SELAMAT TAHUN BARU 2009

“Tanamlah Pohon Bisnis Yang Sehat Dan Yang Menghasilkan Bunga Dan Buah Manis; Pastikan Juga Batang, Dahan, Dan Ranting-Rantingnya Kokoh, Agar Dalam Setiap Prediksi Dan Ramalan Pesimis, Anda Bisa Tetap Tersenyum Makmur Bersama Keuntungan Yang Berlipat Ganda.” – Djajendra

Tidak semua bisnis akan sukses dalam kondisi ekonomi buruk. Pertanyaannya, apakah Anda berada dalam bisnis yang hebat untuk memenangkan kompetisi di tahun 2009?, ataukah mungkin Anda sedang melakoni bisnis yang semakin hari semakin ditinggalkan oleh para pembeli?

Ingat, sebuah bisnis dengan daya beli yang buruk akan tidur bersama penyakit kronisnya, untuk kemudian mati tanpa daya.

Melakukan evaluasi dan perubahan-perubahan untuk memastikan para pembeli tetap suka dengan produk dan jasa yang Anda tawarkan, adalah sangat penting agar Anda mampu survive bersama bisnis Anda di tahun 2009 ini.

Tahun 2009 sesungguhnya tahun yang sama dengan tahun-tahun sebelumnya, tapi sayangnya banyak sekali prediksi dan ramalan ekonomi yang tidak memberikan sugesti optimis, termasuk lalai memberikan motivasi dan inspirasi positif kepada dunia bisnis. Jelas, hal ini akan berdampak negatif kepada para pebisnis yang berkarakter ragu dan pesimis.

Seharusnya tahun 2009 ini dijadikan sebagai tahun kerja keras untuk menata kembali fundamental bisnis secara jujur dan penuh integritas untuk sukses.

Kepanikan dan asal bicara dengan berbagai ramalan dan prediksi buruk, hanya akan menjadikan dunia bisnis sebagai tong sampah yang siap menampung kotoran akibat pikiran-pikiran negatif yang pesimis.

Berbagai ramalan dan prediksi ekonomi yang ada, pada dasarnya hanya memberitahukan mind set tentang orang-orang yang sedang membuat ramalan itu daripada kebenaran dan kepastian isi ramalan tersebut. Jadi, sebaiknya kita semua melihat 2009 dengan semangat untuk sukses, bukan dengan semangat untuk gagal.

Setiap peramal ekonomi dan bisnis selalu memiliki agenda yang mewakili kepentingan kelompok-kelompok tertentu, jika si peramal ekonomi dibayar atau tumbuh dilingkungan pesimis, maka Ia akan berbicara pesimis; jika Ia dibayar atau tumbuh dilingkungan optimis, maka Ia akan berbicara optimis. Lantas, maukah Anda dipermainkan oleh kata-kata tidak pasti dari para peramal ekonomi untuk tahun 2009.

Saran saya, sebaiknya Anda semua melakukan interospeksi diri bersama semua bisnis yang sedang Anda lakoni saat ini. Selama bisnis Anda tetap diminati oleh para pembeli atau pelanggan, Anda tidak perlu ikut-ikutan panik bersama orang-orang yang berada bersama bisnis yang sudah kedaluwarsa.

Perlu diingat, sering sekali awal sebuah sengsara atau bencana berasal dari ketidakmampuan pebisnis untuk memahami siklus bisnis yang sedang mereka lakoni.

Para pebisnis sering sekali sulit untuk berbisnis dengan hati-hati; mereka cendrung lebih suka berspekulasi untuk mendapatkan keuntungan besar secara mudah, yang biasanya dibujuk oleh nafsu serakah, dan menciptakan sensasi dan ilusi untuk cepat-cepat kaya bersama pertumbuhan bisnis yang tidak logis, dan inilah benih dari sengsara itu. Jadi, prediksi nasib dan peruntungan bisnis Anda di tahun 2009, sangat tergantung pada keuletan, kejujuran, kerja keras, dan kecerdasan Anda dalam menyikapi situasi dan kondisi yang ada.

Anda pasti lebih pintar seribu kali dibandingkan para peramal yang meramalkan bisnis Anda. Sebab, mungkin Anda sudah berpuluhtahun bergelut dengan bisnis Anda, sedangkan si peramal bisnis Anda mungkin saja hanya mengandalkan kekuatan program S3 nya, dan tidak pernah merasakan nafas bisnis seperti yang Anda rasakan selama ini.

