeli, disain dan mode produk yang up to date. Jadi, saat perusahaan-perusahaan dalam negeri secara konsisten mampu membuat produk-produk yang sesuai standar dan harapan masyarakat Indonesia, maka pastilah produk-produk tersebut bisa diinternalisasikan ke dalam mind set masyarakat melalui berbagai strategi pemasaran yang tepat sasaran, dan kemudian membuatnya dicintai oleh masyarakat. Sekian dulu, ya, Muiz. Have a great day!