Sikap”TRUST”Pemimpin

“Karyawan Adalah Harta Termahal Dan Terhebat Yang Dimiliki Oleh Pemimpin. Oleh Sebab Itu, Pemimpin Wajib Membangun Budaya Trust Di Semua Aspek Kepemimpinannya. Melalui Budaya Trust Pemimpin Wajib Menata Semua Kekuatan Manusianya Untuk Meningkatkan Mutu Pelayanan, Mutu Kepemimpinan Di Semua Unit Kerja, Mutu Karyawan Yang Hebat, Mutu Hubungan Komunikasi Yang Hebat.”-Djajendra

Di hari esok, pekerjaan kepemimpinan yang paling berat yang harus dihadapi oleh para pemimpin adalah membuat para karyawannya bekerja dengan energi dan gairah kerja tertinggi. Di mana, cara mengelola karyawan sudah harus menyentuh kepada sikap saling mempercayai satu sama lain, di antara karyawan dengan pemimpin.
Karyawan adalah harta termahal dan terhebat yang dimiliki oleh pemimpin. Oleh sebab itu, pemimpin wajib membangun budaya trust di semua aspek kepemimpinannya. Melalui budaya trust pemimpin wajib menata semua kekuatan manusianya untuk meningkatkan mutu pelayanan, mutu kepemimpinan di semua unit kerja, mutu karyawan yang hebat, mutu hubungan komunikasi yang hebat.
Sikap trust pemimpin kepada para karyawannya, seharusnya menyadarkan batin terdalam dari setiap karyawan bahwa mereka adalah harta terbesar organisasi. Sebagai karyawan mereka harus membantu budaya trust yang dikembangkan pemimpin mereka, melalui kekuatan sikap positif, perilaku positif, karakter jujur, dan hubungan yang harmonis.
Pemimpin juga harus bersikap proaktif untuk menghapus semua kesombongan hierarki gaya lama, dan saatnya melibatkan sikap positif dan pikiran positif dalam menata perilaku trust sebagai budaya perusahaan.
Budaya trust mensyaratkan sebuah lingkungan kerja yang steril dari sikap dan perilaku negatif, membangun struktur organisasi yang bebas kebohongan, serta mengeluarkan para pimpinan dan karyawan dari perangkap gaya manajemen lama yang penuh dengan trik-trik dari kekuatan hierarki gaya lama.
Sikap trust pemimpin, seharusnya mengembangkan kepemimpinan yang terpencar dalam bentuk unit-unit kerja, di mana semua pemimpin dari masing-masing unit kerja terkecil hingga yang terbesar haruslah berada pada satu kekuatan tunggal dalam semangat tanggung jawab bersama.
Para pemimpin dari setiap unit kerja harus bisa menunjukkan sikap trustnya satu sama lain, tanpa terlibat pada perang dingin yang saling curiga. Semangat untuk membangun kekuatan sumber daya manusia secara utuh haruslah dimiliki oleh pemimpin dari unit kerja terkecil hingga oleh pemimpin puncak.
Sikap trust pemimpin, seharusnya mampu mempertahankan sikap saling percaya dari semua kekuatan sumber daya manusia organisasi dengan cara mengobarkan semangat yang dibutuhkan untuk membangun perusahaan.
Pemimpin harus bersikap cerdik untuk memobilasi semangat dari para karyawan untuk membangun budaya trust dalam pengembangan visi organisasi, serta memantapkan suatu kekuatan dalam upaya menciptakan kinerja yang hebat di masa depan.
Melalui konsentrasi yang terfokus pada visi yang jelas, pemimpin puncak seharusnya memberi kepada semua pemimpin unit-unit kerja yang tersebar di dalam organisasi, sebuah arah kerja yang jelas, serta peluang untuk menemukan sukses tanpa batas dalam pekerjaan mereka.
Setiap karyawan akan mengamati sikap jujur dari para pemimpinnya, sama seperti para pemimpin yang dengan setia mengamati kejujuran dari para karyawannya, untuk melihat apakah praktik organisasi sudah sejalan dengan prinsip trust yang dianut oleh pemimpin. Dalam semua interaksi, dari yang terkecil sampai yang terbesar, sikap pemimpin yang penuh dengan kejujuran akan menghargai keluhuran dari sikap trust yang diperlihatakan oleh para karyawan dalam membangun perusahaan.
Pemimpin yang bijaksana akan menunjukkan sikap trustnya kepada semua orang yang terlibat dalam lingkaran yang mengitari perusahaan, organisasi, orang, kepemimpinan, dan masyarakat. Dia tidak akan mengecewakan orang-orang yang telah memperlihatkan sikap trustnya dalam membangun budaya perusahaan yang penuh dengan hubungan saling percaya yang harmonis.
Pada saat ini kepedulian tentang langkanya kesetiaan karyawan kepada perusahaan dan berkurangnya kepercayaan perusahaan kepada karyawan merupakan pesan yang jelas bagi pemimpin hari ini. Perilaku tidak jujur dari dunia bisnis telah mengakibatkan hancur dan punahnya budaya trust di antara pemimpin dengan karyawannya.
Sikap saling tidak percaya pada akhirnya akan merusak kinerja organisasi, dan akibatnya perusahaan akan mengurangi tenaga kerja, peristiwa seperti ini akan membuat karyawan patah semangat dan kehilangan etos kerja positif. Sikap trust pemimpin harus mampu memandu visi, prinsip, dan nilai-nilai positif dari kekuatan sumber daya manusia untuk membangun sikap saling percaya dan meningkatkan semangat dan kreativitas dari semua karyawan.
Sikap trust pemimpin kepada semua karyawannya akan menciptakan masa depan organisasi yang kuat dan berkinerja hebat. Sikap trust pemimpin akan menyatukan semua kekuatan sumber daya perusahaan, dan menghapus perilaku spekulasi pada upaya menjawab tantangan masa depan organisasi.
Sikap trust pemimpin adalah kualitas kejujuran dari kepemimpinan yang diperlukan untuk membangun kekuatan positif organisasi, sama pentingnya dengan perilaku positif di dalam budaya organisasi. Kualitas kepemimpinan yang jujur ini dinyatakan dalam bentuk sikap positif, karakter positif, kekuatan positif yang ada di dalamnya, dan tentang bagaimana seharusnya pemimpin melewati masa depan bersama-sama dengan para karyawan yang hebat dan berkualitas tinggi.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Iklan