Nasehat saya, bangkitlah dan jadilah pemenang dalam semua kompetisi bisnis Anda di tahun 2009.

Selamat tahun baru dan jadilah pemenang di 2009.

Iklan

Jaga Ketahanan Mental Sambil Mengusir Krisis Ekonomi Dari Lingkungan Kerja Anda

Jaga Ketahanan Mental Sambil Mengusir Krisis Ekonomi Dari Lingkungan Kerja Anda

“Pemenang Akan Terus Berlatih Untuk Membuat Dirinya Tangguh Dan Kuat Menghadapi Krisis Ekonomi Yang Ada, Sedangkan Pecundang Membiarkan Mental Dirinya Hancur Dan Tak Kuasa Menahan Kesulitan Krisis Ekonomi.” – Djajendra

Dari hari ke hari memasuki tahun 2009, banyak perusahaan mendeklarasikan akan mengurangi jumlah produksi, dan ada juga yang merencanakan menyetop produksinya. Di mana semua ini dilakukan untuk mengantisipasi turunnya kekuatan daya beli di tahun 2009.

Sejauh ini sikap yang mengemuka dari dunia bisnis terhadap krisis ekonomi cendrung pesimis. Sikap pesimis yang berlebihan pada akhirnya akan menjadi virus yang melemahkan ketahanan mental, dan mengurangi sikap optimis untuk keluar dari perangkap krisis ekonomi saat ini.

Saya pribadi melihat di tahun 2009 ada harapan besar untuk meraih sukses dan keberhasilan yang lebih besar, asal semua pihak memiliki harapan bagi kemampuannya untuk mengusir benih krisis dari lingkungan kerjanya. Pada prinsipnya, krisis ekonomi saat ini akan menjadi peluang bisnis yang hebat, jika pemimpin mampu membuat konsep dan desain bisnis yang tahan krisis. Tidak ada persoalan tanpa solusi, dan tidak ada kesulitan yang tak mungkin diselesaikan dengan cara-cara bijak dan terhormat.

Kecurigaan dan keraguan banyak pihak terhadap ekonomi Amerika Serikat bukan hal yang tidak beralasan. Sebab, pemerintah Amerika Serikat sudah menyatakan bahwa mereka sedang di dalam krisis, dan banyak korporasi besar harus terpaksa gulung tikar. Semua kejadian di Amerika Serikat telah mengancam dan mengganggu stabilitas ekonomi dunia.

Berbagai prediksi, asumsi-asumsi, dan ramalan yang ada seakan ingin menyimpulkan ekonomi Amerika Serikat dalam keadaan darurat. Padahal sampai detik ini ekonomi Amerika Serikat secara kasatmata masih berdiri kokoh di antara bangsa-bangsa dunia. Lagian Amerika Serikat masih memiliki mesin pencetak dollar, yang kita semua ketahui bahwa dollar Amerika serikat merupakan salah satu mata uang yang paling dipercaya untuk dijadikan tabungan oleh sebagian besar masyarakat dunia setelah emas.

Ramalan dan prediksi yang berkembang selalu didasarkan pada asumsi-asumsi yang terlalu pesimis, sehingga mengabaikan aspirasi dari orang – orang yang optimis dalam melihat ekonomi 2009, asumsi-asumsi pesimis pasti akan melemahkan mental dan kepercayaan diri para pengusaha optimis. Dan hal ini sangat berbahaya bagi para pengusaha dalam menghadapi krisis yang ada.
Saat ini kita semua perlu pandangan yang jujur, optimis dan jernih untuk membangkitkan semangat dalam menghadapi bencana krisis yang mungkin muncul. Jika semua orang berpikir positif, tekun, ulet, mau bekerja keras, mau menghadapi perubahan yang ada, dan tidak mengenal kata menyerah dalam mengusir semua benih krisis yang ada, maka pastinya krisis yang ditakuti tidak akan pernah muncul ke permukaan. Tetapi jika semua orang takut dan pesimis dalam menghadapi tahun 2009, maka krisis yang ditakuti pasti akan menjadi kenyataan.

Saatnya kita semua berpikir optimis dan bekerja keras dalam menghadapi ancaman krisis. Kita juga wajib menjaga ketahanan mental positif dan membuatnya tetap bersemangat untuk mengatasi semua ancaman krisis.

Semangat tinggi yang penuh optimisme akan membuat energi positif mengalir ke raga, pikiran, dan jiwa, untuk menjadikan Anda sebagai pribadi pemenang yang tak kuatir pada berbagai ramalan dan prediksi. Selamat berjuang!

Jangan Bilang ‘Nasehat Baik’ Sebagai Teori

“Terimalah Informasi Apa Saja, Tapi Jangan Lupa Untuk Menggunakan Yang Terbaik.” – Djajendra

Sebagian orang saat menerima informasi dan nasehat baik dari orang lain, tapi kebetulan nasehat baik itu bertentangan dengan karakter dan mind set nya, maka ia akan mengatakan semua nasehat baik itu sebagai teori, padahal Ia harus memanfaatkan nasehat dan informasi baik tersebut untuk membantu mengembangkan potensi dirinya.

Mind set yang terbuka dan mau belajar, adalah hal yang sangat penting buat memberikan pencerahan dan motivasi pada seseorang. Saat mind set seseorang tertutup oleh keangkuhan sikap dan pemikirannya, maka apa pun nasehat yang diberikan akan dianggap sebagai teori yang tak mungkin bisa diimplementasikan secara nyata di dalam hidupnya.

Saat Anda menguasai mind set yang terbuka dan kreatif, Anda pasti mampu mengendalikan diri Anda untuk mendengarkan nasehat dan informasi dari orang lain secara bijaksana.

Hidup yang baik itu perlu inspirasi, motivasi, informasi, dan nasehat dari orang lain. Mungkin saja nasehat-nasehat dari orang lain itu tidak sesuai dengan karakter dan mind set Anda, tapi saat Anda memiliki hati yang jujur dan pikiran terbuka, Anda pasti akan merasa nyaman dengan semua nasehat dari orang lain, walaupun nasehat-nasehat itu tidak sesuai dengan karakter dan mind set Anda.

Pada akhirnya, semua hal yang Anda jalani di dalam hidup Anda adalah soal sikap Anda terhadap semua nasehat dan informasi yang Anda terima. Jika Anda cerdas memahami semua nasehat dan informasi yang ada, maka Anda pasti dapat bertumbuh ke arah yang lebih tinggi untuk mendapatkan sukses-sukses yang lebih dari harapan Anda.

Jangan bangun penjara mind set yang tertutup rapat pada semua nasehat dan informasi baik. Sebab, penjara mind set akan mengurung Anda dalam keyakinan yang sempit dan salah.

Untuk seminar/training hubungi  www.djajendra-motivator.com

Melangkah Dengan Optimis.

Kalau Setiap Orang Berpikir Optimis, Maka Krisis Seberat Apa Pun Akan Menjadi Ringan. Jadi, Mengapa Anda Harus Sibuk Dengan Menyebarluaskan Berita Pesimis? Bangkitlah Dengan Terhormat Untuk Mengabarkan Berita-Berita Optimis Kepada Semua Orang.” – Djajendra

Sudah cukup banyak orang-orang bersikap pesimis pada kondisi ekonomi dan bisnis di tahun 2009. Semoga saja Anda tidak ikut-ikutan bersikap pesimis dalam menatap tantangan yang ada di tahun 2009, tetapi mampu berkonsentrasi untuk memberdayakan semua kekuatan bisnis Anda, agar di tahun 2009 Anda mampu meraih sukses yang maksimal.

Anda harus percaya bahwa tidak ada persoalan yang tidak dapat dipecahkan, semua persoalan dan tantangan sesungguhnya sangat sederhana, yang terpenting Anda mau memiliki sikap sabar, pikiran jernih, berempati pada persoalan yang ada, bersikap jujur dan realistis pada tantangan yang ada. Jadi, pastikan Anda melangkah ke 2009 sambil mencari solusi-solusi jitu dengan pikiran jernih, jujur, dan berempati pada setiap keadaan.

Jangan ragu untuk menjadi pribadi yang penuh percaya diri dalam sikap mental pemenang. Taklukkan krisis dengan kekuatan sumber daya, semangat, dan rasa optimis Anda pada kekuatan yang ada disekitar Anda. Jadilah surviver sejati yang mampu mengatasi semua persoalan krisis ekonomi global, dan menjadikan unit bisnis Anda kebal terhadap segala ancaman krisis.
Pastikan Anda melangkah ke tahun 2009, dengan sikap yang lebih sabar dalam setiap keputusan penting di perusahaan; jangan biarkan perusahaan tanpa keuntungan, konsentrasikan semua asset produktif untuk menghasilkan keuntungan; jangan berspekulasi pada posisi arus kas, tapi pastikan arus kas perusahaan berbiaya murah, lancar dan menjamin likuiditas; perhatikan semangat dan keterampilan sumber daya manusia, berikan harapan dan kepercayaan diri kepada mereka untuk melewati masa-masa krisis; bertindaklah lebih konservatif dan hindarkan segala hal yang bersifat spekulasi; miliki prioritas yang jelas terhadap semua langkah dan gerak perusahaan.

Anda tidak perlu terlalu kuatir tentang krisis ekonomi global saat ini. Sebab, semua bangsa dan semua negara saling berlomba melakukan berbagai tindakan hebat untuk penyelamatan ekonomi mereka secara besar besaran.

Ekonomi Indonesia juga sedang berjalan ke arah yang lebih baik dibandingkan tahun 1998, termasuk sistem perbankan Indonesia dari hari ke hari menjadi semakin tangguh dan solid. Jadi, jangan biarkan krisis finansial global merusak reputasi dan kredibilitas dari bisnis Anda.

Pastikan Anda mampu meredam psikologis pesimis dari para stakeholder Anda. Sebab, psikologis pesimis stakeholder adalah racun yang mampu merusak kekuatan fundamental perusahaan Anda. Jadi, waspadalah pada psikologis pesimis stakeholder Anda. Pastikan Anda mampu mengatasi psikologis pesimis stakeholder, dengan cara melakukan komunikasi intensif dengan semua mitra kerja, pelanggan, bank, pemasok, dan stakeholder penting lainnya.

Siapkan mental sumber daya manusia untuk bersemangat mengendalikan benih krisis; hindari semua yang bersifat spekulasi dan lakukan kalkulasi cerdas pada setiap tantangan yang muncul; kendalikan fluktuasi nilai uang; rawat asset liabilities equity dalam zona aman; amankan profitabilitas, arus kas, dan likuiditas perusahaan pada posisi yang kuat dan tepat; kendalikan semua unsur biaya; kendalikan budget dengan meminimalis semua potensi risiko; ciptakan sistem internal control yang lebih kreatif dalam menghadapi semua potensi risiko krisis.

Pastikan Anda mampu memotivasi semua kekuatan sumber daya manusia, untuk bekerja lebih efisien dibanding pesaing, dan mampu memperkuat sistem pemasaran untuk menjawab semua kebutuhan pelanggan.

Tanamkan rasa percaya diri pada setiap orang di perusahaan Anda untuk menemukan peluang-peluang baru dalam menghadapi krisis yang tak pasti ini. Dan percayalah! Anda pasti mampu memenangkan krisis global dan mendapatkan peluang dari hal ini.

Sukses selalu bersama para pejuang yang tidak pernah mengenal kata menyerah dalam hidupnya. Selamat berjuang!….Anda adalah pemenang!


cash flow

Isi Cash Flow Dengan Keuntungan, Jangan Dengan Pinjaman Berbiaya Mahal.

Cash flow selalu diimajinasikan sebagai darah yang mengaliri tubuh perusahaan; cash flow selalu diasumsikan paling penting dibandingkan keuntungan atau penjualan.

Persoalannya, jika cash flow terisi oleh sumber-sumber dana mahal, maka si pengusaha harus bekerja ekstra keras untuk menutup biaya operasional yang lebih tinggi dari seharusnya. Dan, dia akan lupa diri bahwa cash flow yang sehat itu harus terisi oleh keuntungan perusahaan yang maksimal, bukan dari pinjaman atau dana-dana lain yang tidak berasal dari operasional perusahaan.

Sering sekali sebagian besar pengusaha tidak mau mempedulikan asal-usul aliran cash flow, mereka cendrung asyik-asyik saja menjalani rutinitas perusahaan dengan menggunakan dana bank dan dana sejenis yang lain untuk membiayai operasional perusahaan, tetapi begitu ada krisis kecil mereka pasti berteriak-teriak kesakitan, panik, kehilangan akal sehat, dan kehilangan kekuatan untuk bergerak; begitu ada krisis besar mereka pasti langsung mati suri, sehingga bank yang membiayai mereka harus ikut menanggung beban dari ketidakpedulian pengusaha dalam meningkatkan penjualan dengan tingkat keuntungan yang baik.

Dalam keadaan terdesak sah-sah saja para pengusaha memanfaatkan dana dari manapun untuk mengisi cash flow, agar sejenak bisa bernafas lega untuk menghadapi persoalan-persoalan yang mendesak, tapi hal ini tidak boleh dibiarkan berlangsung terus-menerus.

Pengusaha yang baik pasti tidak akan berspekulasi untuk mengisi cash flow dengan dana-dana pinjaman, serta lupa diri bahwa keuntungan dan nilai tambah dari setiap operasional perusahaan seharusnya menjadi komponen terbesar di dalam cash flow.

Memang betul cash flow sebagai hal terpenting untuk menjalankan operasional perusahaan, tapi bila isi cash flow itu lebih besar dana pinjaman dibandingkan keuntungan perusahaan, maka cash flow itu akan memangsa semua modal yang ditanamkan di dalam perusahaan. Dan, begitu zaman krisis ekonomi global tiba seperti saat ini, maka setiap pengusaha yang selama ini menggunakan cash flow berisikan dana-dana pinjaman dan dana-dana sejenis yang lainnya pasti bingung dan kehilangan akal sehat untuk menjalankan perusahaan.

Jangan Takut Di PHK! Siapkan Diri Anda Untuk Menjadi Pengusaha Sukses.

Saat ini banyak perusahaan terpaksa melakukan perampingan usaha dalam menghadapi tekanan krisis ekonomi global. Salah satu bentuk perampingan yang paling tidak popular adalah PHK karyawan. Biasanya hal ini merupakan pilihan yang sangat pahit buat pengusaha dan karyawan, tapi inilah yang terbaik buat menyelamatkan masa depan perusahaan.

Jika Anda adalah karyawan korban PHK, maka Anda perlu ingat bahwa PHK bukanlah akhir dari kisah sukses Anda, tapi mungkin saja titik awal Anda menuju jenjang yang lebih tinggi. Oleh karena itu, janganlah takut Anda di PHK, siapkan diri Anda untuk menjadi pengusaha sukses.

Mulai hari ini berpikirlah dengan cerdas, lakukan inventaris atas semua keterampilan dan bakat Anda, lalu ambil tindakan cerdas buat masa depan yang lebih cerah dan gemilang.

Menjadi seorang pengusaha berarti Anda siap melakukan perjalanan yang penuh risiko, dengan harapan mendapatkan kehidupan ekonomi yang lebih baik dibanding saat Anda menjadi karyawan.

Mulailah rintis sebuah usaha dengan tenang, pikiran jernih, tanpa emosi berlebihan, strategi yang efektif, dan penuh percaya diri. Jangan terlalu percaya pada opini orang lain, tapi kerjakanlah usaha Anda dengan dukungan keterampilan, bakat, potensi, keyakinan dan kepercayaan diri Anda.

Berikut tips buat Anda dalam memulai sebuah usaha kecil:

  • Miliki Alasan Yang Jelas Tentang Bidang Usaha Yang Anda Pilih. Jangan Pilih Usaha Karena Kata Orang, Tapi Pilihlah Sesuai Kualitas Kompetensi Yang Anda Miliki.

  • Miliki Filosofi, Misi, Visi, Dan Nilai – Nilai Anda Yang Unik Buat Fondasi Usaha Yang Anda Rintis.

  • Ciptakan Prototype Dari Produk Dan Service Yang Akan Anda Berikan Kepada Pelanggan.

  • Ciptakan Model Usaha Yang Sesuai Dengan Karakter Anda.

  • Ciptakan Struktur Organisasi Yang Gampang Untuk Anda Operasikan.

  • Pilihlah Pasar Yang Akan Anda Garap, Komunikasikan Semua Kekuatan Anda Secara Positif Ke Dalam Pasar Yang Anda Pilih.
  • Pastikan Anda Memposisikan Produk Dan Jasa Usaha Anda Secara Cerdas.

  • Jelaskan Kepada Pasar Tentang Semua Potensi Dan Keunggulan Dari Usaha Anda. Dan Raih Simpati Dari Pasar Anda.

  • Buatlah Sebuah Rencana Bisnis Yang Sederhana, Jelas, Dan Gampang Untuk Direalisasikan.

  • Mulailah Bisnis Anda Dengan Budget Kecil, Jangan Terlalu Mengamburkan Dana Pada Tahap-Tahap Awal. Sebab, Cash Flow Sangat Penting Dibandingkan Apapun Di Dalam Bisnis.

  • Bentuk Tim Yang Solid Untuk Mendukung Visi Dan Misi Dari Bisnis Yang Anda Jalankan.

  • Fokuslah Pada Inti Bisnis Dan Jangan Terlalu Berspekulasi.

  • Carilah Sumber-Sumber Modal Murah Yang Bisa Membesarkan Bisnis Anda, Dan Jangan Sekali-Kali Berbisnis Dengan Modal Berbiaya Tinggi.

  • Carilah Mitra Kerja Dan Mitra Bisnis Yang Searah Dengan Perjalanan Bisnis Anda.

  • Ciptakan Merek Dan Identitas Usaha Anda Yang Mudah Diingat Oleh Pelanggan.

  • Jadilah Pengusaha Sejati Yang Tak Pernah Menyerah Oleh Kesulitan Apa Pun.

Psikologis Optimis Karyawan Untuk 2009

“Hadapi Krisis Dengan Mental Pemenang, Taklukkan Krisis Dengan Penuh Antusias, Dan Jadikan Perusahaan Anda Sebagai Surviver Sejati.” – Djajendra

Beberapa bulan terakhir ini cerita-cerita dari krisis ekonomi global berdampak pada sikap beberapa korporasi di Indonesia. Di mana, beberapa korporasi sudah berteriak-teriak melalui media masa tentang rencana mereka melakukan PHK, dan sepertinya hal ini akan berlanjut di tahun 2009.

Tidak jarang para karyawan berkualitas sengaja mengajukan dirinya untuk di PHK, dengan tujuan untuk mendapatkan pesangon buat modal usaha atau bayar hutang. Pertanyaannya, apakah perusahaan tidak rugi jika yang terbaik mengajukan diri untuk di PHK secara damai? Padahal untuk menciptakan karyawan berkualitas tinggi memerlukan biaya dan pengorbanan tidak sedikit dari perusahaan. Dan, di zaman krisis ini perusahaan butuh karyawan – karyawan tangguh dengan psikologis optimis, dalam upaya mendapatkan solusi-solusi jitu untuk mengatasi krisis.

Biasanya karyawan yang meminta PHK secara damai, adalah mereka-mereka yang berkualitas tinggi secara teknis kerja, tapi ragu kepada masa depan perusahaannya, sehingga mereka menjadi tidak percaya diri untuk mengembangkan karier bersama perusahaan yang membesarkan mereka. Dan, saat perusahaan menawarkan opsi PHK damai kepada karyawan, maka mereka langsung tergiur kepada uang pesangon yang besar, dan siap meninggalkan tempat kerja bersama rupiah yang mereka impikan.

Kepergian karyawan-karyawan berkualitas akan mempengaruhi psikologis kerja di kantor. Sebab, selama ini para karyawan terbaik selalu menjadi pendorong motivasi kerja di lingkungannya.

Perusahaan yang cerdas tidak akan berteriak-teriak di media masa untuk memPHK karyawannya, tapi dengan pikiran jernih, penuh empati pada persoalan, dan dengan sikap terjujur, akan melakukan verifikasi secara berhati-hati untuk mempertahankan semua karyawan terbaiknya. Sebab, pemimpin perusahaan yang cerdas tidak akan sembarangan memPHK karyawan, tapi Ia akan menanamkan mental pemenang di jiwa raga karyawan, dan selanjutnya mengajak semua karyawan untuk bersatupadu menaklukkan krisis yang ada. Dan, menjadikan diri mereka secara bersama-sama sebagai surviver sejati yang tidak takut pada bencana krisis.

Pemimpin yang cerdas tidak akan membiarkan badai krisis financial global merusak reputasi dan kredibilitas perusahaan dan bisnisnya. Ia akan secara tekun memperkuat psikologis optimis dari semua karyawan dan stakeholder, dan mempersiapkan mental sumber daya manusia untuk bersemangat mengendalikan benih krisis, serta tidak membuat perusahaan bertambah lemah dengan berbagai isu PHK. Ia akan mengkonsentrasikan semua kekuatan internal dan eksternal perusahaan, untuk menjadikan tahun 2009 sebagai tahun kesuksesan. I a tidak mengenal krisis, sebab Ia seorang pejuang bisnis sejati!

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com